Lala Land

Lala Land
Episode 54


__ADS_3

Novel Sweet Bodyguard udah Ready ya. Silahkan buat yang mau pesan kirim Wa. Nanti gw juga mau open PO novel Sweet Revenge for you dan cerita Sakura & Revon.


Prilly bangun dan membersihkan diri. Setelah selesai mandi Prilly merapihkan tas kuliahnya.


“Aduh badanku kenapa lemes banget? Apa aku sakit? Enggak mungkin aku sakit, mending sekarang aku buru-buru ke kampus atau aku bakal telat ikut ujian," ucap Prilly.


Prilly berdiri dan merasa sedikit pusing.


"Apa gw betulan sakit ya? Tapi gak panas badan gw? Gw harus bisa fokus nanti waktu ujian. Tapi untung ujian hari ini open book,” ucap Prilly berjalan menuju pintu.


Prilly melihat sekitarnya masih sepi.


“Kayaknya Kak Ali masih tidur? Aku mending Line dia dulu bilang berangkat duluan,” ucap Prilly dan mengeluarkan Hp-nya.


Line Prilly : Kak Ali, Prilly berangkat ke kampus dulu ya. Hari ini ada ujian.


"Done," ucap Prilly.


Prilly pergi ke kampus naik kendaraan umum dan terjebak macet. Prilly terus melihat jam dengan panik. Sesampainya di depan gerbang Prilly langsung turun dan berlari ke dalam kampus.


“Aduh mati aku, telat lagi. Kira-kira dosen kasih masuk enggak ya?” ucap Prilly berlari.


Sesampainya Prilly di kelas, Prilly mengetuk pintu dan masuk ke dalam kelas.


“Pagi Bu maaf saya telat tadi jalanan macet,” ucap Prilly ngos-ngosan.


"Prilly Kamelia! Kamu ini mahasiswa apa? Kamu masih mau kuliah di sini apa enggak? Kamu mau kehilangan beasiswa kamu? Udah bolos kuliah terus dan sekarang telat di ujian saya,” omel dosen.


“Maaf Bu, saya enggak akan ngulangin lagi Bu,” ucap Prilly menundukkan kepalanya.


“Enggak akan ngulangin gimana? Jangan mentang-mentang kamu pacar pemilik kampus ini kamu bisa seenaknya kayak gini,” omel dosen.


Para wanita di kampus hanya tersenyum sinis melihat Prilly di omelin. Clara berlari masuk ke dalam kelas.


“Maaf Bu saya telat,” ucap Clara.


“Ya sudah kamu masuk ke dalam dan kerjakan ujiannya,” ucap dosen.


"Terus saya gimana Bu?” tanya Prilly.


“Kamu enggak boleh ikut ujian Ibu,” ucap dosen tersebut.


“Yah Bu terus gimana nanti sama nilai saya? Nanti bisa hangus beasiswa saya, Bu,” ucap Prilly.


“Ok kalau kamu mau ikut ujian Ibu, kamu nanti sepulang kuliah baru boleh ikut. Tapi sebelum itu kamu harus berjemur di lapangan basket,” ucap dosen itu.


“Apa Bu?! Emangnya masih sekolah Bu pakai di jemur segala. Enggak ada yang lain apa Bu?” tanya Prilly.


“Terserah Ibu. Yang dosen di sini siapa? Inget kalau kamu di tanya jangan bilang di hukum sama Ibu atau nilai kamu taruhannya,” ucap dosen.


“Iya Bu,” ucap Prilly pasrah dengan ancaman dosennya.


"Sekarang keluar dan berjemur di lapangan selama satu jam," ucap Dosen.


"Iya Bu," ucap Prilly.


Prilly pergi keluar untuk berjemur di terik matahari. Sesampainya Prilly di lapangan Prilly berdiri sambil melihat sekelilingnya.


“Kok jadi dosen ngancem gitu, aneh banget itu dosen. Tapi salah aku juga jarang masuk udah itu telat lagi tadi, tapi kan aku bukan anak SD lagi. Kenapa pakai di hukum kayak gini? Jadinya panas, mana badan aku lemes lagi. Semoga saja aku kuat, cuma satu jam ini,” ucap Prilly.


