LOVE And CONTEMPT

LOVE And CONTEMPT
Bab 28:(KEMARAHAN ANGGI.)


__ADS_3

   Pada saat itu, bukan hanya kedua teman Bayu saja yang tidak direspon pertanyaannya oleh Anggi.!


   Akan tetapi, teman-temannya-pun demikian...


   Walaupun mereka ada yang memberikan masukan, ataupun pertanyaan kepadanya, akan tetapi Anggi tidak meresponnya.!


   Dan Dia tetap memilih diam dan melamun, sembari menatap dengan hampa ke langit-langit kantin Sekolah tersebut...


   Anggi saat itu pikirannya kacau, karena Dia merasa, baru kali ini Dirinya dianggap remeh oleh orang lain.!


   "Apalagi seorang cowok seperti "Robi" barusan..."


   Menurut Anggi, jika saja di Sekolah tersebut ada sang Kakak yaitu "Marvel," maka tentu saja hal itu tidak akan terjadi...


   Karena, jika dirinya mendapatkan masalah seperti itu, pasti sang Kakak tersebut tidak akan terima seperti sebelum-sebelumnya.!


   "Bahkan Anggi juga mengingat, sewaktu dulu pada saat dirinya bersama sang Kakak tersebut, sering berbuat onar dan sering meremehkan orang lain, seperti yang terjadi pada dirinya hari itu..."


   Maka hal itu sangat membuat Anggi terasa kacau, sampai-sampai muncul dalam pikirannya, Apakah kejadian yang menimpanya hari itu adalah karma, atau balasan dari apa yang telah diperbuatnya dahulu terutama terhadap Bayu, dan apakah itu semua adalah ujian, karena dirinya saat itu berusaha untuk merubah sikap dan kelakuannya...


   Maka semua itu terus Anggi pikirkan, sampai-sampai dirinya tidak merasakan apa yang dibicarakan teman-temannya, yang berada di sampingnya saat itu.!


   Sementara itu, Bayu yang sudah dari tadi berada di kursi dan tak jauh dari tempat Anggi saat itu, maka setelah dirinya mengetahui bahwa kedua temannya yang Ia suruh untuk bertanya kepada Anggi tersebut dan tidak diresponnya, maka Dia menanggapinya dengan serius.!


   "Apalagi Bayu menyaksikan sendiri sikap dari Anggi pada saat itu..."


   Bayu merasa, pasti ada sesuatu hal yang sangat mengganggu hati dan pikirannya saat itu.!


   Karena jika tidak, mana mungkin Anggi sampai terlihat seperti itu.!


   Sedangkan semua orang tahu dan bahkan dirinya, bahwa Anggi terkenal sangat jarang dan hampir tidak pernah merasakan kesedihan atau kekecewaan, walau sekecil apapun.!


   Maka dari itulah, pikiran tersebut terus mengganggu benak Bayu saat itu...


   *Lalu setelah beberapa saat kemudian, maka ketiga teman Bayu berkata kepada Bayu dan menyarankan, agar dirinya bertanya langsung kepada Anggi.!"


   Karena mereka juga merasakan, bahwa telah terjadi sesuatu hal terhadap Anggi, sehingga Anggi bersikap seperti itu.!


   Lalu setelah mendengar saran dari ketiga temannya itu, Bayu kembali berpikir, apakah hal itu perlu atau tidak.!?


   "Karena kebimbangan Bayu tersebut beralasan, jika Dirinya bertanya langsung kepada Anggi, Dirinya takut nantinya Anggi marah.!"


   "Lalu jika Dirinya tidak bertanya, maka Dirinya merasa kasihan.!"


   Karena Bayu juga merasakan hal yang sama dengan apa yang dirasakan Anggi saat itu, bahwa tempat mengadu atau pelindung dari Dirinya sekarang sudah tidak ada...


   Jadi...  Jika Anggi mengalami masalah sekecil apapun, itu kalau dulu sewaktu masih ada Marvel di sampingnya, Anggi langsung mengadu kepadanya, dan sang kakak itu-pun langsung menyelesaikan masalahnya pada saat itu juga.!


   Akan tetapi, sekarang sudah tidak sama lagi seperti dulu, karena sang Kakak tersebut sudah tidak lagi bersamanya...


   Maka jika mengingat hal tersebut, Bayu langsung merasa kasihan terhadapnya.!


   Lalu tak lama kemudian, Bayu-pun langsung beranjak dari tempat duduknya.!


   Kemudian Dia langsung menuju ke arah Anggi saat itu...


