LEGEND OF THE DRAGON KINGDOM

LEGEND OF THE DRAGON KINGDOM
KAISAR NAGA


__ADS_3

"Yang mulia." para siluman lembah pintu naga menatap pimpinan mereka yang sudah tersegel selama ratusan tahun


"Benar, itu kaisar naga." siluman rusa menatap kaisar naga.


Di dalam kamarnya.., Yura terlihat menatap kamarnya, beberapa barang-barang yang ada di sana sudah berjatuhan.


"Habis ada gempa bumi ya.., getarannya benar-benar hebat sekali." Yura yang kemudian berdiri dan berjalan keluar dari kamarnya.


Kaisar naga yang ada di tempat itu dia menatap di sekeliling para siluman lembah pintu naga.


"Katakan di mana istriku?" tanya Kaisar naga kepada beberapa siluman.


"Yang mulia.. selamat datang, Selamat datang kembali!" seru beberapa siluman.


Perlahan-lahan Kaisar naga melihat beberapa siluman itu, pria itu menatap satu persatu kemudian memalingkan wajahnya.


"Sudah berapa lama aku tersegel bersama iblis itu?" tanya Kaisar naga.


"Sudah ratusan tahun, Yang mulia. mungkin hampir 1000 tahun." jawab siluman kerbau.


Selama itu kah?" tanya Kaisar naga.


Yura yang sudah keluar dari kamarnya terlihat Gadis itu menatap para siluman yang entah berbicara dengan siapa. langkah kaki Yura mendekati para siluman.


"Kalian ini lagi ngapain! apa kalian lagi rapat darurat ya?!" seru Yura yang mendekati para siluman.


"Kamu sudah bangun?" tanya siluman katak perempuan.


"Ada apa, Nyonya? Kenapa kalian berkumpul di sana?" tanya Yura.


Siluman katak perempuan menunjukkan senyumnya. "Kami mendapatkan kabar yang sangat bahagia, Raja kami sudah kembali, pimpinan kami akhirnya terbebas dari segel." jawab siluman katak perempuan.


"Terbebas dari segel?" tanya Yura.


Aroma yang begitu familiar, kehangatan yang begitu dikenal oleh kaisar naga.. perlahan-lahan pria itu tidak menghiraukan perkataan para siluman. Dia berjalan mendekati Yura yang sedang berbicara dengan siluman katak perempuan.


Tanpa mengatakan apapun Kaisar naga terus memperhatikan Yura, Dia sedikit menunjukkan senyumnya. jantungnya tiba-tiba berdebar begitu kencang.


"Yang mulia..," siluman katak perempuan melihat Kaisar naga ada di belakang tubuh Yura.


"Yang mulia Siapa, nyonya?" tanya Yura.


siluman katak perempuan menunjuk seseorang yang ada di belakang tubuh Yura, Yura menoleh.. Gadis itu menatap seorang pria yang berdiri di belakang tubuhnya, tatapan mata Yura menatap sosok tinggi besar yang berdiri menatapnya. pakaiannya berwarna putih dengan rambut panjang dan wajah yang sedikit pucat.


"Kamu siapa?" tanya Yura.


"Apakah kamu tidak mengenalku, istriku?" tanya Kaisar naga.


"Si-siapa istrimu?" tanya Yura yang terkejut.


Kaisar naga menunjuk Yura sembari tersenyum.


"Enak aja ngaku-ngaku jadi suamiku, ngaku-ngakuin aku jadi istrimu. kamu ini siapa sih..," Yura mendongakkan wajahnya.


pria yang ada di depannya itu mempunyai tinggi badan menjulang tinggi hingga membuat Yura sedikit kesusahan untuk melihatnya.


"Ini pria tinggi banget ya, perasaan aku tidak pendek-pendek amat. tapi kenapa aku kelihatan seperti orang cebol." Yura menatap Kaisar naga yang ada di depannya.

__ADS_1


"Apakah kamu tidak merindukanku, istriku?" tanya Kaisar naga.


"Istri-istri istri.., kamu ini siapa sih berani banget kamu ngakuin aku sebagai istrimu. Aku ini gadis lajang, gadis lajang yang belum menikah. jadi jangan main-main untuk mengakuiku menjadi istrimu. orang asing datang-datang ngomong seperti itu." Yura nampak begitu kesal karena diakui sebagai istri.


Beberapa siluman yang ada di tempat itu mereka juga sedikit terkejut karena Kaisar mereka mengakui gadis muda itu sebagai istrinya.


"Yang mulia." Panggil siluman burung.


Kaisar naga tidak menoleh, pria itu tetap menatap Yura dengan begitu intens.


