
Setelah keduanya terdiam serta menangis beberapa saat lamanya, maka kemudian Anggi mulai berbicara kembali dengan Ibu Ratna...
"Mah... 'maafkan Anggi ya.!
"Anggi sama sekali nggak ada maksud 'untuk melawan, 'apalagi berani sama mama...
"Tapi, 'Anggi mohon, 'terima Ibu Martini 'untuk bekerja di sini. 'ya...
"Please...!"
"ucap Anggi."
Setelah mendengar ucapan Anggi yang setengah gugup tersebut, maka Ibu Ratna terlihat menyeka air matanya sejenak, sembari tetap memalingkan mukanya...
Dan terlihat dia terdiam, sembari menenangkan diri dan berpikir tentang jawaban apa yang akan dikatakannya terhadap anaknya itu.
Lalu tak lama kemudian, Ibu Ratna kembali menatap Anggi dengan mata yang sembab sembari berkata...
"Baiklah 'Anggi.!
"ika itu memang kemauan kamu, Mama terima.!
"Tapi ada tiga syarat yang harus dipenuhi, 'baik oleh kamu 'ataupun Ibu Martini nantinya.!" "ujar Ibu Ratna."
"Apa itu 'mah.?" "tanya Anggi.
"Yang pertama, 'Saya menerima Ibu Martini untuk bekerja di sini 'bukan karena dia. 'akan tetapi karena kamu yang memintanya. 'karena Mama sangat sayang sama kamu. 'dan Mama sangat membenci dia 'walau sampai kapanpun.!
"Lalu yang kedua, 'kamu tidak boleh dekat-dekat sama anaknya, 'atau si Bayu, 'walaupun ibunya nantinya akan bekerja di sini.!
"Lagu yang ketiga, 'Mama minta jangan sampai Ibu Martini membuat kesalahan, 'atau berbuat macam-macam di rumah ini, 'selama dia bekerja nantinya.!!"
"ujar Ibu Ratna."
Lalu setelah Ibu Ratna menyelesaikan kata-katanya, maka kemudian Anggi terlihat senang.
Kemudian langsung saja dia memeluk Ibu Ratna dengan erat, sembari berkata...
"Baiklah 'Mah.!
"Anggi akan ingat syarat dari Mama itu.!
"Dan Anggi sangat berterima kasih sekali sama Mama.!
"Anggi sangat senang sekali.!
"Terima kasih 'ya 'Mah...!!"
"ucap Anggi, sembari tetap memeluk sang Mama di kursi sofa tempatnya duduk itu."
Sementara Ibu Ratna yang saat itu tengah dipeluk oleh sang anak, Dia terlihat senang dengan mengetahui Anggi sang anak merasa senang dengan keputusannya itu...
Dan dia-pun terlihat membalas pelukan sang anak, dan terlihat senyum tipis di bibirnya "pertanda dia sudah berhasil membuat anaknya itu merasa senang."
Akan tetapi, senyum yang tersungging di bibir Ibu Ratna bukan berarti dia merasa lega dan puas, dengan menerima Ibu Martini untuk bekerja di rumahnya itu...
"Akan tetapi senyum tersebut hanya semata-mata ingin melihat Anggi merasa senang dan gembira, karena dia merasa tidak tega terhadap sang anak.!"
Sementara Anggi, dia merasa sangat senang dan gembira...
Dan dia merasa telah berhasil membujuk sang Mama, untuk menerima ibunya Bayu untuk bekerja di rumahnya tersebut, walaupun di hati kecil Anggi merasa kurang puas karena dengan tiga syarat yang diajukan oleh Ibu Ratna itu tadi...
Karena bagi Anggi, syarat tersebut sangatlah berat dan ia merasa sangat sulit untuk menerimanya.!
__ADS_1
Akan tetapi setidaknya Anggi merasa puas, karena pada akhirnya Mamanya itu sudah menyetujui dan memperbolehkan Ibu Martini untuk bekerja di rumahnya.!
Sedangkan masalah yang dipikirkannya, atau rasa ketidakpuasannya dengan syarat yang tadi, Anggi berpikir akan menjadi urusan belakangan...
"Dan Anggi berpikir, yang penting jalani saja dulu.!"
Lalu setelah beberapa saat kemudian, maka Ibu Ratna segera menyuruh Anggi untuk mandi dan segera sarapan pagi.
