
Setelah mengetahui dua orang anak buahnya telah tersungkur ke tanah, maka Marvel langsung saja memerintahkan 6 lagi anak buahnya yang tersisa, untuk mengeroyok Bayu pada saat itu.
Sedangkan dua orang yang sebelumnya dirobohkan oleh dua orang teman Bayu itu, mereka saat itu sudah kembali bugar, dan kembali bergabung dengan teman-temannya yang lain.
Maka mereka-pun segera bergabung dengan empat orang yang disuruh oleh Marvel, untuk mengeroyok Bayu pada saat itu.
Dan mereka-pun langsung mengepung Bayu dari segala arah....
Sedangkan tiga orang teman Bayu yang sedari tadi disuruh mundur dan berada di belakang, mereka bertiga secara bersamaan hendak maju ke depan, dan berniat akan membantu Bayu yang saat itu sedang dikepung oleh anak buah Marvel tersebut.
Akan tetapi Bayu segera menyuruhnya mundur kembali, dan menjauh dari tempat tersebut.
Dan mereka-pun kembali mundur ke belakang, dengan perasaan was-was bercampur heran.
Mereka berfikir, bagaimana mungkin Bayu bisa mengalahkan anak buah Marvel, yang saat ini jumlahnya lebih banyak dari yang sebelumnya itu.
Dan pikiran tersebut terus-menerus menghinggapi mereka pada saat itu.
Akhirnya mereka dengan perasaan was-was dan khawatir, hanya menonton dari belakang kejadian tersebut.
Sementara itu, Bayu yang dikepung dari segala arah oleh 8 orang anak buah Marvel tersebut, dia segera mengeluarkan jurus dengan kuda-kuda yang kokoh, dan bersiap untuk datangnya serangan dari anak buah Marvel tersebut.
Sedangkan dua orang lagi yang sebelumnya sudah dirobohkan oleh Bayu itu, mereka saat itu masih terduduk lemas, dan masih mengerang kesakitan, karena terkena pukulan dari Bayu sebelumnya.
Maka setelah beberapa saat kemudian, Bayu yang berada di tengah-tengah anak buah Marvel yang mengepungnya tersebut, lalu Bayu seketika itu juga diserang dari semua arah. Baik depan, belakang, samping kanan, ataupun samping kiri.
Sedangkan Bayu yang mendapat serangan secara bersamaan tersebut, maka dia langsung membalas serangan yang sangat mematikan, kepada satu persatu dari anak buah Marvel tersebut.
Sehingga membuat anak buah Marvel itu satu persatu langsung roboh, dan tersungkur ke tanah dengan mengerang kesakitan.
Sedangkan Bayu sendiri, dia sama sekali tidak terkena serangan dari anak buah Marvel tersebut.
Karena dia dengan gesitnya menghindar, dan membalas serangan dari musuh-musuhnya tersebut.
Lalu selang beberapa saat kemudian, maka semua delapan orang anak buah Marvel itu-pun tersungkur dan berguling-guling di tanah, dengan mengerang kesakitan.
Marvel yang mengetahui anak buahnya tersebut semuanya sudah roboh, maka dia sangat gusar dan marah kepada Bayu.
Sehingga dia mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas, dan mengumpat kepada Bayu pada saat itu.
"Marvel berkata."
"Heh, kurang ajar lu Bayu.!
"Wah, rupanya elu hebat juga ya.!?
"Gue kira, elu hanya anak orang miskin biasa aja...
"Gak taunya, lu pinter Silat juga ya.!
"Tapi elu jangan sombong dulu.!
__ADS_1
"Sekarang, elu hadapin gue ni,
Marvel.!" "ucap Marvel kepada Bayu, dengan nada sombong."
Mendengar ucapan Marvel yang menantang dan bernada sombong tersebut, kemudian Bayu kembali menanggapinya dengan kata-kata yang lembut dan halus.
"Bayu berkata."
"Udahlah Marvel...
"Gue gak ada urusan ama elu...
"Kenapa elu membenci gue amat sih.!?
"Apa salah gue ke elu.?
"Kan-udah gue bilangin tadi...
"Gue tadi udah minta maaf ke elu, dan anak buah elu.!
"Tapi elu-nya aja yang maksa, dan tetap ngotot ingin nyerang gue...
"Sekarang giliran elu yang mau nyerang gue...
"Gue nggak mau berkelahi ama elu Marvel...
"Dan bila gue yang salah, maka gue minta maaf ke elu...