Setelah setengah jam Prilly berdiri di lapangan basket, Prilly semakin pusing dan merasa lemas.


“Kenapa aku? Pasti gara-gara tadi pagi enggak sarapan. Tahan sebentar lagi Prill. Sebentar lagi hukuman lo selesai dan lo sudah bisa ikut ujian,” ucap Prilly.


Prilly mengipasi dirinya dengan tangan tiba-tiba mendengar suara Ali yang memanggilnya.


“Sayang? Kamu ngapain di sini? Berdiri di tengah lapangan begitu? Katanya ada ujian?” tanya Ali berjalan mendekati Prilly.


Prilly melihat Ali langsung panik. Ali menghampiri Prilly dengan Dimas cs.


“Kak Ali? Mati aku ngomong apa sama Kak Ali, kata dosennya enggak boleh bilang kalau aku lagi di hukum sama dia,” ucap Prilly dalam hati.


Ali melihat Prilly yang mengeluarkan banyak keringat langsung mengambil tissue dan mengelap keringat Prilly.


"Kamu ngapain di sini sampai keringatan gini?" tanya Ali.


“Aku mau main basket tapi bingung sama siapa? Terus ujiannya itu... Anu... Emm... Nanti baru ikut Sayang,” ucap Prilly bingung dan salah tingkah.


“Prill kenapa pakai emmm anu itu segala? Bohong ya,” ledek Radit.

__ADS_1


"Hah? Gak kok," ucap Prilly panik.


“Kamu bohong Prill? Kamu tau akibat dari bohong sama aku,” ucap Ali.


“Aku...” ucap Prilly bingung cari kata-kata.


“Aku apa?” Tanya Ali.


“Aku telat jadi di suruh ikutnya nanti setelah selesai mata kuliah ini,” ucap Prilly.


“Yakin? Enggak bohong?” tanya Ali.


“Suer kalau enggak percaya lihat saja nanti Sayang,” ucap Prilly.


“Ya udah. Terus kamu sudah makan belum? Kenapa pucet banget? Kamu sakit?” tanya Ali memegang kening Prilly.


Ali kaget mendapati suhu tubuh Prilly.


"Ya ampun Sayang! Badan kamu panas, kamu enggak nyadar apa?” tanya Ali.


“Masa Sayang? Pantesan badanku enggak ada tenaganya,” ucap Prilly.


“Ini anak sakit enggak nyadar, keren juga,” ucap Mich.


“Ya udah kamu pulang saja Sayang, biar ujiannya nyusul,” ucap Ali.


“Enggak usah Sayang, tanggung sebentar lagi hukum... Eh! Maksudku sebentar lagi mau mulai ujiannya,” ucap Prilly hampir keceplosan.


“Hukum apa Say? Kamu dapet hukuman?” tanya Ali.


“Aduh mati aku! Kenapa bisa keceplosan? Aku mesti ngomong apa lagi,” ucap Prilly dalam hati.


Ali melipat kedua tangannya di dada dan melihat Prilly dengan curiga.


“Sayang nanti lagi ngobrolnya, aku mau ke toilet dulu,” ucap Prilly berjalan pergi.


“Tunggu. Jangan mengalihkan pembicaraan dan jangan pura-pura mau ke toilet,” ucap Ali menahan tangan Prilly.


Clara muncul ke tengah lapangan.


“Prilly di hukum sama dosennya dan Prilly juga di marahin di kelas Kak,” ucap Clara.


“Jadi betul kata Clara?” tanya Ali emosi.


Prilly menundukkan kepalanya tidak berani melihat Ali.


"Jawab aku, Prill," ucap Ali.


“Iya Sayang. Salah aku juga telat dan jarang masuk,” ucap Prilly.


“Kamu cerita sama aku ada apa tadi di kelas,” perintah Ali.


Prilly menceritakan semuanya ke Ali. Ali mencengkram kedua tangannya dengan kesal.


“Berani banget dia. Memang dia siapa? Baru dosen sudah belagu gitu,” omel Ali.


“Tau tuh. Itu dosen ngeselin banget,” ucap Steve.


“Gw paling greget punya dosen begitu,” ucap Mich.


