
A a a..
Sudahlaaah sini duduk disini, aku sudah haus, kamu kelamaan kesini. Maakanya aku tidur laagi.
OOO oo oo, aku langsung duduk di pinggir kasur, tuaan Rey mendekat dan kukira dia akan memegang sendiri sambil minum, eh dia malah hanya menempel mulut di gelasnya. Dan responku memegang gelas sambil mengikuti gerakan tuan Rey.
Beberapa kali dia menyesap susu tersebut,
Aku bersyukur kaarena membuat susu di gelas yang tidak terlalu besar, jadi adegan ini tidak terlalu lama.
Eh susu ny sudaah habis saat tuan Rey menarik waajhnya lagi ada sisa susu yang menetes di pinggir bibirnya. Aku langsung mengambil tisu yang ada di smping lampu duduk dan mengelapnya.
Tuan Rey dan aku sama-samaa terkejut dengan hal itu.
Aku pun menarik tanganku, sambil berdiri Daan siap mau melangkah keluar.
Tuan saya permisi,,
Tunggu..aku belum selesai..
Apa lagi tuan??
Aku mau makan buah,..
Iya baik, saya permisi dulu, sambil bergegas membawa gelas kosong dengan nampannya.
Bukankah ada banyak pembantu iya, kenapa hanya aku yang bangun jam segini, heme hem..gaji besar kerjaan banyak jugaa..
Sudah seperti jaga UGD di shift jaga malam,
Sepertinya aku kaan begdang sampaai pagi ini..
Aku melirik jam lagi sambil mengupas buah, baru jam dua pagi.
Oya aku belum mengambil bekas makanan non Cleo, setelah ini aku kesana dah.gumamku.
Buah sudah siap untuk dicicipi, aku bergegas ke atas lagi, permisi tuan ini buahnya sambil membuka pintu.
Tuan Rey masih duduk di ranjang, tapi memegang tab..
Tuan ini buahnya,sambil menyodorkan denan nampan..
Ooh ok, sambil membuka mulut,,
Jadi aku harus suapi juga, waduhh ini adegan sudah seperti orang pacaran, tapi kan masalah nya aku ini pembokat dan saat ini di kamar, waduhh
Ikuti saja lah biar cepat selesai,
Aku pun duduk di ranjang dan menyuapi satu persatu buahnya, aku sudah prediksi dia mintaa minum, aku juga membawa minum satu gelas panjang.
Kamu bisa bersandar sepertiku..kata tuan Rey..
A a a iya tuan tidak apa-apa seperti ini saja. Jawab ku
Aku sudah tawari ya, jangan menganggap aku kejam.
__ADS_1
Oya kamu sudah mengerti semua yang harus di kerjakan kan?
Mengerti tuan, jadi nona Cleo bangun tadi jam setengah dua pagi, lalu di buatkan minum hangat, sarapan. Sama harus menemani tuan disini..jawabku
Tuan Rey tersenyum, baiknlah Karen kamu sudaah memperjelas, jadi sampai besok pagi kamu disini.. oke
Tapi tuan, bagaimana dengan non cleo??
Kamu kan sudah menemani dia, sekarang giliranku..
Bu Nuri juga begini yaa tuan?
Tentu, tapi dia ada di sofa itu menyuapi ku,, bukan di ranjang seperti kamu..
Aku refleks berdiri dan menjauh..
Hahaha tenang..tenang.. aku bukan majikan Yang seperti itu.. hahaaa
Bu Nuri bilang apa tadi sebelum kalian tidur..?
Aku harus jaga mulut, dan hanya ikuti alur yang sudah ada.
Anggap dirimu adalah ibu dari dua anak, kata Bu Nuri tadi tuan.
Iyaa itu maksudnya Bu Nuri, kamu bersama Cleo dan sama aku juga.
Tapi kabar baiknya kamu tidak perlu memasak hal aneh karena selera kami hanya makanan Indonesia. Disini kamu hanya memasak sedikit dan mengurus kami saja, sisanya dari bersih rumah dan lainnya sudah ada pembantu laain yang siapkan.
