LEGEND OF THE DRAGON KINGDOM

LEGEND OF THE DRAGON KINGDOM
SOSOK KAISAR NAGA


__ADS_3

"Elemen air."


Setelah mengucap mantra, kaisar naga Tian Yao langsung mengarahkan serangan ke arah raja iblis.


WUSS..


raja iblis langsung menghilang.


"Aku pasti akan kembali, aku pasti akan mengambil calon istriku!!" seru raja iblis.


Para prajurit iblis pun langsung menghilang, Kaisar Zen hui menatap sosok pria yang tiba-tiba datang. berambut putih, bertubuh tinggi besar dengan pakaian berwarna putih. bibir yang begitu merona, kulit yang begitu halus bahkan Kaisar naga adalah sosok yang paling sempurna diantara Para manusia yang ada di kerajaan Byakgo.


GREPP..


Yura berusaha melepaskan pelukan Kaisar naga, namun pria itu malah mempererat pelukannya.


"Kamu mau ke mana, istriku?" tanya Kaisar naga.


"Dengar ya tuan berekor, Jangan pernah berani mengakui seorang gadis lajang menjadi istrimu. kamu ini punya malu atau tidak sih, baru pertama kali bertemu sudah mengakuiku istriku.. istriku.. istriku. Aku ini seorang wanita yang belum menikah, aku ini adalah seorang gadis." Yura nampak sangat kesal karena dia terus diakui oleh kaisar naga sebagai istrinya.


"Kamu adalah istriku, sampai kapanpun Kamu adalah istriku." jawab Kaisar naga.


"Kamu ini ya, dasar pria tidak tahu diri.. pria berekor. Aku ini bukan istrimu jadi jangan panggil aku istri-istri, punya etika nggak sih." Yura terus menggerutu panjang kali lebar. bahkan Gadis itu terlihat begitu tidak senang saat dirinya dipanggil sebagai istri dari Kaisar naga.


"Yang mulia, Bukankah itu adalah Kaisar naga? sosok yang begitu melegenda itu." ucap para prajurit kerajaan Byakgo.


"Hormat kami, Yang mulia Kaisar!" Kaisar Zen hui langsung mendekati Kaisar naga. pria itu memberi salam kepada pria yang bernama Tian Yao.


Kaisar naga hanya menganggukkan kepalanya, dia terus menatap Yura dengan tatapan mata yang begitu tidak teralih.


"Bisa lepasin aku, nggak sih." pinta Yura.


"Memangnya Kamu mau ke mana?" tanya Kaisar naga.


"Ya jelas-jelas aku mau pergi, Memangnya mau ke mana." jawab Yura.


"Kamu tidak akan pergi ke mana-mana, karena mulai sekarang kamu akan aku bawa ke rumah kita." jawab Kaisar naga.


Yura membulatkan kedua bola matanya dengan sempurna.


"Yang mulia." Panggil Kaisar Zen Hui.


Kaisar naga menatap orang-orang yang ada di tempat itu. "Para keturunan kerajaan Byakgo. sudah lama sekali aku tidak melihat kalian." ucap Kaisar naga.


Serentak orang-orang yang ada di kerajaan Byakgo langsung memberi hormat kepada sang Kaisar. pria yang begitu melegenda itu tentu saja akan sangat dipuja oleh begitu banyak orang.


"Sudi Kirana Yang mulia Kaisar mau berada di sini, saya dan seluruh rakyat saya akan sangat bersyukur karena Kaisar mau tinggal di tempat kami." ucap beberapa menteri.

__ADS_1


Orang-orang yang ada di kerajaan Byakgo menatap sempurna pada sosok pria yang begitu dipuja selama ratusan tahun itu.


"Sudah lama aku tidak ke kerajaan ini, Baiklah aku akan tinggal di sini untuk beberapa waktu." jawab Kaisar naga yang kemudian menghilang ke salah satu tempat yang ada di kerajaan Byakgo sembari membawa Yura


Kaisar Zen Hui tidak akan pernah mengira kalau gadis yang sudah merebut hatinya itu sekarang diakui oleh kaisar naga sebagai istrinya.


DEG..


Tak ada kata yang bisa diucapkan oleh kaisar Zen Hui, pria itu menatap hilangnya Kaisar naga bersama dengan Yura.


*PAVILIUN NAGA*


di salah satu paviliun yang ada di kerajaan naga Kaisar naga membawa Yura.


