
" Kamu pilih dulu bahan masakan yang kamu mau. inget jangan beli jajan yang banyak Snack nya aku gak suka, terus jangan lupa beli susu hamil. Aku mau ngangkat telpon dari Albert dulu, kayaknya penting. 10 menit lagi aku datang " kata Adit sambil mencium kening Ayu .
Ayu pun menggangguk, menyatakan bahwa dirinya setuju dengan ucapan Adit.
Setelah mengambil susu hamil, Ayu berjalan sambil mendorong trolli belanja ke arah daging. Saat memilih daging ada seseorang ya menepuk bahu Ayu.
Karna kaget Ayu langsung berbalik menatap orang itu.
" Ayu ? " kata orang itu
" Dimas ??? " Ayu menjawab
Tanpa sadar air mata Ayu keluar di pelupuk matanya, dadanya terasa sesak melihat lelaki yang dicintainya itu. Dengan cepat Ayu mengusap air matanya.
" Hmm. Apa kabar ? " tanya Dimas basa-basi memecah suasana canggung.
" Baik " jawab Ayu sambil terisak
Dimas mengusap air mata Ayu dan memeluk ayu dengan erat.
" Aku udah tau keadaan kamu. Kalo kamu mikir aku bakalan ngelepasin kamu karna kamu mau punya anak itu gak mungkin. Karna cintaku tulus, aku menerima kamu dan anak kamu. Aku akan menyayangi anak ini seperti anakku sendiri. I Love You, aku bakalan perjuangin kamu " kata Dimas yang melepaskan pelukannya dengan Ayu dan mengelus lembut perut Ayu yang sudah membuncit itu.
Ayu menarik kembali lengan Dimas, sehingga dia dan Dimas kembali berpelukan. Ayu menangis di pelukan Dimas.
" Darimana kamu? Kenapa baru Dateng sekarang ? kenapa dim? Aku udah punya suami sekarang aku mau punya anak. Aku ga bisa sama kamu " kata Ayu sambil menangis
" Aku tau kamu terpaksa menikah dengan suamimu itu karna Ayahmu. Ayo kita menikah setelah kamu bercerai. Aku tau yu, kamu masih mencintaiku " kata Dimas sambil menggenggam erat kedua tangan Ayu dengan tatapan mata yang sangat tulus
" Kau masih mencintaiku ? kau tak melupakanku ? " tanya Ayu
" Liat aku dan tatap mataku, kapan aku berbohong ? " tanya Dimas
Ayu menatap mata Dimas yang dipenuhi dengan kesedihan. Tidak bisa dipungkiri terdapat kejujuran di matanya.
" Ayu apa kamu masih mencintaiku ? " tanya Dimas
" Aku tahu aku salah dim, tapi aku memang tak bisa berbohong. Aku mencintaimu. Tapi ini salah, aku sudah menikah.....hiks ....aku harus apa ??" kata Ayu
Dimas mengusap air mata Ayu kembali dan membawanya ke pelukannya lalu melepaskannya.
" Percaya padaku. Pasti akan datang hati bahagia untuk kita " jawab Adit
__ADS_1
Ayu mengusap air matanya dengan tisu yang ada di dalam tasnya dan merapikan rambut yang sudah acak karna di peluk oleh Dimas.
" Kamu pergilah dulu. Aku takut suamiku datang, tadi dia ingin menerima telpon. Kalo kamu mau menghubungiku kamu bisa minta nomerku ke kak Risa " Kata Ayu
Dimas mengangguk setuju dengan perkataan Ayu.
" Aku kan segera meng......." ucapan Dimas terpotong
" Ayu " Adit berlari ke arah Ayu karna melihat wanitanya bersama laki-laki lain.
Deg.......
Hati Ayu berdebar kencang. Dia mengusap-usap matanya agar air matanya tak keluar lagi. Sementara Dimas masih mematung melihat ke arah Adit
* Tuhan, bantu aku lolos dari Adit kali ini saja * gumam Ayu
" Adit ? " tanya Dimas
" Dimas? udah pulang Lo dari Perancis ? " kata Adit
" Iya bro, udah sebulanan gue balik ke Indo " jawab Adit
Adit tersenyum ke arah Dimas, sementara itu Adit melihat ke arah Ayu dan melihat matanya yang bengkak.
" Perut aku sakit tadi. Terus untungnya ada dia nolongin aku. Ngasih aku air minum " kata Ayu berbohong sambil mengangkat botol air mineral yang sudah setengah yang dia bawa dari rumah.
" Kenapa bisa sakit ? ayo kerumah sakit sekarang? pasti ini kamu kecapekan " kata Adit
" Aku udah Chat sama dokter Lina ( Dokter kandungan Ayu ) dia bilang itu normal untuk kehamilan aku sekarang. Dia bilang baby-nya lagi ganti posisi " kata Ayu berbohong
" Hmmm. yaudah maafin aku gak ada disebelah mu waktu kamu sakit " kata Adit
Ayu hanya mengangguk dan tersenyum ke arah Adit.
" Eh btw kenalin ini Dimas, dia ini saingan aku di pekerjaan. Tapi dia temen aku waktu kuliah di Amrik " kata Adit memperkenalkan Dimas ke Ayu
Dimas mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan dengan Ayu.
" Ayu kak, istri mas Adit " jawab Ayu
" Liat ini Dim istri gue udah hamil anak gue. Sebentar lagi gue bakalan jadi bapak. Nah Lo kapan?? Move on dong dari pacar lu yang lu tinggal LDR itu hahahaha " kata Adit tertawa sambil mengelus perut Ayu
__ADS_1
Deg......
Hati Ayu sangat sakit mendengar perkataan Adit. Dadanya terasa sesak.
* Jadi bener Dimas masih gak bisa move on dari aku?? Tuhan kenapa kau pertemukan Dimas dan aku sekarang * gumam Ayu
" Eh iyaa, pasti nanti gue bakalan ada pacar. Btw istri lu cantik bro, gue bakalan ambil setelah dia ngelahirin anak lu " kata Dimas
" Nyari mati lu sama gue berarti " Adit menatap Dimas tak suka.
" Mas, aku mau pulang pengen tidur. Perutku sakit " kata Ayu
" Iya sayang ayo pulang. " kata Adit
" Bro gue balik " kata Adit sambil menjabat tangan Dimas
" Oke bro " jawab Dimas
" Mas dim, saya permisi " ucap Ayu lembut
Dimas menatap Ayu lalu mencium kedua tangan ayu.
Cup...
Ayu kaget melihat kejadian itu pasalnya Adit masih ada di sebelahnya.
" Anji*ggg lu ya. Kalo lu deketin istri gue lagi, mati lu ditangan gue " bentak Adit sambil meremas baju Dimas
.
.
Tolong Adit jangan marah-marah ya:v Author gak mau ada perang dunia ke 4 ini 😂😂😂
.
.
BERSAMBUNG
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN ❤️
__ADS_1
KALO SUKA BOLEH YA SEKALIAN DI VOTE
TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA