Laki Laki Kaya Itu Adalah Suamiku !!

Laki Laki Kaya Itu Adalah Suamiku !!
BAB 40. TELFON


__ADS_3

Setelah acara pengajian. Ayu dan Aditya pamit kepada keluarga besarnya untuk pindah ke apartemennya.


" Ma, pa, Adit sama Ayu udah mutusin untuk tinggal di apartemen. Setelah Ayu melahirkan baru Adit sama Ayu tinggal di rumah kita yang baru " kata Adit pada orangtuanya dan orang tua Ayu


" Yaudah kalo itu memang keputusan kalian papa sama Mama juga mau yang terbaik " kata papa Ayu


" Iya, kalo ada apa-apa kalian tau kan rumah kita selalu terbuka untuk kalian " lanjut pak Djoko


" Pokoknya setelah ngelahirin kalian wajib ngasih ijin mama tinggal di apartemen kalian " kata Bu Rani


" Iya aku juga kak " sambung Lia


" Iya iya. Mama kalo mau nginep boleh kapan aja kok ma "


Setelah berbincang-bincang pada kedua orang tua mereka. Adit dan Ayu memutuskan pulang ke Apartemen baru mereka.


Adit sudah membuat Apartemen itu menjadi rumah yang sangat nyaman dengan berbagai fasilitas tak kalah seperti rumah orang tuanya .


Di apartemen mereka ada 2 orang ART (Asisten Rumah tangga) perempuan. Yang satu adalah Bi Num pekerja untuk memasak dan membeli kebutuhan dapur, dan satunya lagi Bi Ina bagian membersihkan rumah. Mereka akan pulang setelah memasak makan malam


" Huftt..... akhirnya sampai juga mas. Aku capek " kata Ayu yang membaringkan tubuhnya di sofa dekat dapur


Aditya berjalan mendekati Ayu, sekarang dia duduk di sebelah Ayu dan mengelus perut buncit Ayu.


" Kamu sekarang mending mandi dulu. Terus tiduran di kasur. Aku mau beli makanan dulu. Tadi bi Num aku suruh ga usah masak buat makan malam " kata Adit


" Kamu dulu mas yang mandi terus beli makanan. Aku setelah kamu mandi aja, aku kan kalo mandi lama, ntar keburu anak aku nangis kelaperan.... " kata Ayu sambil bergelantung manja di lengan Aditya.


Aditya menggigit bibir Ayu dan mengecup bibir Ayu dengan lembut.


" Mas apaan sih.... " kata Ayu marah


" Ihh kenapa? sekarang di rumah cuma ada kita " jawab Adit


" Dan.... aku bisa lakuin itu dimana pun. Didapur, di sofa, dimana aja " bisik Adit di telinga Ayu


" DASAR MESUMM......." Ayu berteriak


Adit langsung berlari ke kamarnya dan tertawa mendengar jawaban Ayu.


" Buruan mandinya mas, aku udah laper " teriak Ayu


Sambil nunggu Adit selesai mandi, Ayu menonton Sinetron TV kesukaannya yaitu ANAK LANGIT yang ada di SCTV.


" Yaampun Stefan William ganteng bangett. Kalo anak aku cowok semoga mirip sama dia " batin Ayu

__ADS_1


Tak lama setelah itu telfon Ayu berbunyi. Ayu melihat HPnya dan ternyata nomor yang tak di kenal.


Kring....kring....


* Ishhh siapa sihh. Ganggu orang liat TV aja!! * gumam Ayu


Telpon Ayu pun terus berdering. Sudah 6x panggilan telpon dan Ayu tak menjawab.


" Siapa sayang ? " tanya Adit yang baru keluar dari kamar setelah selesai mandi .


" Gatau, ga ada namanya. Kayaknya telfon iseng. Kamu beli sate Ayam ya mas, aku pengen makan itu " kata Ayu


" Iya sayang. Apa pun buat kamu " jawab Adit sambil mengecup kening Ayu


Adit pun pergi membeli pesanan Ayu dan Ayu masuk ke kamarnya dan mandi. Setelah sekitar 10 menitan Ayu keluar dari kamar dan melihat HP nya.


