LEGEND OF THE DRAGON KINGDOM

LEGEND OF THE DRAGON KINGDOM
MULAI PANIK


__ADS_3

KRIEKKK..


Yura membuka pintu ruangan itu, ketika pintu itu sudah terbuka.. sebuah pemandangan yang benar-benar begitu kontras ada di depan matanya.


"Ini ruangan apaan..," ucap Yura yang kemudian melangkahkan kakinya.


Yura sudah merobek segel pelindung ruangan itu dan masuk ke sana. langkah kaki Gadis itu berjalan memasuki ruangan itu, di depan matanya ada sebuah peti mati yang terbuat dari batu giok yang sangat besar. entah batu giok atau apa yang jelas batu itu sangat indah.


"Wow.. peti mati seperti ini kalau bisa ku bawa pulang pasti aku bertambah kaya." ucap Yura yang kemudian menyentuh peti mati itu.


Ketika peti itu tersentuh ada sebuah getaran yang sangat aneh.


ZERRTTTTT..


"Aduh.. tanganku kok kayak kesetrum, apa di peti mati ini ada listriknya ya?" Yura terus menata peti itu sembari mencari sesuatu yang membuatnya tersetrum. "Nggak ada listrik, tapi kenapa sepertinya peti ini menyengat kayak ular berbisa." Yura terus mengoceh panjang lebar.


Ketika dia melihat sisi lain di ruangan itu tiba-tiba saja Aura yang ada di ruangan Itu mulai menjadi menakutkan. semilir angin yang ada di ruangan itu membuat pintu ruangan itu seketika tertutup sendiri.


BRAKK!!


tiba-tiba pintu itu tertutup hingga membuat Yura sangat terkejut kemudian menoleh.


"Siapa yang menutup pintu ini?" Yura melangkah mendekati pintu itu.


KREKKK..


"Kenapa pintunya tidak bisa dibuka ya?" Yura berusaha terus untuk membuka pintu itu. Percuma saja pintu ruangan itu tidak bisa dibuka oleh Yura dengan cara apapun.


"Kok nggak bisa dibuka sih.. Halo Siapa yang ada di luar?! Siapa yang menutup pintu ini!!" seru Yura yang mulai panik.


Tak berselang lama tiba-tiba semilir angin yang ada di ruangan itu semakin berhembus semakin kencang. hal itu membuat ruangan itu seperti kulkas yang mulai dingin.


"Kok agak dingin ya..," ucap Yura yang kemudian menoleh.


Gadis itu memandang ruangan itu yang mulai nampak salju yang turun entah dari mana.


"Aduh.. kok ada salju sih." Yura merenggangkan jari-jarinya untuk merasakan salju yang mulai turun. "Alamat ini.. alamat ada setan.., Haaaa...," ucap Yura yang kemudian mulai berusaha membuka pintu itu.


BRAKK!!


BRAKK!!


BRAKK!!


pintu terus digebrak oleh Yura.


"Halo Siapa yang ada di luar?! tolong buka pintunya dong!!" seru Yura.


Beberapa prajurit yang ada di tempat itu terlihat mereka mendengar suara yang berasal dari sebuah ruangan yang tidak boleh tersentuh oleh siapapun.


"Suara siapa itu?" tanya salah satu prajurit.

__ADS_1


"Suara itu kelihatannya berasal dari ruangan terlarang itu." jawab prajurit yang lain.


"Jangan-jangan wanita itu masuk ke sana." dua prajurit itu saling menatap satu sama lain.


"Aduh.. bagaimana ini?" tanya salah satu prajurit.


"Lebih baik kita lapor kepada Yang mulia Kaisar." jawab prajurit yang lain yang kemudian bergegas untuk melapor kepada kaisar Zen Hui.


Yura yang berada di dalam ruangan itu terlihat Gadis itu mulai panik, bukan hanya panik saja 1000 kali panik hingga membuat dirinya kebingungan.


"Aduh ini tempat apaan sih? kenapa aku harus time travel di tempat ini? tempat yang banyak makhluk anehnya, para binatang bisa berbicara, orangnya pada pakai pedang bajunya aneh-aneh. Aduh kenapa sih Tuhan harus mengirim ku ke sini? Memangnya Apa sih salahku apa, apa dosaku? memangnya berapa ratus juta sih dosaku." Yura terus berusaha membuka pintu itu.


Semakin lama ruangan itu hawanya semakin mencekat.


WUSS..


WUSS..


beberapa makhluk yang tersegel di ruangan itu mulai menampakkan dirinya.


