
"Yang mulia...," ucap manja siluman ular.
Kaisar Zen Hui tidak bisa melakukan apapun, kedua kakinya nampak tidak bisa digerakkan sama sekali.
"Apakah kamu baik-baik saja, kaisar?" tanya kaisar naga.
"Tubuhku tidak bisa aku gerakkan sama sekali, yang mulia." jawab Kaisar naga.
"Apa yang kamu ingin lakukan, Kaisar?" tanya Kaisar naga.
"Hamba ingin menolong permaisuri agung hamba, Yang mulia." jawab Kaisar Zen Hui.
Kaisar naga hanya bisa menunjukkan senyumnya, pria itu nampak menatap sang istri yang sedang mengerjai siluman ular itu.
"Aku benar-benar tidak habis pikir, Bagaimana bisa siluman ular ini tidak bisa merasakan keberadaan para siluman." guman kaisar naga.
"Yang mulia..," Panggil siluman ular yang terlihat begitu rapuh.
Kaisar Zen Hui yang melihat wanita pujaan hatinya nampak dia ingin sekali membantu wanita tersebut, Namun sayangnya Kaisar naga melakukan sesuatu yang membuat kaisar Zen Hui begitu kesal.
"Nyonya Wu, lakukan sesuatu.. Aku ingin wanita itu dipermalukan." ucap Yura.
"Kenapa harus bermain-main, Yang Mulia. lebih baik kita langsung membongkar kedoknya saja." jawab nyonya Wu.
"Apakah harus seperti itu?" tanya Yura.
"Tentu saja, Lihatlah pandangan matanya terus menatap yang mulia Kaisar naga. jika yang mulia Kaisar naga terus seperti ini apakah yang mulia permaisuri mau kalau yang mulia Kaisar naga dilirik oleh wanita itu." dengan sengaja Nyonya Wu memprovokasi Yura.
"Heh.., kalau begitu kita buat keributan agar siluman itu menampakan wujudnya. Aku tidak akan pernah melepaskan suamiku, berani sekali Dia mau mencoba bermain-main denganku." berkat perkataan Nyonya Wu akhirnya terprovokasi oleh siluman katak tersebut.
Yura terus menatap siluman ular tersebut, tatapan matanya benar-benar ingin menggoda Kaisar naga.
"Ternyata kamu benar-benar sangat brengsek, berani sekali kamu menggoda suamiku. lihat saja apa yang akan kelak aku lakukan siapapun yang berani menggoda suamiku maka dia harus berhadapan denganku." Yura yang kemudian berdiri.
Wanita itu sengaja mendekati sang suami yang sedang duduk bersama dengan Kaisar Zen Hui.
"Yang mulia permaisuri mau apa?" tanya selir Kyuhyun.
"Tentu saja aku akan melakukan sesuatu, aku akan memberikan pelajaran kepada wanita itu." jawab Yura.
"Yang mulia." Panggil Yura kepada sang suami.
"Ya istriku." jawab Kaisar naga.
"Yang mulia, apakah yang mulia tidak ingin melihat selir agung menari?" tanya Yura.
"He..?" kaisar naga binggung.
"Aku mau melakukan sesuatu, aku mau melihat selir agung kaisar Zen Hui menari." jawab Yura yang kemudian duduk di samping suaminya.
Kaisar naga tidak mengeluarkan sepatah kata pun, namun dahi yang sedikit berkerut itu membuat Yura tahu apa yang ada di pikiran suaminya.
"Tenanglah, Suamiku. aku ingin membuka kedok wanita itu, aku ingin melibas seluruh siluman ini." jawab Yura.
__ADS_1
"Baiklah, yang mulia." siluman ular mulai menunjukkan godaannya.
Gerakan yang begitu gemulai, tatapan mata yang penuh dengan godaan.
"Segel cahaya."
seketika Yura langsung membacakan sebuah mantra yang akan menunjukkan wujud para siluman jahat tersebut. siluman ular yang merubah dirinya menjadi manusia itu seketika siluman itu berteriak dengan begitu keras teriak.
"AAAAA!!!"
suara teriakan dari beberapa siluman yang terkena mantra cahaya dari Yura.
"HAAAAA!!!"
beberapa siluman langsung menunjukkan wujudnya, orang-orang yang ada di kerajaan mereka langsung menunjukkan wujudnya.
BLUSS..
BUSSS...
para siluman langsung menunjukkan wujudnya, para menteri jajaran kerajaan kerajaan Byakgo mereka langsung berteriak keras. mereka berlangsung berlarian tak tentu arah.
