LOVE And CONTEMPT

LOVE And CONTEMPT
Bab 24: (TELEPON ANCAMAN.)


__ADS_3

   Setelah Bayu dan yang lainnya selesai makan siang saat itu, maka kemudian mereka segera melaksanakan salat "Zuhur" di mushola sekitar area tersebut...


   Dan memang Mushola tersebut sengaja disediakan oleh pengelola tempat itu, dan dikhususkan bagi para pengunjung, untuk melaksanakan salat di sana...


   Lalu kemudian, Bayu dan ketiga temannya melaksanakan salat "Zuhur" secara berjamaah di mushola tersebut.!


   Kemudian setelah mereka selesai melaksanakan salat "Zuhur," maka Bayu duduk di salah satu warung kecil, untuk membeli minuman dan makanan kecil di sana sembari mengobrol bersama dengan ketiga temannya...


   Namun belum sempat Bayu meminum air yang dibelinya itu, tiba-tiba saja Ponselnya berbunyi.!!


   Lalu langsung saja Bayu mengambil Ponselnya dari saku celananya, dan kemudian Bayu segera melihat, siapakah gerangan yang menelponnya saat itu.!


   Sedangkan tiga orang temannya, mereka asik minum-minum dan menikmati makanan kecil di warung tersebut sembari bersenda gurau...


    Lalu setelah Bayu melihat ke Ponselnya, maka Bayu terlihat agak keheranan.!!


   "Pasarnya...!"


Nomor yang tertera di Ponselnya itu, adalah "Nomor" yang tidak tercantum dalam kontak memorinya.!


   Maka tatkala orang tersebut menelpon kepada Bayu, yang keluar bukan "Nomor" dan "Nama" sang penelpon tersebut, akan tetapi yang keluar di Ponsel Bayu hanyalah Nomornya saja...


   Lalu setelah mengetahui yang menelponnya tersebut adalah nomor asing menurutnya, maka Bayu segera memperlihatkan Ponselnya kepada ketiga temannya, "dengan harapan," barangkali ketika temannya itu mengetahui dan hafal dengan Nomor yang meneleponnya saat itu...


   Lalu setelah Ponsel tersebut diperlihatkan kepada teman-temannya, maka satu-pun dari mereka tidak ada yang mengetahui dan hafal dengan Nomor yang menelpon Bayu saat itu.!


   Lalu setelah beberapa saat kemudian, maka Bayu mencoba mengangkat Ponselnya sekaligus ingin tahu, siapakah yang menelponnya saat itu.!?


   "Kemudian setelah diangkat, maka betapa terkejutnya Bayu saat itu...!!"


   Ternyata, yang menelponnya itu adalah "Marvel.!!"


   Keterkejutan Bayu saat itu sangat beralasan, karena di samping antara Bayu dan Marvel tidak saling menyimpan nomor Telepon, lagi pula Bayu merasa, bahwa Marvel yang menelponnya saat itu tentulah sangat penting.!


   Karena jika tidak, maka tidak akan mungkin Marvel menelpon Bayu...


   Akan tetapi, yang membuat Bayu tidak habis pikir, dari mana Marvel mendapatkan Nomornya.!?


   Sedangkan mereka berdua seperti yang telah diuraikan tadi, yaitu mereka tidak saling menyimpan nomor Telepon antara satu dengan yang lainnya.!


   Maka dengan adanya hal tersebut Bayu beranggapan, pasti Marvel mendapatkan Nomor Bayu itu melalui teman-teman Siswa lainnya.!


   Dan itu, tentu saja bukan ketiga teman akrabnya yang biasa bersama-sama dengannya, yaitu "Saiful" "Ramli" dan "Hartono.!"


   Karena, sebelum Ponsel itu diangkat oleh Bayu tadi, maka ketiga temannya itu sudah diberitahukan sebelumnya tentang Nomor yang masuk dalam Ponselnya, dan ketiganya tidak ada yang mengenalnya.!!


   Dan itu berarti bukan hanya Bayu yang tidak mempunyai Nomor Marvel, akan tetapi ketiga temannya-pun juga sama...


   Maka dari itu Bayu beranggapan, pasti Marvel telah menanyakan atau mencari Nomor Teleponnya dari teman-temannya yang lain.!


   Lalu setelah Bayu mengangkat ponselnya maka kemudian dia mengucap salam kepada Marvel akan tetapi Marvel bukannya menjawab salam dari Bayu malah dia langsung nyerocos tak karuan dan berkata-kata kasar terhadap Bayu lewat ponselnya itu.


   "Marvel berkata...!"


"Eh. Bayu.!!


"Gue tadi denger dari teman-teman elu. Katanya Adik gue tenggelam. Ya.?"   "tanya Marvel terhadap Bayu."


"Oh. Iya Marvel...


"Tapi nggak apa-apa kok. Dia selamat...


"Sekarang. Dia baik-baik aja..."  "jawab Bayu terhadap Marvel."

