
Setelah mendapatkan informasi tentang Diki, Jack langsung memberi tahu Jimmy.
“Dia seorang Dokter yang menjalankan sebuah klinik…”ucap Jack
“Jadi dia seorang dokter rupanya…”ucap Jimmy sambil mengaggukan kepala
“Susun rencana supaya dia masuk penjara karena melakukan malpraktek. Biar dia merasakan apa akibatnya jika berani mengambil milikku…”ucap Jimmy
Jack dan Jimmy langsung menyusun rencana untuk menghancurkan Diki. Jimmy ingin membuat kedok supaya Diki masuk penjara secepatnya. Dia ingin agar mendapatkan kembali Cindy secepatnya.
Tampa Diki sadari, anak buah Jimmy menyelidiki siapa saja pasien Diki dan apa penyakit mereka.
Setelah mendapatkan informasi pasien Diki yang mempunyai penyakit jantung, Jimmy langsung memerintahkan anak buahnya memberikan obat yang mempunyai efek samping yang berbahaya bagi penyakit jantung.
Anak buah Jimmy memdatangi warga itu dengan alasan suruhan Diki. Warga yang sudah sangat percaya dengan Diki, langsung saja menerimanya.
Beberapa hari kemudian, efek samping itu mulai bekerja.
Karena kondisinya sudah sangat menurun, warga itu pun langsung dibawa kerumah sakit.
Setelah warga itu dibawa kerumah sakit, anak buah Jimmy langsung melaporkan ke pihak kepolisian.
Polisi yang mendapat laporan itu langsung mendatangi rumah sakit untuk mengecek kebenaran. Awalnya para dokter yang menangani pasien itu tidak percaya dengan penjelasan keluarga pasien. Karena mereka sangat mengenal siapa Dokter Diki. Mereka beranggapan, tidak mungkin Dokter Diki salah dalam mendiagnosa penyakit apalagi salah dalam memberi obat.
Pihak kepolisian langsung bertemu keluarga korban untuk dimintai keterangan. Setelah mendapatkan keterangan dari keluarga korban, pihak kepolisian langsung bertanya kepada dokter tentang kebenaran obat tersebut.
Dokter pun menjelaskan tentang obat yang dikonsumsi pasien dan apa efek samping yang diakibatkan dengan mengkonsumsi obat itu.
Setelah mendapatkan keterangan dari pihak dokter, pihak kepolisian langsung mendatangai Diki di kliniknya dengan membawa surat penangkapan dengan tuduhan malpraktek.
Diki yang sedang merawat pasien, kaget dengan adanya surat penangkapan itu. Karena tak ingin mempersulit, dia pun ditangkap dan langsung dibawa kekantor polisi.
Sesampainya di kantor polisi, Diki langsung di interogasi Diki pun menjawab tentang obat yang disangkakan kepadanya. Dia memberitahu bahwa dia tak pernah meresepkan obat itu.
Setiap obat yang digunakan di klinik sudah dia cek, bahkan dia sangat memperhatikan dosis obat yang diberikan kepada pasiennya. Dia pun menjelaskan tidak pernah menggunakan jenis obat yang dikonsumsi olah pasien.
Karena semua penjelasan Diki belum terbukti kebenarannya, maka pihak kepolian menahan Diki hingga masalah ini selesai.
Cindy yang mendatangi klinik langsung shock dan kaget mendengar akan kejadian itu dari Dadang. Dia langsung mengontak tim pengacara untuk bertemu. Dia juga tidak lupa memberi tahu ayahnya akan kejadian itu
Wiliam yang kaget akan kejadian itu langsung menghubungi Fadil untuk mencari informasi.
“Dil…selidiki apa yang terjadi dengan Diki. Saya ingin informasi secepatnya…”ucap Wiliam
“Baik tuan…” ucap Fadil memutuskan sambungan
Fadil langsung memerintahkan anggotanya untuk mencari informasi dalam waktu secepatnya.
__ADS_1
Setelah bertemu dengan tim pengacara di klinik Diki, Cindy pun langsung berangkat ke kantor polisi.
Setelah menunggu agak lama untuk mengurus proses administrasi, Cindy dan tim pengacara dibolehkan untuk bertemu dengan Diki. Cindy langsung memeluk Diki dan menangis sejadi-jadinya. Dengan tenang Diki mengelus pundak Cindy sambil menenangkannya.
Tim pengacara langsung meminta keterangan Diki tentang kasus yang dihadapinya.
Setelah mendapatkan keterangan Diki, tim pengacara langsung menyusun berkas sanggahan pidana yang ditujukan ke Diki sambil mengumpulkan bukti-bukti.
Ilham yang mendengar Diki ditangkap dari Dadang, langsung menghubungi Joe. lalu Joe langsung menghubungi tuan Herman setelah mendengar informasi dari Ilham.
