Laki Laki Kaya Itu Adalah Suamiku !!

Laki Laki Kaya Itu Adalah Suamiku !!
BAB 17. JANIN


__ADS_3

Sebulan pun berlalu. dalam waktu sebulan itu yg memanfaatkan waktunya dengan mengikuti les secara online untuk ujian untuk tes masuk perguruan tinggi negeri.


Meskipun suaminya tidak setuju akan usulan papa dan Mamanya untuk menguliahkan Ayu tapi Ayu tak gentar dan menghiraukan Aditya dia hanya fokus les untuk lolos tes kuliah.


" Kurang sebulan lagi kamu kuliah " kata Adit sambil mengelus kepala Ayu yang sudah tertidur lelap disampingnya.


" kamu akan sibuk dengan tugas kuliahmu dan sudah pasti mengabaikanku " sambungnya


Ayu yang berpura-pura tidur pun bergumam.


*Emang tujuan gue kuliah emang buat ngejauhin lu, hahaha*


keesokan harinya Aditya membuka mata dan sudah tidak melihat Ayu disampingnya.


kemana perginya anak nakal itu gumam Aditya.


Tak lama mendengar suara muntahan dari dalam kamar mandi. Aditya pun segera menuju kamar mandi untuk melihat apakah Ayu benar-benar muntah.


" Wuek....wuek....." Ayu muntah sambil mem memegang rambutnya dengan tangannya.


" Kamu kenapa "tanya Aditya sambil menepuk-nepuk punggung Ayu


Ayu tak menjawab dan hanya muntah-muntah.


Setelah muntah dia meminta air ke Aditya dan Aditya langsung membawakan segelas air dan Ayu meminumnya


" Kenapa kamu ? " tanya Aditya lagi


" Ga tau. Badan aku sakit semua. Pusing, kayaknya maag ku kambuh" jawabnya


" Ayo turun kebawah, kita makan dulu"


Aditya dan Ayu pun turun ke bawah untuk makan. Ayu berjalan dengan sempoyongan menuju meja makan langsung menarik perhatian para orang yang sudah ada di meja makan.


" Kamu kenapa Ayu ? " tanya mama Aditya cemas


" Maag ku kambuh ma "


" Kamu terlalu kebanyak belajar sampe lupa makan kan. Meskipun sebentar lagi akan kuliah tapi kamu harus menjaga dirimu juga " ucap papa Aditya tegas


Ayu pun hanya mengangguk mengiyakan ucapan Ayah Aditya. mereka pun segera makan untuk sarapan dengan hening. Lia makan terburu-buru dan langsung berpamitan dengan keluarganya.


Demikian pula dengan pak Djoko yang harus bertemu dengan partner bisnisnya.

__ADS_1


Sekarang di meja makan yang ada mama Ayu, Aditya dan juga beberapa pembantu yang ada di dapur.


" Nanti kamu ke dokter ya. Aku ga mau ada jawaban enggak! " perintah Adit


" Nanti jam makan siang aku jemput " sambungnya


" Eh ga usah dit, nanti biar mama yang mengantar Ayu ke rumah sakit untuk diperiksa " kata mama Aditya


" ya udah kalau gitu aku nitip Ayu ya ma. anterin ke rumah sakit " " kalo gitu aku berangkat ke kantor sekarang " kata Adit


Ayu pun hanya mengangguk karena badannya sudah lemas dan tidak mempunyai tenaga untuk berbicara.


" Kamu mandi air hangat ya sayang dikamar mama aja. Kalo harus ke kamar kamu kayaknya badanmu gak bakalan kuat " " nanti biar baju kamu mama suruh Bibi bawain ke kamar ya " sambung Mama Ayu sambil mengelus kepala menantunya itu.


Ayu pun hanya mengangguk tanpa memberi jawaban. setelah memakan habis sarapannya pun masuk ke kamar mama mertuanya untuk mandi.


Seperti yang dikatakan mama, baju Ayu sudah disiapkan di dalam kamar mandi. Ayu memakai dress panjang selutut berwarna putih yang sangat cocokan digunakan di tubuh Ayu yang putih.