"Haaa... Ini alamat, alamat ini. bulu kuduk ku sudah merinding semuanya ini, aduh..," Yura semakin panik. "Papa, Mama.. tolong aku.. Kalian kan sudah meninggal jadi arwah gentayangan dulu kek bantu aku." Yura semakin kebingungan. Gadis itu berusaha keras untuk membuka pintu ruangan itu.


BRAKK!!


BRAKK!!


"Whoever's outside! Help me!!" (Siapapun yang ada diluar! tolong aku!!" seru Yura.


WUSS..


WUSS..


"Panik, panik, aku sudah panik ini. bagaimana cara buka pintunya? jangan menengok ke belakang.. jangan menengok ke belakang.. Nanti kalau aku menengok bisa-bisa aku melihat para makhluk berwajah aneh itu lagi, aduh mati deh mati Untuk yang kesekian kalinya ini..," Yura semakin panik. dia benar-benar kebingungan, ketakutan bahkan dia seperti wanita yang sudah mulai hilang akal.


Beberapa prajurit akhirnya menemui Kaisar Zen Hui.


"Yang mulia!!" seru beberapa prajurit.


"Bagaimana, Apakah kalian sudah menemukan keberadaan Gadis itu?" tanya Kaisar Zen hui.


"Lapor, Yang mulia. Gadis itu masuk ke area terlarang Gadis itu masuk ke ruangan yang tersegel." jawab prajurit.


"Apa?! bagaimana Gadis itu bisa masuk ke sana? ruangan itu kan tidak bisa dimasuki oleh siapapun?" tanya Kaisar Zen Hui.


"Maaf Yang mulia, kami tidak tahu. kelihatannya Gadis itu terperangkap di sana, dia berteriak dengan sangat keras." jawab Salah satu prajurit.


"Lebih baik kita ke sana, jangan sampai para iblis itu memangsa jiwa wanita itu." Kaisar Zen Hui dan beberapa prajurit akhirnya pergi ke ruangan itu.


"Apakah ada orang di luar?! cepat buka pintunya!!" teriak Yura.


"Ada makanan.. ada makanan," suara samar yang mulai terdengar di ruangan itu.

__ADS_1


"Aduh.. penampakan ini, penampakan ini." ucap Yura yang terlihat tubuhnya mulai merasakan sedikit kedinginan.


"Aku ingin makan, Aku ingin makan..," ucap beberapa suara yang mulai terdengar. "Bagaimana ini? aku mau dimakan.. mereka kira aku ini makanan, apa mereka kira aku ini ikan salmon ikan tuna atau ayam bakar yang mau dimakan." Yura terus mengomel panjang lebar.


"Kita makan dia sama-sama, Setelah itu kita keluar dari tempat ini." suara dari salah satu makhluk yang ada di sana.


"Mati lagi deh..," ucap Yura yang kemudian memegang pintu itu dan pasrah.


Kaisar Zen hui sudah berada di luar pintu ruang terlarang.


"Yang mulia Apa yang harus kita lakukan? apakah kita harus membiarkan Gadis itu dimangsa oleh para makhluk itu?" tanya para prajurit.


"Jangan, Walaupun dia seorang penjahat kita tidak boleh membiarkan dia dimangsa oleh para makhluk iblis itu." jawab Kaisar Zen Hui.


"Apa yang akan Yang mulia lakukan?" tanya para prajurit.


"Aku akan membuka segel ini, kelihatannya mereka menutup segel ini dari dalam." jawab sang Kaisar.


Kaisar Zen hui mulai merapal beberapa mantra penyegelan.


"Wahai angin, jadilah petir untuk menyegel para makhluk itu." ucap kaisar Zen Hui yang kemudian mengarahkan jari jemarinya ke ruangan penyegelan para siluman dan iblis itu.


HYAAAA!!!


aliran petir mulai menyambar untuk memecahkan segel yang dilakukan oleh para makhluk yang ada di ruangan itu.


"Kaisar Zen Hui sudah kembali, dia pasti akan menyegel kita semuanya..," ucap beberapa siluman.


"Kita segera makan wanita ini, Setelah itu kita akan mempunyai kekuatan. kita akan bunuh pria itu." ucap beberapa siluman.


"Dasar kurang ajar, Kalian mau makan aku?! kalian kirain ayam goreng ayam bakar atau ayam crispy? enak aja kalian mau makan aku." Yura tiba-tiba berteriak dengan sangat keras sembari memutar tubuhnya.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- Gairah terlarang


- Isteri bayaran tuan Presdir


- aku mencintai isteri yang ku benci


- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)


- The royal palace


- Crazy love

__ADS_1


- Legend of the dragon kingdom


- Terlempar ke dimensi kerajaan


__ADS_2