LEGEND OF THE DRAGON KINGDOM

LEGEND OF THE DRAGON KINGDOM
KAISAR ZEN HUI CEMBURU


__ADS_3

"Letakkan!" seru Yura.


"Tenanglah istriku, jangan marah seperti itu.. Aku hanya ingin membantumu."


"Letakkan itu semua, diam dan jangan coba-coba merusak tatanan dapurku ini!" Yura mulai kesal karena Kaisar naga terlihat berusaha untuk melakukan sesuatu.


"Panggilah Namaku, istriku. biasanya kamu selalu memanggilku dengan kata-kata yang begitu indah." ucap Kaisar naga.


"Memangnya aku harus memanggilmu dengan sebutan apa? pria berekor, pria bertanduk atau pria berambut putih?" tanya kesal Yura.


"Kamu selalu memanggilku dengan panggilan Tian Yao." jawab Kaisar naga.


"Apakah itu namamu?" Yura berbalik menatap Kaisar naga yang tersenyum padanya.


"Tentu saja itu adalah namaku, nama yang selalu kamu panggil ketika aku tiba-tiba menghilang." jawab Kaisar naga.


"Tian Yao, namamu terdengar begitu familiar. tapi kenapa aku tidak ingat?" tanya Yura.


"Aku akan membantumu mengingat nama itu, nama yang selalu kamu panggil ketika kamu tersesat." jawab Kaisar naga.


"Langkah kaki Kaisar naga mendekati Yura, seketika Yura langsung melangkah mundur saat pria itu mendekatinya.


"Jangan coba-coba ya, kalau tidak ini penggorengan akan aku lempar ke wajahmu!" ancam Yura.


Kaisar naga mengambil pisau, dia langsung memotong beberapa bahan makanan dan memasaknya. Yura benar-benar sangat terkejut, dia tidak akan pernah menyangka kalau pria yang ada di depannya itu begitu lihai dalam hal memasak. di era modern Mungkin dia akan menjadi chef pria.


"Kamu pandai memasak juga ya?" tanpa sadar Yura memuji Kaisar naga.


"Aku selalu memasak untukmu ketika kamu tidak ingin melakukan sesuatu, aku selalu memasak dengan penuh cinta untukmu." jawab Kaisar naga sembari tersenyum.


DEG..


DEG..


jantung Yura terus berdebar begitu kencang, terlihat Gadis itu langsung mengibas tangannya ke wajahnya.


"Sialan, pria ini benar-benar kurang ajar. dia terus mengeluarkan kata-kata seperti itu, Aku ini wanita normal kalau dipuji seperti itu aku juga akan luluh, apalagi wajahnya tampan senyumnya menawan. kira-kira aku bisa tahan nggak ya..," guman Yura dalam hati yang kemudian memalingkan wajahnya.


Di luar kediaman Yura, selir Kyuhyun dan para dayang serta pelayan terus mendengar perdebatan antara Yura dan Kaisar naga.


Tak berselang lama Kaisar Zen hui juga berada di tempat itu, dia melihat istri dan bawahannya berkumpul di paviliun teratai.


"Apa yang kamu lakukan di sini, selir?" tanya Kaisar Zen Hui kepada selir Kyuhyun.


Mendengar seruan Kaisar Zen hui selir Kyuhyun dan yang lain langsung menoleh, mereka menatap kaisar Zen Hui yang juga berada di paviliun teratai.


"Yang Mulia.. apa yang yang mulia lakukan di sini?" tanya selir Kyuhyun.

__ADS_1


"Seharusnya aku yang bertanya padamu, selir. Kenapa kamu berada di sini?" tanya Kaisar Zen Hui.


"Ini aku tadi mau meminta bantuan kepada Nona Yura." jawab selir Kyuhyun.


"Meminta bantuan? Memangnya kamu meminta bantuan apa?" tanya Kaisar Zen hui kembali.


"Sebenarnya tadi aku mau memasak bersama dengan Nona Yura." jawab ucap selir Kyuhyun sembari tersenyum. Seketika wanita itu memeluk erat tangan Kaisar Zen Hui.


"Lalu, di mana Nona Yura? kenapa kalian semua berada di luar?"


"Maaf, Yang Mulia. Nona Yura sedang memasak." jawab dayang Rang.


"Memasak? lalu Kenapa kamu tidak membantunya, dayang?" tanya Kaisar Zen Hui.


"Tadi ada seorang pria yang datang kemari, yang mulia. pria tampan bertumbuh tinggi besar berambut putih dan kulitnya sangat halus." selir memuji sosok Kaisar naga.


