LEGEND OF THE DRAGON KINGDOM

LEGEND OF THE DRAGON KINGDOM
DI KEJAR SILUMAN


__ADS_3

"AAAAAAA!!!"


Yura berteriak dengan sangat kencang. Gadis itu nampak berlari kocar-kacir dengan kecepatan yang sangat luar biasa, Yura sudah terbiasa berlari dengan menggunakan high heels jadi gadis itu sama sekali tidak terpengaruh dengan tinggi high heel yang dia pakai.


"Berhenti!! berhenti!!" teriak para siluman serigala.


"Enak saja berhenti, kalau aku berhenti aku pasti mati untuk yang kedua kalinya! aku sudah mati malah ketemu para setan yang bisa bicara, wajahnya jelek moncongnya panjang, bulunya jelek-jelek lagi..,"


Yura terus berlari dengan sekuat tenaga, Gadis itu nampak melihat secerca harapan. ada Sebuah sinar di depan matanya, dengan penuh semangat Yura langsung berlari dengan sekuat tenaga.


WUSS....


"Kenapa manusia itu bisa lari sekencang itu." ucap para siluman serigala.


"Aku tidak tahu, apa mungkin dia bukan manusia." jawab siluman serigala yang lain.


"Bahkan kita tidak bisa mengejarnya, jangan-jangan dia itu dewa yang menyusup ke tempat ini..," ucap salah satu siluman serigala yang membuat beberapa temannya langsung menghentikan langkah mereka.


CITTTTT...


BRUKK!!


BRUKKK..


BRUKK..


BRAKK...


karena salah satu siluman serigala berhenti mendadak.. Hal itu membuat teman-teman yang ada di belakangnya tidak bisa menghentikan pergerakan mereka. seketika para siluman serigala langsung bertabrakan satu sama lain.


Yura sendiri tentu saja dia berlari dengan sekuat tenaga, secerca sinar yang ada di depan matanya itu semakin mendekat.


"Aku harus pergi dari tempat ini, tempat ini benar-benar menakutkan. lebih menakutkan dari Wan Yili..," ucap Yura yang kemudian melompat ke arah sinar berwarna kuning keemasan itu.


Sesaat kemudian...


*KERAJAAN BYAKGO*


BYURRRR!!!!


KOLAM PEMANDIAN KAISAR


BYURR!!!


entah apa yang terjadi, Yura tiba-tiba berada di suatu tempat bahkan dia tiba-tiba tercebur di sebuah kolam.


"Aaaaa!!! hup.. Aaaa!!! hup..,"


Yura yang tidak bisa berenang tentu saja dia sangat kebingungan.

__ADS_1


tatapan mata seorang pria nampak menatap seseorang yang tiba-tiba berada di kolam mandi tempatnya siapa kamu seru Kaisar Zen Hui.


HAP!!


HAP!!


"Tolong!! tolong!! aku tolong, aku tidak bisa berenang. tolong!!!" seru Yura yang terlihat berusaha untuk menarik tubuhnya ke atas air.


Kaisar Zen hui yang melihat hal itu nampak pria itu terus menatap sosok yang ada di dalam kolam tempatnya berada.


"Lancang, beraninya kamu masuk ke kolam pemandianku!!" seru Kaisar.


tanpa sadar Yura terus menggerakkan tubuhnya, terlihat gadis itu meraih salah satu anggota tubuh pria yang ada di dekatnya.


"HAP.. HAP...,"


dengan sekuat tenaga Yura meraih tubuh seseorang yang ada di tempat itu, Sedangkan Kaisar Zen hui dia langsung menarik tubuhnya.


"Tolong.. tolong.. aku tidak bisa berenang, aku bisa tenggelam, aku bisa mati untuk yang kedua kalinya!!" teriak Yura yang kemudian langsung menarik tubuh Sang Kaisar.


Kaisar Zen hu yang melihat hal itu seketika dia menarik tubuh Yura yang sedikit demi sedikit mulai lemas.


PLASS..


"Siapa kau, beraninya kamu masuk ke dalam area pemandianku!!" seru Kaisar Zen Hui.


Tatapan mata Kaisar Zen Hui nampak menatap seseorang dengan rambut panjang yang ada di tangannya, sosok seorang wanita yang sudah tidak sadarkan diri. kedua bola mata Kaisar Zen Hui menatap Yura dengan begitu lekat. wajah yang tadi tercebur dan kotor karena lumpur itu sekarang sudah bersih, wajah cantik itu menunjukkan pesonanya pada sosok pria yang ada di depannya.


"Tolong tolong..," ucap Yura yang sudah mulai kehilangan kesadarannya.


