Laki Laki Kaya Itu Adalah Suamiku !!

Laki Laki Kaya Itu Adalah Suamiku !!
BAB 20. AYU - ANINDITA pt I


__ADS_3

" Silahkan nona masuk ke dalam lift. mana berani saya berbohong dengan sahabat Presdir. Silahkan masuk nona. Kami permisi. Maaf telah menggangu nona " Ucap kedua resepsionis itu.


* melihat dari wajah 2 cecunguk itu seperti beneran deh Aditya tidak ada di kantor!! SIAL LEBIH BAIK AKU PULANG SEKARANG!! * gumam Anindita kesal


Anindita langsung pergi meninggalkan kantor dengan sangat kesal. Karena dia sudah mempercantik dirinya mulai dari merias wajahnya, menata rambutnya, memakai kuku palsu, dan memakai baju yang sangat mahal.


Dia merasa usahanya sia-sia. Lalu dia teringat dengan Ayu dengan cepat dia mengeChat Ayu.


CHATROOM


Anindita : Gue Anindita. Ayo ketemu !


Ayu : Iya mbak. Kapan ?


Andita : Sekarang


Ayu : Sekarang gak bisa keluar aku mbak. Adit ada di rumah. Dia akan membunuh ku jika aku keluar dari sini.


Anindita : Memangnya dimana kau ha? Aku bakalan samperin!


Ayu : Ha? udah gila apa mbak. Aku di restoran xxx bersama keluarga ku dan keluarga Adit.


Kalau kamu sampe Dateng kesini aku bakalan bantu kamu dapatin Adit mbak!


Anindita : Fak! Sialan! Baiklah kalo itu mau mu. Jadi kita ketemu kapan?


Ayu : Besok sore di kafe xxx jam 2


Anindita : Oke!


 


***ooOoo***


 


" Chat sama siapa kamu ha? Sama cowok yang mana ? Biar aku bunuh dia! " kata Aditya dengan muka yang sangat marah


" Aku lagi chat sama Mira kok. Dia ngucapin selamat ke aku " jawab Ayu berbohong


" Awas kalo kamu ketahuan jalan sama cowok lain, Ayo kita mati bertiga dengan anakku juga " jawab Adit dengan serius, dan Ayu hanya terdiam


* Anjirrr. Nih orang sadis amat " gumm Ayu


setelah makan akhirnya mereka pulang keluarga Ayu pulang ke rumahnya dan juga dengan keluarga Djoko jadi mereka berpisah di restoran.

__ADS_1


"Karna ini sudah malam sebaiknya kita pulang saja, kasian Ayu tampak kelelahannya " kata pak Djoko


mereka menuju punya masing-masing dan berarah pulang ke rumahnya. Dan sampailah Ayu dan Aditya di rumahnya.


Ayu yang sudah tampak kelelahan itu tidak sadar tidur di mobil. Karena tak tega membangunkan Ayu yang sudah di jalan mantap Aditya langsung menggendongnya masuk ke dalam kamar.


Dia membaringkan Ayu di kasur dengan sangat hati-hati. Dia mengecup kening Ayu yang sudah terlelap itu.


Adit mencoba membuka baju Ayu karna memang bajunya sudah kotor. Ayu pun tak bergerak saat bajunya di buka oleh Aditya.


* Dasar gendutt, masa bajunya dibuka begini dia ga bangun hahaha* gumam Aditya sambil tertawa


Matahari telah bersinar, Ayu selalu terbangun terlebih dulu sebelum Aditya. Setelah membuk mata dia kaget karna tubuhnya tak terpakai kan sehelai benang pun.


* Dasarrrr Aditya si tukang mesum!!!. Oh ya hari ini aku kan mau ketemu Anindita, aku harus baik-baikin Adit supaya ngijinin aku keluar * gumam Ayu


Ayu menciumi muka Aditya. Saat mencium leher Aditya, Adit langsung terbangun karna kaget. Dia tertawa kecil melihat kelakuan istrinya.


Mendengar suara tertawa membuat Ayu sadar bahwa, Adit sudah bangun.


" Sudah bangun sayang" sambil mencium bibir Aditya


" Kenapa pengen kamu? Morning s*x ? tanya Adit


Ayu hanya mengangguk dan membiarkan Adit ******* habis seluruh tubuhnya dan mereka bermain dengan ganas.


" Sayang, aku keluar sebentar boleh ? " tanya Ayu


" Ga! "


" Kok kamu gitu. Padahal barusan aku kasih kamu jatah ! " kata Ayu


" Oh kamu kasih aku karena ada maunya sayang ? " tanya Adit


" Iya! " jawab Ayu


Adit tertawa terkejut mendengar jawaban Ayu. Tak menyangka gadis polos yang baru lulus ini ternyata liar juga


" Oke aku ijinin dan harus dianter supir! " kata Adit


" Oke sayang. Makasi ya" Jawab Ayu


Merekapun berciuman dengan sangat dalam dan melakukannya lagi hubungan itu beberapa kali


 

__ADS_1


***ooOoo***


 


Chatroom


Anindita : Jadi kan?


Ayu : Jadi mbak, tenang aja


Anindita : Oke, datang tepat waktu!!!!


Ayu : Iya mbak. Hmm dan satu lagi mbak aku nanti dianter supir , jadi pastiin muka mbak pake masker dan topi supaya ga ketahuan. Karna kalo sampe ketahuan kita berdua bisa mati.


Anindita : tenang aja. Gua ga bodoh kok


 


***ooOoo***


 


Akhirnya jam di dinding menunjukan pukul setengah 2 siang. Ayu langsung meluncur ke kafe xx tempat ketemuannya dengan Anindita.


Dia dianter supir untuk ke kafe. Akhirnya mobil Ayu sampai ke kafe itu. Dan Ayu langsung bergegas masuk ke dalam kafe dan mencari - cari keberadaan Anindita.


Akhirnya dia melihat keberadaan Anindita dan duduk berhadapan dengan Ayu.


" Hai mbak " sapa Ayu


" Jangan panggil gue mbak, gue bukan mbak Lo " jawabnya


" Wa memang pasangan yang sangat cocok untuk Adit " kata Ayu sambil tertawa mendengar jawaban Anindita yang sama dengan Adit kala itu


" Hah? maksudnya apaan sih? Udahlah yang paling penting jangan panggil gue mbak!! " kata Anindita


" Oke, aku panggil Anindita Aja ya " kata Ayu


Anindita pun mengangguk menyetujui perkataan Ayu.


" Sebelum ngobrol kita pesen maka dulu yuk. Aku laper, kamu pesen juga biar aku yang bayar " kata Ayu


mereka berdua pun akhirnya pesan makanan dan memakannya sambil Anindita bercerita mengenai Adit dan juga hubungan mereka.


***BERSAMBUNG

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN ❤️***


__ADS_2