* Astaga udah ada 38 panggilan tak terjawab. Siapa sih nih orang??? * gumam Ayu


Tak lama setelah itu HP Ayu kembali berdering. Tapi kali ini Ayu mengangkat telponnya.


" Halo?? ini siapa ? " tanya Ayu


" Halo "


" Siapa? kamu tau gak sudah ganggu waktu aku ? " jawab Ayu ketus


" Dim? Dimas ? " tanya Ayu


" Iya sayang. Ini aku, kan aku udah janji bakal perjuangin kamu " jawabnya


" Kalo aku ketahuan angkat telfon kamu sama Adit, bisa mati kita. Perusahaan kamu sama Perusahaan Ayahku bisa bangkrut " jawab Ayu


" Adit kemana sekarang ? " tanya Dimas


" Lagi keluar beli makan " jawab Ayu


" Hmm bagus dong, Kita bisa lama-lama nelpon. Aku benar-benar ga nyangkah ternyata Adit yang nikahin my soulmate " kata Dimas


" Aku kalo tau Adit itu temen kamu juga gak bakalan mau aku terima perjodohan ini " kata Ayu


Ayu pun berbincang lama di telpon sudah 30 menitan mereka berbicara. Mulai tentang hal yang bersifat umum sampai ke hal pribadi mereka tanyakan.


" Mas udh dulu ya, aku takut mas Adit datang. Dan satu lagi mas yang harus kamu inget " kata Ayu


" Apa ? " tanya Dimas

__ADS_1


" Aku masih istri sah Aditya Djoko. Aku tau aku sayang dan cinta sama kamu tapi aku gak mau ini merusak keluarga kecil aku. Aku akan menggagap mas Dimas itu temen curhat ku. So please, aku ga mau kamu sampe jadi pembinor " kata Ayu tegas


" Aku ga perduli yu kamu mau ngomong apa. Yang aku tau sekarang kita saling mencintai. Dan lu bakalan tetep nelfon kamu setiap hari. " kata Dimas


" Tapi mas .... " kata Ayu


" Please yu, cuma kamu. Aku cuma butuh kamu. Aku bakalan terima kamu apa adanya, aku gak perduli sama masa lalu mu. yang aku tau cuma menjalin masa depan kita. Kamu bisa tanya Adit seberapa hancurnya aku saat kamu minta putus dulu " kata Dimas


Terdengar suara pintu terbuka. Ayu langsung mematikan telfonnya dan melemparnya ke kasur dan langsung menghampiri Aditya dengan gugup.


" Ma-mas u-dah pulang ? " tanya Ayu gagap


" Kenapa kamu jadi ngomong gagap gitu ? " tanya Adit


" Heheheh. soalnya laper " jawab Ayu berbohong


" Dasar gendutt. Ayo makan " kata Adit sambil menciumi pipi kanan dan kiri Ayu


**ooOoo**


Sudah 8 bulan usia kandungan yang ada di perut Ayu. Perut Ayu pun sudah sangat membesar. Perkiraan dokter 5-7 Minggu lagi Ayu sudah melahirkan.



Tentunya Aditya sangat protektif menjaga Ayu. Jangankan untuk berjalan-jalan dengan teman Ayu. Ke minimarket sebelah Apartemen aja dilarang oleh Adit.


Ayu dan Adit sudah menempati Apartemen mereka kurang lebih 4 bulan.


Dan mengenai Dimas. Ayu selalu setiap hari menerima telfon dari Dimas setelah Adit tidur. Dan mereka selalu saja bertelfonan tanpa di ketahui Adit.


Sampai suatu hari Ayu yang sedang telfonan dengan Dimas terdengar oleh Adit yang berpura-pura tidur......


.


.


HADUHH.... tercyduk nihh. Gimana nasip Ayu? Milih Adit atau Dimas ??


.


.


BERSAMBUNG


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN ❤️

__ADS_1


KALO SUKA BOLEH YA SEKALIAN DI VOTE


TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA


__ADS_2