Novel Sweet Bodyguard udah Ready ya. Silahkan buat yang mau pesan kirim Wa. Nanti gw juga mau open PO novel Sweet Revenge for you dan cerita Sakura & Revon.


“Kak enggak usah di bahas lagi ya. Lagian dia mau ngasih aku ujian susulan,” ucap Prilly.


“Enggak bisa gitu. Ini mesti di ganti dosennya, kalau kayak gini caranya,” ucap Ali emosi.


Prilly diam karena dia tau Ali tidak bisa dibantah apalagi kalau emosi.


“Kak Ali boleh gw bicara sama Prilly?” tanya Clara.


“Mau ngapain lagi? Enggak puas kamu nyakitin Prilly kemarin?” tanya Ali ketus.


“Ini ada apaan? Kenapa lo kasar sama Clara? Terus kenapa Clara nyakitin Prilly?” tanya Radit.


“Iya. Ada apa sih ini? Dimas juga diam saja dari tadi?” tanya Steve.


“Sakit gigi kali,” ucap Mich.


“Maaf Kak Ali, gw cuma mau bicara. Gw enggak akan nyakitin Prilly,” ucap Clara.

__ADS_1


“Sayang biar aku bicara sama Clara, aku enggak apa-apa,”ucap Prilly.


“Ya sudah, aku tunggu kamu di sini,” ucap Ali.


Prilly dan Clara pergi ke satu kelas kosong.


“Ada apaan lagi?” tanya Prilly.


“Prill, gw tau sekarang lo pasti benci banget sama gw. Gw mau minta maaf sama lo dan gw enggak butuh lo maafin gw karna gw tau lo pasti enggak akan mau maafin gw,” ucap Clara.


Prilly hanya terdiam dan mendengarkan semua perkataan Clara.


“Gw kemarin memang sudah salah banget. 2x gw jahat sama lo, jadi gw enggak harap lo akan maafin kesalahan gw yang ke dua ini. Gw cuma mau minta maaf setidaknya atas perlakuan gw sama Ibu,” ucap Clara.


“Aku kecewa sama kamu, kamu kemarin malam sudah keterlaluan. Kamu tau betapa sakitnya hati aku semalam lebih sakit Ra rasanya di banding yang dulu kamu usir aku. Padahal Aku dateng ke rumah kamu buat lihat kondisi kamu dan ngejelasin kenapa Kak Dimas kayak gitu. Aku enggak maksud buat kamu ngerasa aku rebut perhatiaan Kak Dimas, dia cuma memperlihatkan solidaritasnya, apa itu salah?” tanya Prilly.


"Lo enggak salah, gw yang salah. Gw kebawa emosi, gw menyesal banget dan gw enggak tau kenapa gw bisa begini,” ucap Clara menangis.


“Kita sudah lama kenal. Aku tau semua sikap kamu tapi kamu berubah. Kamu jadi kasar dan emosian, bahkan enggak mau denger penjelasan yang lain dan kamu juga selalu ngungkit masalah yang sudah lewat. Aku ngerti kamu masih sedih dan labil karna kondisi kedua orangtua kamu, tapi kamu enggak bisa kayak gini terus. Walau sulit kamu mesti usaha buat kembali seperti dulu atau kamu akan kehilangan semuanya,” ucap Prilly menangis.


“Gw sudah kehilangan Prill, gw akan kehilangan ayah gw bahkan sekarang gw kehilangan Kak Dimas dan lo. Gw memang pantes di benci sama kalian, gw jahat sama lo bahkan gw sendiri benci diri gw sendiri,” ucap Clara lirih.


“Ra, kamu sebelum menyayangi orang lain kamu harus sayangi diri kamu terlebih dahulu. Kamu enggak bisa benci sama diri kamu,” ucap Prilly lemas menahan sakit kepalanya.


“Prill, kamu kenapa? Muka kamu tambah pucet,” ucap Clara.


“Aku enggak apa-apa, aku cuma mau kamu kembali ke Clara yang dulu baru aku bisa maafin kamu. Bukannya aku enggak mau maafin kamu. Aku capek kamu perlakuin aku seperti orang lain atau sampah,” ucap Prilly hampir terjatuh untung Clara menopang dirinya.


