
Setelah beberapa saat kemudian, maka akhirnya Bayu mulai memberitahukan kepada Anggi, tentang pembicaraan dirinya dengan Robi sebelumnya itu.!
"Dan Bayu menceritakan secara detail tentang isi dari pembicaraan itu..."
Yang mana Robi pada saat bertanya kepadanya tentang hubungannya dengan Anggi, maka Bayu berkata kepada Robi saat itu,bahwa dirinya tidak ada hubungan apa-apa sama Anggi, selain pertemanan saja.!
"Dan Bayu juga berkata kepada Anggi, bahwa Robi saat itu memang bilang, bahwa dirinya sangat mencintainya.!!"
"Lalu setelah mendengar penjelasan dari Bayu tersebut, maka Anggi terlihat diam seribu bahasa..."
"Yang ada dalam benak Anggi saat itu ialah...!"
Dia tidak habis pikir, kenapa Bayu bisa berkata seperti itu kepadanya.!?
Sedangkan kata-kata yang keluar dari mulut Bayu tersebut, sangat amat tidak diharapkannya.!
Maka sepintas dalam benak Anggi saat itu, ada perasaan kecewa dan malu terhadap Bayu...
"Pasalnya...!"
Karena seperti yang telah diuraikan sebelumnya...! Bahwa Anggi memang memiliki perasaan lebih terhadap Bayu.!
"Atau dengan kata lain, Dia mencintai Bayu..."
Walaupun Bayu bersikap dingin dan tidak menanggapi sikapnya itu, akan tetapi yang Anggi harapkan, setidaknya Bayu bisa berkata bohong kepada Robi, dengan maksud melindunginya, dengan berpura-pura Dia suka sama dirinya, walaupun kata-kata itu tidak ditujukan kepada dirinya secara langsung.!
Maka, jika Bayu berkata seperti itu kepada Robi, maka Anggi merasa, mungkin si Robi tidak akan berani mengatakan cinta dan mengganggunya.!
"Sedangkan di sisi lain, Anggi juga merasa malu terhadap Bayu..."
Karena walaupun dirinya berbicara dan bersikap kepada Bayu dengan bahasa isyarat, akan tetapi semua itu ditanggapi secara dingin oleh Bayu.!
Hal itu tentu saja menjadi tanda tanya bagi Anggi, Apakah Bayu memang tidak memiliki perasaan yang sama dengannya.!?
Atau mungkin Dia malu untuk mengatakan hal tersebut, karena Dia merasa tidak selevel dengannya.!?
Atau Dia cuma pura-pura cuek dan dingin, padahal Dia suka padanya.!?
"Semua "Spekulasi" tersebut berkecamuk dalam benak Anggi saat itu..."
Hingga beberapa waktu lamanya, Mereka berdua tidak menemukan solusi dari apa yang Mereka rasakan saat itu...
Hingga akhirnya bel Sekolah berbunyi, tanda semua para Siswa masuk ke kelasnya masing-masing...
Maka tanpa menunggu lama Bayu dan Anggi segera beranjak di tempat duduknya.!
Lalu mereka segera menuju ke Kelasnya, dan mereka-pun mengikuti pelajaran saat itu...
"Hari demi hari Mereka lalui dan jalani...!"
Baik kehidupan di Sekolah, ataupun di rumah Mereka masing-masing...
Tanpa terasa, tiba waktunya Mereka sebentar lagi akan mengadakan ujian akhir, untuk kenaikan kelas di Sekolah tempat mereka tersebut.!
"Maka bersamaan dengan itu...!"
Awal kesedihan mulai dirasakan oleh Bayu.!!"
"Pasalnya...!"
Sang Ayah tercinta, yaitu "Pak Sunarto" jatuh sakit...!!"
Sebenarnya, sakit yang diderita oleh Pak Sunarto sudah lama, akan tetapi Dia tetap bertahan dan tetap bekerja seperti biasa...
__ADS_1
Akan tetapi saat itu, rupanya penyakitnya itu tambah parah...
Maka Bayu menyarankan kepada Ibunya, agar sang Ayah tersebut segera dibawa ke rumah sakit untuk diobati.!
Akan tetapi, tentu saja Ibu Martini menolak permintaan Anaknya tersebut.!
"Karena Ibu Martini beralasan, jika Suaminya tersebut dibawa ke rumah sakit, terus siapa yang akan membiayainya."
Sedangkan perekonomian keluarga tersebut kian memburuk ,setelah Pak Sunarto tersebut jatuh sakit.!
Karena satu-satunya penghasil uang di keluarga itu hanyalah Pak Sunarto, atau Ayah dari Bayu itu sendiri...
