LOVE And CONTEMPT

LOVE And CONTEMPT
Bab 30: (Jadi pembantu.)


__ADS_3

 .  Pembahasan mengenai rencana sang Ibu yang mencari pekerjaan tersebut, rupanya menjadi beban pikiran bagi Bayu...


   Dan itu terjadi selama beberapa hari, hingga Bayu memutuskan untuk menceritakan semua itu kepada teman-temannya.!


   "Karena bagi Bayu, merekalah tempat curhat yang tepat.!"


   Maka Bayu-pun segera mencari kesempatan, untuk membicarakan hal tersebut...


   Lalu tak lama kemudian, Bayu-pun menemukan ide, bahwa hal itu akan dia ceritakan kepada teman-temannya yaitu pada saat Dirinya dan teman-temannya itu berada di kampus.!


   Maka keesokan harinya Bayu-pun memantapkan rencananya itu, untuk membicarakan hal tersebut.!


   Maka di sela-sela mereka semua menunggu kehadiran sang Dosen untuk mengajar di kampus tersebut, maka waktu luang itu digunakan oleh Bayu untuk membicarakan hal itu dengan ketiga temannya...


   Dan Bayu-pun mengajak ketiga temannya ke kantin, yang berada tak jauh dari kampus tempat mereka kuliah tersebut.!


   Lalu setelah mereka semua berkumpul di sana, kemudian mereka segera memesan minuman dan makanan kecil, dan ditaruh di atas meja tempat mereka duduk tersebut...


   Lalu tak lama kemudian, Bayu menceritakan hal itu kepada tiga temannya, dengan segala alasan dari sang Ibu yang berencana mencari pekerjaan tersebut...


   Lalu setelah Bayu bercerita kepada temannya, maka temannya-pun memberikan solusi, agar Ibu Bayu tersebut cocoknya bekerja sebagai "Asisten rumah tangga saja.!"


   Lalu setelah mendengar pendapat dari temannya itu, Bayu-pun setuju dengan pendapat tersebut.!


   "Akan tetapi yang jadi pertanyaan bagi Bayu saat itu adalah, siapa yang butuh "Asisten rumah tangga" kalau bukan bekerja di perkotaan.!?"


   Karena di perkotaan tersebut, banyak orang-orang kaya yang memang membutuhkan "Asisten rumah tangga.!"


   sedangkan yang mereka tahu, orang yang paling kaya di desanya itu hanyalah "Pak Agung Prawiro" dan "Ibu Ratna Pratiwi" Saja, atau Papa dan Mama dari Anggi.!!


   "Jadi hanya merekalah orang yang terkaya di desanya..."


   Tapi, mereka sudah mempunyai pembantu di rumahnya.!


   Jadi Bayu dan ketiga temannya itu, tidak sampai berpikir ke sana saat itu.!


   "Lalu setelah beberapa saat kemudian, maka datang Anggi menghampiri mereka.!"


   Kebetulan Anggi saat itu ditemani dua orang teman dekatnya, dan mereka berniat membeli makanan dan minuman di kantin tersebut sembari duduk santai di sana...


   Tapi setelah mereka melihat Bayu yang kelihatan membicarakan sesuatu yang serius dengan ketiga temannya itu, maka Anggi kemudian bergabung dengan mereka dan menanyakan, apakah gerangan yang dibicarakan oleh mereka saat itu.?


   Setelah mendengar pertanyaan dari Anggi tersebut, maka Bayu memberikan isyarat kepada tiga temannya, agar mereka jangan memberitahukan tentang apa yang dibicarakan sebelumnya itu.!


   "Karena Bayu merasa, dirinya sangat malu kepada Anggi, jika harus menceritakan tentang keadaan Ekonomi keluarganya, apalagi rencana sang Ibu yang ingin bekerja tersebut.!"


   Maka setelah mendapat isyarat dari Bayu, maka ketika teman Bayu itu langsung menjawab pertanyaan Anggi...


   Dan mereka berkata, bahwa mereka hanya bicara dan ngobrol biasa saja, dan tidak ada yang serius.!!


   Akan tetapi setelah mendengar jawaban dari ketiga teman Bayu tersebut, rupanya Anggi tidak percaya dan tidak puas dengan jawabannya itu...


   "Maka tanpa menunggu lama, Anggi langsung bertanya langsung kepada Bayu saat itu.?"


   Lalu Bayu yang mendengar pertanyaan yang mendesak dan kedua kalinya dari Anggi tersebut, maka kemudian Dia terlihat berpikir sejenak...


   "Kemudian Bayu memutuskan untuk menjawab pertanyaan Anggi itu dengan jujur...


   Akan tetapi, Bayu tidak mau menceritakan hal itu di depan mereka semua, terutama kedua teman Anggi yang juga ikut berada di sana saat itu.!


   Maka dari itu, Bayu mengajak Anggi ke tempat lain, untuk membicarakan hal itu.!