   Lalu setelah Bayu sampai ke tempat Anggi, maka kemudian salah satu teman Anggi segera memberikan ruang tempat duduk untuk Bayu...


   Kemudian Bayu segera duduk di kursi tersebut...


   Dan kebetulan, kursi yang di khususkan oleh salah satu teman Anggi tersebut, tepat berada di samping Anggi saat itu.!


   Bayu yang dari awal tiba di tempat tersebut dan sampai saat itu yang duduk di samping Anggi itu, sama sekali tidak mendapat respon dari Anggi sendiri.!


   Karena Anggi saat itu masih dalam keadaan melamun, dan menatap kosong ke langit-langit kantin Sekolah tersebut.!


   Sedangkan Bayu yang mengetahui sikap Anggi tersebut, Dia bertambah simpati kepadanya...

__ADS_1


   Nayu merasa tidak tega, karena selama Dirinya kenal dengan Anggi, hanya saat itu Bayu lihat kesedihan yang dirasakan oleh Anggi.!


   Sampai-sampai, kedatangannya-pun disampingnya tidak dihiraukan olehnya.!


   "Maka setelah beberapa saat kemudian, Bayu mencoba menyapa Anggi...!"


"Anggi..."  "sapa Bayu terhadap Anggi.!"


   "Mendengar suara yang sangat asing di telinganya itu, maka seketika itu juga Anggi langsung tersentak kaget.!!"


   Dia langsung menoleh ke arah suara yang menyapanya barusan.!


   Anggi merasa, jika dari tadi yang Ia dengar di telinganya, itu hanyalah ocehan dari teman-temannya saja, dan itu-pun suara-suara cewek.!


   "Akan tetap,i saat itu yang terdengar di telinganya sangat beda..."


   Walaupun suara tersebut asing bagi Anggi di saat itu, akan tetapi suara tersebut sangat Ia kenal sejak dulu...


   Lalu setelah Anggi menoleh ke arah suara yang berada di sampingnya tersebut, maka Anggi kembali terkejut setelah mengetahui, bahwa yang menyapanya itu adalah "Bayu.!"


    "Maka langsung saja Anggi segera membalas sapaan Bayu saat itu..."


"I... I... Iya. Bayu..."  "ucap Anggi.!"


Anggi terlihat agak grogi, setelah mendengar sapaan dari Bayu...


   "Pasalnya...!"


Selain dirinya memang jarang berkomunikasi langsung dengan Bayu, Anggi juga merasa bahwa dirinya saat itu tidak lagi sama dengan yang dulu perihal Bayu...


   "Jadi..."  Seperti yang telah diuraikan sebelumnya, bahwa Anggi memang berubah sikapnya.!


   Baik kepada orang lain, terlebih kepada Bayu sendiri...


   Dan perubahan sikap tersebut, itu disebabkan karena Bayu...


   Bayu lah yang merubah sikap "egois" "Judas" "pemarah" yang dimiliki oleh Anggi...


   Maka dari itulah, setelah Anggi mendengar sapaan Bayu tersebut, maka pantas saja jika Dia merasa terkejut.!


   "Lalu tak lama kemudian, Bayu berkata lagi kepada Anggi...!"


"Lu kenapa Anggi.?  Gue lihat kok.  Elu murung.!"  "tanya Bayu."


"Bayu.  Gue sekarang lagi kacau.!"  "jawab Anggi."


"Kalau boleh gue tahu.  Ada apa.? coba.  Ceritain ke gue.!"  "ucap Bayu."


"Jadi, gini Bayu...  Sebenarnya.  Gue kesel dan marah ama Robi.!!"  "ucap Anggi."


"Loh...  Kenapa.?  Ada apa dengan Robby.?"   "tanya Bayu."


"Jadi, si Robi itu.  Tadi telah membuat gue kesel.  Karena dia tiba-tiba aja bilang cinta ke gue... Dan.  Maksa lagi.!".  "ujar Anggi."


"Loh...  Kenapa emangnya.?


"Apanya yang salah.!?


"Wong dia ngucapin perasaannya kok...!


"Ya...  Kalau lu punya perasaan yang sama, disambut aja.  Selesai. kan.!"   "ucap Bayu dengan nada sedikit meledek terhadap Anggi."


"Ih... Bayu.  Apaan sih...!


"Enak aja lu ngomong.!


"Yang cinta ama dia siapa lagi.!"  "ujar Anggi."

__ADS_1


"Loh...  Kenapa emangnya.?


"Menurut gue.  Robby, kan- ganteng.!?


"Tajir pula.!


