Laki Laki Kaya Itu Adalah Suamiku !!

Laki Laki Kaya Itu Adalah Suamiku !!
BAB 47. KEWAJIBAN


__ADS_3

Setiba di kantor, pikiran Adit sudah sangat tidak tenang. Yang ada di kepalanya hanyalah istrinya Ayu. Adit takut Ayu terpengaruh omongan Dimas dan meninggalkan dirinya dan Angga.


" Presdir ini dokumen yang harus di tandatangani " ucap Lita Kepala Devisi Keuangan


" Pak Adit...."


" Presdir..." ucap Lita lagi


Karna tak ada jawaban Lita akhirnya maju ke meja Presdir dan membisik di telinga Adit.


" Presdir ini dokumennya " kata Lita menggoda.


Adit langsung tersadar dari lamunannya. Dia tak menyadari kehadiran Lita di ruangannya.


" Mana ? " jawab Adit Cuek


" Ini pak " ujar Lita sembari memberikan dokumen di atas meja kerja Adit


Adit mengambil dokumen itu, membaca isinya dan menandatangani dokumen tersebut yang langsung di serahkan pada Lita.


" Kenapa gak ketuk pintu sebelum masuk? Gak punya sopan santun kamu ha ? " tanya Adit ketus.


" Maaf pak, tapi saya sudah berdiri di depan pintu bapak selama 3 menit belum ada jawaban. Jadi dengan lancang saya masuk ke ruang kerja bapak. Maafkan sikap lancang saya sekali lagi " ucap Lita sambil menggigit bibir bawahnya.


Bagi yang belum tau Lita. Lita adalah Kepala Devisi Keuangan di Perusahaan Adit yang baru. Dia baru bekerja kurang lebih 3 bulan di perusahaan ini.


Penampilan Lita selalu saja menggunakan rok mini diatas lutut sehingga mengekspos paha nya di tambah lagi kemeja putih yang 2 kancing atas nya dibiarkan terbuka membuta dada besarnya itu terlihat sangat menggoda.


Lita selalu di tatap lapar oleh para lelaki hidung belang, tapi berbeda dengan Adit. Dia malah jijik dengan cara berpakaian Lita yang seperti kurang bahan itu.


Sejak pertama kali menginjakkan kakinya disini, Lita sudah sangat tertarik dengan Adit. Bahkan dia sudah melakukan berbagi car agar Adit tertarik kepadanya. Lita adalah janda dengan 1 orang anak, dia di ceraikan suaminya karna ketahuan berselingkuh dengan atasan suaminya.


" Sudah sana kamu keluar. Lain kali jika saya tak menjawab, kamu dilarang masuk " jawab Adit


" Hmmmm....pak " ucap Lita


Adit tak menjawab malah sibuk dengan laptopnya karna kebetulan hari ini akan diadakan meeting dengan Perusahaan lain.


" Bapak kelihatan sedang ada masalah, bapak bisa bercerita sama saya. Siapa tau saya ada solusi tentang masalah bapak " sambung Lita.


Merasa tak ada jawaban dari Adit yang sibuk berkutik dengan Laptopnya, Lita berjalan menuju Adit yang tengah duduk sambil mengetik lalu memberi pijatan pada bahu Adit.


Adit yang menerima pijatan itu kaget dengan kelakuan Lita yang kurang ajar terhadapnya.


" Bapak relaks aja, biar saya pijet aja ya " bisik Lita ke telinga Adit.


" Pijit terus ya Lita " jawab Adit


" Hmm.. iya pak " Lita terus menguatkan pijatan ke bahu Adit


" Silahkan diteruskan pijatannya, semakin di teruskan saya tidak akan segan-segan memecat kamu, karna ketidak sopannan kamu. SEKARANG KELUAR !!! " bentak Adit.


Lita yang mendengar suara menggelegar itu langsung lari keluar dari ruangan kerja Adit.


" Si*l!!!!!" teriak Adit.


💓💓💓


Ayu sedang menyusui Angga anaknya, karna sedari tadi rewel karna tidak mau menyusu ke Ayu. Ayu jadi khawatir dengan Angga, tapi entah mengapa sekarang dia jadi ingin menyusu ke Ayu .

__ADS_1


" Alhamdulillah, akhirnya sayang bunda mau nyusu lagi " kata Ayu


" Ayo minum yang banyak biar cepet besar " lanjut nya


Tak lama setelah menidurkan Angga di kamarnya terdengar suara pintu terbuka di kamar Ayu, terlihat sosok Adit yang sangat lesu.


" Kenapa kamu mas ? " tanya Ayu yang sedang duduk di sofa kamar sembari memainkan HPnya


" Kamu ngomong apa aja sama Dimas waktu aku kerja ? " tanya Adit


" Gak ngomong apa-apa " jawab Ayu


" Ngomong apa yu ? " tanya Adit lagi


" Mas kamu mandi gih, bau tau " kata Ayu yang mencoba mengalihkan perhatian


Adit yang sedang kesal itu mendatangi Angga dan menggendong Angga keluar dari kamarnya.