   Kemudian setelah mendapat ajakan Bayu untuk pindah dari tempat itu, maka kemudian Anggi langsung menyetujuinya.!

__ADS_1


   Dan mereka-pun segera beranjak dari tempatnya semula.!


   Dan kebetulan, mereka berada di bangku paling pojok di kantin tersebut...


   Sedangkan teman-teman Bayu dan teman-teman Anggi, mereka sibuk ngobrol di tempat semula...


   Lalu setelah beberapa saat kemudian, Bayu mulai menceritakan masalahnya itu kepada Anggi saat itu...


   Dalam alur ceritanya tersebut, Bayu tidak langsung menceritakan tentang sang Ibu yang berencana untuk mencari kerja itu.!


   "Akan tetapi, Bayu memulai ceritanya itu dengan menceritakan keadaan ekonomi keluarganya, termasuk kesulitan Bayu dalam menempuh pendidikan kuliahnya itu, terutama dalam hal pembiayaan..."


   Karena semenjak meninggalnya sang Ayah, perekonomian keluarganya kian memburuk...


   Karena sang Ayah dulu memang terkenal gigih bekerja...


   Dan Bayu juga bilang, bahwa dirinya sekarang bekerja menjadi seorang "Ojek online," dan beroperasi sepulang Kuliah dan malam hari...


   Dan itu semua demi memenuhi kebutuhan, baik ekonomi ataupun Kuliahnya...


   "Lalu setelah mendengar cerita dari Bayu tersebut, maka Anggi langsung merespon dengan baik ucapannya itu.!"


   "Anggi berkata, bahwa sebaiknya Bayu bersabar.!"


   "Dan tak lupa Anggi juga memberikan kata-kata semangat kepada Bayu, seraya mendoakannya.!"


   Lalu setelah mendengar ucapan dari Anggi tersebut, kemudian baju terlihat tertunduk dan terdiam sejenak...


   Anggi yang mengetahui sikap Bayu tersebut, Dia terlihat agak heran dan penasaran.!


  Anggi merasa, bahwa selain Bayu merasakan pahitnya hidup yang ditinggal mati oleh sang Ayah, dan juga merasakan kenyataan hidup yang dalam kondisi ekonomi terpuruk seperti saat ini, maka tidak mudah bagi Bayu untuk menjalani itu semua.!


   "Akan tetapi selain dari itu, Anggi juga merasa, bahwa Bayu masih menyimpan rahasia yang tidak diberitahukan kepadanya saat itu.!"


   Karena dengan melihat sikapnya, yang seakan Dia merasakan beban pikiran yang sangat berat saat itu.!


   "Dan Dia bertanya, sebenarnya apalagi yang dipikirkan, hingga membuat sikapnya seperti itu.?*


   "Dan pertanyaan itu-pun diulang-ulang oleh Anggi kepada Bayu.!'


   Lalu setelah mendapat pertanyaan yang mendesak dan berulang-ulang dari Anggi tersebut, maka Bayu segera menceritakan yang sesungguhnya, tentang apa yang ada dalam pikirannya sat itu, yakni mengenai masalah Ibunya yang berencana mencari pekerjaan tersebut.!


   "Lalu Bayu-pun berkata, bahwa sebenarnya yang sangat membebani dalam pikirannya saat itu, adalah mengenai sang Ibu yaitu "ibu Martini.!"


    "Pasalnya...!"


"Karena selain sang Ibu itu sudah tidak kuat lagi bekerja menggantikan pekerjaan Ayahnya, yang mendorong gerobak menjual bubur ayam itu, lagi pula sang Ibu tersebut berencana mencari pekerjaan lain, untuk menopang kehidupan keluarga mereka pada saat itu.!"


   Dan Bayu juga bilang kepada Anggi, bahwa sebenarnya hal itu sudah dibicarakan olehnya kepada ketiga temannya tadi, sebelum Anggi datang ke tempat itu.!


   Dan mereka bertiga bilang, bahwa pekerjaan yang cocok bagi Ibunya saat itu adalah menjadi *Asisten rumah tangga," sesuai dengan kemampuan dari sang Ibu itu sendiri...


   Dan Bayu juga berkata, yang jadi pertanyaan adalah, jika Ibunya cocoknya bekerja seperti itu, maka berarti Ibunya itu harus bekerja ke kota.!


   Karena menurutnya, orang-orang kaya yang banyak membutuhkan "Asisten rumah tangga" tersebut hanya ada di perkotaan.!


   "Maka dari itulah, hal tersebut sampai saat itu menjadi beban pikirannya, dan itu semua Ia paparkan kepada Anggi..."


   "Mendengar pemaparan Bayu yang menyangkut Ibunya, dan mengetahui bahwa sang Ibu tersebut membutuhkan pekerjaan, maka sontak saja Anggi langsung terkejut mendengarnya.!!"


