LEGEND OF THE DRAGON KINGDOM

LEGEND OF THE DRAGON KINGDOM
YURA USIL


__ADS_3

*PAVILIUN PLUM*


Para tamu kerajaan naga di kumpulkan di bangunan khusus tamu, sebuah tempat yang di beri nama paviliun plum.


"Selir." panggil dayang Rang.


"Dayang?" selir Kyuhyun melihat Yura datang bersama dayang Rang.


"Selamat datang, selir." Yura memeluk selir Kyuhyun.


"Cih..., dasar wanita sok." putri Yun mi menatap Yura dengan begitu kesal.


"Jangan hiraukan dia, kalau dia macam-macam langsung hukum dia." sindir selir Kyuhyun.


"Kamu berani ya." kesal putri Yun mi.


"Pergilah dari sini, aku mau berbicara dengan calon isteri yang mulia Kaisar naga." selir Kyuhyun mengusir putri Yun mi.


"Dasar sombong." ejek putri Yun mi.


Di paviliun naga, terlihat sang Kaisar bersama dengan beberapa siluman petinggi kerajaan terlihat mereka sedang membicarakan mengenai pernikahan yang akan dilakukan oleh kaisar naga besok.


"Saya benar-benar tidak akan menyangka kalau yang mulia Kaisar akan menikahi Nona Yura." ucap siluman katak.


"Aku tidak akan membiarkan wanita yang kucintai menunggu kepastian dariku, Aku tidak akan membiarkan dia menatapku dengan penuh ketidakjelasan. Aku ingin dia bahagia bersamaku, aku ingin dia menjadi pendamping hidupku, menjadi pelabuhan terakhirku sampai ajal kami menjemput." jawab Kaisar naga.


kata-kata yang diucapkan oleh sang Kaisar membuat para siluman hanya mampu terdiam.


*Yang mulia." Panggil Yu lang.


"Ada apa, Yu lang?" tanya Kaisar naga.


"Saya bisa merasakan Aura kegelapan yang semakin membesar, Saya ingin meminta kepada yang mulia untuk mengizinkan saya melihat beberapa desa yang ada di kerajaan naga." pinta Yu lang.


"Pergilah bersama Fang, Aku ingin kalian melihat desa-desa yang hancur karena kepergianku selama ratusan tahun." jawab Kaisar naga.


Tak berselang lama pembicaraan mereka akhirnya terganggu dengan kehadiran salah satu kaisar yang membawa putrinya.


"Yang mulia..," Panggil Wu Bao(siluman katak perempuan).


"Ada apa Nyonya, Wu?" tanya Kaisar naga.


"Yang mulia, salah satu Kaisar dari kerajaan tamu ingin menemui Yang mulia. pria itu benar-benar sangat memaksa ingin menemui yang mulia." jawab nyonya Wu.


"Ada apa dia ingin menemukan? Aku tidak ingin ditemui untuk saat ini, aku masih memiliki pekerjaan yang harus segera Aku selesaikan. Besok adalah hari pernikahanku.. aku minta kepada Nyonya Wu untuk melakukan semuanya. minta dayang istriku untuk membantu nyonya Wu." jawab Kaisar naga.


"Baik, yang mulia." jawab Nyonya Wu yang kemudian keluar dari paviliun Kaisar naga.


"Bagaimana? aku ingin bertemu dengan yang mulia Kaisar naga." pinta salah satu kaisar kerajaan tamu.

__ADS_1


"Yang mulia Kaisar tidak bisa menemui Anda, beliau masih membicarakan urusan penting." jawab Nyonya Wu.


"Apa kamu tidak berbicara dengan yang mulia? urusanku juga tidak lebih penting dari apa yang kamu katakan tadi, kamu ini hanya seorang pelayan, Cepat kamu laporkan kepada yang mulia Kaisar kalau aku ada di sini." ucap kasar kaisar kerajaan tetangga.


Nyonya Bu adalah sosok wanita yang tidak suka diperintah. kata-kata yang dikeluarkan oleh kaisar kerajaan tetangga itu membuat emosi Nyonya Bu sedikit nai.


"Apakah anda tidak mempunyai telinga atau pendengaranmu itu benar-benar tidak berfungsi sama sekali? Dengarkan Aku baik-baik, Tuan. Saya sudah bilang kalau yang mulia Kaisar Naga tidak bisa diganggu, Jika kamu terus mengganggu.. Maka jangan salahkan aku jika aku menghempaskan tubuhmu keluar dari kerajaan ini." ucap tegas Nyonya Wu dengan sorot mata yang mulai berubah.