"Nyonya, pria ini siapa? Kenapa dia mengakuiku sebagai istrinya, dia ini benar-benar tidak punya sopan santun." ucap Yura.


"Dia adalah yang mulia Kaisar naga, dia adalah pimpinan kami." jawab siluman katak perempuan.


Yura menganggukkan kepalanya sambil melongo. "Oh.., jadi dia ini orang yang dibicarakan oleh orang-orang itu ya? orang-orang selalu mengatakan kalau Kaisar naga menghilang bersama para iblis?" tanya Yura.


GREPP..


Tanpa mengatakan apapun lagi Kaisar naga langsung memeluk erat pinggang Yura.


"Apakah kamu tidak merindukan aku, istriku?" tanya Kaisar naga yang menatap Yura dengan begitu lekat.


DEG..


CUPP..


Tiba-tiba saja kaisar naga yang bernama Tian Yao itu mencium Yura di depan para siluman.


Yura membulatkan kedua bola matanya dengan sempurna, dia sangat terkejut saat bibir Kaisar naga sudah mencium bibirnya.


"Aku begitu merindukanmu..," ucap Kaisar naga.


"Jadi nona Yura ini istri yang mulia Kaisar?" tanya siluman rusa.


"Aku tidak tahu, tapi yang mulia bilang dia istrinya." jawab siluman kerbau yang ikut terkejut.


"Aku tidak akan pernah mengakui wanita itu menjadi istri dari yang mulia Kaisar, lebih cantik wajahku daripada wajah wanita itu." siluman burung perempuan kelihatan cemburu.


Sesaat kemudian Yura menatap Kaisar naga.


"Dasar pria tidak tahu diri, berani sekali kamu menciumku dasar tidak berotak! kamu ini manusia bukan sih, berani sekali kamu menciumku seperti itu!!" seru Yura yang marah.


BUGG..


BUGG..


BUGG..


tanpa ampun Yura langsung memukul Kaisar naga bertubi-tubi karena dia sangat berani mencium bibirnya.


"Dasar pria tidak berotak, berani sekali kamu menciumku dasar pria edan!!" teriak Yura dengan sangat keras.


"Istriku.. istriku..," ucap Kaisar naga yang tidak mampu melawan Yura.


"Kamu ini pria atau tidak sih! datang-datang langsung nyosor, kamu kira kamu itu bebek apa langsung menyosor saja!!" seru Yura yang masih memukul tubuh Kaisar naga.


"Nona.. nona jangan seperti ini." siluman katak berusaha untuk menarik tubuh Yura.

__ADS_1


Seketika Yura menunjukkan tatapan mata yang begitu menakutkan.


WUSS..


BUGG..


BRUKK..


satu gerakan dari tangan Yura langsung menghempaskan siluman katak perempuan yang ingin melerai Yura agar tidak memukul junjungannya.


"Istriku!!" seru siluman katak laki-laki yang melihat istrinya terhempas lumayan jauh karena serangan Yura.


Yura yang melihat hal itu dia langsung terdiam. "Nyonya!!" seru Yura yang kemudian berlari untuk melihat kondisi siluman katak perempuan.


namun tiba-tiba saja...


LAPP...


"Nyonya!!" teriak Yura dengan sangat keras.


Entah apa yang terjadi, Yura tiba-tiba berada di sebuah tempat asing lagi.


"Loh.. aku di mana?" Yura yang kebingungan karena dia berpindah tempat.


"Yura menatap tempat di sekelilingnya, dia melihat sebuah tempat yang begitu asing. "Kenapa tempatnya gelap banget? tubuhku benar-benar merinding, tulangku seperti ditusuk-tusuk oleh jarum." ucap Yura.


"Siapa Kau? berani sekali kau masuk ke tempatku?!" teriak seorang pria.


DEG.


Yura tidak berani menoleh, dia menutup wajahnya dengan kedua tangan sembari mengoceh panjang lebar.


"Jangan-jangan aku dilempar lagi ke sebuah tempat, dasar dunia aneh.. kenapa aku selalu terlempar ke sana kemari, mereka kira aku ini bola apa." Yura kesel karena tiba-tiba dia berpindah tempat kembali.


"Apa yang kamu lakukan di tempatku?!" teriak seorang pria yang ada di belakang tubuh Yura.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- Gairah terlarang


- Isteri bayaran tuan Presdir


- aku mencintai isteri yang ku benci


- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)


- The royal palace


- Crazy love


- Legend of the dragon kingdom

__ADS_1


- Terlempar ke dimensi kerajaan


__ADS_2