LOVE And CONTEMPT

LOVE And CONTEMPT
Bab 39:(SIKAP BAIK ROBI.)


__ADS_3

   Lalu setelah beberapa saat kemudian, Bayu berkata kepada Anggi dengan gugup...


"E... 'E... 'e 'maaf Anggi"...! "Ujar Bayu dengan terpatah-patah".


"Ngapain lu minta maaf Bayu!


"Emangnya, 'elu salah ke gue"!?


"ucap Anggi".


Mengetahui keduanya menjadi salah tingkah dan grogi, lantas Robi segera menghampiri keduanya dan berdiri di tengah-tengah mereka berdua...


Lalu Robi memegang pundak mereka berdua dari belakang, sembari berkata...


"Hai friend!


"Kalian gak usah ragu, dan gak usah khawatir!


"Karena kini, 'kalian udah nggak ada yang perlu dikhawatirkan lagi!


"Dan perlu kalian catat, 'bahwa gue dan teman-teman gue, 'akan ngedukung kalian berdua 100%, 'oke"!? "ucap Robi kepada Bayu dan Anggi".


Setelah mendengar ucapan Robi tersebut, sepintas Bayu dan Anggi agak terkejut dan setengah tidak percaya akan apa yang keluar dari mulut Robi tersebut!


Maka keduanya-pun terlihat tercengang, sembari bertanya-tanya dan mencerna akan ucapannya itu!



Lalu tak lama setelah itu, Anggi berkata dan bertanya kepada Robi tentang maksud dari ucapannya itu...


"Em... 'Em... 'maksud elu 'apa Robi"?


"tanya Anggi dengan suara yang agak lirih".


"Iya 'Anggi!


"Gue janji!


"Mulai hari ini, 'gue dan teman-teman gue, 'akan ngedukung hubungan elu ama Bayu!


"Dan sampai kapanpun, 'gue akan mendukungnya!


"Karena mulai hari ini, 'kalian berdua udah jadi teman baik gue"!


"ucap Robi".


Lalu setelah berkata demikian, Robbi kemudian meraih tangan Anggi dan Bayu...


Lalu tangan keduanya dijadikan satu, dan ditumpuk dengan tangannya pula...



Pertanda hal itu, adalah keseriusan Robi terhadap keduanya dalam ucapannya, yang menganggap keduanya adalah sahabat dan juga tanda keseriusan Robi dalam mendukung hubungan antara keduanya itu!


Lalu tak lama kemudian Robi-pun segera memeluk keduanya dengan tulus...


Dan Bayu beserta Anggi-pun, menyambut pelukan Robi tersebut dengan rasa haru.



"Lalu sorak-sorai yang gemuruh-pun terdengar di sekeliling mereka..."


Semua teman-teman mahasiswa yang ada di tempat itu bersorak-sorai, karena memang sedari tadi mereka menyaksikan dan memperhatikan mereka tersebut...


Termasuk teman-teman "Anggi" "Bayu" ataupun kelima orang teman Robi!



Mereka semua bersorak-sorai sembari berkata...

__ADS_1


"Hore... 'hore... selamat 'ya"! "ucap mereka".


Bagi Anggi, hal tersebut adalah suatu kejadian yang sangat luar biasa dan tidak mungkin dilupakannya begitu saja...


Karena menurut Anggi, momen-momen seperti itulah yang memang ia tunggu-tunggu dari dulu!



Jadi walaupun hal itu tidak murni keluar langsung dari mulut Bayu dalam mengutarakan perasaannya terhadapnya, akan tetapi setidaknya Anggi merasa puas!



Karena memang perasaannya selama ini terhadap Bayu, tidak lagi ia sembunyikan terlalu dalam!



Karena memang, hal itu sudah banyak yang mengetahuinya!


"Akan tetapi lain halnya dengan Bayu...."


Bayu sendiri merasa, momen-momen yang terjadi saat itu, semuanya itu bukanlah sesuatu yang sangat luar biasa bagi Bayu...



Walaupun sebagai anak muda, Dia memiliki perasaan yang sama dengan orang-orang pada umumnya "apalagi terhadap Anggi," Bayu merasa ada yang lebih penting dan yang mengganjal terutama terkait dengan masalah tersebut, "yaitu Ibu Ratna Pratiwi, atau mamanya Anggi!"



Yang mana seperti yang telah diketahui, bahwa Ibu Ratna tersebut sangat amat tidak menyukai Bayu dan ibunya!



