
"Sekarang katakan dimana letak markas para pengkhianat itu?" ucap lanjut Qin Fan bertanya.
"Baik tuan muda," jawab Yong Qi, lalu dia mulai memberitahu lekat markas mereka.
"Pangeran Liu Wuji membuat empat markas berbeda, karena rencana penyerangan akan dilakukan dari empat arah," ucap lanjut Yong Qi, kemudian mengatakan klan dan bangsawan mana saja yang menyerang dari barat, Utara, timur dan juga selatan.
Qin Fan hanya diam dan mendengar setiap cerita dari Yong Qi, setelah Yong Qi selesai bercerita, Qin Fan memutar otak untuk menggagalkan rencana penyerangan itu.
"Kalian kembalilah ke klan dan tidak usah ikut terlibat! saat ini pasukan klan Lin, klan Luan dan klan Qin sudah bergerak ke istana, Patriak sudah bisa menebak bukan apa yang terjadi nanti?" ucap Qin Fan setelah memikirkan rencana nya.
Yong Qi tercengang saat mendengar klan Lin dan klan Luan membantu pihak istana, dia tidak menduga jika putra mahkota mendapat dukungan dari dua klan yang sangat mengerikan itu.
"Baik tuan muda," jawab Yong Qi cepat, dia lebih memilih kembali daripada hanya menjadi mayat di perang nanti.
Markas yang dimaksud adalah 4 kota besar yang berada di empat arah dari ibukota, yaitu kota teratai di timur ibukota, kota mawar di utara ibukota, kota bintang di barat ibukota dan kota daun di selatan ibukota.
Jika Qin Fan dan rombongan terus melesat kearah ibukota, mereka akan menemukan kota teratai yang berada di timur ibukota, dimana kota mawar sudah ada pasukan sekte beruang merah dan sekte harimau putih, mereka masih menunggu pasukan klan Yong untuk bergabung.
Setelah Yong Qi dan pasukan klan tersisa kembali ke timur, Qin Fan mengirim pesan pada Lin Ming, Luan Ji dan Long Shan, dimana Qin Fan memberi perintah membagi pasukan menjadi 3 kelompok, 23.500 pasukan bergerak ke utara, 23.500 bergerak ke timur, 23.500 pasukan bergerak ke selatan.
Selain itu, Qin Fan juga menyuruh Lin Long, Lin Hua dan Lin Guan ikut bergabung, Qin Fan tahu jika klan Xin memiliki beberapa tetua yang berkekuatan semesta 5, sehingga Qin Fan ingin ketiga pelindung klan itu menghabisi para tetua tersebut, sekaligus menghabisi Xin Ku yang merupakan Patriak klan.
"Bagaimana tetua pelindung?" tanya tetua Jian mengenai rencana Qin Fan selanjutnya.
"Terus bergerak, kita habisi pasukan dikota bintang, mereka hanya sekumpulan semut," jawab Qin Fan menjelaskan rencananya.
Qin Fan ingin menghabisi pasukan bangsawan Ying dan bangsawan Du yang ada di kota bintang yang ada di barat ibukota, dengan mengandalkan Lin Gu, Lin Du, Lin Ping, Lin Choi dan Lin Chui yang berkekuatan semesta 5 bintang 8, tentu dengan sangat mudah bagi kelimanya untuk membantai pasukan dari dua bangsawan.
Whush.. Whush.. Whush..
Qin Fan, tetua Jian dan lainnya melesat terus ke timur, Qin Fan dan rombongan mempercepat terbang mereka, dia khawatir jika pasukan klan Xin sudah tiba di kota teratai, karena jika pasukan klan Xin sudah tiba, maka penyerangan akan segera dilakukan.
******
Ditempat lain.
Lebih tepatnya Satu hari dibelakang Qin Fan dan rombongannya, Long Shan dan ke 23.500 pasukan berada dalam perjalanan.
"Bagaimana tetua Shan?" Lin Long bertanya perintah apa yang diberikan Qin Fan.
"Penguasa memerintahkan kita untuk menyerang klan Xin sebelum mereka tiba di kota daun, dan kota daun berada di selatan ibukota," jawab Long Shan memberitahu perintah dari Qin Fan.
"Klan Xin?" Lin Long sedikit terkejut, ternyata klan Xin ikut mengambil bagian dalam rencana pemberontakan itu.
"Benar tetua pelindung," jawab Long Shan menganggukkan kepala.
"Baiklah, kita jemput mereka di hutan sebelum kota daun," balas Lin Long.
Long Shan dan ke 23.500 pasukan pun melesat ke kota daun dengan kecepatan penuh, menurut informasi dari Qin Fan, pasukan klan Xin akan tiba dalam waktu 2 minggu lagi, yang artinya, Long Shan dan pasukan akan tiba hutan sebelum kota daun 2 hari lebih dulu dari pasukan klan Xin, dengan begitu, Long Shan dan pasukan bisa memulihkan diri sebelum bertempur.
******
__ADS_1
Ditempat lain.
Lin Ming juga memimpin 23.500 pasukan klan Lin dan bergerak ke kota mawar sesuai dengan perintah dari Qin Fan, selain membawa 23.500 pasukan, Lin Ming juga membawa semua tetua tingkat rendah dan tingkat tinggi, Lin Long juga membawa 5 pelindung klan dan hanya meninggalkan 2 pelindung klan di klan.
Dengan kecepatan tinggi, Lin Ming dan pasukan terus melesat kearah kota mawar, sepanjang jalan, Lin Ming terus berkomunikasi dengan Qin Fan, Luan Ji dan Long Shan, mereka akan menyerang pasukan pemberontak secara bersamaan.
******
Ditempat lain.