   "Pasalnya...!"


Anggi dan sang Mama beberapa hari belakangan ini, memang membutuhkan seorang "Asisten rumah tangga."

__ADS_1


   Karena yang ada sebelumnya, sekarang sudah pulang kampung dengan alasan akan menikah.!


   Lalu, semenjak "Asisten, yang lama tersebut pulang kampung, maka sampai saat itu-pun mereka tidak menemukan penggantinya.!


   Lalu dengan mendengar pemaparan baju tersebut, maka Anggi merasa sangat tepat dan cocok...


   Akan tetapi walaupun begitu, Anggi masih dalam keadaan bimbang untuk menyampaikan itu semua kepada Bayu.!


   "Pasalnya...!"


"Anggi merasa tidak enak hati terhadap Bayu..."


    Karena di satu sisi, Anggi merasa memang sangat membutuhkan "Asisten rumah tangga" di rumahnya, sesuai permintaan dan kebutuhan sang Mama.!


   "Sedangkan di sisi lain, Anggi merasa tidak enak hati atau tidak tega, jika pengganti "Asisten rumah tangga" yang lama itu harus digantikan oleh Ibunya Bayu.."


   Karena hal itu bisa saja membuat Bayu tersinggung, karena merasa malu dan merasa terhina.!


   Karena jika mengingat sejarah dari kedua keluarga tersebut sebelumnya, memang dikenal kurang harmonis.!


   Apalagi jika Anggi melihat sikap sang Mama seperti itu, maka bukan tidak mungkin jika Ibunya Bayu bekerja di sana, maka bukan hanya usiran saja yang diterima, bahkan mungkin Dia akan dicaci maki oleh Mamanya tersebut.!!


   Sedangkan jauh di lubuk hati Anggi yang sebenarnya, bahwa dirinya ingin sekali membantu kesulitan dan kesusahan yang dialami Bayu dan Ibunya tersebut...


   Walaupun hanya dengan Ibu Martini tersebut bekerja di rumahnya...


   Maka semua perasaan tersebut terjadi dan berkecamuk di benak Anggi pada saat itu, hingga membuat Anggi terlihat termenung dengan tatapan kosong yang tak jelas, sembari terdiam seribu bahasa...


   "Bayu yang mengetahui sikap Anggi saat itu, Dia nampak keheranan sembari bertanya-tanya dalam hatinya...?"


   "Pasarnya..!"


Dia merasa penasaran, kenapa Anggi sekarang yang berbalik menjadi terlihat sedih dan banyak pikiran.?


   Sedangkan yang mengalami masalah, adalah dirinya.!?


   "Maka di tengah-tengah rasa penasaran dan kacau yang terjadi antara Bayu dan Anggi saat itu, maka secara tidak sengaja, keduanya-pun kemudian memulai bicara secara bersamaan.!!"


   "Mereka secara reflek memulai kata-katanya....!"


"El...El... El...!!" "ucap keduanya secara bersamaan.!"


   Kemudian setelah mereka berdua terlibat pembicaraan yang bersamaan seperti itu, maka mereka terlihat tersenyum sendiri...


   Kemudian tak lama setelah itu, Bayu-pun segera mempersilahkan Anggi untuk memulai pembicaraannya.!


   Lalu Anggi yang dipersilakan oleh Bayu untuk memulai pembacaan tersebut, maka Dia langsung berkata kepada Bayu saat itu juga.!!


   "Anggi berkata, bahwa dirinya sebelumnya meminta maaf kepada Bayu, jika perkataannya yang sebentar lagi diutarakan terhadapnya itu, menyinggung perasaannya.!


   Lalu setelah mendengar kata awalan Maaf tersebut, kemudian Bayu terlihat agak penasaran...


   Akan tetapi, Dia langsung saja mempersilahkan kepada Anggi untuk meneruskan pembicaraannya saat itu.!


   Lalu kemudian Anggi-pun memulai dan meneruskan pembicaraannya.!


   "Anggi berkata, "bahwa sebenarnya apa yang menjadi harapan dari Ibunya Bayu yang berniat mencari kerja tersebut, sebenarnya hal itu sama dengan kebutuhan keluarganya saat itu.!!"


Anggi juga berkata, "bahwa Asisten rumah tangga yang bekerja selama ini di rumahnya, sekarang sudah tidak ada lagi, karena dia sudah pulang kampung, dan berniat akan menikah.!"


   "Dan itu-pun sudah beberapa hari yang lalu.!"


   Jadi selama itu pula, maka "Asisten rumah tangganya" sekarang lagi kosong...!

__ADS_1


   Dan Anggi juga berkata, "bahwa Mamanya memang membutuhkan pengganti dari "Asisten rumah tangga" yang sebelumnya itu.!


   "Dan sebenarnya kemauan dari Ibunya Bayu tersebut, sesuai dengan kebutuhan dari keluarganya saat itu..."


__ADS_2