"Siapa kau, beraninya kamu masuk ke pemandianku. kamu benar-benar ingin menghadap ajal." ucap Kaisar Zen hui.


Yura yang belum 100% pingsan itu nampak dia mendengar kata-kata ajal, perlahan-lahan ke dua bola matanya terbuka kembali. tatapan matanya menatap sosok pria yang ada di depan matanya, sosok pria yang sudah menangkap tubuhnya.


"Siapa kamu?" tanya Yura dengan begitu polos. Gadis itu nampak terus menetap Kaisar Zen Hui yang menarik salah satu tangannya.


"Lancang! beraninya kamu menyelinap ke pemandianku, kamu benar-benar ingin dihukum pancung ya." ucap sang Kaisar yang membuat Yura langsung membulatkan kedua bola matanya sempurna.


"Apa! hukuman pancung?! enak saja kamu mau menghukumku pancung! Aku ini sudah mati aku sudah di neraka, Masa mau dihukum pancung di neraka. Memangnya di neraka ada hukum pancung ya?!" Yura terlihat malah marah kepada kaisar Zen Hui.


"Sudah menyelinap ke pemandianku malah berteriak di depan wajahku!" Kaisar Zen Hui menatap lekat wajah Yura.


"Seharusnya kau itu yang berkata sopan kepada seorang wanita, kata-katamu begitu kasar banget." cibir Yura yang kemudian berusaha untuk menarik tangannya yang sudah dicengkram oleh sang Kaisar. terlihat gadis itu mendorong tubuh Sang Kaisar dengan begitu keras.


"Dasar pria tidak tahu diri." Yura yang kemudian merangkak naik ke pinggiran kolam pemandian. Gadis itu menatap tempat keberadaannya sekarang. "Aku ada di mana lagi ini?" Yura menatap tempat di sekelilingnya.


"Kamu mau kabur ke mana?!" seru Kaisar Zen Hui yang membuat Yura langsung menoleh.


DEG..

__ADS_1


sebuah pemandangan yang benar-benar membuat kedua bola mata Yura seperti mendapatkan sengatan listrik ratusan juta volt.


Yura menoleh. sesaat kemudian...


"Aaaaaa!!!!"


tiba-tiba saja Gadis itu berteriak dengan begitu kencang dan begitu luar biasa saat dia melihat pemandangan yang ada di depan matanya. pemandangan seorang pria yang tidak memakai sehelai pakaian pun.


"Aaaaa!!! dasar pria mesum dasar pria tidak tahu diri, Dasar pria pornografi!!" teriak Yura dengan suara yang begitu keras. seperti suara speaker yang sedang aktif.


BRAKK!!


"Yang mulia!!" para penjaga yang ada di luar pemandian sang Kaisar terlihat mereka langsung masuk ke dalam ruang pemandian junjungan mereka. tatapan mata para prajurit menatap seorang wanita asing berambut panjang dengan pakaian yang begitu aneh.


"Siapa kamu! beraninya kamu masuk ke dalam pemandian yang mulia Kaisar!!" seru para prajurit.


Yura menatap kaisar Zen hui yang sudah keluar dari kolam, kemudian Gadis itu menatap beberapa prajurit yang pakaiannya seperti di dinasti kuno.


"Hehehe... aku benar-benar seperti berada di dunia antah berantah, Kenapa di neraka orangnya seperti ini semuanya? tadi bertemu para binatang yang bisa berbicara, sekarang para pria ini rambutnya panjang-panjang banget." ucap Yura yang terlihat menggelengkan kepalanya berulang kali kemudian menepuk dahinya berulang kali pula.


Gadis itu berharap mendapatkan kesadarannya, Jika dia masih pingsan Jika dia sudah mati dan berada di dunia neraka dia berharap mendapatkan kenyataan yang tidak sepahit ini.


"Ya dewa.. Ya Tuhan.. memangnya aku berada di neraka tingkat berapa sih, tadi ketemu hewan bisa berbicara, sekarang para makhluk yang berpakaian aneh. ya Tuhan Aku pasti berada di neraka paling dasar sendiri, pasti perbuatanku di masa hidupku itu benar-benar sangat jelek. lihat saja aku benar-benar ingin pingsan." ucap Yura yang kemudian malah langsung pingsan setelah mengatakan hal itu.


BRUKK...


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- Gairah terlarang


- Isteri bayaran tuan Presdir


- aku mencintai isteri yang ku benci


- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)


- The royal palace


- Crazy love


- Legend of the dragon kingdom


- Terlempar ke dimensi kerajaan

__ADS_1


__ADS_2