Luka Seorang Perempuan

Luka Seorang Perempuan
Bab 28


__ADS_3

Setiap kejahatan akan ada balasannya...


*****


Sudah lebih dari 3 jam. Andre merasa lelah. Ia ingin pulang, ternyata salah satu dari wanita itu mengantarnya. Andre mengizinkan wanita itu membawanya menuju ke mobil. Siapa tahu mereka bisa melanjutkan itu ke hotel. Dan bersenang-senang dengan penuh hastrat dan gairah sampai pagi.


Ketika Andre sampai, wanita itu membantu nya membuka pintu. Supir nya masih setia berada di dalam mobil. Andre tertawa senang. Ia merangkul Dita salah wanita malam yang menemaninya sedari tadi di club' malam. Wanita yang bersama nya bahkan terus menempel dengan nya.


"Kita mau pergi kemana?" Tanya Dita.


"Apartemenku bagaimana?"


"Terserah."


"Pergi ke Apartemen." Perintah Andre pada supirnya.

__ADS_1


"Baik." Andre di sisa mabuknya yang tidak begitu mabuk. Menyadari jika itu bukan suara supir nya. Matanya membulat, suara itu seperti suara Krisna.


"Krriisssna," ujar Andre sambil tergagap.


Krisna menoleh, lalu ia tersenyum.


"Menurut anda alangkah lebih baik saya akan membawa anda dan wanita anda kemana dengan mobil ini?"


"Keluar kau." Wanita yang berada di sisi Andre ketakutan. Sama seperti Andre yang takut jika pria itu akan membawanya ke suatu tempat. Krisna tidak mengubris. Ia melajukan mobil tidak mempedulikan suara Andre yang bergema meminta tolong atau mengumpati dirinya untuk keluar dari mobil.


"Dimana supirku?" Tanya Andre linglung.


"Kau Gila." Sahut Andre kesal. Ia benci mahasiswanya yang ini. Begitu kritis dan tidak tahu diri. Tidak punya sopan santun dan berani menentangnya. