Kultivasi Dewa 2

Kultivasi Dewa 2
Kedatangan Keempat Kakak Seperguruan


__ADS_3

Ditempat pertarungan.


Saat ini Qin Fan dalam kondisi terluka parah dan terbaring disebuah dasar lembah, dengan sekuat tenaga dia berusaha untuk bangkit, tapi sekuat apapun berusaha, Qin Fan tetap tidak bisa.


Whush Whush..


Gao Zhe dan Ceng Zheng keluar dari dunia jiwa.


"Guru," Gao Zhe dan Ceng Zheng tidak lagi memberi hormat, keduanya langsung merangkul tubuh Qin Fan dengan wajah panik.


"Tenanglah Gao Zhe, Ceng Zheng! aku tidak apa apa," ucap Qin Fan lemah.


Tanpa berkata apa apa, Gao Zhe segera mengeluarkan satu butir pil penyembuhan dan memasukkan kedalam mulut Qin Fan, Ceng Zheng juga tidak tinggal diam, dia duduk dibelakang Qin Fan dan membantu Qin Fan menyerap pil penyembuhan.


Beberapa detik kemudian.


Luka dalam Qin Fan sedikit membaik, tapi baru 25% saja, Gao Zhe kembali memasukkan satu butir pil pengumpul Qi kedalam mulut Qin Fan lagi, Ceng Zheng membantu menyerap nya juga.


Beberapa saat kemudian.


Kekuatan Qin Fan kembali pulih 25%, meski hanya seperempat, tapi Qin Fan sudah bisa bergerak.


Qin Fan mengeluarkan pil penyembuhan dan pil pengumpul Qi miliknya dan menelan masing masing 3 butir, dalam hitungan menit, luka dalam dan kekuatan Qin Fan kembali ke puncaknya.


"Penguasa, siapa yang melakukan ini?" Gao Zhe dan Ceng Zheng sangat ingin menguliti pelakunya.


Qin Fan menggeleng kepalanya, lalu dia berkata.


"Mereka adalah sosok yang tidak bisa kita singgung sekarang, jika kekuatan ku sudah cukup, aku sendiri yang akan membunuh mereka semua," jawab Qin Fan serius.


*******


Ditempat lain.


Luan Yifeng, Luan Hafeng dan Luan Hushen juga sudah kembali melayang keatas, begitu juga dengan Ho Gian, keempatnya meski terpental, tapi tidak mengalami luka dalam seperti Qin Fan, mereka tampak baik baik saja.


"Kalian cukup kuat, tapi tidak sesuai dengan harapan ku, pelayan rendahan tetap saja pelayan rendahan," cibir Ho Gian tersenyum.


"Kamu hanya seperti anjing ompong, bisanya menggonggong, tapi tidak memiliki taring untuk menggigit," balas Luan Yifeng datar.


"Benarkah? apa kamu ingin melihat anjing ompong menggigit? baiklah, akan aku tunjukkan padamu seganas apa anjing ompong," balas Ho Gian, lalu dia kembali melepaskan serangan.


"Tapak Naga Es,"


Whush..


Sebuah energi transparan terdorong kedepan, lalu membentuk seekor Naga Es transparan.


Gooaaaarr Gooaaaarr Gooaaaarr


Naga Es transparan mengaum keras.


Whush..


Sang Naga Es melesat cepat kearah 3 Luan bersaudara.


Disisi Sebrang.


"Formasi 12 Bintang," Seru Luan Yifeng.


Whush.. Whush.. Whush..


Ketiga Luan bersaudara membuat segel tangan, segel tangan kemudian didorong kedepan, lalu membentuk sebuah formasi diagram dengan rune rune kuno 12 bintang.


Whush..


Formasi 12 Bintang juga melesat kearah sang naga es dengan kecepatan tinggi.


Dari jauh.


"Menjauh!" seru Qin Fan pada Gao Zhe dan Ceng Zheng.


Whush.. Whush.. Whush..


tiga siluet melesat cepat menjauh dari tempat bertarung, setelah ketiganya berada cukup jauh.


Booooomm Booooomm Booooomm..


Ledakan yang lebih dahsyat kembali menggema di lembah, ledakan itu dua kali lebih dahsyat dari sebelumnya, bukan hanya mengguncang saja, tapi juga merubah lembah menjadi kawah yang sangat besar.


Selain di lembah, klan Lin juga sekali lagi di guncang dengan guncangan yang lebih dahsyat, sehingga beberapa bangunan klan pun roboh.


Guncangan dari beradunya dua kekuatan besar, menciptakan gelombang angin yang jauh lebih ekstrim, menyapu seluruh lembah dalam radius 3 kilo meter.


Whush.. Whush.. Whush..


