
Albert berjalan kearah Ayu, Anindita dan Adit. Albert langsung menarik tangan wanita itu. Wanita itu berteriak - teriak karena merasa harga dirinya diinjak-injak.
" Adit,, kenapa kau membawaku pergi. Aku Anindita aku perempuan yang sangat kau cintai " kata Anindita
" Nona saya mohon keluar dari sini " kata Albert sambil menarik lengan Anindita dan memasukkannya ke dalam lift
" Dasar sekertaris sialannn " kata Anindita meneriaki Albert
Anindita turun dari lift dengan pakaian yang kusut karna telah ditarik oleh Albert, rambut yang acak-acakan dan make up yang luntur karna habis menangis di pelukan Adit.
Sontak keadaan Anindita itu langsung jadi sorotan para staf karyawan yang sedang berada di lantai 1 itu.
" *ih dia gembel kok bis
masuk perusahaan sih?? kayaknya pegawai resepsionis akan di pecat lagi nih " kata karyawan A
" Iya anjirrr. Dia ngapain ke perusahaan pake pakaian kayak gitu. Terus keluar dari lift khusus Presdir lagi " sahut karyawan B
" Kayaknya dia habis di tolak cintanya sama Presdir deh " sahut sekretaris C
" Hahahahahaha*"
Anindita mendengar para karyawan itu langsung membentak para karyawan itu.
" Hei, mau aku robek mulut kalian semua ha???? Aku akan membuat kalian membayar karna telah membicarakan ku !!! Dasar karyawan sialan " kata Anindita yang sontak membuat semua orang melihat ke arahnya.
__ADS_1
Setelah itu Anindita berjalan keluar dari kantor dan menaiki mobilnya untuk pulang.
**ooOoo**
Akhirnya pintu lift tertutup. Hanya ada Albert , Ayu dan Adit di lorong itu.
" Albert lanjutkan kerjamu. Undur rapat kita menjadi setelah makan siang " perintah Adit pada Albert
" Baik Presdir " jawab Albert
Albert perjalan meninggalkan Adit dan Ayu. Setelah Albert memasuki ruangannya. Adit menarik tangan Ayu untuk masuk ke ruang kerjanya.
" Hmm " Jawab Adit sambil mencium pundak Ayu
" Wangi aku suka " sambung Adit
" Kamu gak seharusnya nyuruh Anindita pulang, harusnya tadi aku yang pulang " kata Ayu
" Hmm " Jawab Adit sambil mencium pundak Ayu
* Ihh kenapa kok hmm doang sihhhh. Kan aku lagi bete sama dia. Aku kesel ada Anindita ke kantor nya. Tapi dia seolah tak peduli kepadamu * gumam Ayu
__ADS_1
" Apa kau masih mencintainya ? " tanya Ayu
" Kenapa kau begitu penasaran ? " Adit bertanya balik
" Kau sepertinya sangat mencintainya " jawab Ayu
" Oh ya? bahkan aku gak tau. Memang kenapa jika aku mencintai nya? Apa kau cemburu? " tanya Adit sambil menggoda Ayu yang dari tadi menahan air matanya agar tidak turun
" Jika kau mencintainya kau bisa menikah dengannya setelah kita ce..."" kata Ayu terpotong
" Berani kau ucap kata itu?? kau ingin lepas tanggung jawab jadi seorang ibu ?? " kata Adit dengan menaikkan suaranya
" Apa lepas tanggung jawab?? Aditya Bumi Djoko!!! Ibu mana yang ingin pisah dari anak yang dikandungnya 9 bulan ?? Apa aku bisa begitu ***** ??? " tanya Ayu
" Jika kau tidak ***** lalu apa bodoh?? KENAPA KAU SAMPAI BERENCANA MENINGGALKAN ANAK KITA PADA WANITA ITUU ?!?!? "kata Adit sambil membentak Ayu
" Apalagi yang bisa wanita bodoh ini lakukan ditt?? Aku cuma lulusan SMA yang gaada pengalaman hidup. Aku selalu bergantung pada orang tua ku. Ayah, ibu dan kakakku semua memanjakan ku. Lalu suatu hari ayahku memohon pada ku agar dapat menikahi anak rekan bisnisnya agar bisnis Ayahku tidak bangkrut.
Aku Ayunda Ava Marwadi hanya bisa mengangguk karna meskipun aku bilang tidak pun Ayah akan tetap menikahkan ku padamu " kata Ayu
" Apa sekarang maksudmu kau menyesal dengan pernikahan kita dan kau tidak menginginkan kehadiran anak itu ?? " tanya Adit dengan mata yang berapi-api
" Tidak dit, Aku sangat mencintai anak ini. Sangat amat mencintainya. Kalo kamu tanya kenapa aku berencana menjodohkan kembali kau dan Anindita dan memberikan Anakku padanya adalah karna ......."
***BERSAMBUNG
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN ❤️***