LEGEND OF THE DRAGON KINGDOM

LEGEND OF THE DRAGON KINGDOM
MALAM PERTAMA


__ADS_3

"AAAAAA!!!!!"


Suara teriakan putri She.


"Hihihihi....," tawa menakutkan dari nyonya Wu.


"AAAAAA!!!"


suara teriakan putri She yang menggelegar. Putri itu sudah kabur bahkan dia lari terbirit-birit setelah melihat wajah nyonya Wu.


"Hahaha.. hahaha...," suara tawa Yura.


"Rasain." cibir dayang Rang.


PUKK..


Nyonya Wu dilempar oleh seseorang dengan batu kerikil.


"Apa sudah selesai dengan kejahilan kalian?" Go Bao nampak keluar dari ruangan Kaisar naga Bersama sang Kaisar.


"Suamiku! Kenapa kamu melemparku dengan batu itu!" kesal Nyonya Wu.


"Lalu, apa yang kamu lakukan, istriku? Kenapa kamu berbuat jahil seperti itu?" tanya Go Bao.


"Habis Wanita itu sangat menjengkelkan, masa dia mau merayu yang mulia Kaisar. padahal permaisuri saja belum melakukan sesuatu dengan yang mulia Kaisar, masa dia mau langsung memotong mereka sih." jawab kesel nyonya Wu yang membuat Kaisar naga menatap sang istri.


Kedua orang itu saling menatap satu sama lain, Ada rasa malu bahkan raut wajah mereka sedikit memerah.


"Istriku, Jaga mulutmu." ucap Go Bao yang kemudian memanggil sang istri.


"Yang mulia, hamba dan istri hamba akan kembali ke tempat kami. Yang mulia silahkan beristirahat, yang mulia permaisuri kondisinya sudah sangat baik, sangat sempurna bahkan yang mulia permaisuri sudah baik-baik saja." sebuah isyarat diberikan oleh Go Bao.


Dayang Rang yang mendengar itu terlihat wanita itu tersenyum.


"Tuan, kira-kira Tuan Fang ada di mana?" tiba-tiba dayang rang menanyakan hal itu kepada Go Bao.


"O... Fang. dia sedang mempersiapkan sesuatu bersama kami." jawab Go Bao.


"Boleh saya ikut?" tanya dayang Rang.


"Boleh." jawab Go Bao yang kemudian meminta sang istri untuk mengajak dayang Rang. pria itu memberikan isyarat kepada kaisar naga untuk melakukan tugasnya.


"Mari kita pergi, Isteriku." kaisar naga langsung menggendong Yura.


Wajah para prajurit nampak bersemu merah ketika melihat kaisar mereka begitu romantis.


**


Semilir angin yang berhembus


secarik kertas yang melayang


terbuai aku menatap parasmu


hangat hati berdebar ketika bersamamu


***


*PAVILIUN NAGA*


Tatapan mata Yura dan Kaisar naga saling menatap satu satu sama lain.


"Isteriku...," Kaisar naga menatap Yura dengan dengan tatapan mata yang begitu sendu.

__ADS_1


"Ya, suamiku." jawab Yura.


DEG..


DEG..


DEG..


Jantung Yura berdebar begitu kencang saat suaminya menatap wajah sang suami.


"Isteriku... aku...," ucapan Kaisar naga terlihat menggantung.


"Aku sudah sehat, suamiku. kita bisa melakukannya." jawab Yura.


DEG..


DEG..


Dua insan saling menatap, jantung yang berdebar begitu kencang. hembusan nafas yang sedikit memburu.


CUPP..


Yura langsung memberikan kecupan di bibir sang suami.


CUPP..


tanpa mengatakan apapun lagi.., kaisar naga langsung mencium bibir sang istri dengan begitu berhasrat. hembusan nafas yang mulai memburu, tatapan mata yang begitu hangat.


"Aku mencintaimu, isteriku..," kaisar naga yang kemudian mulai menyentuh tubuh sang isteri secara perlahan-lahan.


semilir angin yang berhembus di luar paviliun sang kaisar terlihat begitu mendebarkan, sepasang suami istri itu akhirnya mulai melakukan ritual malam pertama mereka.


Suara ******* yang berulang kali keluar dari mulut Yura membuat kaisar naga semakin bergairah, gerakan tubuh yang begitu berhasrat, tatapan mata yang begitu bergairah membuat sepasang suami istri itu benar-benar tenggelam dalam gairah malam pertama mereka.


Entah berapa lama kaisar naga dan Yura melakukan malam penuh cinta itu, rak berselang lama akhirnya ******* panjang tanda pencapaian susah mereka dapatkan.


