LOVE And CONTEMPT

LOVE And CONTEMPT
Bab 9: (RESPON PAK AGUNG.)


__ADS_3

   Lalu tak lama kemudian, Pak Agung yang mendengar jawaban dari Putranya tersebut, lalu kemudian Pak Agung kembali meneruskan pertanyaannya kepada Marvel...


   "Pak Agung bertanya lagi kepada Marvel."


"Oh.... Jadi benar ya.!?


"Sekarang coba kamu terangkan dan jelaskan kepada Papa, kenapa kamu bisa ribut, dan berkelahi dengan Bayu.!"  "ucap Pak Agung terhadap Marvel."


   Lalu setelah mendengar pertanyaan yang lebih mendalam dari Papanya tersebut, maka Marvel kembali terdiam dan tertunduk, serta tak bisa menjawab pertanyaan Papanya tersebut.


   Setelah mengetahui Marvel ketakutan dan tidak bisa menjawab pertanyaan Papanya, maka saat itu juga Ibu Ratna mewakili Marvel, dengan menjawab pertanyaan tersebut.


   "Ibu Ratna berkata."


"Ah, Papa...


"Kayak tidak tahu saja...


Dalam hal ini, ya jelaslah Bayu yang salah.!


"Lihat saja Anak kita tuh... Pelipis kanannya robek dan terluka....


"Itu kan- jelas perbuatan Bayu.!


"Jadi, mau ditanya bagaimana lagi.!? "Menurut Mama, Bayu itu bukan hanya salah dan melukai Anak kita saja, akan tetapi dia dan keluarganya sudah kelewatan batas, dan tidak tahu diri....


"Sudah miskin, belagu lagi.!


"Dasar.!!"  "ucap Ibu Ratna terhadap Suaminya."


   Mendengar ucapan Istrinya tersebut, maka Pak Agung meresponnya dengan keras dan menegur Istrinya itu.!


   "Pak Agung berkata."


"Diam kamu, Ma.!!


"Saya tidak bicara sama Kamu.!


"Saya bicara sama Marvel.! 


"Yang saya butuhkan, bukan keterangan dari kamu, akan tetapi penjelasan dari Marvel.!!"   "ucap Pak Agung kepada Ibu Ratna."


   Mendengar teguran dari Suaminya tersebut, maka Ibu Ratna seketika itu juga langsung terdiam, tanpa berkata-kata lagi...


   Dan bahkan bukan hanya Ibu Ratna saja, akan tetapi Anggi dan Marvel-pun demikian...


   Mereka bertambah khawatir, setelah melihat Papanya tersebut gusar saat itu.


   "Lalu setelah itu, Pak Agung bertanya lagi kepada Marvel, dan kali ini pertanyaan Pak Agung tersebut meminta, agar Marvel menjelaskan secara detail permasalahannya."


   "Pak Agung berkata."


"Marvel.!!


"Sekarang jawab Papa.!


"Tolong jelaskan secara detail, permasalahannya dari awal.!!


"Kenapa kamu sampai bisa berkelahi dengan Bayu.?


"Jawab Papa...!!"  "ucap Pak Agung terhadap Marvel, dengan nada yang agak setengah membentaknya."


   Mendengar pertanyaan dari Papanya yang setengah agak membentaknya tersebut, maka Marvel yang gemetar dan ketakutan yang sangat luar biasa saat itu, dia merasa tambah kebingungan.


    Marvel merasa, di sisi lain Marvel ditekan oleh Papanya untuk menjelaskan yang sebenarnya saat itu.


   Sedangkan di sisi lain, jika masalah tersebut ia beberkan seluruhnya dan yang sebenarnya, maka Marvel takut Papanya akan bertambah marah lagi kepadanya.


   Sebab Marvel tahu, bahwa kejadian tersebut memang berawal dari masalah yang di buatnya.


   Dan Marvel merasa, bahwa biang kerok yang sebenarnya adalah dirinya.


   Sedangkan Anggi yang sedari tadi duduk di sampingnya, dia juga tidak bisa berkata apa-apa.


   Karena memang Papanya tersebut, memang sangat disegani dan takuti, dengan segala ketegasan dan kewibawaannya.