__ADS_1


"Ah. Ini pasti rencana elu. ya.!?


"Elu kan- yang rencana ini semuanya.!?


"Awas lu ya.!!"   "ucap Marvel terhadap Bayu."


"Oh... Nggak. Marvel...


"Elu keliru...


"Jadi. Anggi itu tadi tenggelam. karena ban yang ditumpanginya di pantai itu mengalami bocor...


"Sedangkan Anggi sendiri. terbawa arus agak ke tengah...


"Lalu, setelah ban itu bocor. Maka otomatis Anggi sempat tenggelam...


"Tapi gak lama kok. Karena, tadi gue langsung nolong dia. dan gue bawa dia ke pinggir pantai...


"Lalu, dia segera ditolong oleh guru. dan beberapa teman-teman lainnya....


"Jadi. Gitu ceritanya..."   "ucap Bayu terhadap Marvel."


"Ah... Gue nggak percaya.!!


"Itu semua, pasti rencana elu.!


"Awas aja lu entar.!!"  "ucap Marvel terhadap Bayu, sembari mengakhiri pembicaraan dan menutup ponselnya."


   Setelah Marvel mengakhiri pembicaraannya, maka kemudian Bayu terlihat terdiam sejenak dan melamun...


   Bayu merasa, bahwa sampai saat itu Dia masih merasa tidak percaya dan heran terhadap Marvel.!


   Karena menurut Bayu, mengapa si Marvel tersebut selalu mencari-cari kesalahan dengannya...!?


   "Seperti pada saat itu.!"


   Meskipun Bayu sudah menerangkan kejadian yang sebenarnya kepada Marvel karena dia bertanya tentang kejadian tersebut, akan tetapi dia tetap tidak mau menerima penjelasan darinya tadi.!!


   Sedangkan yang tidak kalah membuat Bayu heran saat itu adalah, siapakah yang memberikan kabar kepada Marvel, sekaligus memberikan Nomor miliknya.!


   Sehingga Marvel bukan hanya mengetahui tentang kejadian yang menimpa Adiknya saja, akan tetapi dia juga bisa langsung meneleponnya saat itu juga.!


   "Sementara itu, tiga orang teman Bayu yang mulai tadi mendengar dan menyaksikan pembicaraan antara Bayu dan Marvel tersebut, Mereka terlihat tidak kalah herannya dibanding Bayu..."


   Karena mereka juga merasa sama, dengan apa yang dirasakan oleh Bayu.!


   Yaitu mengenai nomor Telepon, ataupun kejadian yang menimpa Adiknya si "Anggi.!"


   Sedangkan yang mereka tahu, Anggi sendiri tidak menceritakan kejadian yang menimpanya kepada sang Kakak tersebut.!


   Maka setelah mereka terdiam dan terheran-heran sejenak, lalu mereka-pun segera membahas perihal tersebut.!


   "Bayu menanyakan kepada tiga temannya, kira-kira siapakah yang menjadi dalang dari semuanya itu.!?"


   Yakni tentang nomor Telepon, ataupun kejadian yang menimpa Anggi, sehingga semua itu sampai kepada Marvel...


   Setelah mereka lama menerka-nerka itu semua, akhirnya mereka mendapatkan kesimpulan bahwa kecurigaan mereka itu mengarah ke teman-teman Anggi ataupun Siswa-siswa yang lain.!


   Karena di antara mereka itu, ada yang menyimpan Nomor telepon Bayu...


    Selain itu juga, mereka ditengarai memberikan bocoran tentang kejadian yang menimpa Anggi tersebut kepada Marvel.!


   Lalu setelah beberapa saat lamanya mereka membahas hal itu, lalu kemudian mereka segera menyudahi pembicaranya itu.!

__ADS_1


   Lalu mereka-pun segera beranjak dari warung tempat mereka duduk tersebut, menuju ke arah pantai yang berada tak jauh dari warung itu sendiri...


   "Dan mereka-pun kembali bermain-main di sana."


   Sementara itu, Anggi yang sebelumnya bersama dengan beberapa orang temannya duduk di warung rumah makan di sekitar area pantai tersebut, rupanya saat itu mereka hendak pergi ke pantai...


   Mereka akan meneruskan bermain-main di sana, setelah sebelumnya mereka selesai makan siang di tempat tersebut...


   Akan tetapi, belum sempat mereka beranjak dari tempat tersebut, maka tiba-tiba Ponsel Anggi berbunyi.!


   Maka tanpa menunggu lama, Anggi segera melihat siapakah gerangan yang menelponnya itu.!


   Lalu setelah Anggi melihat Ponselnya, maka ternyata yang meneleponnya saat itu adalah Kakaknya si "Marvel.!"


   Lalu setelah mengetahui Kakaknya yang menelpon, lalu Anggi segera mengangkat ponselnya, dan segera berbicara kepada kakaknya....


