
Jangan lupa like and komennya yahh Readers
**********
Tuan Wiliam langsung masuk keruang kerjanya. Setelah mendapat informasi dari mang Ujang, dia langsung menghubungi seseorang.
“Fadil…saya ingin kau mencari informasi seseorang secepatnya” tutur Wiliam.
“Siapa tuan..?” ucap Fadil.
“Namanya Dokter Diki\, dia pemilik klinik Mulia di Jl******” tutur Wiliam.
“Baik tuan” Ucap Fadil langsung menutup sambungan dan bergegas mencari informasi.
Tuan Wiliam tak ingin terjadi sesuatu dengan anak semata wayangnya. Demi menjaga keamanan putrinya, dia akan melakukan apapun. Kebahagiaan putrinya yang utama. Dia tak ingin putrinya bersedih atau meneteskan air mata sekalipun.
Nyonya Serly masuk keruang kerja suaminya dan langsung bertanya.
“Bagaimana paa, apa sudah ada informasi ?” tutur Serly khawatir.
“Belum maa….Fadil baru mencarinya” ucap Wiliam.
Tuan Wiliam dan nyonya Serly takut kejadian dulu terulang kembali. Ingatan tentang Cindy saat putus dengan Jimmy pacarnya yang berselingkuh dengan Wanda sahabatnya sendiri.
Saat itu Cindy begitu terpukul saat tau perselingkuhan itu, Cindy harus dilarikan kerumah sakit karena kesehatanya Drop. Sampai-sampai harus memanggil psikiater untuk menyembuhkan trauma Cindy. Tuan Wiliam dan nyonya Serly tak ingin itu terulang kembali.
__ADS_1
Tiba-tiba tlp nya berbunyi, tuan Wiliam langsung mengangkat.
“Gimana Dil ?” ucap Wiliam.
“Dia sangat terkenal tuan” ucap Fadil.
“Terkenal gimana maksudmu…apa selain jadi dokter, dia pejabat atau pemimpin perusahaan juga, kok saya tidak kenal ya ?” tutur Wiliam.
“Seingat saya, semua pejabat atau pemimpin perusahaan di kota ini saya kenal. Tapi tidak ada yang namanya Diki” ucap Wiliam lanjutnya.
“Tidak tuan…dia terkenal karena kebaikannya dikalangan masyarakat” ucap Fadil
“Kebaikan gimana maksudmu ?” ucap Wiliam bingung.
“Dia terkenal karena membuka klinik untuk menolong masyarakat yang tidak mampu tuan” tutur Fadil.
“Hmmm….menarik. trimakasih informasinya Dil “ ucap Wiliam.
“Sama-sama tuan” ucap Fadil langsung mematikan sambungan.
“Gimana paa….?” Tutur Serly langsung bertanya setelah Wiliam menutup tlp nya.
“Sepertinya putri kita mengenal orang yang unik maa ? ucap Wiliam tersenyum.
“Unik..?” tutur Serly tak mengerti.
__ADS_1
Tuan Wiliam kemudian menceritakan informasi yang Fadil dapatkan.
“Mama tidak usah takut. Papa akan tetap memantau keadaan, jadi tak usah khawatir” ucap Wiliam menenangkan hati istrinya.
“baiklah paa….kalo terjadi sesuatu, cepat beri tau mama” ucap Serly lalu bangkit untuk kembali ke dapur.
“Iya maa” tutur Wiliam sambil mengikuti istrinya keluar ruangan.
**********
Dilantai atas, setelah membersihkan diri, Cindy berbaring di tempat tidurnya yang empuk. Dia melamun mengingat kebersamaan dengan Diki tadi. Ada rasa bahagia, senang dan kagum bercampur jadi satu. Dia tidak pernah merasa sesenang ini saat masih bersama Jimmy dulu.
Cindy banyak mengenal pria dari kalangan konglomerat yang hanya bangga dengan kekayaan dari orang tuanya. Mereka hanya menghamburkan uang untuk senang-sengan tampa peduli sekililingnya.
Hal itu sangat bertolak belakang dengan kehidupan Diki yang Mampu mandiri sambil membantu sekelilingnya.
Cindy bangun dan mengambil HP nya. Mencoba untuk menghubungi Diki namun langsung diurungkannya.
Cindy meletakkan HP nya dan kembali ke tempat tidur sambil menarik selimut menutupi mukanya karena malu.
Dia pun terlelap dengan senyum di wajah tampa ada yang tau apa yang ada dalam mimpinya..
**********
Jangan lupa Like, Coment dan Vote ya Readers
__ADS_1
Thorr tunggu jejak kalian......