
" Apa kamu cinta sama aku ? " tanya Ayu
" Enggak. Tapi aku sayang sama anak ini " jawab Adit
Deg....
Perkataan Adit membuat Ayu sangat sakit hati. Meskipun ia tahu bahwa pernikahan ini memang tak seharusnya terjadi.
" Yaudah kalo kamu emang ga cinta sama aku. Setelah anak ini lahir ayo kita cerai hiks...hiks... " kata Ayu
" Aku gak bakalan ngelepasin kamu. Kamu jangan pernah pergi ninggalin aku sama anak kita " kata Adit
" AKU HARUS GIMANA LAGI SI MAS....HIKSSS...HIKSS...AKU BINGUNGGG " bentak Ayu sambil menangis
" Kalo emang kita ga saling mencintai kenapa kita ga jalanin kehidupan kita masing-masing. Aku bakalan gangguin hidup kamu dan sebaliknya kamu juga ga boleh gangguin hidup aku " sambung Ayu
" Aku gak bisa. Kamu miliku " jawab Adit
Hiks....hiks....hiks....
Ayu menangis semakin kencang membuat Adit tak tega melihatnya. Dengan sigap Adit mengambil segelas air yang ada di atas meja sebelah kasurnya dan menyuapi ke Ayu .
" Ayo minum dulu, kamu nangis dari tadi. Anakku jadi ikutan nangis nanti " kata Adit sambil mengelap air mata Ayu yang ada di wajahnya.
Ayu meminum air dalam gelas itu hingga habis dia melihat tatapan mata Adit yang terus mengelap air matanya dengan telaten.
" Ayo ! " kata Adit
" Kemana....hikss....hiks..." jawab Ayu
" Ayo kita mulai mencintai dari sekarang "
" Ayo kita saling menyanyi dari sekarang "
" Ayo jadi orang tua yang baik dari sekarang "
" Ayo biarkan aku masuk ke hatimu "
" Ayo bukakan hatimu buat ku "
" Ayo kita mulai dari awal " kata Adit sambil menggenggam tangan Ayu
" Mas beneran ngomong gitu ? " tanya Ayu
__ADS_1
" Ayo kita coba, ini buat kita sama anak kita. Kita gak boleh egois " jawab Ayu.
Ayu hanya mengangguk dan Adit langsung memeluk Ayu erat dan mencium kening Ayu berulang kali.
* Tuhan jika ini memang jalanku, aku mohon lancarkan semuanya. Beri aku kesabaran untuk memulai lagi hubungan dengan mas Adit dari awal menjadi suami istri * gumam Ayu
* Ayu, aku tau aku memaksamu. Tapi percayalah, hatiku sangat sakit jika kau bertemu dengan laki-laki lain. Aku tak ingin kehilanganmu Ayu. Apa aku mencintaimu Ayu? hatiku sendiri pun masih ragu * gumam Adit
Merekapun turun ke bawah untuk makan dengan keluarganya.
" Ini, ayo minum susu kamu " perintah Adit menyuruh Ayu meminum susu kehamilannya itu.
" Iya mas " Ayu pun langsung meminum habis susu itu.
" Kenapa kalian berdua jadi romantis gini sih ?? " tanya Bu Rani
" Emang gak boleh apa manja sama istri sendiri ? " tanya Adit
" Ya boleh dong say... " kata Bu Rani memotong
Cup.....
Adit mengecup bibir Ayu singkat dihadapan kedua orang tua Adit dan Lia.
" Adit, masih pagi " kata pak Djoko
" Yaampun Adit, masih pagi udah agresif aja " kata Bu Rani sambil tertawa
Ayu yang mendengar ucapan keluarga Adit itu langsung malu dan menutup mukanya dengan kedua tangannya.
" Kenapa di tutup malu?? Ayo buka tanganya " kata Adit
Ayu membuka matanya dan melihat ke arah Adit " Ya malu lah mas. Kamu ini ah bikin bete aja pagi-pagi " kata Ayu
Cup......
Cup......
Cup......
Cup......
Cup......
__ADS_1
Cup......
Terhitung sudah 7 kali Adit mencium bibir Ayu di hadapan keluarganya yang membuat Ayu marah dan memukuli dada Adit dan keluarga Adit pun hanya tertawa melihat tingkah laku Adit dan Ayu.
" Oh ya Ayu, Minggu depan usia kandunganmu udah 4 bulan. Mama rencananya mau ngadain pengajian di rumah ini. Gimana menurut kamu ? " tanya Bu Rani
" Kalo aku terserah gimana baiknya aja ma " jawab Ayu
" Kalo kamu dit ? Apa mau ngadain di rumah keluarganya Ayu ? Mama sih terserah kalian berdua " tanya Bu Rani
" Aku sebenarnya udah beli rumah ma, rencananya aku mau pindah sekitar semingguan lagi. Gimana kalo pengajiannya diadakan di rumah Aku sama Ayu sekalian pengajian buat pindahan rumah " kata Adit
" Apa pindah ?? " tanya Ayu, Bu Rani , Pak Djoko dan Lia secara bersamaan
" Iya " jawab Adit santai
" Kok kamu gak bilang ke aku mas ? " tanya Ayu
" Aku emang rencananya setelah nikah emang mau pisah sama mama papa. Aku udah beli rumah semenjak kita udah tunangan. Karena tadi pagi kita bilang mau nyoba untuk lebih deket jadi aku putusin buat mempercepat pindahan nya
Biar kamu juga bisa mandiri, gak bergantung sama orang tua terus yu. Aku mau kita bentuk keluarga kecil di rumah baru kita " kata Adit
" Enggak dit, enggak!! Mama gak mau jauh dari cucu mama " kata Bu Rani tegas!!
" Iya dit, papa juga setuju sama mama mu " sambung pak Djoko
" Ma, disini aku yang jadi kepala keluarganya. Biar aku yang nentuin baik buruknya dalam keluarga aku. Kamu setuju kan sayang " kata Adit sambil mengelus perut Ayu dengan sangat bahagia
" Aku, gimana ya mas. Aku bingung " jawab Ayu
.
.
Ayu sama Adit pindah di rumah baru mereka atau enggak nihhh??? jawab di komen yaaa !!!
.
.
BERSAMBUNG
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN ❤️
__ADS_1
KALO SUKA BOLEH YA SEKALIAN DI VOTE
TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA