Kultivasi Dewa 2

Kultivasi Dewa 2
Menjadi Komandan Pasukan Khusus


__ADS_3

"Siapa namamu? tanya Qin Fan pada pria paruh baya yang sedari tadi terus mengajak nya mengobrol.


"Namaku Yutian, tuan muda," jawab Yutian menyebut namanya.


Qin Fan kemudian melihat sekelilingnya, karena siang bolong, sehingga tidak ada pasukan iblis yang berlalu lalang di alun alun kota, memanfaatkan kesempatan sepih, Qin Fan membuka gerbang dunia jiwa dan menyuruh Yutian dan semua pasukan masuk kedalam dunia jiwa.


Sebelum membuka gerbang dunia jiwa, Qin Fan lebih dulu mengirim pesan jiwa pada Lin Gu agar menjemput mereka dan membawa mereka ke klan naga langit.


Yutian dan lainnya tanpa ragu masuk kedalam pusaran angin, beberapa saat kemudian, mereka semua masuk kedalam pusaran angin hitam keemasan dan menghilang, Qin Fan lalu meninggalkan alun alun kota dengan tenang.


Tujuan Qin Fan saat ini adalah masuk kedalam istana kota dan merekrut sebanyak mungkin pasukan yang berkekuatan tinggi, setidaknya mereka yang memiliki kekuatan semesta 4 bintang 9 keatas.


Sepanjang jalan Qin Fan terus melihat ada banyak pertarungan, yang mana pertarungan pertarungan itu untuk mendapatkan pil darah, Qin Fan hanya menggeleng kepala melihat itu, saat tiba didepan istana kota, Qin Fan melihat ada rombongan berjumlah 10 orang, rombongan itu adalah rombongan dari sekte iblis.


Qin Fan dapat mengetahui jika rombongan itu bukan pasukan Zhuge Liang, karena pakaian yang mereka gunakan adalah pakaian Patriak dan tetua sekte, dari situ Qin Fan tahu jika mereka adalah rombongan sebuah sekte, namun yang membuat Qin Fan bingung adalah dari sekte mana mereka.


"Apa mereka berasal dari sekte iblis? aura iblis sangat kental dari tubuh mereka," gumam Qin Fan yang merasakan aura iblis dari sekelompok orang itu.


Sesampainya mereka didepan gerbang istana, para penjaga gerbang menundukkan kepala mereka, para penjaga gerbang tahu siapa yang datang, sehingga mereka bersikap hormat.


"Kekuatan yang sangat mengerikan," gumam Qin Fan bergidik, dia dapat merasakan kekuatan Patriak Miao dan sembilan tetua sekte, bahkan Qin Fan tidak dapat mengukur kekuatan Patriak Miao.


Setelah Patriak Miao dan kesembilan tetuanya masuk kedalam istana, Qin Fan juga mencoba masuk kedalam, tapi dia dihentikan salah satu penjaga gerbang.


"Berhenti!" ucap salah satu penjaga menahan Qin Fan.


"Ada apa saudara?" tanya Qin Fan bingung.


"Selain pasukan khusus, komandan dan jendral, prajurit biasa dilarang masuk," ucap penjaga gerbang.


"Maaf saudara, aku juga seorang komandan," ucap Qin Fan jujur.


"Benarkah? lalu dimana identitas mu sebagai komandan?" tanya penjaga gerbang, karena memang setiap komandan dan jendral memiliki lencana sesuai pangkat mereka.


"Maaf saudara, aku komandan pasukan baru, dan aku baru diangkat menjadi komandan, bisakah saudara memberitahu dimana aku dapat mengambil lencana?" balas Qin Fan yang masih tetap ramah.


"Apa kamu coba menipu ku anak muda? dan siapa saudara mu disini?" ucap penjaga gerbang dengan nada yang tidak enak didengar.


Qin Fan sudah mulai kesal dengan sikap penjaga gerbang, jika saja tidak ada kekuatan besar dari dalam istana, mungkin dia sudah membuat penjaga gerbang itu menjadi kabut darah.