"Siapa yang nggak mau ama dia.!?" "ucap Bayu terhadap Anggi, dengan kembali bernada meledeknya."


"Ih... Elu Bayu.  Nggak asik ngobrol ama elu ah...!"  "ucap Anggi dengan nada kesal terhadap Bayu, sembari beranjak pergi dari tempatnya semula, menuju ke kursi yang berada di bawah pohon mangga di depan kantin Sekolah tersebut."


   Bayu yang mengetahui sikap Anggi tersebut, Dia terlihat tersenyum tipis sembari menggeleng-gelengkan kepalanya, pertanda dia hafal betul dan paham dengan apa yang dirasakan Anggi saat itu...


   "Ya, benar saja...!"


Rupanya Anggi saat itu tengah merajuk, dan berharap Bayu bisa meringankan beban pikirannya.!


   Dan dengan demikian, sehingga Anggi merasa dirinya ada yang memperdulikannya.!


   Sedangkan di tempat lain, ketiga teman Bayu yang sudah dari tadi mengawasi Bayu dan Anggi, Mereka terlihat senyum-senyum sembari sering colek antara satu dengan yang lainnya,!


    Itu pertanda, bahwa Mereka sangat geli dengan sikap yang ditunjukkan oleh Mereka berdua...


   Begitu juga dengan beberapa teman Anggi yang saat itu berada di sekitar kursi, yang di duduki oleh Bayu tersebut...


   Mereka terlihat saling pandangan antara yang satu dengan yang lainnya, dan mereka juga paham, apa yang ada dalam pikiran Anggi saat itu.


   Lalu setelah beberapa saat kemudian, maka Bayu yang saat itu masih berada di kursinya semula, Dia mendapat kode dari ketiga temannya yang berada di kursi sebelah.!


  Kode tersebut mengisyaratkan, agar Dirinya segera menghampiri Anggi yang saat itu tengah merajuk, dan duduk sendiri di kursi di bawah pohon mangga di halaman kantin Sekolah tersebut...


   Lalu tanpa menunggu lama, Bayu-pun segera melangkah ke sana, sembari membawa dua botol minuman yang berada di tangan kanan dan kirinya...


   Lalu sesampainya di sana, Bayu segera memberikan satu botol minuman yang ada di tangan kanannya, lalu yang satunya Dia minum sendiri.!


   "Dan Bayu-pun kemudian duduk di samping Anggi saat itu..."


   Lalu setelah beberapa saat kemudian, maka pemandangan yang geli dan lucu-pun dirasakan oleh ketiga teman Bayu dan teman-teman Icha saat itu  kembali terjadi.!


   "Pasalnya...!"


Anggi yang saat itu dihampiri oleh Bayu tersebut, Dia menerima sebotol air yang diberikan oleh Bayu saat itu.!


   Akan tetapi anehnya, Anggi memalingkan muka dan tidak mau menatap Bayu, seakan Anggi terlihat tidak mau berbicara dengan Bayu saat itu.!


   Kemudian Bayu yang menyadari akan hal itu, maka kembali Dia tersenyum tipis dan menggelengkan kepalanya.!


   "Lalu tak lama kemudian, Bayu segera menyapa kembali dan berbicara kepada Anggi saat itu...!"


"Anggi...  Maafin gue tadi.!


"Gue cuma bercanda kok.!"  "ucap Bayu."


"Udahlah Bayu.!


"Gue sebel ama elu.!


"Gue kira.  Elu akan meringankan pikiran gue.!


"Nggak tahunya, malah nambahin beban.  Ke gue.!"  "ujar Anggi."


"Ya... Maka dari itu.  Gue minta maaf ke lu.!


"Dan gue janji, nggak akan iseng lagi ke elu.!"  "ucap Bayu."


   Setelah beberapa saat kemudian, Bayu menjadi teringat, bahwa beberapa waktu yang lalu dirinya telah didatangi oleh Robi...


   Yang mana kedatangan Robi tersebut, memang sengaja bertanya Bayu, bahwa apakah dirinya menyukai Anggi atau tidak.!?

__ADS_1


   Lalu jika kejadian yang di alaminya itu dirangkaikan dengan kejadian yang menimpa Anggi saat itu, maka antara satu dengan yang lainnya sangat masuk akal, dan terjadi sinkronisasi antara kedua kejadian tersebut.!"


   Maka dari itu, setelah Bayu teringat akan hal itu, lalu kemudian Dia berencana untuk menceritakan masalah tersebut kepada Anggi saat itu.!


__ADS_2