LEGEND OF THE DRAGON KINGDOM

LEGEND OF THE DRAGON KINGDOM
MENGURAI BENANG KUSUT


__ADS_3

🐉 KERAJAAN NAGA🐉


"AAAAA!!!" teriak Yura.


"Ada, isteriku." kaisar naga


"Cepat!" seru Yura.


"Lakukan!" jawab Kaisar naga.


"Heh..., kita yang jadi sasarannya." ucap Fang.


"Yang mulia..," panggil seorang wanita.


"Ada apa?" tanya kaisar naga.


"Yang mulia, Ini Yusuli." wanita dari desa Ganzu datang menemui Kaisar naga.


"Siapa?" tanya kasar Naga yang sedikit bingung. terlihat raut wajah Yusuli benar-benar sangat kebingungan, wanita itu sedikit kesal ketika Kaisar naga melupakan dirinya.


"Yang mulia, hamba adalah wanita dari desa Ganzu gadis yang dulu pernah menemui yang mulia." jawab Yusuli.


Kaisar Naga tidak mengatakan apapun, terlihat pria itu hanya diam tanpa mengatakan apapun.


"Siapa, suamiku?" tanya Yura kepada sang suami.


"Entahlah, istriku. aku tidak tahu." jawab Kaisar naga.


Yura menatap sang suami dengan tatapan matanya sedikit mencurigakan, kaisar naga nampak tidak menghiraukan tatapan mata istrinya.


"Aku tidak melakukan apapun, istriku.:jadi jangan menatapku seperti itu." Kaisar naga yang langsung meninggalkan taman kerajaan.


Yusuli menatap kasar Naga yang tidak menghiraukannya, tak berselang lama terlihat wanita muda itu berpura-pura terjatuh karena sesuatu.


BRUKK..


"Yang mulia..," ucap Yusuli dengan begitu manja. wanita muda itu berharap dia akan mendapatkan perhatian dari Kaisar naga.


"Apa yang sedang kamu lakukan, apakah terasa sakit?" tanya Yura.


"Aku hanya ingin menemui Yang mulia kaisar, yang mulia permaisuri." jawab Yusuli.

__ADS_1


Kelihatannya wanita itu benar-benar ingin membuat masalah, buktinya dia begitu berani menyatakan perang di depan Yura. bahkan wanita itu dengan terang-terangan ingin menemui Kaisar naga.


"Kamu kemari ingin menemui suamiku sebagai siapa dan apa yang kamu inginkan? jika kamu kemari hanya ingin menemui suamiku karena permasalahan pribadi.. lebih baik kamu pergi dari sini." Yura memperingatkan Yusuli.


"Hamba tidak bermaksud seperti itu, yang mulia permaisuri. hamba begitu kagum kepada yang mulia Kaisar. hanya saja hamba benar-benar ingin menemui yang mulia Kaisar." jawab Yusuli.


"Oh jadi seperti itu ya?" tanya Yura.


Yusuli tersenyum begitu cantik kepada Yura, kelihatannya wanita itu ingin bersaing dengan Yura. secara wajah atau apapun Yura menang banyak, tak berselang lama raja iblis langsung menampakan dirinya di depan Yusuli.


WUSS...


"Siapa yang berani mengganggu kehidupan putriku?!" seru raja iblis dengan suaranya yang begitu menggelegar. pria itu menatap seorang wanita yang mempunyai rencana untuk menghancurkan kebahagiaan putrinya.


"Si-siapa kamu." ucap Yusuli.


"Jadi kamu wanita licik yang ingin mengganggu putriku?" tanya raja iblis.


Yura nampak menggaruk salah satu alisnya, wanita itu menatap ayahnya yang terlihat selalu menyebalkan.


"Memangnya siapa yang akan menggangguku, pria tidak tahu diri. jangan pakai acara tiba-tiba muncul." kesal Yura.


BRAKK!!


"Bukankah aku ini mempunyai bibit yang sangat menyebalkan? tentu saja benih akan tumbuh sesuai hasil dari bibit itu sendiri." jawab Yura yang membuat raja iblis langsung membulatkan kedua bola matanya.


"Dari dulu sampai sekarang kamu itu selalu menyebalkan, dulu kamu dirawat oleh para dewa yang selalu menyebalkan itu. kalau aku menemuimu aku harus sembunyi-sembunyi, sekarang kamu masih tetap sangat menyebalkan." raja iblis terus menyindir Yura dengan semua kata-katanya.


"Ka-kamu siapa?" tanya Yusuli.