   "Dalam pembicaraannya itu, Anggi menanyakan kepada Kakaknya, bahwa ada apakah gerangan Kakaknya itu meneleponnya.?"


   "Lalu kemudian Marvel menjawab sekaligus bertanya, apakah benar Adiknya tersebut sempat tenggelam tadi di pantai.?"


   "Lalu mendengar pertanyaan dari Kakaknya itu, maka sebelum Anggi menjawab, Anggi bertanya balik kepada Kakaknya, bahwa kabar tersebut Ia dapati dari siapa.?"


   "Karena dirinya tidak merasa memberitahukan tentang kejadian tersebut kepada sang Kakak.!"


   "Lalu setelah mendengar pertanyaan balik dari sang Adik, maka Marvel tidak menjawab, bahwa dari siapa Ia dapat di kabar tersebut.!"


   "Malah dirinya menekan balik kepada sang Adik, untuk segera memberitahukan, Apakah benar dirinya tenggelam di pantai, tadi.?"


   "Lalu setelah mendengar pertanyaan yang kedua kalinya dengan pertanyaan yang sama tersebut, maka kemudian Anggi menjawab dan mengaku kepada sang Kakak, bahwa benar. Dirinya tadi sempat tenggelam di pantai.!"


   "Lalu setelah mendengar jawaban sang Adik, lalu Marvel kembali bertanya, dan kali ini pertanyaannya agak mendalam, bahwa Apakah benar dirinya waktu tenggelam itu ditolong oleh Bayu.?"


   Setelah mendengar pertanyaan tersebut, maka kembali Anggi sempat terdiam dan serasa bingung, bahwa Dia harus berkata apa dan menjawab apa kepada Kakaknya itu..!"


   "Lalu tak lama kemudian, kembali Marvel melayangkan pertanyaan dengan pertanyaan yang sama terhadap Anggi.?"


   Kemudian setelah mendengar pertanyaan yang sama dan yang kedua kalinya itu, maka mau tidak mau Anggi harus menjawab pertanyaan sang Kakak.!"


   "Dan Anggi berkata, bahwa betul. Memang Bayu yang tadi menolongnya.!"


   Karena sewaktu dirinya tenggelam di area tempatnya bermain itu, saat itu tidak ada teman-teman cowok, dan yang ada hanya teman-teman cewek yang ikut bermain bersamanya.!"


   "Jadi pada saat-saat dirinya tenggelam, maka tentu saja teman-temannya itu tidak berani menolong.!"


   "Karena mereka selain tidak bisa berenang, lagi pula mereka takut dengan ombak dan takut terbawa arus ke tengah laut.!"


   "Pada saat itulah datang Bayu yang mendengar keriuhan dan teriakan dari teman-temannya saat itu, dan Bayu langsung menolongnya dengan berenang ke tengah, sembari membawa ban yang juga disewanya, dan membawa dirinya ke pinggir pantai.!"


   Semua itu diceritakan oleh Anggi terhadap Marvel, dan Marvel mendengarkan dengan seksama melalui ponsel mereka masing-masing.


   "Lalu setelah mendengar penjelasan dari Anggi tersebut, maka kembali Marvel bertanya kepada Anggi, bahwa mengapa Adiknya itu tidak langsung memberikan kabar tentang kejadian yang menimpanya itu terhadap sang kakak, dan kenapa justru Kakaknya itu mendengar kabar dari orang lain.?"


   "Sedangkan yang Marvel tahu Anggi selalu memberikan kabar, jika dirinya berada jauh dari sang Kakak tersebut.!"


   Apalagi jika ada kejadian yang membahayakan nyawanya, maka Marvel tidak percaya jika Adiknya tersebut tidak langsung mengabari saat itu juga.!


   Maka dari itulah, pertanyaan tersebut sangat ditekankan oleh Marvel kepada Anggi, sampai-sampai nada suara dari Marvel itu sendiri terdengar agak setengah membentak Adiknya tersebut.!


   Mendengar pertanyaan yang sangat dalam tersebut, maka Anggi sempat terdiam sejenak, sembari memikirkan apa yang akan dijadikan jawaban kepada sang Kakak tersebut.!


   "Lalu beberapa saat kemudian, Anggi-pun menjawab, bahwa maksud darinya yang tidak segera mengabarkan kejadian yang menimpanya, karena Anggi beralasan itu semua demi menjaga keselamatan sang Kakak.?"


   "Karena Anggi takut, jika masalahnya itu langsung diceritakan kepada Kakaknya maka Kakaknya itu dikhawatirkan akan langsung menuju ke tempat tersebut dengan cara terburu-buru, sehingga hal itu bisa membahayakan keselamatan dirinya sendiri.!"

__ADS_1


    Sedangkan, dirinya yang dikhawatirkan oleh Kakaknya itu baik-baik saja dan selamat...


   Maka begitulah, jawaban tersebut diutarakan secara gamblang oleh Anggi terhadap Kakaknya saat itu.!


__ADS_2