“Lo sakit? Biar gw panggil Kak Ali buat bawa lo pulang. Kita enggak usah ngomong lagi,” ucap Clara panik.


“Ra, aku enggak bisa benci sama kamu karna kamu satu-satunya sahabat aku yang selalu ada buat aku. Tapi aku benci sama sikap kamu yang sekarang,” ucap Prilly lemah.


“Iya Prill, gw janji akan hilangin semua sikap buruk gw. Setelah itu gw akan datang lagi ke lo sebagai Clara yang lo kenal dan gw janji ini terakhir kali gw sakitin lo,” ucap Clara menangis.


“Promise,” ucap Prilly mengeluarkan kelingkingnya.


“I'm promise Baby,” ucap Clara mengaitkan kelingkingnya.


“Bagus kalau gitu. Sekarang tolong bantu aku ke tempat Kak Ali. Kepala aku pusing banget,” ucap Prilly.


“Ya sudah, yuk Prill,” ucap Clara membawa Prilly namun Clara sulit membawa Prilly yang lemas.


Akhirnya Clara hampir terjatuh dengan Prilly namun Clara menahan tubuhnya.


“Biar gw yang bawa Prilly pulang,” ucap Ali tiba-tiba sudah di depan pintu kelas.


“Kak Ali?! Kak Dimas?! Kenapa kalian bisa ada di sini?” tanya Clara.


“Kita dari tadi dengerin kalian, sebaiknya gw bawa Prilly pulang. Kalian selesaiin masalah kalian dulu,” ucap Ali menggendong Prilly.


Ali menggendong Prilly keluar meninggalkan Dimas serta Clara.


“Kak Ali maaf jadi ngerepotin Kak Ali harus bawa aku pulang,” ucap Prilly lemah.


“Kamu ngomong apa sih? Kamu itu pacar aku jadi kamu enggak repotin aku,” ucap Ali.


“Makasih Kak. Kak kira-kira Clara sama Kak Dimas nanti gimana ya?” tanya Prilly.


“Kamu enggak usah pikirin mereka, mereka sudah besar bisa menyelesaikan masalah mereka sendiri. Sekarang yang penting kamu sehat dulu baru kamu bisa nasihatin Clara lagi,” ucap Ali.


“Iya Kak. Semoga Clara bisa kembali seperti dulu dan kita bisa kumpul lagi,” ucap Prilly.


“Iya Prill. Lebih baik sekarang kamu tidur,” ucap Ali.


Prilly mengangguk dan memejamkan matanya.


“Kamu cewek yang paling baik dan tulus Prill, aku beruntung milikin kamu. Walau kamu di sakitin berulang kali kamu selalu maafin kesalahan itu. Bahkan kamu masih peduli sama dia. I love you Prilly Kamelia,” ucap Ali dalam hati.


Sedangkan di tempat Clara dan Dimas berada.


“Kak Dimas pasti Kak Dimas sudah denger semuanya? Maafin Clara sudah buat Kak Dimas kecewa sama sikap Clara, gw tau Kak Dimas sekarang pasti sudah benci sama gw. Kak Dimas tenang sebelum gw kembali ke Clara yang dulu gw enggak akan deket-deket Kak Dimas sama Prilly supaya gw enggak sakitin kalian lagi,” ucap Clara.


“Ra, gw enggak benci lo. Gw cuma kecewa sama sikap lo yang berubah. Lo emosian dan kasar. Lo juga enggak pikirin persahabatan lo dengan Prilly. Gw akan nunggu lo sampai lo bisa ceria dan hilangin rasa emosian, pemarah lo. Dan gw mohon masalah yang sudah lalu enggak usah di ungkit,” ucap Dimas.


“Iya Kak, gw janji. Makasih Kak dan maafin sikap gw,” ucap Clara.


“Iya Ra, gw maafin lo.” Ucap Dimas.


Novel Sweet Bodyguard udah Ready ya. Silahkan buat yang mau pesan kirim Wa. Nanti gw juga mau open PO novel Sweet Revenge for you dan cerita Sakura & Revon.

__ADS_1


__ADS_2