Qin Fan, Gao Zhe dan Ceng Zheng yang berada dalam radius 1 kilo meter juga tersapu oleh gelombang angin yang sangat ekstrim itu.


Whush.. Whush.. Whush..


Ketiga Luan bersaudara dan Ho Gian kembali terpental dengan kecepatan tinggi, lalu menabrak dasar lembah dan mengubahnya menjadi kawah besar.

__ADS_1


Bukan hanya mereka, bahkan Goa Gao dan Ho Wei juga terpental beberapa meter dari tempat mereka.


"Ukhuk ukhuk,"


Ho Gian yang tidak berpikir ketiga Luan menggunakan formasi 12 bintang, memuntahkan seteguk darah dari mulutnya.


Formasi 12 Bintang begitu kuat, sehingga Ho Gian mendapat pukulan telak dari serangan formasi itu.


Disisi lain.


Meskipun ketiga Luan terpental, tapi kondisi ketiganya lebih baik dari Ho Gian, ketiganya tidak memuntahkan darah.


"Kakak," Ho Gao dan Ho Wei melesat cepat kearah Ho Gian yang memuntahkan darah.


"Aku tidak apa apa, cepat bunuh ketiga pelayan rendahan itu!" ucap Ho Gian penuh kemarahan.


"Baik kak," jawab Ho Gao dan Ho Wei, lalu keduanya melesat kearah ketiga Luan bersaudara.


"Kakak," Luan Hushen merasa khawatir karena Ho Gao dan Ho Wei melesat kearah mereka.


"Tenanglah adik Hushen," balas Luan Yifeng tenang, lalu dia mengeluarkan giok jiwa dari cincin penyimpanan dan menghancurkannya, setelah menghancurkan giok jiwa, Ho Gao dan Ho Wei melayang tepat didepan mereka.


"Kalian telah membuat kakak ku terluka, maka terimalah kematian kalian pelayan rendahan!" ucap Ho Gao dengan niat membunuh yang kuat.


"Salah dia sendiri, semut berlagak harimau," balas Luan Yifeng datar.


"Bajingan, akan ku robek mulut busuk mu itu pelayan rendahan," umpat Ho Gao yang sangat tersinggung.


"Tapak Dewa Kematian," Seru Ho Gao, Ho Gao kemudian membuat gerakan tangan.


Whush..


Energi hitam bertumpuk dan berputar putar di telapak tangan Ho Gao.


Whush..


Energi hitam terdorong kedepan dan membentuk sebuah tapak dengan aura membunuh yang pekat.


Disebelah nya.


"Tapak Pemusnah," Seru Ho Wei, dia juga membuat gerakan tangan.


Whush..


Energi hitam bertumpuk dan berputar putar di telapak tangan Ho Wei.


Whush..


Whush.. Whush..


Tapak Dewa Kematian dan Tapak Pemusnah melesat kearah ketiga Luan bersaudara.


Disisi Sebrang.


"Formasi 12 Bintang," Seru Luan Yifeng, dia dan kedua adiknya kembali menggunakan Formasi 12 Bintang, karena Formasi 12 Bintang adalah formasi terkuat yang ketiganya kuasai, dan itu adalah jurus andalan klan Luan.


Whush..


Sebuah formasi kembali terbentuk dengan rune rune kuno berbentuk 12 bintang, setelah formasi 12 Bintang terbentuk, ketiga Luan bersaudara juga menyuntikkan Qi kedalam formasi.


Whush..


Formasi 12 Bintang melesat cepat kearah Ho Gao dan Ho Wei, lalu serangan formasi dan serangan tapak bertemu dan beradu.


Booooomm Booooomm Booooomm..


Ledakan lebih besar lagi terjadi saat kedua serangan beradu, ledakan besar itu sekali lagi menghancurkan lembah yang tadinya sudah hancur.


Kawah yang tadinya kecil, berubah menjadi kawah kawah besar, ledakan itu juga bukan hanya mengguncang lembah dan klan Lin, tapi juga mengguncang kota Kayuh Putih yang berjarak tiga hari dari lembah.


Gelombang angin yang lebih ekstrim menyapu seluruh kawasan lembah dalam radius lima kilo meter, bukit bukit kecil dan pepohonan dalam radius lima kilo meter menjadi hancur.


Whush.. Whush..


Ho Gao dan Ho Wei terpental bagaikan komet yang jatuh, meskipun siang hari, tapi siluet berwarna hitam dapat terlihat dengan jelas, saat keduanya terpental.


Boom Boom..


Kembali terdengar ledakan, saat tubuh Ho Gao dan Ho Wei menabrak tanah dengan keras, kemudian mengubahnya menjadi kawah yang besar.


