
Setelah Aditya masuk kamar mandi. Ayu langsung berlari kearah koper untuk mengambil daleman dan celana katun panjang hitam dan baju pink lengan panjang yang tipis.
Ayu mengeringkan rambut dan bersiap untuk segera tidur. "Aku tau aku butuh anak darinya tapi aku kan masih 18 tahun. Aku takut" "Jika aku memintanya untuk tidak berhubungan berhubungan intim dengannya sampai aku siap, dia pasti akan mengerti. karna aku masih 18 tahun" kata Ayu dengan sangat yakin
Aditya keluar dari kamar mandi hanya dengan menggunakan handuk kimono yang memperlihatkan dadanya yang bidang dan berotot.
Yaampn gila ganteng bangett. Seksi bangettt AHHHH. gumam Ayu
"Apa liat liat pengen pegang ah?" tanya Adita dengan senyum tipis gurau
"Eh enggak lah ngapain. Aku tidur dulu ya. Aku capek" jawab Ayu dan langsung menuju kasur dan membelakangi Aditya
Aditya naik ke kasur dan langsung membisik di kuping Ayu. "Tidur aja. Jangan pernah berharap aku akan mau berhubungan denganmu kalo kamu tidur"
" Tapi aku masih 18 tahun. Aku takut" jawab Ayu
"Itu sudah jadi resiko mu. Aku kasih kamu waktu 10 menit untuk ganti baju tidur. kalo kamu ga mau bukan jadi masalah buatku" ucap Adit dengan tangan kirinya meremas bahu Ayu dan tangan kanannya mengusap bibir Ayu.
Setelah itu dia merebahkan dirinya di kasur dengan posisi terlentang dan menutup mata.
Oke kalo itu mau mu. Aku kan berpenampilan dengan sangat seksi. Sekarang bukan waktunya untuk aku takut. Ini semua dengan perusahan demi keluargaku. Ayo Ayu hanya dengan ini kamu membantu mereka!! Ayo berganti pakaian!! Ini saatnya perang!. gumam Ayu
Ayu menuju lemari pakaiannya. Dia memilih memakai lingerie hitam tembus pandang. Ia memakainya tanpa menggunakan Bra. Sehingga tampak put**g payu**ra Ayu yang berwarna pink yang membuat siapa saya yang melihat pasti tergoda.
Lingerie yang dia pake membuat pant*t bulat dan mulusnya terlihat setengah. Membuat nya semakin malu untuk keluar dari kamar mandi. Tapi apa boleh buat.
Ayu menarik napas dalam dalam. * Tuhan bantu Ayu* gumam Ayu
__ADS_1
Ayu keluar dari kamar mandi dia duduk si sebelah Adit yang tengah tertidur. Ia mengelus wajah Adit agar Adit terbangun.
"Udah puas ngeliat mukaku?" tanya Adit yang masih menutup matanya
"Ayo sayang" kata Ayu memohon
"Gak. capek" jawab Adit
*maunya apa sih nih cowok. Untung udah SAH* gumam Ayu
Ayu menghiraukan perkataan Aditya dia mencium-cium wajah Aditya. Mata, hidung kening, dagu, hingga bibir semua di cium oleh Ayu.
Karna masih tidak ada reaksi dari Adit, Ayu pun bermain di leher dan dada Adit. Dia mencium leher Adit hingga menimbulkan bercak merah. Dia menjilat puti*g Adit hingga membuat mata Adit terbuka.
Sadar Adit terbangun Ayu langsung mencium bibir Adit. Adit melihat pakaian Ayu membuat Adit kecil yang berada dibawah terbangun dan membesar.
Adit langsung mencium bibir Ayu dengan lidah hingga Ayu mengerang dengan keras.
"Ah...ah....ah... ga..bisa napas aku dit" kata Ayu
"kau panggil aku siapa?" kata Adit
"Aditt!!" ucap Ayu lancang yang masih terengah-engah karna tangan Adit memilin, memutar dan mengigit puti*g Ayu
"aah....ah... ehmm.. mas aku mau pipis dulu" kata Adit
Adit melepaskan handuk kimono nya terlihat Adit kecil udah berdiri dengan gagah.
__ADS_1
"AHHHH!!" teriak Ayu "aku malu mas jangan diliatin ke..." belum sempat menyelesaikan kalimatnya. Tangan Ayu ditarik hingga sekrang dada mereka bersentuhan. Adit mencium Ayu dengan ganas sambil memilin dan memutar - mutar puti*g Ayu.
Adit menidurkan Ayu sambil terus mencium dan memainkan dada Ayu. Semakin lama ciuman Adit semakin turun dari leher, lalu ke payu**ra, ke perut hingga ke vagi*a Ayu yang sudah sangat basah.
Dia mencium V****a Ayu dengan menggunakan lidah sampai membuat Ayu keluar berkali kali hingga lemas.
Dengan keadaan lemas langsung memasukan Adit junior ke Ayu hingga membuat Ayu menjerit kesakitan.
"Sakit mas... sakit.. sakit banget huhuhu" Ayu berteriak kesakitan sambil menangis. Ayu memeluk Adit dan mencakar punggung dan dada Adit karna merasa kesakitan.
"Sempit aku suka sayang. Aku suka kamu. Aku suka tubuh kamu" kata Adit berbisik ke Ayu
"Ah....ah..ehmm..ahhhhh"
"ahhh....ah..ah"
Adit dan Ayu terus mengeram keenakan.
Adit dan Ayu melakukan banyak gaya. Hingga Ayu pun hampir pingsan dibuatnya. Melihat kondisi Ayu , Adit pun terpaksa berhenti meskipun ia masih belum puas menikmati tubuh seksi istrinya.
Ia mencium leher istrinya yang sudah berkata "Sekarang kamu milik, matamu, hidung, dada, rambut, kaki. Semuanya adalah milik ku hanya milikku" ucap Aditya
Mereka pun tertidur pulas...
***BERSAMBUNG
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN ❤️***
__ADS_1