Herman langsung memerintahkan Joe mencari informasi untuk membantu Diki. Dia sangat tahu kredibilitas Diki dalam pekerjaannya. Dia khawatir ada orang yang ingin berbuat jahat kepada Diki.
Tampa menunggu lama, Joe langsung memerintahkan anak buahnya untuk menyebar mencari informasi.
Tidak lama kemudian, anak buah Joe sudah mendapatkan informasi.
“Sepertinya ada orang yang ingin berbuat jahat kepada Dokte Diki.. bang…” ucap salah satu anak buahnya.
“Seseorang telah menyamar menjadi suruhan Dokter Diki untuk memberi obat itu kepada warga…”lanjutnya
“Sialan…jadi ada orang yang ingin berbuat jahat rupanya…”ucap Joe sambil memukul meja.
“Saya juga menemukan ada pihak yang sedang mencari informasi tentang masalah ini…”ucap anak buah Joe.
“Siapa…?” ucap Joe dengan tatapan tajam.
“Fadil…apa sangkut pautnya Fadil dengan masalah ini….” Ucap Joe sambil termenung.
Joe sudah mengenal Fadil sejak lama. Dulu dia berteman dengan Joe, namun tidak mengikuti jejak Joe bergabung dengan Bos Herman.
“Ok…cari orang suruhan itu dan bawa kemari secepatnya..”lanjutnya
“Baik..Bang…”ucap anak buah Joe menunduk dan langsung berangkat mencari orang suruhan itu.
Joe langsung menelfon dan melaporkan informasi yang didapat anak buahnya itu ke tuan Herman.
“Ada orang yang berniat jahat tuan…” ucap Joe
“Apa kau sudah tau siapa orangnya…”ucap Herman
“Belum tuan, tapi anak anak buah kita sedang mencari orang suruhan itu. Jika dia tertangkap, kita akan mengorek informasi siapa yang sudah menyuruhnya…”ucap Joe
“Lakukan secara halus, jangan sampai pihak musuh mengetahui rencana kita. Karena kalo sampai bocor, mereka pasti bertindak untuk membungkan orang suruhannya itu…”lucap Herman.
“Dan ada juga pihak lain yang sedang menyelidiki kasus ini tuan..” ucap Jeo.
“Siapa…? ucap Herman
__ADS_1
“Fadil Tuan…” ucap Joe
“Apa kepentingan Fadil dalam kasus ini.. " ucap Herman.
“Saya tidak tau tuan…” ucap Diki
“Hubungi dia dan tanyakan apa maksud dia menyelidiki kasus ini…”
“Baik tuan…”ucap Joe langsung menutup sambungan.
Joe langsung memhubungi anak buahnya untuk bergerak sembunyi-sembunyi sesuai arahan tuan Herman. Tidak lupa dia menghubungi Fadil.
Setelah berhasil menghubungi Fadil, Joe langsung mengajaknya bertemu. Mereka bertemu di café depan klinik.
“Dil..apa maksud dari penyelidikanmu mengenai kasus yang menimpa Dokter Diki…”ucap Joe sambil menatap tajam kearah Fadil.
“Sebelum saya menjawab pertanyaan itu, saya ingin bertanya apa kepentinganmu dalam kasus ini..ucap Fadil balik bertanya.
“Diki adalah teman sekaligus sahabat saya…” ucap Joe mantap.
“Apa saya tidak salah dengar, orang seperti kau bersahabat dengan Diki…” ucap Fadil menyelidik karena tidak percaya perkataan Joe.
Fadil tau Joe adalah tangan kanan Bos Herman. Dan dia juga sudah tau hubungan Diki dengan Bos herman. Namun dalam hal ini dia tak ingin bertidak gegabah. Karena itu dia mengetes kebenaran dari mulut Joe.
“Jika saya tau kau berhubungan dengan kasus yang menimpa Diki, ketahuilah saya tidak akan tinggal diam…”ucap Joe dengan tatapan tajam ke Fadil.
“Dan bukan saya saja yang akan bertindak, tapi juga Bos Herman ada di belakang saya…”lanjutnya
Setelah mendengar kejujuran Joe, Fadil sambil membuang nafas berat, dia pun menjelaskan ke Joe.
“Saya disuruh majikan saya untuk menyelidiki kasus yang menimpa Dokter Diki…” ucap Fadil
“Siapa majikan kamu…” ucap Joe bingung.
“Dia tua Wiliam, ayah dari nona Cindy yang saat ini menjalin hubungan dengan Dokter Diki…”ucap Fadil.
“Gadis cantik yang sering datang ke Klinik itu…”ucap Joe heran.
“Betul…Dia nona Cindy. Putri semata wayang Tuan Wiliam pemilik perusahaan W&A Corporation…” ucap Fadil.
DEG…
*********************
Jangan lupa Like, Coment dan Vote ya Readers....
Thorr tunggu jejak kalian...
__ADS_1