"Bahkan bisa dikatakan, beliau sangat membenci Bayu dan ibunya!"



Dan itu sudah terjadi sejak lama, sampai saat itu!




Akan tetapi demi untuk menjaga perasaan semua orang yang ada di situ "terutama bagi Anggi," maka Bayu berusaha untuk sedikit tersenyum kepada semuanya, walaupun pikirannya saat itu sangat kacau!


Lalu tak lama kemudian, Robi mengajak Bayu dan Anggi untuk kembali duduk di kursi kantin tersebut, dan mengajaknya mereka makan di sana sepuasnya, yang tentu saja dia yang akan mentraktir semuanya itu...


kemudian Robi berkata...


"Oke Bayu, 'dan Anggi!


"Sekarang, 'gue akan ngajak kalian berdua, 'untuk makan sepuasnya di kantin!


"Dan gue yang akan membayarnya!


"Itu semua, 'sebagai bukti keseriusan gue, 'dalam ucapan gue ini!


"Gimana, 'oke"? "ujar Robi".


Setelah mendengar tawaran Robi tersebut, sejenak Anggi dan Bayu terlihat saling tatap, seakan keduanya saling bertanya tentang keputusan mengenai ajakan si Robi tersebut!


Sedangkan Robi yang mengetahui sikap keduanya yang tidak langsung menjawab itu, dia sudah paham!



Maka dari itu, sekali lagi dia mengajak keduanya dengan kata-kata yang sama...


Lalu tak lama kemudian, Anggi menjawab dan merespon ajakan Robi tersebut, dengan mewakili jawaban Bayu pula!


Dan Dia berkata...

__ADS_1


"Oke Robi!


"Kami setuju dengan ajakan lu!


"api bener 'ya!


"Elu yang traktir kami"!? "ucap Anggi".


"Oke Anggi!


"Kalian tenang aja!



"Gue nggak main-main kok!



"Kalian bisa makan apa saja!



"Dan gue yang akan membayarnya!



" Oke"!? "ujar Robi".


Lalu tak lama kemudian, mereka-pun kembali menuju ke kursi di kantin tersebut, dan mereka-pun mulai memesan makanan di sana...


Sementara itu, teman-teman Bayu dan Anggi dan juga teman-teman Robi sendiri, mereka dipersilakan mencari tempat duduk sendiri-sendiri!



Dan mereka-pun dipersilakan memesan makanan di sana, dan Robi berjanji akan membayar makanan mereka tersebut!



"Dan mereka-pun terlihat senang dan gembira..."



Lalu mereka segera mencari tempat duduk, dan memesan makanan masing-masing.



Sementara para mahasiswa-mahasiswa lain yang tadinya berkerumun dan menyaksikan kejadian antara Bayu dan Robi tersebut, mereka semua satu persatu mulai bubar.


"Waktu terus berlalu..."


Lalu setelah beberapa waktu kemudian, maka mereka-pun segera masuk ke dalam Kampus, karena sang "Dosen" yang akan mengajar mereka rupanya sudah datang dan sudah mulai masuk ke ruang Kampus...



Dan proses belajar mengajar-pun mulai dilakukan di Kampus tersebut.


Kemudian setelah jam Kuliah selesai, maka Bayu dan Anggi segera pulang...


Begitu juga dengan para mahasiswa-mahasiswa yang lain, Mereka semua pulang ke rumah mereka masing-masing.


Anggi yang mengendarai mobil tersebut, dia langsung pulang ke rumahnya...


Sedangkan Bayu, Dia juga pulang ke rumahnya dengan mengendarai sepeda motornya, bersama dengan tiga orang temannya yaitu "Ramli" "Syaiful" dan "Hartono", yang sama-sama mengendarai sepeda motornya masing-masing.



Maka mereka pulang bersama-sama, karena rumah mereka bukan hanya satu kampung saja, akan tetapi rumah mereka memang sangat berdekatan antara satu dengan yang lainnya.


Lalu setelah sampai ke rumahnya, Bayu tidak langsung disambut oleh ibu Martini "sang Ibu".

__ADS_1


Karena memang sejak saat itu, ibunya tersebut berada di rumah Anggi, Dan dia sedang bekerja di sana...


Maka Bayu-pun melaksanakan aktivitasnya sendiri, tanpa dibantu oleh sang Ibu seperti biasanya, seperti menyiapkan makan siang ataupun yang lain-lainnya.


__ADS_2