Kaisar dari kerajaan tetangga itu nyalinya langsung menciut, mereka tidak tahu benar kalau para petinggi kerajaan naga adalah siluman yang berusia ratusan tahun atau mungkin para siluman itu sudah berusia rebutan tahun. karena Kaisar naga sendiri usianya lebih dari 2000 tahun.


"Ba-baiklah.. Aku akan segera pergi. Tapi tolong katakan kepada yang mulia Kaisar kalau aku ingin menemui beliau." pinta kaisar kerajaan tetangga yang kemudian membawa putrinya untuk segera pergi dari tempat itu.


Yura yang berada di sana nampak dia dari tadi mendengarkan perdebatan antara Nyonya Wu dengan salah satu kaisar kerajaan tetangga.


"Ada apa, Nyonya Wu?" tanya Yura.


"Tidak apa ada apa-apa, Nona Yura." jawab nyonya Wu.


"Mau bermain-main denganku, tidak?" Yura tiba-tiba mempunyai sesuatu yang ingin dia lakukan.


"Memangnya Nona Yura ingin melakukan apa?" tanya Nyonya Wu. wanita itu menatap surat mata Yura Dia bisa membaca kalau Yura ingin melakukan sesuatu kepada pria dan putrinya tersebut.


"Tentu saja aku ingin memberikan mereka pelajaran, berani sekali mereka mau mengganggu suamiku." jawab Yura.


Nyonya Wu nampak tersenyum, sesaat kemudian wanita itu langsung menghilang dengan membawa Yura. sedangkan dayang Rang dan dua pelayannya langsung kembali ke paviliun milik Yura.


LAPP..


"Lihatlah, Nyonya Wu wanita itu terlihat sangat kesal." ucap Yura.


"Bagaimana kalau kita melakukan sesuatu, Nona?" tanya Nyonya Wu.


"Ya jangan cuma melakukan sesuatu, Aku mau memberikan mereka pembalasan. Aku mau memberikan mereka pelajaran agar tidak berani mengganggu suami orang lain." jawab Yura.


Nyonya Wu sangat setuju, akhirnya dua wanita berbeda usia dan berbeda alam itu bersatu untuk mengganggu salah satu putri dari kerajaan tetangga.


"Apa yang harus kita lakukan?" tanya nyonya Wu.


"Bagaimana kalau Nyonya Wu menyamar menjadi sosok hantu, nanti Nyonya takut-takuti wanita itu berubah menjadi pohon yang bisa bicara atau apa gitu..," jawab Yura.


"Ide Nona Yura memang sangat hebat." jawab nyonya Wu.


Sesaat kemudian...


"AAAAA!!!!"


salah satu Putri nampak berteriak gitu kencang ketika dia melihat seekor binatang yang berwajah manusia.


"Ada setan!!!!" seru si putri.

__ADS_1


"Ada apa putri?" tanya pelayan.


"Ada setan." jawab Putri.


"Di mana ada setan, putri?" tanya pelayan.


"Kelinci.. kelinci itu mukanya seperti manusia..," jawab Putri.


"Apakah seperti ini, putri?"


Seketika Nyonya Wu langsung berubah menjadi seekor binatang yang berkepala manusia. Hal itu membuat putri dari kerajaan tamu itu langsung berteriak histeris kembali.


"Setan!! setan!!" teriak si putri yang kemudian berlari terbirit-birit.


BUGG...


BRUGG!!


tanpa melihat ke depan si Putri malah menabrak tiang bangunan. Hal itu membuat Si Putri itu langsung pingsan tidak sadarkan diri.


"Auch... pasti sakit." Yura nampak menatap si putri yang kepalanya terbentur hingga pingsan.


"Bagaimana, nona?" Nyonya Wu yang kemudian kembali ke atas pohon.


"Masih kurang asik, Nyonya. Nanti kalau dia sudah bangun kita teror lagi yuk..," ajak Yura.


awalnya Nyonya Wu tidak mau, namun sesaat kemudian dia tersenyum kepada Yura.


"Kita akan membuat mereka seperti berada di neraka, Nanti malam kita buat mereka terjaga dan tidak bisa terbangun di pagi hari." jawab nyonya Wu yang kemudian mengajak Yura kembali ke paviliun nya.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- Gairah terlarang


- Isteri bayaran tuan Presdir


- aku mencintai isteri yang ku benci


- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)


- The royal palace


- Crazy love

__ADS_1


- Legend of the dragon kingdom


- Terlempar ke dimensi kerajaan


__ADS_2