LAPP..


"Di mana ini?" tanya Yura.


"Tentu saja di tempatku." jawab Kaisar naga.


Yura menatap sebuah bangunan yang pernah dia datangi bersama pelayannya.


"Bukankah ini paviliun naga yang ada di kerajaan Byakgo?" tanya Yura.


Kaisar naga menganggukkan kepalanya.


Memang paviliun naga adalah tempat yang sangat istimewa, paviliun itu dibangun oleh kaisar Byakgo untuk Kaisar naga karena dia selalu membantunya.


"Bagaimana mungkin kamu bisa tinggal di sini? bukan tempatmu itu bukan di sini?" tanya Yura.


Tanpa mau menjawab Kaisar naga langsung menarik tangan Yura, pria itu kembali memeluk Yura dengan begitu erat.


"Aku benar-benar sangat merindukanmu, Aku benar-benar sangat merindukanmu." ucap Kaisar naga.


DEG..


DEG..


DEG..


melihat sosok yang begitu menawan, wajah yang begitu tampan dengan bibir merah seperti bibir Yura. seketika jantung Yura berdebar begitu kencang, berdebar begitu luar biasa seakan jantung itu hendak keluar dari tubuh Yura.


"Apakah kamu merindukanku?" tanya Kaisar naga sembari menyentuh wajah Yura.


perlahan-lahan sentuhan itu membuat tubuh Yura sedikit bergetar.


"A-aku.. aku ini tidak mengenalmu, Kenapa juga aku harus merindukanmu. dasar pria tidak tahu diri, berbicara Kok tidak pada tempatnya." Yura yang terus berusaha untuk melepas pelukan Kaisar naga.

__ADS_1


"Namaku Tian yau, Apakah kamu masih mengenal nama itu? nama yang selalu kamu panggil dengan begitu indah, nama yang selalu kamu panggil dengan begitu lembut." ucap Kaisar naga.


Tiba-tiba jantung Yura berdebar kembali, nama yang terdengar familiar namun tidak diingat oleh Yura.


"Maaf ya aku tidak mengenal nama itu, Tian yao, memangnya siapa sih Tian yao." jawab Yura.


kaisar naga nampak tersenyum, perlahan-lahan pria itu menatap Yura. bibir merah merona itu perlahan-lahan mendekati bibir Yura. ciuman kembali diberi oleh kaisar naga, sudah dua kali pria itu mencium Yura.


"Aku benar-benar begitu merindukanmu.'' ucap Kaisar naga berulang kali.


Terasa hangat, ciuman itu benar-benar membuat Yura merasakan debaran jantung yang begitu luar biasa.


"Aku begitu merindukan wajah ini, aku benar-benar begitu merindukan bibir ini. suara yang keluar begitu membuatku sangat berarti." ucap Kaisar naga sembari menyentuh bibir Yura.


Gadis normal seperti Yura tentu saja jantungnya akan berdebar begitu kencang, saat sosok tampan yang ada di depan itu memperlakukan dia seperti itu. sangat berbeda dengan Wan Yili, pria pembohong yang sudah membuatnya terlempar ke dunia yang sangat bersimpangan dengan Yura.


DEG..


DEG..


"Aku-aku mau kembali ke tempatku, Aku tidak ingin tinggal di sini, aku punya tempat sendiri." Yura yang kemudian langsung mendorong tubuh Kaisar naga.


sang Kaisar nampak tersenyum, dia menyentuh bibirnya dengan begitu lembut. bibir yang sudah mencium bibir Yura, seorang gadis yang dia rindukan selama ratusan tahun itu.


"Kamu adalah istriku, Kamu adalah milikku.. aku tidak akan melepaskanmu untuk siapapun. Aku tidak akan membiarkanmu menjadi milik siapapun." ucap Kaisar naga yang kemudian menggunakan sihirnya untuk membuat ayunan tali untuknya tidur. pria itu sudah terbiasa tidur melayang, karena itu dia akan mengistirahatkan tubuhnya setelah menemukan keberadaan Yura di kerajaan Byakgo.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- Gairah terlarang


- Isteri bayaran tuan Presdir


- aku mencintai isteri yang ku benci


- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)


- The royal palace


- Crazy love


- Legend of the dragon kingdom

__ADS_1


- Terlempar ke dimensi kerajaan


__ADS_2