"Oke kalau gitu, gue kalah....
"Sekarang, maafin gue Marvel..."
"ucap Bayu kepada Marvel dengan nada merendah."
"Kemudian Marvel berkata lagi."
"Eh, Bayu.!
"Enak aja lu ya, minta maaf ke gue.!
"Asal elu tahu ya.!
"Sampai kapanpun, gue nggak pernah akan maafin elu.!
"Ingat itu.!
"Sekarang, keluarin jurus-jurus elu yang tadi, dan hadapi gue.!" "ucap Marvel kepada Bayu dengan nada menantang."
Mengetahui gelagat Marvel yang marah dan tidak menerima permintaan maaf darinya itu, maka Bayu tetap berusaha untuk bersikap tenang pada saat itu.
Sedangkan Marvel sendiri, dia secara perlahan maju mendekati Bayu yang tetap berada di tempat semula.
__ADS_1
Lalu tak lama kemudian, Marvel-pun segera mengeluarkan ancang-ancang untuk menyerang Bayu.
Akan tetapi Bayu yang mengetahui dirinya akan diserang oleh Marvel tersebut, dia tetap tenang dan berfikir untuk tidak membalas serangan dari Marvel tersebut.
Karena menurut Bayu, jika hanya menghadapi seorang Marvel saja, baginya tidak ada yang sulit.
Akan tetapi Bayu berpikiran bahwa, dirinya tidak akan memperluas permusuhan dan perkelahian pada saat itu.
"Maka benar saja."
Pada saat Marvel menyerang dirinya, maka Bayu hanya menghindar ke sana dan kemari, menghindari pukulan dari Marvel yang membabi buta tersebut.
Sedangkan Marvel sendiri sadar, bahwa pukulannya yang membabi buta dan terus dilancarkan kepada Bayu tersebut, satupun tidak ada yang mengena.
Maka terlihat dari wajahnya kegusaran yang sangat luar biasa pada saat itu.
Marvel ada dalam dua pikiran, yaitu antara marah dan malu.
Karena bagaimanapun juga, kejadian tersebut ditonton begitu banyak murid-murid yang lain, dan satu-pun tidak ada yang terlewati dari tontonan mereka saat itu.
Maka dari itulah, pikiran malu yang menghinggapi Marvel kian menjadi-jadi.
Sementara itu, dua orang anak buahnya yang sebelumnya dijatuhkan oleh Bayu di perkelahian awal tersebut, mereka berdua rupanya sudah bugar kembali, dan segera membantu Marvel untuk menyerang Bayu pada saat itu.
Maka secara diam-diam, dua orang anak buah Marvel tersebut memegang batang kayu.
Entah dapat dari mana batang kayu tersebut, dan secara diam-diam pula batang kayu tersebut dipukulkannya kepada Bayu dari arah belakang.
Sedangkan Bayu yang mendapat serangan secara tiba-tiba, dan tidak pernah membayangkan sebelumnya akan datangnya serangan tersebut, maka Bayu-pun terkena pukulan tersebut, dan sempat terhuyung beberapa saat.
Lalu setelah Bayu terkena pukulan, maka kemudian Marvel dan dua orang temannya tersebut menertawakan Bayu, dengan nada meledek dan mencemooh.
"Marvel dan dua orang anak buahnya berkata."
"Ha ha ha.!
"Rasain lu.!
"Emangnya enak.?
"Mana, ayo keluarin jurus elu.!
"Mampus lu Bayu.!" "ucap Marvel dan anak buahnya kepada Bayu."
Sementara itu, tiga orang teman Bayu yang mengetahui bahwa Bayu saat itu terkena pukulan, dan sempat terhuyung ke belakang tersebut, mereka bertiga segera menghampiri dan merangkul Bayu, sembari menanyakan, apakah dia tidak apa-apa atau gimana...?
Lalu setelah itu, tiga orang teman Bayu tersebut hendak maju dan ingin menghajar Marvel, beserta kedua orang anak buahnya tersebut.
Akan tetapi dengan cepat Bayu memegang tangan mereka, dan lagi-lagi mereka disuruh minggir, dan menyuruh mereka agar tidak usah ikut campur.
Lalu kemudian, Bayu-pun segera kembali maju mendekati Marvel dan kedua orang anak buahnya tersebut.
__ADS_1
Sedangkan tiga orang teman Bayu tadi, mereka kembali ke tempat semula, sembari menghela nafas, tanda kekhawatiran yang mendalam terhadap sahabatnya itu.