Maka selama Pak Sunarto jatuh sakit, maka yang menggantikan tugas pak Sumarto menjual bubur Ayam keliling otomatis digantikan oleh sang Istri atau Ibu dari Bayu...
Sedangkan Bayu sendiri, Dia hanya bisa batu-batu sebisanya seperti mencarikan rumput bagi kambing-kambing yang dipeliharanya...
Karena kebetulan, setelah kambing-kambing itu sebelumnya dijual untuk membeli Sepeda Motor milik Bayu, sewaktu Bayu baru masuk di bangku kelas 1 SMA dulu, maka saat itu kembali Pak Sunarto membelikan Bayu beberapa ekor kambing.!
Dan sekarang kambing-kambing itu-pun kian beranak-pinak, dengan tetap dirawat oleh Bayu mencarikan rumput setiap hari...
Sedangkan sakit yang diderita oleh pak Sunarto tersebut terus berlanjut, dan cara pengobatannya-pun hanya bisa diobati semampunya.!
Seperti meminum ramu-ramuan, ataupun obat-obatan lokal yang dibelinya dari warung-warung kecil di sekitar rumahnya...
Sementara kambing-kambing yang di pelihara oleh Bayu itu, satu persatu dijualnya.!
Hal itu selain untuk pengobatan sang Ayah, maka Bayu mempergunakan hasil penjualan kambingnya itu untuk keperluannya di Sekolah, seperti membayar "SPP" dan lain-lainnya...
Sedangkan untuk keperluan hidup sehari-hari, yaitu sekarang menopang kepada Ibu Martini.!
Jadi Dia sekarang yang bertugas menjual Bubur Ayam, meneruskan pekerjaan Suaminya itu...
"Dan kegiatan tersebut terus berlangsung beberapa bulan lamanya..."
"Pasalnya...!"
Sang Ayah tercinta "Sunarto" akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya...!"
Dan kepergian sang Ayah tersebut terjadi pada saat Pendidikan Bayu sudah hampir selesai pada saat itu.!
Maka yang dirasakan Bayu pada saat itu bukan hanya sedih karena kehilangan sosok seorang Ayah tercinta saja, akan tetapi Dia juga sedih dan khawatir, karena kepergian sang Ayah itu terjadi pada saat-saat akhir menjelang dirinya menghadapi ujian akhir di Sekolahnya.!
Dan hal itu Ia khawatirkan, akan bisa mempengaruhi dan menghambat masalah Pendidikannya di Sekolah.!
Sedangkan kambing-kambing peliharaannya saat itu hanya tinggal dua ekor saja, karena sebagian besar dari kambing-kambing tersebut dijual oleh Bayu satu persatu, untuk keperluan pengobatan sang Ayah dan juga Pendidikannya di Sekolah.!
"Lalu setelah beberapa bulan kemudian, maka akhirnya Bayu sukses menyelesaikan Pendidikannya di "SMA"tempat Ia Sekolah..."
Lalu setelah Bayu lulus dari bangku "SMA" tersebut, maka Dia tidak langsung meneruskan Pendidikannya, yaitu ke Perguruan tinggi seperti yang telah direncanakan sebelumnya, saat sang Ayah masih ada.!
Karena bagaimanapun juga, untuk melanjutkan ke bangku Kuliah, maka tidak mudah bagi Bayu yang saat itu kondisi keuangan keluarganya sangat memprihatinkan seperti saat itu.!
"Karena Bayu merasa, jangankan untuk biaya masuk ke bangku Kuliah, untuk biaya makan sehari-hari saja Bayu dan sang Ibu agak kesulitan.!!"
Karena sang Ibu sendiri dalam menjual Bubur Ayam yang menggantikan pekerjaan Suaminya itu, Dia tidak bekerja setiap hari seperti sang Suami dahulu.!
Hal itu karena bukan masalah penjualan yang menjadi kendala bagi Ibu Martini, akan tetapi masalahnya ibu Martini mengalami kesulitan, baik dalam mengolah masakan dagangan tersebut, ataupun juga jika berbelanja bahan-bahan keperluan dari dagangan itu sendiri...
Maka dari itu, kegiatan menjual Bubur Ayam keliling dengan gerobak dorongnya tersebut tidak bisa dilakukan setiap hari.!
Maka dengan adanya hal tersebut, tentu saja mengurangi penghasilan bagi ekonomi keluarga mereka saat itu.!
__ADS_1
Sedangkan Anggi, Dia setelah lulus dari "SMA" tempatnya dan tempat Bayu Sekolah sebelumnya itu, maka Dia langsung melanjutkan Pendidikannya di bangku Kuliah...
"Dan kebetulan tempat Ia Kuliah juga berada di kawasan kota..."
