LEGEND OF THE DRAGON KINGDOM

LEGEND OF THE DRAGON KINGDOM
PRIA BRENGSEK


__ADS_3

"Hemmm...," Yura nampak tersenyum menatap wajah Wan Yili.


"Apa maksudmu, Sayang?" tanya Wan Yili.


"Sudahlah kamu tidak usah berpura-pura lagi, aku sudah tahu semua niat jahat mu padaku selama ini. aku hanya diam saja, aku terus berusaha menahan diri untuk tidak melakukan sesuatu, Kamu adalah pria yang mempunyai ambisi luar bias, menginginkan sesuatu yang bukan milikmu, kamu menginginkan menjadi pria berkuasa tanpa mau berusaha keras, aku tahu.. aku tahu semuanya, aku tahu niat burukmu padaku sejak awal."


Yura terus menatap Wan Yili. gadis itu melontarkan kata-kata yang membuat Wan Yili tidak mampu mengatakan apapun, tiba-tiba saja senyum ditunjukkan oleh Wan Yili ketika Yura mengatakan hal itu.


"Jadi selama ini kamu juga berpura-pura?" tanya Wan Yili.


"Kenapa tidak." jawab Yura.


"Lalu kenapa harus sejauh ini?" tanya Wan Yili.


"Anggap saja aku juga ingin membantumu, membantu seorang pria yang mempunyai ambisi sangat luar biasa. membantu seorang pria yang mempunyai ambisi yang terlalu arogan. kamu begitu berkeinginan untuk memiliki sesuatu yang bisa dikatakan tidak seharusnya kamu inginkan. Aku diam bukan karena aku takut kepadamu. Hanya saja aku ingin melihat Seperti apakah dirimu, seperti Apakah pria yang mempunyai ambisi yang sangat luar biasa ini." Yura menunjukkan senyumnya.


Kata-kata yang diucapkan oleh Xia Yura itu seolah kata-kata itu seperti sebuah provokasi kepada Wan Yili.


"Jadi maksudmu selama ini kamu berpura-pura mencintaiku?" tanya Wan Yili.


Raut wajah yang sedikit terpukul ketika Yura mengatakan hal itu, Wan Yili seolah dipermainkan oleh Yura.


"Kenapa aku tidak boleh mempermainkanmu sedangkan dirimu benar-benar berambisi untuk mempermainkan aku. anggap saja kita impas dengan semua kearoganan yang kamu miliki."


Yura adalah seorang wanita yang mempunyai prinsip yang begitu luar biasa, kata-katanya terkadang menyakitkan, terkadang begitu aneh, begitu lucu juga terkadang tidak masuk akal juga. hampir satu tahun lebih Yura terus melakukan semuanya dengan begitu baik, bahkan Wan Yili yang mempermainkannya pun sekarang menjadi seperti makhluk yang tidak berguna.


"Ternyata selama ini kamu mempermainkan ku." ucap Wan Yili.


"Kenapa memangnya aku tidak boleh mempermainkanmu? Apakah salah jika Apa yang kamu lakukan aku balas? aku memiliki semua yang kamu inginkan, aku memiliki kekayaan yang begitu ingin kamu dapatkan. mampukah kamu mengambilnya sedangkan aku tidak ingin memberikannya padamu." ucap Xia Yura.


"Hahaha..., aku kira aku adalah orang yang sangat pandai. Ternyata wanita sepertimu lebih pandai dari aku, aku mempermainkanmu Namun nyatanya akulah yang dipermainkan di sini." Wan Yili nampak begitu marah. kata-kata yang dia ucapkan seolah memiliki bisa yang lumayan beracun.


"Kenapa harus menyalahkan orang lain? kamu memiliki ambisi yang begitu luar biasa namun aku tidak akan membiarkan apa yang kamu inginkan itu akan kamu dapatkan."


Setelah mengatakan hal itu nampak salah satu anak buah Wan Yili sudah berada di sana.


"Karena kamu sudah mengetahui semua rencanaku, maka aku tidak akan bisa melepaskanmu. Aku berharap di kehidupan ini aku tidak akan pernah bertemu denganmu."


Wan Yili kemudian meminta anak buahnya untuk melakukan sesuatu kepada Yura. melihat kondisi seperti itu Yura yakin Wan Yili akan melakukan sesuatu yang jahat kepadanya, dengan segera Yura langsung melepas high heel yang dia pakai. anak buah Wan Yili mendekati Yura, tentu saja pria itu akan melakukan sesuatu kepada Yura.


