
"Sudahlah, istriku." ucap Kaisar naga.
"Sudah apanya, kamu ingin membela pria iblis ini?" tanya Yura.
Mendengar perkataan seperti itu seketika Kaisar naga langsung menutup mulutnya.
"Dari dulu sampai sekarang watakmu itu selalu saja tidak mau kalah dan sangat keras." cibir raja iblis.
"Tutup mulutmu, jika tidak akan ku lempar batu besar itu ke mukamu." jawab kesal Yura.
"Kalau kamu berani melakukan hal itu, lihat saja aku pasti akan menyihirmu menjadi batu." Raja iblis tidak mau kalah.
"Kalau kamu berani menyihir ku menjadi batu, akan ku sihir dirimu menjadi katak yang berwajah jelek. mungkin akan kucari makhluk yang paling jelek yang ada di dunia ini, setelah itu aku akan membuatmu menjadi makhluk seperti itu." jawab kesal Yura.
Kaisar naga hanya terdiam, pria itu menatap istrinya kemudian menatap raja iblis.
"Kalau yang mulia permaisuri adalah putri raja iblis, Lalu kenapa mereka harus bertarung?" tanya Fang kepada Yu lang.
"Jangan bertanya padaku, aku tidak tahu jawabannya. Aku saja masih pusing untuk mencerna situasi ini." jawab Yu lang.
"Lebih baik kita pergi dari sini, di sini suasananya semakin memanas. jika tidak aku yakin yang mulia permaisuri akan menjadikan kita bidak di atas catur." Go Bao yang kemudian mengajak para siluman untuk pergi dari tempat itu.
"Kalian jangan berani pergi, Kalian kembalikan orang-orang yang ada di tempat ini biar mereka membereskan kerajaan mereka sendiri. Setelah itu kita kembali ke kerajaan kita." ucap Yura yang kemudian menatap sang suami.
Kaisar naga mengangkat tangannya kemudian menggerakkannya, tanda kalau para siluman harus melakukan perintah istrinya.
"Ternyata yang mulia permaisuri lebih menakutkan dari yang mulia Kaisar." bisik Fang di telinga Go Bao.
"Tutup mulutmu." jawab Go Bao.
Kaisar naga akhirnya membawa istrinya menghilang dan kembali ke Kerajaan Naga.
*Mereka ini benar-benar sangat tidak tahu diri sekali ya, mereka langsung pergi tanpa permisi padaku." kesal raja iblis.
__ADS_1
Tak berselang lama beberapa iblis mendatangi Raja mereka di kerajaan Byakgo.
"Raja." Panggil para iblis yang lain.
"Kalian ikut denganku." ajak raja iblis yang kemudian menghilang.
Setelah kejadian pertarungan antara kaisar naga dan Yura dan para dewa, suasana yang ada di bumi sedikit demi sedikit mulai membaik. beberapa dewa masih memiliki dendam yang sangat hebat dengan Kaisar naga dan Yura.
Berbeda dengan raja iblis, terlihat pria itu mulai luluh dengan kehadiran putrinya itu. namun ada salah satu iblis yang tidak akan merelakan para iblis tunduk dibawa pengaruh Kaisar naga atau siapapun.
"Ternyata raja iblis adalah Ayah dari wanita itu, itu berarti tidak akan ada kehancuran lagi. jika sampai raja iblis tunduk pada mereka berarti akulah yang harus memperkuat para iblis aku pasti akan menghancurkan seluruh dunia ini. aku pasti akan menghancurkan makhluk yang ada di bumi ini satu persatu." ucap salah satu iblis yang ternyata dia adalah dalang dari kehancuran yang ada di kerajaan Gie.
"Hahahaha!!!!" ketawa keras salah satu iblis yang sering sekali merubah dirinya menjadi raja iblis.
"Tuan Wan Yili." Panggil salah satu iblis.
"Kalian teruskan rencana kita, kita harus membunuh mereka semuanya. raja iblis sudah mulai tidak memperdulikan kita, jadi kalian harus ingat kalian harus menghancurkan dan menguasai kerajaan-kerajaan itu!!" perintah Wan Yili.
