Laki Laki Kaya Itu Adalah Suamiku !!

Laki Laki Kaya Itu Adalah Suamiku !!
BAB 19. KEBAHAGIAAN


__ADS_3

" Apa keluargamu sudah tau tentang cucuku yu ? " tanya pak Djoko


" Sudah pa, setelah bangun tadi aku memberi tau papa dan mama. Dan mereka akan berkunjung besok " jawab Ayu


" Bagus sayang, bagus " ucap pak Djoko


Keluarga Djoko sudah sangat bersuka cita dan bahagia sungguh malam yang indah.


Setelah dikamar pun Aditya masih tetap menggenggam erat tangan Ayu.


" Udah lepasin sayang, tanganku sakit " ucap Ayu


" Makasi, makasi banyak " kaya Adit sambil mencium perut Ayu


Ayu bangun dari tidurnya yang lelap dan melihat jam yang sudah menunjukkan jam 5 pagi.


Ayu melihat suaminya itu tidur dengan tangannya melingkar di perut Ayu. Dia melihat wajah suaminya itu yang tampan.


*ganteng sih sayang untuk di tinggalkan tapi aku ingin hidup bebas* gumam Ayu. Sambil mengelus-elus rambut Adit


" Bangun mas, aku mau ke kamar mandi " kata Ayu


" Mas ayo bangun "


Aditya membuka matanya melihat Ayu dan mencium kening dan perut Ayu.


" Mas, aku mau ke kamar mandi "


Aditya pun memindahkan tangannya dan membiarkan Ayu ke kamar mandi.


Ayu mandi, berganti pakaian setelah itu berjalan keluar dari kamar mandi. Rambut Ayu yang basah itu cukup dapat menarik perhatian Aditya.


Aditya menarik tangan Ayu dan menidurkannya di pelukannya. Sekarang dada mereka saling bertemu.


" Morning sex ? " tanya Aditya


" Gakkk!!! " jawab Ayu kesal


" Berani nolak aku ? " tanya Adit dan Ayu pun hanya terdiam dan tak bisa berkata-kata.


* Gila ya nih orang. Aku kan lagi hamil!!! Aku kira kalau tau aku hamil dia malah tak menyentuh eh ternyata sebaliknya!! Sial!!* gumam Ayu


Dan mereka pun melakukanya hingga 2 jam tanpa henti.


" Mas sudah jam 7 sana mandi " kata Ayu

__ADS_1


" Siapin aku air panas di bak mandi " perinta Aditya


" Iya" jawab Ayu


 


***ooOoo***


 


Orang tua Ayu akhirnya sampai di kediaman rumah besannya. Oleh para pekerja dirumah Djoko mereka di antar di ruang keluarga.


Melihat kedua orang tuanya datang, Ayu langsung berlari memeluk kedua orang tuanya. Ayu melepas rindunya kepada orangtuanya karena sudah hampir berbulan-bulan dia tidak melihat langsung kedua orang tuanya.


keluarga Ayu dan keluarga Aditya sangat bersyukur dengan adanya anak yang ada dalam perut Ayu mereka bahkan sudah sampai memberi nama janin yang masih berumur 3 minggu itu.


" Nah karna Ayu hamil jadi dengan sangat terpaksa kuliahnya ditunda dulu ya. Inget kan kata dokter kamu ga boleh melakukan sesuatu yang berat" ucap mama Adit


" Iya kamu ga boleh kuliah. Jangankan kuliah keluar rumah aja ga boleh!! " kata Aditya


" Iya bener. Kamu harus jaga baik-baik cucu kita " kata mama Ayu


* Fak!!!!! kenapa aku hamil jadi kek tahanan rumah?!?! Sial!!! * gumam Ayu


" Tapi Ayu.." kata Ayu


*Ayu inget harus sabar. Setelah lahiran baru deh kaburr* gumam Ayu


" Iya udah, tapi kalo keluar sebentar sama temen boleh mas ? tanya Ayu


" Gaboleh " jawab Adit


" Kamu kan tau sendiri kalo aku kelamaan dirumah aku jadi bosen trus pusing sama mual " jawab Ayu dengan ekspresi sedih


" Hmm yaudah boleh tapi inget ga boleh lama dan wajib si anter supir " kata Adit tegas


Setelah itu keluarga mereka memutuskan untuk pergi ke restoran dan makan di sana. yang itu juga sebagai perayaan kehamilan Ayu.


" Ayo bumil makan yang banyak " kata Lia menggoda Ayu


" Iya Lia adikku tersayang " jawab Ayu


Membuat semua keluarga tertawa


" Kamu ga nikah Lia ? " tanya Ayu menggoda balik Lia

__ADS_1


" Gak. Males. Nanti Aja" jawabnya


" Minta dijodohin sama mama " kata Ayu


". Beneran kamu mau Lia ? " tanya Mama Adit


" Ogahhhhh " jawab Lia


Keluarga pun kembali tertawa dengan percakapan Ayu dan Lia.


 


***ooOoo***


 


Anindita yang merasa masih Ada harapan untuk memiliki Adit, cinta pertamanya pun bangkit dari keterpurukannya.


Dia pergi ke salon untuk mempercantik diri dan sudah memilih baju yang sangat seksi dan terbuka. Dia berpikir kalau Aditya akan luluh jika dia menggodanya sedikit.


Setelah itu dia memasuki mobilnya untuk menuju kantor Adit. Setelah sampai di parkiran Anindita tak henti-hentinya mengaca sembari membetulkan make up nya.


" Oke ku siap sekarang untuk bertemu Aditya, menangis minta maaf, balikan dan tidur dengan Aditya " kata Anindita sambil tertawa kecil.


Dia berjalan bak model dengan sepatu heels warna hitamnya. Setelah akan memasuki lift dia dihadang oleh 2 orang resepsionis.


" Nona maaf, tapi bisa ditunjukkan identitas kalau nona bekerja disini ? karna lift ini khusus milik pegawai " kata salah satu resepsionis


" Saya bukan pegawai disini. Dan saya mau masuk ke lift ini. Sekarang kalian berdua pergi dari hadapanku " perintah Anindita


" Maaf nona ini sudah prosedur perusahaan kami. Jika nona ingin bertemu dengan staff kami silahkan duduk di ruang tunggu dan kami akan meneleponnya untuk nona " kata Resepsionis


" Hahaha!. Kalian siapa aku kok ga pernah liat? kalian anak baru ya? Ga tau saya siapa ? HEI JAWAB!! " kata Anindita sambil meninggikan suaranya


" Iya nona kami baru bekerja selama 1 bulan disini. Kami mohon maaf nona "


" Aku adalah Anindita sahabat dekat dari bos kalian!!! ADITYA BUMI DJOKO! " tegas Anindita


" Maaf nona kami tidak tau hubungan antara nona dengan Presdir, Tapi saat ini Presdir tidak ada di tempat nona. Presdir tidak masuk ke kantor hari ini " kata resepsionis


" Hei kalian pikir aku bodoh. Aditya itu gila kerja mana mungkin dia tidak masuk kerja hari ini!!! MINGGIR KALIAN !! "


" Silahkan nona masuk ke dalam lift. mana berani saya berbohong dengan sahabat Presdir. Silahkan masuk nona. Kami permisi. Maaf telah menggangu nona " Ucap kedua resepsionis itu.


* melihat dari wajah 2 cecunguk itu seperti beneran deh Aditya tidak ada di kantor!! SIAL LEBIH BAIK AKU PULANG SEKARANG!! * **gumam Anindita kesal

__ADS_1


*BERSAMBUNG


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN ❤️***


__ADS_2