"Ada apa ribut ribut?" tiba tiba sebuah suara dari dalam bertanya.


"Hormat kami jendral," ucap penjaga setelah melihat siapa yang bersuara, dialah jendral Kween Cheng, salah satu orang kepercayaan Zhuge Liang.

__ADS_1


"Mohon ampun jendral! pemuda ini menganggu ngaku seorang komandan, tapi dia tidak memiliki lencana komandan," ucap penjaga gerbang melapor.


"Aku tidak mengada ada jendral, aku memang komandan yang baru diangkat," ucap Qin Fan membela diri.


Kween Cheng tidak langsung berkata, dia menatap Qin Fan dan mengukur kekuatan Qin Fan, saat melihat kekuatan Qin Fan yang mencapai semesta 5 bintang 4, Kween Cheng cukup tercengang.


"Siapa kamu anak muda?" tanya Kween Cheng setelah mengukur kekuatan Qin Fan.


"Nama saya Qin Fan, jendral," jawab Qin Fan bersikap ramah, dia ingin membuat Kween Cheng membawanya masuk kedalam istana.


"Qin Fan? apa kamu berasal dari klan baru di wilayah timur itu?" tanya Kween Cheng lagi, dia sudah dengar klan Qin di wilayah timur, dia juga cukup terkejut saat tahu klan Qin memusnahkan sekte pedang tunggal dan menjadikan sekte itu sebagai klan.


"Benar jendral, saya dari timur," jawab Qin Fan jujur.


"Tidak heran kamu memiliki kekuatan yang besar, ternyata kamu dari klan Qin," ucap Kween Cheng memuji.


"Tadi kami mengaku diangkat sebagai komandan baru, lalu dimana pasukan yang kamu pimpin?" ucap lanjut Kween Cheng menanyakan pasukan Qin Fan.


"Saat ini mereka berada di alun alun kota, aku kesini untuk meminta lencana komandan," jawab Qin Fan bohong, meski begitu, dia menampilkan wajah serius dan tidak menunjukkan grogi atau terlihat sedang berbohong.


"Bukannya kamu yang bertarung tadi?" Kween Cheng ingat saat dia menghentikan pertarungan Qin Fan dan dua pria paruh baya tadi.


"Benar jendral," jawab Qin Fan jujur.


"Terima kasih jendral," balas Qin Fan berpura pura merendah.


"Baiklah, ayo ikut aku!" ajak Kween Cheng.


Qin Fan dan Kween Cheng kemudian masuk kedalam istana, dengan perasaan senang, Qin Fan terus mengikuti Kween Cheng, beberapa saat kemudian, keduanya tiba di lapangan latihan prajurit.


Rupanya yang berada di lapangan prajurit itu hanya mereka yang memiliki kekuatan semesta 5 bintang 4 keatas,dan yang berada di lapangan latihan itu merupakan pasukan khusus Zhuge Liang, dan jumlah mereka adalah 35 ribu orang.


Yang mana sepuluh ribu orang memiliki kekuatan semesta 5 bintang 4, tujuh ribu lima ratus orang memiliki kekuatan semesta 5 bintang 5, tujuh ribu lima ratus orang memiliki kekuatan semesta 5 bintang 6, enam ribu orang memiliki kekuatan semesta 5 bintang 7, empat ribu orang memiliki kekuatan semesta 5 bintang 8.


Untuk sesaat, Qin Fan tidak bergerak setelah sampai di lapangan latihan, dia tercengang dengan kekuatan yang ada di dalam kota.


"Tidak heran, mereka dengan mudah menguasai wilayah barat," gumam Qin Fan tercengang dengan kekuatan pasukan khusus yang ada di lapangan latihan.


"Perhatian semua!" seru Kween Cheng di lapangan latihan.