*KERAJAAN NAGA*
"Ngapain kamu masih ada di sini?" tanya Yura saat melihat raja iblis ada di luar kediamannya.
"Apa mulutmu itu tidak bisa dikontrol? seperti itu kah mulutmu jika berbicara dengan ayahmu?" tanya raja iblis.
"Semenjak kapan kamu menjadi ayahku? memangnya kamu sudah bosan hidup?" tanya Yura.
"Jadi kamu itu masih dendam kepada ayahmu?" tanya raja iblis kembali.
"Aku akan dendam 7 turunan padamu, gara-gara kau di dunia nyata aku harus mati dan kembali ke sini." jawab Yura.
"Mana aku tahu kalau pria itu akan membunuhmu, kalau aku tahu akan kubunuh dulu dia." jawab raja iblis.
"Kamu ini selalu saja menyebalkan, Memangnya kamu ini turunan dari mana sih?" tanya Yura sembari mencibirkan mulutnya.
__ADS_1
"Kamu ini benar-benar tidak punya sopan santun berkata seperti itu kepada ayahmu, Apakah kamu itu lahir tanpa punya tata krama." kesel raja iblis.
perdebatan terus terjadi antara raja iblis dan Yura, Kaisar Naga tidak akan bisa menengahi pertengkaran mereka selamanya.
"Aku tanya sekali, lagi ngapain juga kamu menghancurkan dunia bahkan menghancurkan kerajaan-kerajaan yang ada di beberapa wilayah? Memangnya kamu itu butuh kekuasaan apa?" tanya Yura.
"Seharusnya aku yang bertanya kepada pria tidak tahu diri itu, ngapain dia harus menyegelku selama ribuan tahun. Memangnya apa kesalahanku?" raja iblis malah bertanya kepada kaisar naga.
orang-orang itu nampak berbicara sedikit berputar-putar.
"Kenapa raja iblis mengatakan hal itu, raja iblis sudah membunuh begitu banyak orang. membunuh begitu banyak penduduk bahkan tangisan keras itu membuat begitu banyak siluman mati mengenaskan di tanganmu." jawab Kaisar naga.
"Lagi pula ngapain aku harus membunuh mereka, aku itu lagi sibuk mencari reinkarnasi putriku. ngapain juga aku harus membunuh orang-orang itu, lagian aku tidak butuh kekuasaan.. yang aku butuhkan itu tahta para dewa, kalau manusia.. tahta para raja yang ada di bumi itu tidak menarik minat ku." jawab raja iblis.
Yura dan Kaisar naga nampak saling menatap satu sama lain.
"Jika kau tidak mengakui seluruh perbuatanmu, lalu Siapa yang membunuh para manusia bahkan para siluman?" tanya Yura.
"Aku sudah bilang Kan aku tidak tahu, lagian ngapain sih aku harus membunuh mereka. memang aku terlahir sebagai iblis, tapi kalau membunuh manusia lemah itu pekerjaan yang sangat sepele, kalau membunuh para dewa itu menjadi pekerjaan yang sangat luar biasa. lagian Kenapa kamu dari dulu sampai sekarang menuduhku membunuh para manusia dan siluman?" tanya raja iblis.
sedikit demi sedikit permasalahan di masa lalu mulai terungkap.
"Para siluman yang kamu bunuh meninggalkan jejakmu sebelum mereka meninggal, bahkan di beberapa kerajaan Para manusia jejak iblis juga kau tinggalkan. lalu Jika kamu bukan pembunuhnya lalu Siapa?" tanya Kaisar naga.
Raja iblis terlihat memikirkan apa yang dikatakan oleh kaisar naga.
"Jika benar seperti itu berarti ada yang menggunakan kekuasaanku untuk membunuh mereka, berarti ada seseorang yang ingin menghancurkan siapapun dengan menggunakan namaku." jawab raja iblis.
"Kalau memang itu bukan dirimu, berarti kita harus mencari tahu mengenai kebenaran itu. kebenaran yang seharusnya tidak terjadi." ucap Yura yang kemudian berpamitan kepada suaminya untuk berjalan-jalan di sekitar kerajaan.
"Aku pergi, Suamiku." pamit Yura.
"Iya." jawab Kaisar naga.
__ADS_1