
Kemarin malam, kami melakukan sesuatu yang gila, bercinta di rest area. I mean it’s something new and fun. Kami pulang agak larut setelah itu. Sarah sepertinya sudah sangat lelah tadi malam, ia hanya bebersih dan langsung tidur. Sementara aku masih terjaga dan memeriksa e-mail kalau-kalau ada sesuatu dari perusahaan tour and travel tempatku bekerja.
*Ding*
Tiba-tiba ada pesan dari Clara dan aku langsung membukanya takut kalau ada tugas yang terlewat di kampus, walau aku sudah menyelesaikan semua tugas sebelum terbang ke Jakarta.
“ Are you still up? Are you with your girlfriend?” kata Clara dalam pesan itu.
Clara hanya teman satu kelompokku, rumahnya hanya berbeda dua blok dari rumah orangtuaku. Sarah pernah bilang hati-hati if I start catch feelings for her or same goes to Clara. Sarah adalah tipe pacar yang aku bisa katakan sangat baik dan pengertian, ia bilang kalau aku bertemu gadis yang lebih baik dan aku sukai lebih baik bilang padanya dan kami bisa mengakhirinya dengan putus baik-baik. Tentu saja aku tidak mengiyakan itu... aku tidak mau menggantjkannya dengan Clara atau siapapun.
“ I’m.. gotta go to sleep now. Night.” jawabku singkat.
“ Good night Hugo 💋” begitu jawabnya.
Aku tidak membalasnya lagi, aku pikir ia sedang mabuk dan bertingkah aneh. Aku memandangi Sarah dan mengecup keningnya, kemudian memeluknya dan terlelap.
\\\\*\\\\*\\\\*
Pagi itu aku masih terlelap, Sarah ternyata sudah bangun terlebih dahulu saat aku masih terlelap.
Hal, yang tidak aku ketahui adalah Clara menelepon beberapa kali dan Sarah mengangkatnya namun katanya Clara buru-buru mematikan teleponnya. Tidak hanya itu Sarah juga membaca beberapa pesan dari Clara yang agak flirty.
“ Good morning Hugo, I hope you have a great day💋”
__ADS_1
“ I miss you... I can’t wait to see you in uni again.”
“ How are you over there? Is she still pretty”
Begitu beberapa pesan dari Clara. Aku tidak tahu apa-apa yang jelas saat aku bangun Sarah sudah berpakaian rapi dengan make up tipis.
“ Good morning babe...” sapanya lembut.
“ I’m sorry picking up at your phone but there was a girl named Clara. Is that the girl that you told me the other day?”
“ Yeaa..” jawabku masih setengah ngantuk.
“ What’s wrong babe? Why you look so sad?” tanyaku sambil bangun dan berjalan mendekatinya kemudian mengecup dahinya dan memeluknya.
“ No! Of course not! You can read my previous chat too with her babe.. I always ignoring her and saying cold stuff. We are just classmate and it just stupid that we both are in the same group, but if you want I will move to another group once I’m back to uni, okay....” kataku bersungguh-sungguh.
I really do mean every words I said, I love Sarah, I love her... I mean f*ck Clara I don’t really give a damn about her anyway. I might want to call this b*tch later and of course in front of Sarah. I can’t hurt my girlfriend.
“ I’m really sorry babe. It won’t happen again okay?”
Sarah tidak menjawabku, hanya tersenyum tipis dan mengangguk.
“ I trust you Hugo, just don’t break it. I love you” kata Sarah.
__ADS_1
“ I promise I won’t hurt you....” jawabku sambil memandang matanya dan mengecup bibirnya pelan.
“ Well, go shower babe! Let’s have breakfast soon I’m hungry af” kata Sarah sambil tersenyum lebar.
Menit-menit selanjutnya aku menikmati air hangat di bawah pancuran shower. Aku tidak suka dengan apa yang Clara lakukan, I mean I know she kinda likes me but I don’t. I already warned her once before. This b*itch really....!
Aku berusaha tenang dan menyelesaikan mandiku. Hari ini rencananya kami akan pergi ke Grand Indonesia dan mungkin ke sebuah club.
Aku menutup mataku dan berusaha tenang... masih agak marah soal Clara. Tapi ah... Aku hanya mau hari yang santai dengan Sarah.
“ Babe hurry up......!” kata Sarah.
“ Okay love... sorry!!!!” jawabku setengah berteriak karena suara shower yang kencang.
\\\\*\\\\*\\\\*
Hari itu kami menuju ke Grand Indonesia dan Plaza Indonesia. Mall-mall di Jakarta memang besar-besar dan mewah, sejujurnya aku lebih suka nge-mall di sini selain ada pacarku tapi juga aku rasa mallnya lebih nyaman dan I don’t know good for window shopping.
Sebelum kami menuju ke kedua mall ini aku sudah menelepon Clara dan memarahinya. Aku bilang aku baik padanya bukan karena aku suka dengannya atau mau tidur dengannya. Murni karena kami teman satu kelompok dan for the sake of she is kinda neighbor to me anyway. That’s all. I guess Clara berhenti so I’m happy about it.
Aku menggenggam tangan Sarah, sesekali mencium rambutnya. Ia hanya tersenyum dan tersipu malu. Sesekali menepuk pundakku katanya malu dilihat orang.
Selain itu, ada hal lain yang tidak ia suka. Tatapan orang-orang melihatnya berjalan denganku seperti alien saja. I mean what’s wrong walking with bule?! I never care anyway if there is an asian man walking with white girl in my country or the other way or any race for sake. I don’t care.. I mean it’s their own business.
__ADS_1
Sometimes it’s annoying cause some people might talk in bahasa and saying shits about her. Like maybe she is a naughty girl or something like that or look she is not that pretty. Like why don’t they just mind their own business anyway. Sarah is pretty and she is not naughty as they thought. She is maybe but only with me as her boyfriend I think it’s pretty normal for couple right?!