Luan Ji juga terus melesat ke kota teratai bersama 23.500 pasukan dari 3 klan berbeda, selain ke 23:500 pasukan, Luan Ji juga membawa enam pelindung klan, sementara dua lainnya dia tinggalkan di klan.
Seminggu kemudian.
Luan Ji dan pasukan tiba disebuah hutan sebelum kota teratai, Luan Ji memerintahkan pasukan untuk memulihkan diri sebelum bertempur, selain memulihkan diri, Luan Ji juga menunggu perintah dari Qin Fan.
5 hari kemudian.
Long Shan dan pasukan juga tiba di hutan sebelum kota daun, begitu juga dengan Lin Ming dan pasukan yang dibawanya, mereka juga sudah tiba di kota mawar, sambil menunggu perintah dari Qin Fan, Lin Ming menyuruh pasukan untuk memulihkan diri.
Diwilayah barat, Qin Fan, tetua Jian dan kelima tetua lainnya masih membutuhkan satu hari untuk tiba dikota bintang, keesokan harinya, Qin Fan dan rombongan akhirnya tiba dikota bintang.
Saat diperiksa, seperti biasa, tetua Jian yang maju dan memberikan lencana sekte pedang surgawi, Qin Fan dan rombongan tahu jika sekte pedang surgawi dan sekte pedang langit tidak terlibat dalam pemberontakan itu, dan juga tidak memihak istana, sehingga tidak menyulitkan mereka saat diperiksa.
"Tetua pelindung, apa kita langsung bergerak?" tanya tetua Jian saat sudah berada didalam kota.
"Kita periksa dulu situasinya, kita akan bergerak saat tengah malam!" jawab Qin Fan.
"Jika siang hari, akan banyak pasukan mereka yang berlalu lalang didalam kota, tapi jika malam hari, semua pasukan akan kembali, saat itulah kita bergerak," jawab Qin Fan, dia tidak ingin melepaskan satu pengkhianat pun hidup.
"Baik tetua," jawab tetua Jian mengerti.
"Lin Gu, Lin Du, Lin Ping, kalian bertiga cari kediaman bangsawan Ying!" perintah Qin Fan memberi tugas.
"Baik tuan," jawab Lin Gu patuh.
Setelah mendapat tugas, Lin Gu, Lin Du dan Lin Ping memisahkan diri dari Qin Fan dan lainnya, sementara Qin Fan dan lainnya pergi ke pusat kota untuk mencari istana kota, Qin Fan yakin jika pasukan bangsawan Du berada di istana kota, karena tuan kota sendiri berasal dari bangsawan Du.
30 menit kemudian.
Qin Fan dan dan kelompoknya tiba didepan istana kota, keempatnya hanya melewati gerbang kota begitu saja, tidak ada rencana untuk masuk kedalam, Qin Fan dapat merasakan ada puluhan ribu prajurit yang berada didalam istana.
"Aku akan panen besar," gumam Qin Fan tersenyum dalam hati.
"Kita kembali dan cari penginapan!" ucap Qin Fan setelah melihat lihat istana kota dari luar.
Qin Fan dan rombongan pun kembali dan mencari penginapan, tidak jauh dari istana, mereka menemukan sebuah penginapan, lalu Qin Fan memesan 7 kamar.
Setelah memesan dan membayar biaya inap 70 koin emas, Qin Fan dan lainnya naik ke kamar mereka, Qin Fan juga sudah mengirim pesan jiwa pada Lin Gu dan lainnya mengenai keberadaan mereka.
Saat malam.
__ADS_1
Qin Fan mengirim pesan pada Luan Ji dan Lin Ming untuk bergerak, sementara Long Shan dan pasukan yang dibawanya masih menunggu pasukan klan Xin yang akan tiba esok hari.
Diwilayah utara.
"Kita bergerak!" ucap Lin Ming memberitahu pasukan untuk bergerak.
Pasukan yang mendapat seruan pun segera melesat ke kota mawar.
Diwilayah timur.
"Kita bergerak!" seru Luan Ji yang juga mendapat perintah menyerang.
lalu pasukannya juga melesat ke kota teratai.
Di wilayah selatan.
"Patriak Lin dan Patriak Luan sudah bergerak lebih dulu," ucap Long Shan memberitahu pada Lin Long dan para saudara saudari nya.
"Lalu bagaimana dengan penguasa?" tanya Jianjun.
"Penguasa juga sudah bergerak di kota bintang, kita tunggu informasi selanjutnya," jawab Long Shan serius.
"Aku juga sudah tidak sabar memusnahkan pasukan klan Xin," ucap Lin Long tersenyum menyeringai.
Diwilayah barat, Utara dan timur.
Booom Booom Booom..
Ledakan menggema di istana kota.
Qin Fan, Luan Ji dan Lin Ming sudah menyerang istana kota.
namun berbeda di wilayah barat, atau di kota bintang, dimana Qin Fan, tetua Jian, Lin Choi dan Lin Chui menyerang istana kota, sementara Lin Gu, Lin Du dan Lin Ping menyerang kediaman bangsawan Ying.
Seperti yang Qin Fan rencanakan, sebelum menyerang, Qin Fan lebih dulu membuat formasi penjara dan mengurung istana kota dan kediaman bangsawan Ying.
Selain tidak ada yang dapat melarikan diri, Qin Fan juga tidak ingin imbas dari ledakan, menyebabkan kerusakan pada rumah rumah penduduk kota yang berada dekat istana dan kediaman bangsawan Ying.
Booom Booom Booom..
Ledakan terus menggema dan bersautan di istana kota dan kediaman bangsawan Ying.
********
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
Terima Kasih...
Hanya 👉 1 👈 bab ya kak 🙏🙏🙏
__ADS_1