Ayo keluar dari kamar mama mertuanya dan melihat rumah mertuanya itu sudah rapi dan siap antar hayu ke rumah sakit.


" Ayo sayang kita ke rumah sakit " tuturnya


" Iya ma, Ayo " jawab Ayu


Setelah sampai dirumah sakit, mama nya mendaftar pada bagian resepsionis untuk membawa Ayu check up.


" Ibu Ayu Ava Djoko " panggil salah satu perawat.


Ayu dan mertuanya pun masuk ke dalam ruangan dokter.


Ayu pun menceritakan tentang gejala yang dialami nya. Dokter memeriksa detak Jantung Ayu, dan melakukan check up lainnya.


Dokter pun bertanya


" Maaf, kapan terakhir kali ibu Ayu menstruasi " tanya dokter


" Hmm satu bulan yang lalu dok " jawabnya


" Baik, saya sarankan ibu untuk ke dokter spesialis ibu dan anak. Sepertinya ibu sudah hamil dan untuk lebih jelasnya silahkan ibu ke ruang ibu dan anak


Wajah Ayu dan Bu Rina terkaget - kaget mengetahui itu. Tapi Ayu dan mertuanya itu tak mau ambil pusing. Mereka ingin memastikan lebih jelasnya.


Akhirnya nama mereka di panggil dan langsung masuk ke ruang dokter ibu dan anak.

__ADS_1


Sama di dokter umum sebelumnya Ayu pun menceritakan mengenai gejala-gejala yang dialami.


Setelah itu dokter itu meminta Ayu berbaring di atas kasur dan melakukan USG pada perut Ayu.


" Selamat ya Bu, Ibu hamil. Usia kandungan ibu masih sangat muda yaitu 3 Minggu " kata dokter


Mertua Ayu tanpa sadar berteriak kegirangan mendengar kabar menantunya sedang hamil.


" AHHHH. sering kan dok. menantu saya ini hamil " teriaknya sambil memegang tangan dokter


" Iya ibu, menantu ibu hamil " jawab dokter sambil tersenyum lebar


Bu Rani langsung memeluk menantunya dan Ayu pun membalas pelukan mertuanya dengan hangat.


" Ingat Ibu Ayu, usia kandungan ibu masih sangat muda. Resiko untuk keguguran sangat besar. Jaga diri ibu baik-baik, jangan melakukan sesuatu yang berat " perintah bu Dokter " Ini saya tuliskan resep untuk menguatkan kondisi janin ibu " sambungnya.


Dokter menuliskan resepnya dan memberikannya pada Ayu. Ayu dan mertuanya terlihat sangat bahagia keluar dari ruangan dokter. Ayu memang sudah lama menantikan kehadiran anak ini. karena dengan anak ini Ayu dapat membantu papa kandungnya.


Mereka langsung menuju apotik di rumah sakit itu dan terlihat banyak sekali antrian untuk mengambil obat.


" mama tunggu di sini saja biar Ayu yang antre " kata Ayu


Mama Aditya pun mengangguk dan duduk di ruang tunggu apotik.


Setelah mengambil obat Ayu dan mertuanya pulang ke rumah tapi sebelum pulang ke rumah Ayu dan keduanya akan dulu di sebuah hotel bintang 5.


Mereka duduk dan memanggil pelayan untuk memesan makanan. makanan pun datang dan Ayu langsung memakannya.


" Ma aku ke toilet dulu ya "


" Iya sayang, mau mama temenin ? " tanya mertuanya


" Gausah ma, aku bisa sendiri" dan mama Aditya itu hanya mengangguk.


Saat jalan menuju toilet Ayu tidak sengaja menabrak seorang wanita cantik dan menumpahkan gelas yang wanita itu pegang ke bajunya.


" Kalo punya mata pake dong! " kata wanita itu sambil mengelap-lap bajunya


" Maafkan saya mbak " jawab Ayu


" Mbak-mbak emang gue mbak lu" ucap wanita itu sambil menatap wajah Ayu


" Eh tunggu dulu elo kan Ayu !!" sambungnya

__ADS_1


**BERSAMBUNG


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN ❤️**


__ADS_2