
flashback on
Nur melangkahkan kakinya dengan semangat sepulang dari mengantarkan kue yang dibuatnya ke warung warung, tanpa menyadari ada motor yang melaju dengan kencang dari arah belakang nya. Nur terus bersenandung ria karena hanya di saat Inilah ia dapat menghibur dirinya sendiri.
Brraaakkkkk
Nur seketika menoleh ke belakang, dan matanya membulat ketika melihat ada seorang pemuda yang sedang tergeletak di aspal dan sebuah sepeda motor di dekatnya. Ternyata ketika sang pengemudi itu melajukan motornya dengan kecepatan tinggi ada seekor kucing yang lewat dan seketika itu iya terperanjat kaget kemudian langsung menekan pedal rem secara tiba tiba. Tanpa bisa mengelak lagi si pengemudi oleng dan tak bisa menjaga keseimbangan motornya dan jatuh.
Nur berlari ke tempat kejadian itu, dilihatnya seorang pemuda yang sedang meringis kesakitan karena beberapa luka di tangan dan kakinya.
"Astagfirullah,,kamu gapapa? " tanya Nur sedikit cemas
"ssshh,, aku gapapa kok, cuman sedikit gores aja" jawab nya meringis.
"ini luka loh,, kita ke klinik dulu ya"
Dan sang pemuda pun mengiyakan aja kan Nur karena memang lukanya harus segera diobati. mereka berjalan ke arah klinik yang tak jauh dari sana , berjalan sekitar 10 menit dan mendorong motornya. Sesampainya disana pemuda itu langsung diobati oleh petugas kesehatan.
Nur hanya meringis ngilu melihat bagaimana para petugas kesehatan mengobati luka pemuda itu. Setelah selesai keduanya keluar dari klinik dan pemuda itu mengajak Nur untuk duduk di taman dekat klinik tersebut dengan agak berjarak.
"Makasih ya" ujar pemuda itu setelah mereka duduk di bangku panjang di taman tersebut.
"iya" jawab Nur singkat sambil menunduk, karena Nur sangat jarang sekali berbicara dengan laki laki, yang dilakukannya sehari hari hanya bekerja bekerja dan bekerja
Diam sejenak sebelum pemuda itu memperkenalkan dirinya
"Aku Rega" ucap pemuda itu sambil mengulurkan tangan
"Nur" menjawab dengan tersenyum kaku sambil menangkup tangannya di depan dada tak ingin berjabat tangan dengan laki laki bukan mahram nya.
Menarik kembali tangannya karena tak kunjung dijabat dan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal menghilangkan kecanggungannya.
__ADS_1
"kamu tinggal dim____?" ucapnya terputus karena Nur segera beranjak berdiri karena tidak mau terus terusan berduaan di tempat sepi dengan yang bukan mahram nya.
" Aku pulang dulu, assalamu'alaikum " setelah itu Nur segera berjalan menjauh dari Rega untuk segera pulang untuk memasak makan siang.
Rega menghela nafas nya, padahal dia berniat untuk mengantarkan Nur pulang untuk menunjukkan rasa terimakasih nya. Tapi nyatanya Nur tidak ingin berlama lama dengannya
Mungkin karena mereka baru kenal?
Bisa saja seperti itu.
Tidak ingin memusingkan itu, Rega segera beranjak dari tempat duduknya mengendarai motor dan pulang kerumahnya.
flashback off
Masih saling terkejut, karena ini adalah pertemuan mereka yang kedua setelah kecelakaan itu terjadi.
Kemudian suara Nur memecah keheningan diantara mereka
"Mmm... itu... tante sonia nya ada? tanyanya ragu
" Ke kedai nya kak" jawab Nur singkat
Tanpa mempersilahkan Rega masuk, Nur masih setia dibalik pintu dan agak menundukkan pandangannya karena tidak nyaman berbicara dengan laki laki.
"Mmm...,, bisa tolong bilangin ke tante sonia aku mau pesan kue nya untuk acara syukuran di rumahku lusa"
"iya" jawab Nur singkat dengan masih setia menunduk
"yaudah, makasih ya.. aku pergi dulu" ingin segera beranjak menjauhi pintu tersebut karena merasa tak enak melihat Nur dengan setia terus menunduk.
Setelah beberapa langkah Rega kembali berbalik
__ADS_1
"Untuk yang waktu itu makasih ya......."
Lama Rega terdiam sembari mengingat nama gadis di depannya
"Nur" lanjutnya sambil tersenyum dan segera berbalik dan pergi dari rumah sonia
Nur mengangkat pandangannya melihat punggung Rega yang berjalan pergi dari sana, dan sebuah senyuman tersungging di bibir nya. Tidak menyangka Pemuda itu mengingat namanya, padahal Nur sudah melupakan Rega dan kejadian itu.
Seketika teringat bahwa ia tidak boleh mengingat selain kepada Allah dan segera beristigfar
"Astagfirullahal 'azimm"
Nur segera beranjak menutup pintu dan melanjutkan kegiatannya yang tertunda karena kedatangan tamu tak terduga.
Jam sudah menunjukkan jam 8 pagi,, Nur segera menyelesaikan kue kuenya untuk diantar ke warung warung di desa itu. Setelah sejam berlalu akhirnya kue nya sudah siap di antar. Nur mengemas kue kue nya dan beranjak keluar rumah menuju warung warung tempat dia menitipkan kue nya.
Setengah perjalanan ada yang mencegatnya di tengah jalan
"Stop..... "
******************
Uhuy
siapa nih yang cegat si en Nur😀😀
apakah babang ganteng? 🥰
uwiw
yuk baca next capter nya siapa tahu ada mamas tampan menunggumu😂😂
__ADS_1
Next capter