Dan kebetulan hari itu adalah hari Minggu, dan waktu masih menunjukkan pukul (07.30 pagi.)
Lalu tak lama kemudian, Anggi-pun menuju ke kamar mandi.
Sementara Ibu Ratna segera menyiapkan sarapan pagi untuk anaknya tersebut, dan menaruhnya di atas meja makan di ruang tengah rumahnya.
Sementara sang Suami "atau Pak Agung Pranoto," dia masih berada di dalam kamarnya dan masih belum bangun dari tidurnya...
Karena dia semalam ada rapat di kantornya, dan pulang agak larut malam.
Jadi setelah Pak Agung selesai "Salat Subuh," maka kemudian beliau kembali melanjutkan tidurnya.
Dan dia berpesan, agar jika nanti sudah tiba waktu makan pagi, maka Pak Agung meminta untuk dibangunkan oleh sang Istri "atau Ibu Ratna," untuk sarapan pagi bersama.
Maka dari itu, setelah Ibu Ratna selesai menyiapkan sarapan pagi di ruang tengah rumahnya, maka dia-pun segera menuju ke kamarnya untuk membangunkan sang Suami, agar dia segera bersama-sama sarapan pagi beserta dirinya dan Anggi...
Namun, tentu saja setelah beliau terlebih dahulu membersihkan diri atau mandi saat itu.
Lalu setelah Anggi dan Pak Agung sudah selesai mandi, maka kemudian mereka langsung menuju ke meja makan di ruang tengah rumahnya, untuk segera makan pagi bersama yang memang keduanya sudah ditunggu oleh Ibu Ratna sebelumnya di sana.
Dan mereka-pun makan pagi bersama dengan santai, sembari mengobrol antara ketiganya.
Dan memang, keluarga tersebut kurang lengkap...
Karena selain di rumah tersebut tidak ada asisten rumah tangga yang menyiapkan sarapan, ataupun melaksanakan pekerjaan-pekerjaan lain seperti menyapu dan mengepel lantai, dan itu semua dilakukan oleh Ibu Ratna dan juga Anggi, di keluarga tersebut tidak ada Anak dari Ibu dan Pak Agung, atau saudara dari Anggi "yaitu Marvel..."
Dan dia tinggal dengan Omnya, atau saudara dari Pak Agung Pranoto "atau sang Papa."
Akan tetapi walaupun Marvel tidak bersama dengan mereka, dia sering kontak atau sering menghubungi mereka.
Baik dengan sang Papa atau sang Mama, dan bahkan Anggi sendiri.
Sementara di sela-sela makan mereka tersebut, tak lupa Anggi dan Ibu Ratna menyinggung atau membicarakan hal yang telah dibahasnya barusan kepada Pak Agung.!
"Yaitu mengenai Ibu Martini, yang akan mereka suruh bekerja di rumahnya itu.!"
Kemudian setelah Pak Agung mendengar penjelasan mereka, maka terlihat dia sangat senang sekali dan sangat mendukung dengan apa yang direncanakan oleh mereka itu...
Dan bahkan Pak Agung di sela-sela makannya tersebut berbicara kepada Anggi dan Ibu Ratna, "bahwa dia akan pergi ke rumah Bayu atau Ibu Martini bersama dengan Anggi, untuk segera meminta ibu Martini agar secepatnya bekerja di rumahnya tersebut.!"
Lalu setelah mendengar penjelasan dari Pak Agung, maka terlihat Anggi sangat girang dan sangat merasa senang...
Dan tidak henti-hentinya, dia berulang kali mengucapkan terima kasih kepada sang Papa tersebut.!
Sementara Ibu Ratna, Dia terlihat dingin dan tanpa merespon ucapan keduanya sedikitpun...
Karena dalam pikiran Ibu Ratna tidak ada terbersit sedikitpun rasa senang, ataupun rasa empati terhadap ibu Martini, walaupun dirinya juga membutuhkan seorang pekerja asisten rumah tangga di rumahnya itu.!
Karena di dalam benak Ibu Ratna, sampai saat itu dia masih tidak menyukai ibu Martini ataupun Bayu.!
Akan tetapi di sela-sela makan pagi tersebut, Ibu Ratna sesekali menyahut atau menjawab jawaban "baik dari Pak Agung ataupun Anggi," jika menyinggung masalah Ibu Martini tersebut, walaupun dalam hatinya tidak menyukainya.!