"maafkan aku karena aku harus membunuhmu, aku harus segera mengambil semua yang kamu miliki." ucap Wan Yili.

__ADS_1


"Kamu tidak akan pernah bisa memiliki apa yang aku miliki, aku sudah mengetahui rencanamu. maka dari itu aku sudah membekukan seluruh harta kekayaanku atas Namaku. selama hidupmu Kamu tidak akan memiliki semua yang aku miliki." jawab Yura.


Mendengar kata-kata yang diucapkan oleh Yura seketika Wan Yili langsung murka, pria itu meminta anak buahnya untuk membunuh Yura dengan segera.


BRAKK!!


BUGG!!


Yura langsung memberikan tendangan kepada anak buah Wan Yili yang berusaha melakukan sesuatu kepadanya.


"Aku tidak akan membiarkanmu berusaha untuk mencelakaiku, aku tidak akan membiarkanmu melakukan semua rencana jahat mu itu. Yura langsung menendang anak buah Wan Yili yang berusaha untuk melakukan sesuatu kepadanya.


"Aku tidak akan pernah melepaskanmu, aku pasti akan membunuhmu." ucap Wan Yili yang kemudian mengarahkan pistolnya ke arah Yura.


DOR!!


Wan Yili menembak Yura. melihat hal itu seketika Yura menghindar dari peluru yang melesat ke arahnya.


KERAJAAN BYAKGO


ZDARRRR!!!


ZDARRRR!!!


"Yang mulia, awan menunjukkan kegelapan yang sangat luar biasa. petir menyambar seolah ingin menghabisi seluruh makhluk yang ada di alam semesta." ucap seorang pria.


"Entah apa yang akan terjadi, peperangan terus berlangsung, seluruh makhluk yang ada di bumi sekarang saling bertarung untuk mendapatkan kejayaan mereka sendiri-sendiri. Lihatlah petir bergemuruh dengan begitu hebat, petir ini seolah hendak menelan sesuatu." ucap seorang pria.


"Yang mulia, Apakah semuanya akan baik-baik saja? ramalan dari langit mengatakan kegelapan ini akan membawa penerang sekaligus kehancuran yang sangat luar biasa." pria tua yang mungkin seumuran bapak-bapak tua nampak berbicara dengan pria muda yang ada di sebelahnya.


"Yang mulia Kaisar!!" seru beberapa jajaran menteri yang ada di kerajaan itu.


"Ada apa?" tanya seorang pria yang bernama Kaisar Zen-hui.


"Para makhluk setengah siluman juga para makhluk kegelapan dari bangsa setengah iblis mulai melakukan kehancuran di beberapa tempat!!" seru salah satu prajurit.


"Kehancuran ini sudah berlangsung selama ratusan tahun semenjak Raja naga Tian Yao disegel oleh makhluk jahat itu." ucap Kaisar Zen Hui.


"Yang melihat benar, Raja naga Tian Yao adalah orang yang benar-benar sangat luar biasa. sekarang tidak akan ada yang bisa menaklukkan para siluman itu selain Raja naga Tian Yao." jawab para menteri.


Kembali ke masa sekarang, terlihat Yura berusaha keras untuk melawan Wan Yili yang sedang berusaha untuk mencelakainya. wanita itu menatap tempat yang begitu luas.

__ADS_1


"Dasar kurang ajar, Kenapa harus di situasi seperti ini. kalau di tempat lain mungkin aku bisa menyelamatkan diri, namun di tempat ini aku benar-benar bisa terbunuh." guman Yura dalam hati sembari menatap lautan yang begitu luas.


"Hahaha..., kenapa? kamu takut ya?" ejek Wan Yili.


"Dasar pria brengsek seharusnya aku membunuhmu waktu itu. seharusnya aku memenjarakan mu." ucap Yura.


"Semuanya sudah terlambat sebentar lagi kamu akan mampus di tanganku, lihat saja Aku akan membunuhmu dan membuang mayat mu di lautan ini." Wan Yili mengarahkan pistol kepada Yura.


DOR!!


DOR!!


Wan Yili langsung menembak Yura.


BYURR!!


seketika Yura langsung melompat ke lautan lepas itu, dia lebih memilih melompat ke laut daripada mati di tangan pria yang benar-benar sangat busuk itu.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- Gairah terlarang


- Isteri bayaran tuan Presdir


- aku mencintai isteri yang ku benci


- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)


- The royal palace


- Crazy love


- Legend of the dragon kingdom


- Terlempar ke dimensi kerajaan

__ADS_1


__ADS_2