Selain keduanya, Qin Fan, Gao Zhe dan Ceng Zheng yang berada dalam jarak 3 kilo meter juga tersapu oleh gelombang angin yang sangat ektrim itu.


"Kalian tidak apa apa?" sebuah suara menggema diatas langit lembah.


Whush.. Whush.. Whush.. Whush..


Lin Tian, Lin Chen, Lin Feng dan Lin Dong muncul didepan ketiga Luan bersaudara.


"Pelayan memberi hormat pada tuan," Luan Yifeng, Luan Hafeng dan Luan Hushen berlutut memberi hormat.


Ternyata oh ternyata.

__ADS_1


Beradunya kekuatan besar itu adalah serangan Tapak Pemusnah dan Tapak Dewa Kematian beradu dengan Tapak Surgawi dan Tapak Cahaya yang dilepaskan Lin Tian dan Lin Chen.


Karena perbedaan kekuatan yang besar, Ho Gao dan Ho Wei dikirim terbang oleh Lin Tian dan Lin Chen.


"Adik kecil," Lin Chen yang ingat jika ada Qin Fan, langsung melesat mencari Qin Fan yang juga terpental.


Whush..


Lin Chen melesat kearah Qin Fan terpental, melihat Lin Chen melesat, Lin Tian, Lin Feng dan Lin Dong juga melesat kearah Qin Fan terpental tanpa menghiraukan ketiga Luan bersaudara yang berlutut.


Tiga puluh detik berikutnya.


Lin Tian, Lin Chen, Lin Feng dan Lin Dong melihat Qin Fan tergeletak di dalam sebuah kawah.


Whush... Whush.. Whush..


Keempatnya melesat turun kedalam kawah, keempatnya sangat mengkhawatirkan adik kecil mereka.


Didasar kawah, Qin Fan memang terluka, tapi dia sudah mengaktifkan teknik dewa naga, jadi luka yang dia alami tidak seberapa, tapi karena melihat keempat kakaknya muncul, Qin Fan berpura pura terluka parah, dia ingin melihat bagaimana keempat kakaknya panik.


"Aku kerjain kalian," gumam Qin Fan terkekeh membatin.


Whush.. Whush.. Whush.. Whush..


Keempat kakak Qin Fan mendarat didasar kawah, lalu Lin Tian buru buru merangkul Qin Fan.


"Fan'er?" panggil Lin Tian khawatir.


Saat tubuhnya dirangkul, Qin Fan pura pura membuka mata dan berkata lemah.


"Kakak," panggil Qin Fan berpura pura lemah.


Tanpa membalas, dengan cepat Lin Tian mengeluarkan sebutir pil dari cincin penyimpanan dan memasukkan kedalam mulut Qin Fan, lalu membantunya menyerap.


"Ukhuk ukhuk,"


Qin Fan memuntahkan seteguk darah yang sudah dia siapkan sejak tadi dimulut nya.


"Kamu tidak apa apa Fan'er?" tanya Lin Tian khawatir.


Sebelum Qin Fan menjawab, Lin Chen sudah melihat kepura puraan dari wajah Qin Fan, sebab Qin Fan terlihat sedang tersenyum.


Buuuk..


Lin Chen memukul kepala Qin Fan karena kesal.


"Berani sekali kamu mempermainkan kami," ucap Lin Chen kesal.


"Apa yang kakak kedua lakukan?" balas Qin Fan merasa tidak bersalah.


"Sudahlah Fan'er! aku tahu kamu hanya mengerjai kami," ucap Lin Chen yang semakin kesal.


"Hehehe.. maafkan aku kak! aku hanya ingin melihat bagaimana kakak mengkhawatirkan aku saja," balas Qin Fan terkekeh dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Huuuuh,"


"Buuuk,"


Kembali kepala Qin Fan dipukul Lin Tian.


"Dimana ketiga leluhur sekte pedang tunggal?" Qin Fan jadi serius saat dia ingat dengan ketiga Ho bersaudara.


"Semu gara gara kamu," balas Lin Dong kesal.


"Sudahlah! sebaiknya kalian bertiga habisi ketiga orang itu, sangat berbahaya jika mereka dibiarkan hidup," ucap Lin Tian serius.


"Baik kak," jawab Lin Chen, Lin Feng dan Lin Dong, lalu ketiganya melayang keatas dan melesat kearah Ho Gao dan Ho Wei terpental.


*******


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.


Terima Kasih...


******


Dan maaf sekali!!


Saya hanya bisa up satu bab saja.


karena saat ini ayah saya lagi sakit.


Mohon Doanya biar ayah saya lekas sembuh!!


dan saya juga bisa update seperti biasa.


Mohon Doanya kak!!


Semoga ayah cepat sembuh.

__ADS_1


Aamiin🤲🤲🤲🤲


__ADS_2