*KEESOKAN HARI*


CUPP...


"Selamat pagi, isteriku." Kaisar naga memberikan ciuman di pipi sang istri.


"Sayang...," ucap manja Yura ketika mendapatkan ciuman dari sang suami.


"Aku begitu mencintaimu." kaisar naga memeluk sang isteri dengan begitu erat.


"Yang mulia..," panggil dayang Rang dari balik ruangan.


SREKKKK..


Yura membuka pintu ruangannya.


"Dayang, ada apa?" tanya Yura.


"Yang mulia, ada banyak rakyat dari beberapa tempat ke sini." lapor dayang Rang.


"Mereka ada di mana?" tanya kaisar naga.


"Mereka sedang berada di perbatasan lembah pintu naga." jawab dayang Rang.


"Baiklah, nanti aku akan ke sana." ucap kaisar naga.


"Aku ikut, suamiku." pinta Yura.

__ADS_1


"Baiklah." jawab Kaisar naga.


*PERBATASAN LEMBAH PINTU NAGA*


"Ada apa, suamiku?" tanya Yura.


"Aku mau melakukan sesuatu." jawab kaisar naga.


"Yang mulia, hamba akan membantu mereka." ucap Fang.


"Bantu mereka, kita akan mencari informasi kenapa mereka melakukan hal itu." jawab Kaisar naga.


"Yang mulia.. yang mulia!!!" seru para rakyat yang sudah berada di tempat itu.


"Bawa mereka di bangunan tempat perbatasan." kaisar naga meminta beberapa siluman untuk membantu mereka.


"Ada apa kalian kemari?" tanya Kaisar naga kepada para rakyat yang ada di perbatasan lembah pintu naga.


"Yang mulia, tolonglah kami!!" seru para rakyat.


"Ada apa kalian kemari?" tanya Kaisar naga kembali.


"Dahulu Kami adalah keturunan dari rakyat kerajaan naga, setelah peperangan ratusan tahun yang lalu keluarga kami mengalami kehancuran. bahkan beberapa diantara kami ikut menghilang bersama menghilangnya Kerajaan Naga." jawab para rakyat.


"Jika kalian benar-benar keturunan kerajaan ini maka aku akan melihat kebenaran dari perkataan kalian." ucap Kaisar naga.


"Yang mulia, Apakah kita perlu melakukan hal itu?" tanya Yu lang.


"Tentu saja, tentu saja kita harus melakukannya. jika mereka benar-benar keturunan dari kerajaan kita maka mereka boleh ke kerajaan ini. namun jika mereka hanyalah orang-orang yang berniat jahat maka kita akan mengusirnya." jawab Kaisar naga.


Akhirnya Yu lang dan Fang serta para siluman yang lain melakukan ritual penyucian diri. mereka akan mengetahui keturunan dari kerajaan naga yang dahulu, beberapa desa yang ada di Kerajaan Naga memang menghilang. namun setelah kembalinya sang Kaisar ini desa para manusia juga sudah kembali. namun desa itu masih berwujud kosong tanpa penghuni sama sekali.


akhirnya Kaisar naga melakukan sebuah ritual untuk melihat apakah para rakyat yang tiba-tiba datang ke Kerajaan Naga itu adalah para keturunan orang-orang yang sudah menghilang itu atau bukan.


WUSSS..


Kaisar naga membuka kedua matanya, terlihat pria itu menatap orang-orang yang ada di sana.


"Jika kalian memang para keturunan dari rakyat kami dahulu maka silakan kalian memasuki gerbang Utara yang ada di depan kalian. jika kalian bisa memasukinya maka kalian benar-benar keturunan dari rakyat kerajaan naga. jika bukan kalian tidak akan bisa memasukinya." jawab Kaisar naga.


Sang Kaisar dan para siluman tentu saja mereka harus bersiapsiaga, mereka takut jika bangsa iblis berpura-pura menjadi manusia dan memasuki kerajaan itu. hal itu akan membuat para siluman itu menghancurkan Kerajaan Naga satu persatu, orang-orang tiba-tiba datang di kerajaan itu mereka. beberapa sudah bisa masuk ke pintu utara pintu lembah naga.


Kaisar naga nampak tersenyum, namun Entah mengapa Yura merasakan sesuatu yang aneh.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- Gairah terlarang


- Isteri bayaran tuan Presdir


- aku mencintai isteri yang ku benci


- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)


- The royal palace


- Crazy love

__ADS_1


- Legend of the dragon kingdom


- Terlempar ke dimensi kerajaan


__ADS_2