__ADS_1


   Maka selama Kakaknya di brondong pertanyaan oleh Papanya tersebut, Anggi hanya bisa melirik kepada Kakak dan Mamanya, yang berada di samping kanan dan kiri Anggi saat itu.


   "Begitu juga dengan Ibu Ratna..."


Walaupun dia judes, akan tetapi dia sangat takut kepada Suaminya tersebut.


   Karena Ibu Ratna merasa, bahwa Suaminya tersebut dari dulu ia kenal tidak pernah mengajarkan hal-hal yang negatif kepada keluarganya,


   Dan juga selain itu, dia sangat tegas dan disiplin, sehingga seluruh gerak-gerik dan kata-katanya, tidak pernah ada yang bohong dan meleset.


   Sehingga Pak Agung, adalah orang yang paling dihormati dan disegani di keluarga tersebut.


   Maka di saat-saat Pak Agung marah seperti pada saat itu, semua yang ada di ruangan itu-pun tidak ada yang berani membantahnya.


   "Maka tak lama kemudian, Marvel menjawab pertanyaan Papanya tersebut....


   "Marvel berkata."


"Ma- ma- maafkan Marvel Pa...


"Marvel yang salah..


"Sebenarnya ini semua salah Marvel...


"Jadi tadi pagi di Sekolah diadakan lomba pertunjukan kemampuan bagi seluruh murid...


"Waktu itu Marvel dan Anggi juga ikut dalam pertunjukan tersebut, dan kami berdua tidak mendapat juara dalam lomba itu...


"Akan tetapi, Bayu tadi dapat juara 1 dengan mempertunjukkan kebolehannya, yaitu di bidang pidato bahasa Inggris...


"Dan pertunjukan yang dibawakan oleh Bayu tersebut, mengalahkan semua pertunjukan yang diperagakan oleh Anak-anak lainnya, termasuk Marvel dan Anggi...


"Dan Bayu-pun mendapat juara 1...


"Oleh karena itu, Marvel iri dengan pencapaian Bayu tersebut, dan akhirnya Marvel marah ke Bayu...


"Lalu, kemudian Marvel menyerang Bayu tadi di Sekolah Pa..."  "ucap Marvel dengan nada lirih kepada Papanya."


   Setelah mendengar penjelasan secara rinci dari Marvel tersebut, maka kemudian Pak Agung segera merespon ucapannya itu.


   "Pak Agung berkata."


"Papa sudah paham dengan mendengar penjelasan dari kamu Marvel...


"Sekarang, Papa harap kalian semua dengarkan Papa, karena Papa akan memberikan penjelasan kepada kalian semua,!"


   "ucapan Pak Agung kepada semuanya."


   Mendengar kata peringatan dari Pak Agung tersebut, maka ketiganya segera merespon ucapan Pak Agung itu.


   "Mereka serempak berkata."


"Baik Pa..." "ucap ketiganya."


   "Lalu kemudian Pak Agung mulai berkata."


"Marvel, dan juga kamu Anggi.!


"Kalian saya Sekolahkan mulai dari dini sampai sekarang, untuk mendapatkan ilmu pengetahuan.!


"Sedangkan ilmu pengetahuan itu sendiri, hanya berpusat dari satu akar yaitu hati kita.!


"Kalian tahu, kita memiliki dua buah mata.!


"Kita juga memiliki dua buah telinga.!


"Kita juga memiliki pikiran.!


"Kita juga memiliki rasa.!


"Dan bahkan kita memiliki penciuman.!


"Akan tetapi semuanya itu tidaklah akan berguna, jika dalam diri kita yaitu hati, tidak mengatur semua Indra tersebut dengan baik..!!


"Artinya....!!

__ADS_1


"Apa yang kalian lihat, apa yang kalian dengar, apa yang kalian cium, apa yang kalian rasa, dan apa yang kalian pikirkan, jika semuanya itu dipahami dengan betul dan memakai perasaan hati, maka semuanya berdampak positif.!!


"Akan tetapi jika semuanya itu diatur dengan tidak baik oleh hati kita, maka semuanya tidaklah akan berguna sama sekali.!


"Jadi intinya...!


"Jika hati kita baik, maka seluruh yang ada di badan kita akan menjadi baik.!