"Pria tampan bertubuh tinggi besar? Apakah maksudmu yang mulia Kaisar naga?" tanya Kaisar Zen hui.


"Kaisar naga? maksud Yang mulia pria berambut putih itu Kaisar naga?" tanya selir Kyuhyun.


"Benar, beliau adalah Kaisar naga beliau sudah terbangun dari segel yang sudah membelenggunya selama ratusan tahun." jawab Kaisar Zen hui.


Para wanita yang ada di tempat itu mereka sangat terkejut, bangga, bahagia bahkan perasaan mereka benar-benar bercampur aduk. ternyata dia adalah sosok pria legendaris itu, pria sempurna yang selalu dikatakan oleh nenek moyang kita." ucap salah satu pelayan.


Para prajurit juga merasa bangga karena Kaisar naga berada di kerajaan mereka.


selir Kyuhyun menganggukkan kepalanya.


DEG..


Entah mengapa tiba-tiba saja jantung Kaisar Zen hui terasa diremas, hatinya sedikit pilu juga sakit ketika dia mendengar kalau Kaisar naga bersama dengan Yura. tak berselang lama Yura benar-benar keluar bersama sosok pria tampan yang sudah dikatakan oleh selir Kyuhyun dan yang lain.


"Selir." Panggil Yura.


"Iya." jawab selir Kyuhyun yang berjalan mendekati Yura.


"Minta para pelayanmu untuk mengambil makanan yang ada di dapur." pinta Yura.


Akhirnya secara singkat pagi itu Kaisar naga berada di kediaman Yura, terlihat Kaisar Zen hui terus menatap Yura, Kaisar naga terus berada di samping Yura dan tidak mau melepaskan Gadis itu sama sekali.


Kaisar naga nampak begitu lembut, dia mengambilkan makanan ke mangkok Yura. pria itu bahkan menyodorkan makanan ke depan mulut Yura. Orang-orang yang ada di tempat itu nampak menatap Yura dengan wajah yang sedikit tersipu malu.


"Tidak usah, aku bisa mengambilnya sendiri." Yura nampak malu.


"Bukalah mulutmu, istriku." minta Kaisar naga.


Yura membuka mulutnya, Gadis itu akhirnya menerima makanan yang diberikan oleh sang Kaisar.

__ADS_1


"Kamu suka masakan yang aku buat?" tanya Kaisar naga.


Yura menganggukkan kepalanya.


"Aku khusus membuatkan ini untukmu, yang lain tidak boleh menyentuh makanan untuk istriku ini." ucap Kaisar naga dengan kata-kata yang begitu lembut. namun di balik kata-kata itu ada ancaman yang sangat menakutkan.


Yura merasakan sesuatu yang begitu aneh, begitu luar biasa hingga membuatnya sedikit tersipu malu.


"Yang Mulia Kaisar, kenapa pagi-pagi seperti ini kamu ada di paviliunku?" tanya Yura.


Tidak mungkin kaisar Zen Hui mengatakan kalau dia ingin bertemu Yura.


"Tadi aku pergi ke paviliun selir Kyuhyun, dia tidak ada di sana, salah satu pelayan dilan kalau dia ada di sini jadi aku kemari." jawab Kaisar Zen hui.


Yura menganggukkan kepalanya, gadis itu nampak tersenyum kepada selir.


"Jadi kamu mencari istrimu ini ya?" tanya Yura.


Kaisar Zen Hui tidak menjawab, pria itu hanya meminum teh yang sudah dibuatkan oleh Yura.


Sudah lama aku tidak melihat tempat ini, Zen hui. Apakah semuanya nampak masih sama atau sudah berubah?" tanya Kaisar naga.


Pertanyaan yang dilontarkan oleh kaisar naga membuat Kaisar Zen Hui langsung memusatkan perhatiannya kepada pria yang ada di samping Yura.


"Semuanya sudah berubah, yang mulia Kaisar. semenjak yang mulia menyegel iblis itu hidup manusia memang sudah damai, namun begitu banyak peperangan yang mengatasnamakan keadilan setelah yang mulia Kaisar naga menghilang." jawab Kaisar Zen hui.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatanmu


- Gairah terlarang


- Isteri bayaran tuan Presdir


- aku mencintai isteri yang ku benci


- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)


- The royal palace


- Crazy love


- Legend of the dragon kingdom

__ADS_1


- Terlempar ke dimensi kerajaan


__ADS_2