Langit Biru

Langit Biru
Bab 37 END


__ADS_3

“Lang, lihat deh, aku bawa ulat baru.”


“Astaga, kenapa kamu malah membawa ulat kesini?”


“Tapi ini bagus, biar dia bisa jadi kupu kupu cantik nanti nya.”


“Enggak, Sayang. Aku gak mau, itu sangat menggelikan!”


“Ih, masa kamu takut sih, hahaha ini lucu tahu!”


“Gak mau! Biru, berhenti, jangan mendekat. Biru!”


***


“Gimana mau pinter, gimana mau jadi polisi kalau kamu gak mau belajar!”


“Kepala ku sakit, aku gak mau. Lagian untuk apa aku jadi polisi? Aku sudah kaya, dan aku sudah punya banyak aset.”


“Cih,  mulai kumat sombong nya!”


“Sayang, aku berbicara fakta loh!”


“Tapi aku pengen lihat kamu jadi polisi!”

__ADS_1


“Kalau aku jadi polisi, kamu jadi ibu bayangkari nya.”


“Aaaarrrrkkkkhhhhh!!!!” Langit terus berteriak meluapkan emosi nya di taman bunga. 


Bayangan demi bayangan akan kebersamaan nya dengan Biru, terus terngiang di pikiran nya, begitu sulit untuk melupakan nya. Meski waktu sudah berlalu beberapa bulan sejak kepergian Biru, namun Langit belum bisa melupakan sosok itu. Ia malah semakin merindukan sosok Biru, ia sangat sangat merindukan nya. Di tambah setiap ia melihat kupu kupu yang dari ulat yang dulu di  bawa oleh Biru kini sudah berkembang begitu banyak di taman itu.


Tak jauh dari sana, Maxim dan  Gerry hanya mampu memperhatikan dari luar setiap kali melihat Langit mengamuk di dalam taman. Sejak kepergian Biru, memang Langit tidak kembali lagi ke aktivitas nya dulu seperti mabuk dan rokok, ia benar benar sudah meninggalkan nya. Namun, kini Langit lebih banyak diam dan jarang berbicara, ia lebih suka menyendiri di taman bunga saat jam istirahat. Bahkan untuk berkumpul dnegan Maxim dan Gerry sudah sangat jarang.


“Gue khawatir lama lama sama Langit kalau begini,” kata Gerry menghela nafas nya berat.


“Gue juga, tapi gimana lagi? Dia masih belum bisa melupakan Biru sepenuhnya. Ia masih belum rela.”


“Hemm, gue Cuma bisa berharap semoga kewarasan nya segera kembali. Dan bisa kembali seperti dulu lagi.”


Gerry menganggukkan kepalanya, ia setuju dengan pendapat Maxim. Biru memang membawa pengaruh besar pada Langit, tapi Biru juga sukses menghancurkan Langit dengan kepergian nya. Meninggalkan begitu banyak kenangan hingga membuat laki laki tidak mudah melupakan nya. 


****


“Hay ... aku datang lagi. Bagaimana kabar kamu hem?”


“Kamu pasti sudah bahagia ya di sana, pasti di sana jauh lebih indah, lebih banyak mawar dari yang aku berikan disini,” imbuh nya terkekeh sambil meletakkan beberapa tangkai mawar putih di atas makam yang berwarna biru dengan rumput hijau memenuhi tengah pusara itu.


“Doakan aku semoga aku bisa semakin kuat buat jalani hari hariku tanpa kamu,” gumam nya begitu lirih, tangan nya terulur untuk mengusap keramik di sana.

__ADS_1


“Maaf karena sampai saat ini, aku belum bisa memenuhi janji aku. Aku belum bisa melupakan kamu, dan aku belum bisa bahagia tanpa kamu disini. Masih begitu berat untuk ku menerima semua kenyataan ini, tapi aku janji aku akan terus berusaha untuk bahagia.”


“Aku pulang ya, mungkin untuk waktu yang cukup lama aku tidak bisa mengunjungi kamu dulu. Tapi aku janji, aku pasti akan kembali lagi, i love you Biru.”


Langit kembali menghapus air matanya, sebelum pergi, ia kembali menatap makam Biru cukup lama. Benar, karena untuk waktu yang cukup lama dirinya tidak akan bisa mengunjungi makam itu lagi, setelah sekolah nya usai, ia memutuskan untuk mengambil kuliah di luar negri. Bukan tanpa alasan, dirinya ingin berusaha melupakan kenangan nya bersama Biru. Ia ingin mencoba bahagia tanpa Biru, sesuai keinginan nya.


Namun, sejauh apapun langkah membawa nya pergi. Setiap kali melihat langit cerah yang berwarna biru maka di sana lah dirinya juga akan mengingat Biru. 


.


.


.


.


TAMAT!!


Terimakasih untuk yang sudah mampir yah 🥰😍😍


Sangat kilat bukan? ini adalah cerita ter pendek yang mommy buat 🙈


Ibarat tayangan TV, anggep ini film sementara yang lain sinetron karena tayang berhari hari berminggu minggu bahkan berbulan bulan. 🙈🙈🤣🤣🤣

__ADS_1


Oke, setelah ini, kita fokus lagi sama om Abas dan RinRan yah, jangan sampai ketinggalan 🥰🥰🥰😍😍


__ADS_2