"Dan sebaliknya..!


"Jika hati kita buruk, maka seluruh yang ada di badan kita akan menjadi buruk.!


"Ingat kalian semua.!!


"Ilmu pengetahuan tentang duniawi, baik itu mencakup ilmu pengetahuan, ataupun teknologi, ataupun mungkin agama sekalipun, itu tidaklah setinggi ilmu adab atau-pun akhlak kita.!!


"Karena harta bukanlah suatu jaminan, untuk menjadi orang menjadi mulia.!!


"Jika akhlak atau adab kita buruk, baik pada diri sendiri, ataupun terhadap orang lain, atau mungkin juga terhadap Pencipta kita, maka kita akan hancur.!!


"Orang bisa saja kaya dan memiliki segalanya.!


"Orang bisa saja pandai dan pintar, serta mengetahui dalam bidang apapun.!


"Akan tetapi semua itu tidaklah menjadi jaminan, untuk kemuliaan bagi orang itu sendiri, jika orang tersebut tidak memiliki akhlak yang mulia.!


"Karena derajat manusia, baik di sisi manusia lain atau mungkin kepada Penciptanya, itu dinilai dari akhlak dan budi pekerti kita.!!


"Kalian ingat dan kalian lihat, atau mungkin kalian dengar.!


"Berapa banyak orang-orang pintar dan kaya raya yang dipenjara.!


"Itu semua bukan karena ilmu mereka yang keliru, atau mungkin pengetahuan mereka yang keliru.!!


"Mereka itu di penjara, karena hati mereka rusak, sehingga akhlak mereka buruk.!


"Dan akhirnya semua yang mereka miliki, baik "kekayaan," "wawasan" ataupun yang lainnya, semuanya menjadi tidak berguna, tatkala orang tersebut terpuruk dalam penjara.!!


"Dan bahkan orang tersebut pada saat berada di dalam penjara, itu bukanlah kemuliaan yang didapatkan, malah sebaliknya.!


"Yang mereka dapatkan itu adalah kehinaan dan kehancuran.!!


"Begitulah manusia.!


"Pada hakekatnya, kita dikaruniai harta yang berlimpah, seperti yang kita miliki sekarang.!


"Kata sebagian orang, atau bahkan diri kita sendiri mengakui, itu adalah kemuliaan dan kelebihan.!


"Sedangkan kalau kita pikir pakai hati dan perasaan, kemuliaan tersebut bukanlah terletak dari kekayaan yang kita miliki.!!


"Contohnya seperti kamu Marvel.!!


"Jangan mentang-mentang kamu anak orang kaya, hingga kamu menyepelekan orang lain yang lebih kekurangan dari masalah finansial, hingga kamu menyepelekan atau mengejek orang yang tidak mampu tersebut.!!


"Apalagi kamu merasa diri kamu lebih mulia dan lebih berharga, ketimbang orang tersebut!


"Itu salah.!


"Karena sesungguhnya, harta yang kita dapatkan saat ini, itu hanya titipan.!


"Suatu saat bila Tuhan berkehendak, maka harta yang kita miliki ini-pun akan diambil kembali oleh yang Maha Kuasa.!


"Dan bahkan bukan hanya harta kita saja, akan tetapi nyawa yang ada di tubuh kita-pun akan diambil kembali oleh yang Maha Kuasa.!!


"Karena semuanya milik Dia.!


"Jadi apa yang patut kita banggakan.!?


"Jangan kalian kira, kita lebih berharga di mata Tuhan, dibandingkan dengan orang-orang miskin di sana.!


"Karena Tuhan tidak memandang apa yang kita miliki, akan tetapi Tuhan memandang sejauh mana isi dari hati kita.!!


"Camkan itu baik-baik.!!"  "ucap Pak Hartono kepada Marvel, Anggi, dan Ibu Ratna di ruang tamu rumahnya tersebut."


   Setelah Pak Agung mengakhiri kata-katanya, maka semuanya tidak ada yang berani mengeluarkan sepatah kata-pun...

__ADS_1


   Bahkan mereka semuanya tetap tertunduk, dan tidak berani mengangkat kepala mereka.


  


__ADS_2