Laki Laki Kaya Itu Adalah Suamiku !!

Laki Laki Kaya Itu Adalah Suamiku !!
BAB. 12 AFTER WEDDING


__ADS_3

Malam yang menyakitkan itu pun berlalu. Matahari kembali datang menyelimuti pagi Adit dan Ayu.


Kring...kring.. alarm Ayu berbunyi.


Ayu terbangun dan mematikan alarm HPnya tanpa bangun dari posisinya.


Saat membuka mata pandangan Ayu adalah wajah tampan dan perut sixpack Aditya yang tidak tertutup selimut. Itu mengingkatkanya akan saat malam kemarin.


*Wah gila, banyak amat cakaranku. Hahahaha emang enak* gumam Ayu bahagia


Ayu hendak bangun dan menuju ke kamar mandi. Tapi saat mendirikan badanya dari kasur...


"Aaarghh!" Teriak Ayu, yang sontak membuat Aditya terbangun


"Ada apa?Kenapa teriak" tanya Aditya cemas


" Kakiku gementar, anuku perih, punggungku seperti remuk. Badanku sakit semua, perih" jawab Ayu kesakitan.


Adit bangun dari kasurnya dan menelpon sekretasinya.


OBROLAN TELEPON


Sekretaris Albert :" Selamat pagi, Presdir ada yang bisa bantu?"


Aditya : "Belikan aku untuk mengobati perih pada saat pertama kali berhubungan intim. Kau mengerti maksudku kan. Aku tunggu 10 menit"


Sekretaris Albert : "Baik Presdir"


***


"Ih kok kamu kasih tau sekretasismu sih? Aku kan malu. Kamu gimana sih" ucap Ayu geram.


"Oh jadi kamu lebih memilih sakit dan perih terus?" Tany Adit dan berjalan ke kasurnya lagi


"Enggak. Aku mau sembuh sayang" jawab Ayu


Aditya mengecup kening Ayu 2 kali


"Aku mandi dulu" kata Adit


Ayu tak menjawab dan kembali merintih kesakitan.


Aditya keluar dari kamar mandi dan memakai kemeja dan jas. Ya untuk seorang Presdir tidak ada kata libur.


Tok..tok..tok...

__ADS_1


"Presdir, saya membawa barang yang ada inginkan" ucap sekretaris Albert


Aditya membuka pintu, mengambil barangnya dan kembali menutup pintu.


Aditya membawa obat dan air minum ke Ayu " Ayo minum dulu" kata Adit


Ayu meminum obat yang diberikan oleh Adit.


"Ini apa?" Tanya Ayu sambil menunjuk obat salep pereda pembengkakan pada vagi*a.


"Ini salep buat vagi*a Kamu. Supaya ga bengkak. Biar nanti malam ga sakit" kata Adit


"Ihh nanti malam apa? Aku ga mau!! Sakit sayang" kata Ayu memelas.


"Sana mandi" perintah Adit


" Iya"


Ayu berjalan dengan kesakitan menuju kamar mandi. Setelah masuk kamar mandi dia tak menyangka bahwa bak mandinya sudah diisi air hangat dan ditetesi oil untuk relaksasi.


"Hmm, so sweet juga dia ya. Hahaha" kata Ayu sambil berendam di air hangat.


Setelah mandi Ayu, dia keluar dengan hanya menggunakan handuk. Dia kaget, Aditya masih ada di kamar dan duduk di sofa kamarnya.


"Nunggu kamu mandi" jawab Adit


Adit menarik tangan Ayu dan mencium bibirnya. Semakin lama ciuman itu semakin dalam


"Ah....Ahh...hmmmm" ayu mengerang


*Woyy masih pagi. Iya tau kita butuh kehadiran seorang anak. TAPI INI MASIH PAGIIIII!!* gumam Ayu


Adit melepaskan ciumannya dan mencium kening Ayu. Dia membuka salep itu, dan membuka handuk Ayu. Kini Ayu tak tertutup sehelai benang pun. Dada Ayu yang bisa dibilang sangat besar untuk tipe badanya itu terlihat sangat menggoda belum lagi puti*g pink nya itu


*Adit ayo tenang. Dia kan sudah jadi milikmu. Kenapa kamu tegang sekali dit. Ayo sadar sekarang waktunya kerja* gumam Adit sambil menelan ludahnya


" Argh....." Ayu teriak


" A-aku malu" sambungnya. Ayu mengambil kembali handuknya


" Kenapa malu? Aku sudah melihat semua bagian tubuhmu. Sudah mencumbu semua bagian tubuhmu. Lagian kita sudah menikah" jawab Adit


"Tapi..."


"Ayo sini biar aku obati vagi*a mu" kata Adit menarik tangan ayu untuk duduk disebelahnya.

__ADS_1


Ayu pun pasrah. Kan dia tidak mungkin menolak apapun permintaan suaminya itu.


Adit membuka handuk yang terlilit ditubuh Ayu. Lalu mengolesi salep di sekitaran vagi*a Ayu.


"Ah pelan pelan sayang" ucap Ayu memohon


"Iya" jawab Adit


" Maaf kemarin aku kasar. Nanti malam aku ga kasar" sambunya


*WHATT??? NANTI MALAM?? LAGI?? INI AJA MASIH PERIH WOYY*


Ayu tak menjawab. Setelah diolesi salep ayu berganti pakaian. Ayu memakai dress pendek diatas lutut berwarna putih yang membuat kaki mulusnya terlihat.



Setelah itu mereka turun ke lantai dua untuk makan sarapan.


"Anak perempuan mama udah bangun. Kok lemes gitu sih kamu sayang? Ga nyaman yah tidur dirumah baru?" Tanya mama Adit


"Enggak kok ma. Ayu cuma.." jawab Ayu


"Cuma apa sayang"


"Ihh mama ini kayak ga tau aja sih pengantin baru" jawab papa Adit


Muka Ayu memerah karena malu. Dia ditertawai oleh kedua mertuanya.


"Ayo kamu makan cepetan. Aku mau berangkat ke kantor. Kamu anter aku sampe depan" kata Adit


"Iya sayang" jawab Ayu


Setelah makan Ayu mengantar Adit sampai di depan mobilnya yang diikuti oleh sekretaris Albert yang sudah menunggu di mobil.


"Aku berangkat. Kalo mau keluar telpon. Kalo aku bilang boleh berarti boleh kalo aku bilang iya berarti iya. Kalo keluar harus pulang sebelum waktu makan malam" kata Adit


"Iya sayang" jawab Ayu


*Aku ini istri atau tahanan rumah sih!!* Gumam Ayu


Adit mencium kening dan bibirnya Ayi setelah itu dia langsung masuk ke dalam mobil danobil itu pun pergi jauh meninggalkan Ayu


***BERSAMBUNG


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN ❤️***

__ADS_1


__ADS_2