Karena Ibu Ratna sadar, bahwa apa yang ada dalam benaknya itu sangat berseberangan dengan sang Suami.!
Apalagi dia sendiri juga tahu dan paham betul, bahwa dirinya pernah melabrak atau memaki-maki mereka, sewaktu dulu Marvel ada masalah dengan Bayu...
__ADS_1
"Dan itu semua, tanpa sepengetahuan dari Pak Agung sampai sejauh itu.!"
Maka dari itulah, "walaupun ibu Ratna dan Anggi sangat hafal betul tentang masalah tersebut, akan tetapi mereka berdua tidak berani membuka, atau mengungkit masalah tersebut kepada Pak Agung.!"
Bagi ibu Ratna, "hal tersebut adalah menjadi hal pengecualian atas kesetujuannya terhadap ibu Martini, yang akan direncanakan bekerja di rumahnya tersebut kepada Anggi.!"
Sedangkan bagi Anggi, "hal tersebut jugalah yang menjadi alasan dan sekaligus tameng bagi sang Mama terhadap sang Papa, dengan mempekerjakan ibu Martini di rumahnya tersebut.!"
Maka hal itu, tetap menjadi misteri dan rahasia bagi mereka berdua, "baik dalam pikiran mereka masing-masing, ataupun terhadap Pak Agung Pranoto.!"
Lalu setelah semuanya selesai sarapan pagi, maka Pak Agung segera mengajak Anggi dan Ibu Ratna untuk bersama-sama menuju ke rumah Ibu Martini.
Kemudian Anggi-pun terlihat bersemangat, dan dia dengan senang hati akan ikut dengan Pak Agung ke sana.
Sedangkan ibu Ratna, dia tidak mau ajakan dari Pak Agung tersebut.!
Dan dia beralasan untuk tetap berada di rumah, karena di rumah tidak ada siapa-siapa, walaupun alasan itu hanyalah alibi tentang ketidaksukaannya terhadap keluarga tersebut.!
Dan tentu saja Pak Agung tidak mempermasalahkannya, karena menurut Pak Agung alasan istrinya tersebut sangat masuk akal...
Kemudian Pak Agung langsung menuju ke garasi rumahnya, untuk mengeluarkan mobilnya...
Lalu setelah itu Pak Agung dan Anggi segera berangkat menuju ke rumah Bayu, untuk menemui Ibu Martini di sana.
Sementara di rumah Bayu, terlihat mereka sibuk dengan kegiatan mereka di pagi itu...
Di mana setelah Bayu dan ibu Martini selesai sarapan pagi, Ibu Martini langsung melanjutkan kegiatannya dengan bersih-bersih rumah dan juga mencuci pakaian.
Sedangkan Bayu sibuk dengan mengotak-atik sepeda motornya, yang kebetulan sepeda motornya tersebut ada yang perlu diperbaiki.
Lalu setelah beberapa saat kemudian, terlihat sebuah mobil minibus berwarna putih masuk ke halaman rumah Bayu saat itu...
Sedangkan Bayu yang saat itu mengetahui ada mobil masuk ke halaman depan rumahnya, maka dia segera meninggalkan kesibukannya yang memperbaiki sepeda motornya itu.
Lalu dia langsung berdiri dengan perasaan yang sangat penasaran dan bertanya-tanya, "bahwa siapakah gerangan yang ada di dalam mobil tersebut.!?"
Dan tak lupa Bayu juga segera memberitahu ibunya, tentang keberadaan mobil yang memasuki halaman rumahnya tersebut.
Lalu setelah sang Ibu diberitahu, maka mereka berdua secara bersama-sama segera menuju ke teras depan rumahnya, dan mereka berdua berdiri dan menunggu sembari bertanya-tanya, "siapakah tamu yang datang ke rumahnya tersebut.!?"
Lalu setelah mobil itu berhenti, maka kemudian terlihat kedua buah pintu mobil tersebut mulai terbuka...
Lalu terlihat dua orang keluar dari mobil tersebut...
Maka setelah mengetahui siapa yang datang itu, maka terlihat Bayu dan ibu Martini sangat merasa senang dan gembira, karena rupanya yang datang ke rumah mereka tersebut adalah Anggi bersama dengan papanya...
Lalu tanpa menunggu lama, Bayu dan ibu Martini segera menyambut mereka, dan mempersilakan mereka untuk masuk ke ruang tamu rumahnya.
__ADS_1