Dan Anggi-pun pada saat itu terus mendesak dan mengajak Bayu, agar Bayu juga segera Kuliah di tempat yang sama dengannya...
Hal itu sengaja Anggi laku, karena selain Mereka memang selalu bersama-sama sejak kecil dalam hal bersekolah, lagi pula hubungan antara keduanya kian membaik sampai sejauh itu.!
Maka dari itu, Anggi tidak henti-hentinya mengajak Bayu untuk segera melanjutkan ke bangku Kuliah.!
Begitu juga dengan teman-teman Bayu yang lain, diantaranya "Hartono" "Saiful" dan "Ramli," Mereka bertiga juga rupanya telah masuk ke bangku Kuliah bersamaan dengan Anggi pada saat itu...
Dan Mereka-pun sering berkunjung ke rumah Bayu, dan mendesaknya agar segera masuk ke bangku Kuliah bersama dengan mereka.!
Kemudian setelah mendapat desakan dan ajakan dari Anggi dan teman-temannya itu, maka kemudian Bayu segera membicarakannya dengan sang "Ibu!
"Bayu berkata, bahwa dirinya akan melanjutkan Pendidikannya ke bangku Kuliah pada saat itu.!!"
Sedangkan sang Ibu yang mendengar kemauan sang Anak tersebut, maka tentu saja Dia berpikir dua kali.!!
"Karena Ibu Martini merasa, bagaimana mungkin Dirinya bisa melanjutkan Pendidikan Anaknya itu ke bangku kuliah,!? Sedangkan kondisi perekonomiannya saat itu sangat terpuruk.!!"
Lalu kemudian Bayu berkata kepada sang Ibu, bahwa dirinya akan mencari pekerjaan sampingan, untuk membantu perekonomian keluarganya dan juga biaya bagi Dirinya, terutama pada saat dirinya masuk ke bangku Kuliah nanti.!!
Lalu setelah mendengar pernyataan Anaknya itu, mak Ibu Martini menyetujuinya...
"Akan tetapi Dia bertanya kepada Bayu, bahwa pekerjaan Apakah yang akan dilakukan oleh sang Anak tersebut"
Maka Bayu berkata, bahwa dirinya akan bekerja menjadi "Ojek online.!"
"Dan sang Ibu-pun akhirnya menyetujuinya..."
Lalu tak lama kemudian, Bayu segera mendaftarkan diri sebagai Mahasiswa baru di tempat Anggi dan ketiga temannya Kuliah tersebut...
"Dan Bayu-pun akhirnya diterima sebagai Mahasiswa baru, dan akhirnya Bayu dan Anggi dan juga ketiga temannya, bersama-sama kembali dalam mengenyam Pendidikannya tersebut..."
Pada saat Bayu mendaftarkan diri sebagai Mahasiswa baru di "Universitas" tersebut, tentu saja biaya yang Ia gunakan adalah hasil penjualan dari kambing yang dipeliharanya saat itu...
Dan sekarang, satu-pun Bayu tidak lagi memiliki kambing pelihara di rumahnya, karena sudah dijualnya.!
Dan kini Bayu aktif bekerja sebagai "Ojek online," dan beroperasi seusai pulang Kuliah dan juga malam hari...
"Dan pekerjaan itu-pun Ia tekunnya sampai sekarang..."
Dalam masalah Pendidikan yang ditempuh oleh Bayu kali ini, tentu sangatlah tidak sama dengan sebelum-sebelumnya.!
"Terutama dalam hal Pembiayaan..." Maka, kian lama Bayu duduk di bangku Kuliah tersebut, maka masalah pembiayaan-pun semakin besar.!
Dan hal itu, tentu saja membuat Dirinya dan sang Ibu merasa kewalahan mengenai hal tersebut.!
Maka pada suatu hari, Ibu Martini berbicara kepada Bayu tentang masalah tersebut...
"Ibu Martini berkata kepada Bayu, bahwa Dirinya sudah tidak mungkin lagi berjualan Bubur Ayam seperti biasanya.!
Karena selain dirinya sudah merasa lelah, Dirinya sudah tidak begitu kuat lagi dalam mendorong gerobak.!
"Maka Ibu Martini berencana untuk mencari pekerjaan lain..."
"Dan hal itu, tentu saja membuat Bayu merasa bingung..."
Di satu sisi, Bayu merasa tidak tega untuk mempekerjakan sang Ibu.!
Sedangkan di sisi lain, jika sang Ibu tersebut tidak bekerja maka tidak akan mungkin mereka berdua bisa bertahan hidup, dengan mengandalkan penghasilan dari Bayu saja.!
__ADS_1
"Karena penghasilan yang didapatkan oleh Bayu, itu tidak pasti..."