"Pemuda ini bernama Qin Fan, meski usianya masih sangat muda, tapi dia memiliki kekuatan semesta 5 bintang 4, aku sendiri melihat dengan mata kepala, bagaimana Qin Fan mengalahkan dua anggota pasukan khusus pagi tadi,"


"Dua anggota pasukan khusus itu ada di antara kalian saat ini, jadi aku mengangkat Qin Fan sebagai komandan pasukan yang memiliki kekuatan semesta 5 bintang 4 dan bintang 5, jika ada yang menentang perintahnya, maka sama saja dengan kalian menentang perintah ku, apa kalian paham?" ucap Kween Cheng mengenalkan Qin Fan, sambil mengitari pandangannya pada semua pasukan khusus yang berhenti berlatih.

__ADS_1


"Apa? menjadi komandan ku? bajingan," umpat kesal pria paruh baya yang dikirim terbang Qin Fan tadi, selain dia, ada juga pria paruh baya lainnya, yang mana saat dia dan Qin Fan saling melepaskan serangan, Kween Cheng datang dan menepis serangan keduanya.


"Dan anggota pasukan khusus yang bertarung dengan komandan Qin Fan pagi tadi, silahkan kalian maju kedepan!" ucap lanjut Kween Cheng, dia tahu jika kedua pria paruh baya itu tidak suka karena Qin Fan yang menjadi komandan mereka.


"Siapa nama kalian?" tanya Kween Cheng pada kedua pria paruh baya.


"Nama saya Ju Kong, jendral," jawab Ju Kong menyebut namanya.


"Nama saya Ping Tong, jendral," jawab Ping Tong menyebut namanya.


"Ju Kong, Ping Tong, aku tahu kalian membenci komandan Qin Fan, tapi saat ini komandan Qin Fan adalah komandan kalian, jika kalian menentang perintah nya, aku sendiri yang akan menghukum kalian berdua, apa kalian paham?" ucap Kween Cheng dengan menekan kata katanya.


"Kami paham jendral," jawab keduanya patuh.


"Bagus, mulai saat ini, hormati komandan kalian! dan jangan bertarung diluar lagi! perintah tegas Kween Cheng.


"Baik jendral." jawab keduanya sekali lagi.


"Komandan Qin, silahkan pergi ke pasukan yang komandan pimpin!" ucap Kween Cheng.


"Baik jendral," balas Qin Fan, lalu dia berjalan kearah barisan pasukan khusus yang memiliki kekuatan semesta 5 bintang 4 dan bintang 5.


Qin Fan sangat senang karena di angkat menjadi komandan dihari pertama dia datang, dengan jumlah 17.500 pasukan khusus yang dipimpin nya, Qin Fan akan menjadikan mereka pasukannya dengan pil pengikat jiwa.


Namun misi Qin Fan saat ini adalah mengadu domba Zhuge Liang dan sekte iblis, Qin Fan ingin mengadu domba mereka hingga membuat mereka berperang, itulah tujuan pertama Qin Fan saat ini.


Qin Fan belum berani melakukan tindakan yang mengancam nyawanya, apalagi kekuatan Zhuge Liang dan Patriak Miao yang belum dapat dia lihat, Qin Fan berpikir jika kekuatan keduanya setara dengan kekuatan yang dimiliki keempat kakak seperguruan nya.


Sesampainya dibarisan semesta 5 bintang 4 dan bintang 5, Qin Fan meminta mereka mengenalkan nama satu persatu, menjelang malam, semua selesai menyebut nama mereka, meski tidak ingat semua, tapi Qin Fan masih ingat beberapa nama.


Qin Fan kemudian membubarkan pasukannya, begitu juga dengan pasukan semesta 5 bintang 6, 7 dan 8, para komandan juga membubarkan pasukan mereka.


Selesai membubarkan pasukan, komandan pasukan semesta 5 bintang 6 mengajak Qin Fan ke kamar para komandan, karena menjabat sebagai komandan, Qin Fan memiliki kamar sendiri.


Sesampainya dikamar, Qin Fan membersihkan diri lebih dulu, kemudian mengganti pakaiannya dan baik keatas kasur, Qin Fan lalu menutup mata menyerap energi alam menunggu pagi.


********


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.


Terima Kasih...

__ADS_1


__ADS_2