
*Ding*
Sore itu sekitar pukul 2.30 aku terbangun karena ada pesan masuk dari Hugo. Hari ini hari Sabtu, aku senang akhirnya dia datang. Ahh... senangnya bisa berbagi dengannya tentang kegiatan orientasi yang sangat menyita waktuku.
Tadi pagi aku tidur sekitar pukul 9. Yaaaa.. benar jam 9 pagi, I swear to God I’m not kidding so much paper work and shit.. I just wanted to finished it ASAP cause I need this weekend free for my boyfriend. Ini adalah minggu terakhir aku melakukan orientasi dan akhirnya aku bebas juga. Hal ini tentu menyita banyak sekali waktuku, bisa gila aku di sini. Berat badanku bahkan turun drastis, I’m losing 6 kilogram already in a month. Dude!!! It’s just crazy okaay!!! Alesannya karena banyak banget pekerjaan dari masa orientasi ini ditambah begadang, belum lagi waktu istirahat yang diberikan saat orientasi sangat singkat. Hanya 15 menit untuk makan siang, untuk mengantri membeli makanan saja sudah 10 menit sendiri, so imagaine it your self..... kadang aku menghabiskan makanan dengan cepat seperti singa kelaparan, kadang saking capeknya aku hanya makan beberapa suap. Aku lebih sering memilih tidur dari pada makan, dan hanya sedikit waktu untuk memberikan update kepada Hugo. Tidak banyak obrolan telepon selama sebulan ini. I’m sad like I’m scared if the curse for couple in this uni gonna happen on us. Well I hope not!
“ Okay babe.... pick me up at 6.30 pm okay. Love you. I miss you so much baby pie” jawabku sambil mengirim pesan.
Setelah itu, aku meletakkan hpku dan menuju washtafel, menggosok gigi dan mencuci muka. Kemudian, aku mengambil masker wajah kesukaanku, aku ingin mukaku tidak terlihat lelah dan kusam karena orientasi ini. Bersantai sejenak. Aku membuka laci meja belajarku dan aku sudah menyimpan kado untuk Hugo, bulan depan adalah ulang tahunnya dan aku tahu kami tidak bisa bertemu jadi aku sudah mempersiapkannya.
*Ding*
“ Okay babe, text me your dorm address please. Thanks a lot miss you “ jawab Hugo pada pesannya.
Aku membalas pesannya dan bersiap untuk mandi.
*I can’t wait to see my baby tonight....*batinku.
__ADS_1
\\\*\\\*\\\*
Malam itu, aku dijemput Hugo dengan mobil sedan, katanya ia menyewa mobil ini atas rekomendasi orang hotel. Mobilnya baru dan nyaman, tentunya lebih irit dari pada harus membayar taksi online apabila ia mau berkeliling ibu kota.
“ So how’s my baby? You look skinnier... “ tanya Hugo sambil membelai rambutku.
Aku hanya tersenyum...
“ I’m fine babe.. just lots of crazy work. Don’t worry it will get better I hope after this. Even tho I’m not so happy with this major as you know it. I miss u.”
Malam itu aku menuju restaurant yang kami berdua idamkan sejak lama. Restaurant sangat bagus dan romantis. Aku dan Hugo sangat menikmati makan malam kami. Kami saling berbicara ringan dan malam ini aku akan menginap dengannya.
Kami membahas tentang dunia perkuliahanku yang sebentar lagi akan dimulai, Hugo bilang aku harus semangat karena ia akan terus mendukungku.
Setelah makan malam santai dan romantis itu, kami berjalan menuju mobil. Hugo memberikan kunci mobil kepadaku.
__ADS_1
“ I heard that you are kinda furious about life, just drive babe... let the anger out” kata Hugo sambil mengedipkan sebelah matanya.
Aku menyetir mobil itu dengan agak kencang, kami menuju jalan tol dan menuju ke arah Jakarta. Selama di mobil kami menyanyi dan bercakap-cakap lebih lagi. Jalan di tol agak sepi setelah pukul 10 malam.
Aku kemudian menuju salah satu rest area dan memarkirkan mobil itu di salah satu area yang sepi dan tidak banyak orang.
“ I miss you...” kata Hugo sambil memandang mataku lalu menciumku dengan ganas. Aku membalas ciumannya itu.
“ I miss you too” jawabku di sela-sela ciuman kami.
Bebrapa menit kemudian aku sudah tidak bisa menahan perasaan untuk melakukan itu lagi seperti waktu kami di Bali.
“Fuck it!” batinku.
Aku berpindah ke atas pangkuannya dan menciumi lehernya. Hugo membuka celananya buru-buru dan kami melakukannya lagi. Rasanya sangat gila dan nikmat. Kami berdua sangat bernafsu malam itu.
“It’s the craziest night ever” batinku.
__ADS_1