Raja iblis menatap wanita yang ada di depannya tersebut.


"Pergi dari sini sebelum aku membunuhmu, Jika kamu ingin mengganggu kehidupan putriku maka akan ku kulit di tubuhmu itu. akan kutinggal tengkorakmu saja, Bahkan akan kubuat tengkorakmu itu berjalan-jalan di jalanan. aku mau lihat apa para manusia mau menatapmu atau lari terbirit-birit melihat bentuk wujudmu itu?" raja iblis mulai merubah warna kedua bola matanya.


Yusuli yang melihat hal itu seketika dia ketakutan, dengan segera Wanita itu pergi meninggalkan kerajaan naga.


"Si-siapa pria itu? kenapa pria itu sangat menakutkan." ucap Yusuli yang kemudian pergi dari kerajaan menuju desa Ganzu.


"Dasar wanita tidak tahu diri, Kalau mencari musuh itu dilihat-lihat dulu. makhluk seperti dia itu mau melawanmu.. apa dia mampu." cibir raja iblis.


"Oh ya, apa Ayah sudah tahu mengenai informasi yang dikatakan oleh suamiku?" tanya Yura.

__ADS_1


"Aku masih belum tahu, beberapa prajurit iblis ku memang banyak yang tidak sependapat denganku. tapi mereka tidak akan mungkin berani untuk menghianatiku." ucap raja iblis.


"Kalau seperti itu kenapa ayah tidak mencoba untuk melakukan sesuatu. ya.. anggap saja Ayah berpura-pura bodoh untuk saat ini agar penghianat itu keluar." ucap Yura.


Raja iblis nampak terdiam kemudian menatap putrinya, pria itu duduk di samping Yura sembari menuangkan teh di cangkir.


"Apa yang kamu katakan itu ada benarnya sih, tapi kenapa aku tidak terlalu menghiraukan hal itu." ucap raja iblis.


"Kamu itu terlalu fokus untuk membalas dendam karena kematianku kan? mungkin ibunda dulu meninggal secara mengenaskan kemudian aku juga meninggal secara mengenaskan. Yang aku tanyakan itu apa yang terjadi antara ayah dan suamiku? lalu Bagaimana sampai suamiku menyegelmu?" tanya Yura yang terlihat mulai mengurai benang yang kusut itu.


perlahan-lahan raja iblis mulai menceritakan peperangan yang terjadi dan permusuhan yang terjadi antara raja iblis dan Kaisar naga.


"Kemungkinan besar semua ini ada campur tangan dari para dewa, istriku. kemungkinan para dewa atau ada seorang dewa yang bekerjasama dengan salah satu iblis untuk menghancurkanku dan menghancurkan ayahmu. dengan cara itu melalui tanganku dan tangan raja iblis kami akan saling menyakiti dan hasilnya kami saling menyegel." jawab Kaisar naga.


"Apa kamu sudah mengetahui atau mendapatkan jawaban dari semua permasalahan ini, Suamiku?" tanya Yura kepada sang suami.


"Jika aku mulai mengulur mundur dari semua permasalahan kami, ayahmu memang sangat marah kepadaku karena beberapa kelahiranmu kamu harus mati mengenaskan. bahkan kelahiranmu di dunia manusia pun akhirnya membuat kita terpisah. Hal itu membuat raja iblis berencana untuk membunuhku, Tapi waktu itu salah satu iblis dengan sangat pandai dia mulai memasuki celah antara kami berdua dan membuat kami saling melukai." jawab Kaisar naga.


"Kalau begitu siapa pelakunya? pasti ada otak terbesar dari semua kehancuran ini kan?" tanya Yura.


"Tentu saja, pasti ada otak yang bertanggung jawab atas semua ini. Tapi kami masih belum tahu siapa orangnya." jawab Kaisar naga.


"Kalau di masaku otak pembunuhan diriku itu adalah Wan Yili, pria brengsek bodoh rakus tamak dan benar-benar tidak mempunyai pemikiran sama sekali. kalau di masa sekarang ini pangeran langit adalah makhluk paling bodoh yang selalu ingin membunuhku. tapi kalau di dunia iblis Mana aku tahu, aku kan nggak pernah hidup di sana." jawab Yura yang kemudian memalingkan wajahnya.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- aku mencintai isteri yang ku benci


- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)


- The royal palace


- Crazy love


- Legend of the dragon kingdom

__ADS_1


- Terlempar ke dimensi kerajaan


- Air mata dan pembalasan


__ADS_2