" Loh mas, Angga mau ditaruh dimana ? " tanya Ayu


Tapi Adit tak merespon ucapan Ayu, malah memilih keluar dari kamar dan menghampiri suster Angga.


" Sus mau pulang ? " tanya Adit


" Eh iya tuan " jawab Sus


" Hari ini nginep bisa? Angga tidur sama sus hari ini " kata Adit


" Iya bisa tuan " dengan cepat sus mengambil Angga dari gendongan Adit dan membawanya ke kamar Angga.


Angga memang mempunyai kamar sendiri tapi Ayu tak ingin anaknya itu tidur sendiri, jadi setiap hari Angga akan tidur bersamanya dengan Adit.


Adit tak menjawab pertanyaan Ayu, dia masuk nyelonong saja ke kamarnya dan diikuti oleh Ayu.


" Mas aku tanya kamu " ucap Ayu


" Duduk kamu! " bentak Adit


Ayu menurut saja dan duduk di tepi ranjangnya. Adit menutup kamarnya dan tak lupa mengunci kamar mereka.


" Aku tanya sekali lagi, apa yang kamu omongin sama Dimas waktu aku kerja " tanya Adit


" Aku kan udah bil----" kata Ayu terpotong Adit


" JANGAN YANG JUJUR !!!! AKU TANYA SAMA KAMU BAIK-BAIK GA DIJAWAB! MAU PAKE CARA KASAR HA???? AKU MENCOBA BERTAHAN INI DEMI ANGGA!! AKU GAK MAU DIA JADI ANAK BROKEN HOME!! " kata Adit berteriak di depan muka Ayu


Ayu ketakutan karna telah di bentak oleh Adit, tak terasa air mata Ayu menetes.


Akhirnya Ayu menceritakan semua perkataan yang Dimas ucapkan pada Ayu tanpa melebih-lebihkan dan menguranginya.


" Jadi gitu mas....hiks... tapi sumpah aku gaada...hiks...niatan sedikitpun buat balikan sama dia " ucap Ayu


" Halah!! emang aku **** ?? ha??? EMANG AKU ****?!!" ucap Adit uang sudah emosi mendengar cerita Ayu.


Ayu sontak memeluk erat suaminya itu dan menangis di dada bidang milik Adit itu.


" Percaya sama aku mas....hiks...aku mohon...hiks.." kata Ayu


Adit sebenarnya sakit melihat Ayu yang menangis itu tapi apa mau dikata emosinya sudah tak bisa ditahan sejak pagi.

__ADS_1


" Huh...sudah gak usah nangis " ucap Adit yang melepaskan pelukan Ayu dan menghapus air mata di pipinya.


Adit mencium bibir Ayu yang berwana pink itu dengan lembut dia ******* bibirnya semakin dalam, Adit memegang tengkuk kepala Ayu dan semakin memperdalam ciumannya.


"hmmm...mass...ah....Aku gak bisa..ah..nafas..."


Di rasa Ayu sudah tak bisa bernafas, Adit melepaskan ciuman 7 menitnya itu.


" Ha...ha...ha... aku kehabisan nafas mas ah" kata Ayu sambil memukul dada bidang Adit.


" Mas mandi dulu, aku mau liat Angga " ucap Ayu yang berjalan meninggalkan Adit


Adit dengan cepat menarik tangan Ayu " Ayo mandi bareng " sambil memeluk perut rata Ayu dari belakang


" Mas aku.." ucap Ayu terpotong


" Ini udah hampir 2 bulan sayang. Aku juga butuh itu " jawab Adit


Adit terus menciumi leher Ayu dan tak segan-segan menggigit leher putih Ayu itu


" Mas mandi dulu ya, aku mau lihat Angga takut nangis dia " jawab Ayu yang mencoba melepaskan pelukan Adit tapi tak bisa karna tenaga Adit jauh lebih besar darinya.


Adit melepaskan pelukannya dan mencium singkat kening Ayu.


" Udahlah mungkin Ayu belum siap " batin Adit


Adit pun masuk dalam kamar mandi nya dan Ayu juga keluar dari kamar. Setelah 5 menit Adit membasahi dirinya di bawah shower tiba-tiba ada yang memeluk pinggangnya erat.


Ayu memeluk erat pinggang Adit dengan keadaan Ayu yang sudah tak memakai pakaian sehelai pun.


" Kenapa kamu kesini ? " tanya Adit


" Menjalankan kewajiban istri " jawab Ayu


Adit tertawa mendengar jawaban Ayu dan berbalik arah menghadap Ayu


" Kamu yakin? " tanya Adit


" iya sayang " jawab Ayu


Adit pun langsung memeluk tubuh Ayu erat di bawah shower.


.


.


Buat ibu-ibu jangan lupa ya kewajiban istrinya di lakukan 😂😂🙏


.


.


BERSAMBUNG


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN ❤️


KALO SUKA BOLEH YA SEKALIAN DI VOTE


TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA

__ADS_1


__ADS_2