"Siapa mereka? Kenapa mereka semuanya berubah." kaisar Zen Hui yang sangat terkejut ketika melihat selir kesayangannya itu berubah menjadi wanita setengah ular.
"Apa ini." selir Kyuhyun benar-benar sangat terkejut. wanita itu bersembunyi di balik tubuh nyonya Wu.
"Tenang saja, mereka tidak akan berani menyakitimu." jawab nyonya Wu yang kemudian menggunakan kekuatannya.
"Beraninya kalian melakukan hal ini?!" seru para siluman yang sudah menunjukkan wujudnya.
"Beraninya kalian berusaha untuk menghancurkan tempat ini?!" teriak Yura.
Para pengawal Kaisar naga seketika merubah wujudnya, para pengawal itu beberapa ada yang berasal dari bangsa siluman, tentu saja Kaisar Naga tidak akan membiarkan para siluman jahat itu menghancurkan Kerajaan Byakgo.
"Akan kubunuh kalian?!" seru para siluman.
siluman ular nampak menatap Yura yang sudah membuatnya berubah menjadi sosok ular.
"Dasar wanita kurang ajar, beraninya kamu membuatku seperti ini?!" seru siluman ular.
"Dasar wanita jelek, berani sekali kau mau menggoda suamiku. dia Itu milikku jangan berani-berani mencoba menggodanya." jawab kesal Yura.
Kaisar naga menatap sang istri yang benar-benar terlihat murka, pria itu menghabisi satu persatu siluman jahat yang berada di kerajaan Byakgo. Kaisar Zen Hui nampak tidak bisa melakukan apapun, dia benar-benar tidak akan mengira kalau wanita kesayangannya itu adalah seorang sosok siluman jahat.
"Akan kupastikan kau membusuk di tempat ini!" seru siluman ular.
"Mantra api, mantra tingkat 5! musnahkan!!" seru Yura yang menggunakan kekuatannya.
Sebuah pedang sudah berada di tangan Yura, dengan sangat gesit wanita itu mulai menggunakan pedangnya untuk membasmi para siluman jahat. para prajurit kerajaan Byakgo juga tidak mau kalah, mereka berjuang untuk membasmi para siluman jahat.
TRANGGG...
WUSS...
__ADS_1
"Mantra tingkat tiga!"
para prajurit kerajaan Byakgo menggunakan kekuatan sihir untuk membantai para siluman jahat itu, satu persatu para siluman itu akan menghadapi kematian mereka.
"Jangan sampai mereka lolos dari sini!!" seru Kaisar naga yang membuat para prajurit kerajaan Byakgo dan prajurit silumannya menghabisi para siluman jahat.
"Siapa kau? beraninya kamu melakukan hal ini padaku?!!" seru siluman ular.
"Kamu ini siluman berusia berapa tahun? kamu tidak mengenal pria itu? kamu tidak mengenal suamiku?" tanya Yura yang tidak percaya kalau siluman ular itu tidak mengenal suaminya.
"Kenapa Kau mempunyai kekuatan empat alam dan Kenapa pria itu mempunyai kekuatan yang hebat?" tanya siluman ular.
"Kamu lihat saja, apapun yang terjadi aku pasti akan membunuhmu. berani sekali kamu berusaha untuk menghancurkan orang lain?!!" seru Yura.
pertempuran antara dua wanita itu akhirnya terjadi juga, Nyonya Wu melindungi beberapa selir Kaisar Zen hui. Kaisar Zen Hui sendiri masih terperangkap dalam sihir siluman ular.
"Ini pria bodoh amat sih." Yura yang kemudian menendang tubuh Kaisar Zen Hui hingga membuat pria itu terpental.
BRUKK...
sang Kaisar tersungkur tak berdaya, sesaat kemudian pria itu akhirnya terlepas dari mantra sihir siluman ular.
"Ada apa ini?" kaisar Zen Hui sedikit kebingungan ketika melihat para prajurit dan menteri jajarannya sedang bertarung dengan para siluman.
"Akhirnya kau sadar juga, Kaisar bodoh!!" seru Yura yang menatap Kaisar Zen Hui dengan tatapan mata yang sangat marah.
"HUFFFF...," siluman ular menggunakan kekuatannya. wanita itu menyemburkan bisa ular ke arah Yura.
PRASSS...
Kaisar naga langsung menghadang bisa ular itu dengan kipas besinya.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- aku mencintai isteri yang ku benci
- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)
- The royal palace
- Crazy love
- Legend of the dragon kingdom
- Terlempar ke dimensi kerajaan
- Air mata dan pembalasan
__ADS_1