Sekarang kamu bersihkan semua sisa makanan. Lalu siap-siap tidur disini. ingat! Tidak pakai lama, perintah tuan Rey.
Aku langsung keluar bergegas membawa semua bekas makanan, menaruh di dapur dan langsung buru-buru ke kamar nona Cleo.
Dan membereskan tempat tidur dan sofa tadi.
Sekarang aku sudah di kamar tuan Rey, aku sudah duduk di sofa. Tuan Rey sudah tertidur. Aduh aku lupa bawa selimut, terserah lah tidur saja lah.
Saat akan mematikan lampu,
Kau mau mati kedinginan! Ambil selimut sana, baru kesini lagi.
Yahh aku juga berpikir begitu tuan, tapi hanya di dalam hati...
Aku langsung mengangguk dan keluar,
Akhirnya perlengkapan tidur selesai aku bawa,, sekarang waktunya tidur.
Saat sudah mematikan lampu.
Kau sudah tau aturan mainnya kan..jagan buat kesalahan..
Kau dengar tidak!!
Iya tuan..
Oke, kita tidur sekarang..
__ADS_1
Aku hanya diam tidak menjawab dan menutup wajahku dengan selimut, tidur lah cepat.. besok tidak tahu apa yang akan aku kerjakan lagi.
Baru aku memejamkan mata, walkie talkie di sakuku berbunyi, bakso bakso bakso.. aku terperanjat,, buset ini baru jam tiga an dia sudah minta makana lagi.
Aku bangun pelan, dan keluar dari kamar tuan Rey,
Iya non, tunggu dulu iya...
Aku langsung bergegas ke dapur..
Bakso ikan atau sapi atau ayam iya..terserah lah yang mana ada di dalam kulkas lah..
Di kulkaas ternyata tiga tiga nya,, ****** dah.. aku tanya tidak iya, terserah lah tanya saja.
Tes tes maaf non, baksonya mau bakso ikan, sapi atau ayam?
Tes tes..
Bakso.. bakso bakso..( Cleo)
Baik non,
Buat bakso sapi saja lah,, sambil nyengir nyengir..tolong jangan di omelin ya tuhan..
Bakso dengan ukuran satu porsi selesai juga,
Minumnya teh hangat saja lah..
Saat aku sajikan, nona Cleo hanya diam dan memakan dalam diam.. aku mah sudah pasrah berdiri menempel di dinding.
Baru beberapa detik, walkie talkie di saku bergetar lagi.
Kamu dimana ?( Rey)
Mm emm emm
Sini cepat tidur lagi..(Rey)
Aku menatap nona Cleo, Cleo sepertinya mengerti, dan menangguk kecil.
Aku bergegas ke kamar tuan Rey lagi..
Maaf tuan, saya ta..(belum selesai aku ngomong)
Sudah jangan jelaskan,, cepat tidur..atau kamu mau masak sesuatu lagi..
MMM tidak tuan..langsung bergegas memakai selimut dan berbaring.
Suasana sempat hening sebentar...tuan Rey berkata lagi : Besok pagi bikin sarapan yang berkuah ya, sama harus manis...kamu dengar kan!!
Iya tuan...
Iya kamu juga harus rajin mandi, biar bersih dan juga harus dandan saat menyiapkan sarapan dan saat aku sudah pulang kerja..
Jangan tidur dulu sama Cleo.. Setelah menyambutku baru kamu boleh tidur sama Cleo lagi.
__ADS_1
Entahlah tuan Rey ngomong apa lagi, aku sudah ngantuk, mataku sudah nggak tahan..aku lelah mau tidur saja.. Aku harus bertahan tiga bulan ini, setelah itu resign, aku nggak mau memperpanjang kontrak.. Pantes gajinya besar, aku kira cuma jadi babu biasa, nggak taunya di suruh jadi emak yang ngelonin anaknya ( ngomong sendiri dalam hati)
Siap tuan..(jawaban dari sekian omongan si tuan Rey )