Lelaki Pilihanku

Lelaki Pilihanku
Chapter 22


__ADS_3

Bersama Cindy, mereka bertiga membahas persoalan kasus yang menimpa Diki.


“Ada orang diabalik kasusmu Diki. Dan orang itu adalah Jimmy, orang yang kau temui di pesta Mely…” ucap Wiliam sambil duduk santai disofa


“Dan mungkin Cindy sudah memberitahu siapa Jimmy dulu…” ucapnya Wiliam sambil membuang nafas berat.


“Iya Om saya sudah tau siapa dia….” Ucap Diki.


“Dari awal saya sudah menyadari, ada orang yang ingin berbuat jahat kepada saya. Namun saya tidak tau siapa dia…” ucap lanjutnya.


“Setelah saya tau, saya jadi mengerti maksud dibalik kenapa dia melakukan semua ini. Dia masih mencintaimu Cindy…’ucapnya sambil melirik Cindy yang ada disampingnya.


Cindy yang mendengar perkataan kekasihnya itu langsung menatap tajam.


“Saya sudah katakan kepadamu bahwa dia hanya masa laluku…” ucapnya Cindy


“Aku tidak peduli dia masih mencintaiku atau tidak, karena saat ini saya sudah memilih lelaki yang akan mendampingiku sampai akhir hayatku. Dan lelaki itu adalah kau…”ucap Cindy sambil menundukkan kepala.


“Saat ini kita harus mulai hati-hati dan selalu waspada sebab orang suruhannya tetap tutup mulut sampai sekarang. Pihak kepolisian pun tidak bisa melakukan penangkapan karena tidak punya bukti…"ucap Wiliam mencairkan suasana.


“Jimmy pasti tidak akan tinggal diam setelah rencananya gagal. Apalagi dia masih bebas saat ini. Kau harus meningkatkan kewaspadaan  Diki. Om sudah menyuruh bawahan saya untuk memasang kamera pengawas di klinikmu…” ucap Wiliam


Cindy tidak pernah menyangka kepedulian ayahnya yang sangat besar dalam hubungannya dengan Diki. Sampai-sampai harus melakukan itu semua. Dia hanya bisa bersyukur dan berterima kasih kepada ayahnya.


“Om tidak perlu melakukan semua hal itu…” ucap Diki merasa tidak enak.

__ADS_1


“Saya sudah menganggapmu sebagai anak saya sendiri, apalagi sebentar lagi kau akan menjadi menantuku..maka saya anggap semua itu perlu kulakukan…ucap Wiliam


“Tugasmu hanya membahagiakan Cindy…” lanjutnya


“Om tidak usah khawatir, saya berjanji menjaga dan membahagiakan Cindy. Karena saya sangat mencintainya…” ucap Diki mantap.


Tak terasa ada air mata yang meleleh dipipi cindy setelah mendengar perkataan Diki barusan. Diki yang melihat wajah Cindy langsung memegang tangan Cindy dan menghapus air matanya.


Wiliam yang melihat interaksi Diki dan Cindy hanya bisa tersenyum. Dia senang dan bahagia Diki hadir dalam hidup Cindy. Dan dia berjanji akan menjaga kebahagiaan itu bagaimana pun caranya.


***


Setelah melakukan pembicaraan, Diki pun pamit balik ke klinik. Cindy mengantar sampai ke loby.


Para karyawan yang melihat, sangat kagum akan keserasian mereka berdua. Mereka bertanya-tanya siapa lelaki gagah dan tampan itu. Diki dan Cindy berpisah dilobi, Cindy berjanji akan mampir setelah pulang kerja nanti.


“Maaf tuan Herman, saya ingin meminta bantuan kepada tuan herman diluar dari kesepakatan yang sudah kita jalin bersama…”ucap Wiliam setelah sambungan dengan herman berhasil.


“Bantuan apa itu tuan Wiliam…selama saya mampu, saya akan membantu tuan…?”ucap Herman.


“Saya ingin bantuan tuan untuk menjaga keselamatan seseorang…:ucap Wiliam serius.


“Siapa dia…?” Ucap herman penasaran.


“Dia Dokter Diki…”ucap Wiliam.

__ADS_1


“Hahahahahahahaha…. kalo orang itu Diki tuan tidak perlu meminta…” ucap Herman masih tertawa terbahak-bahak.


“Tampa permintaan tuan, saya pasti menjaga orang-orang yang saya sayangi….”lanjutnya.


Wiliam kaget dan tak percaya akan perkataan herman. Seorang Herman yang begitu di takuti dalam dunia hitan begitu sangat menyayangi Diki yang bahkan tidak punya hubungan darah dengannya.


“Saya sudah tau kasus yang menimpa Diki. Dan tau siapa dalang sebenarnya. Karena Diki sudah saya anggap anak sendiri,  saya pasti akan membalas perbuatan mereka. tunggu saja tanggal mainnya...”ucap Herman.


“Dan juga saya mendengar sebentar lagi Diki akan menjadi anak menantumu…?ucap herman menggoda


“Betul tuan, …” ucap Wiliam


"Setelah kau mendengar hubunganku dengannya, apa anda masih ingin Diki menjadi menantumu.."Ucap Herman selidik.


"Saya sangat bangga mendapatkan menantu seperti dia. Saya tak akan menyianyiakan kesempatan" ucap Wiliam


“Hahahahahaha….baiklah..saya mengerti….” Ucap Herman yang hanya bisa tertawa karena tau Wiliam pasti sudah menyelidiki hubungannya dengan Diki.


“Terimakasih tuan…”ucap Wiliam menutup panggilan.


*******************


Jangan lupa Like, Coment dan Vote ya Readers


Thorr tunggu jejak kalian......

__ADS_1


 


 


__ADS_2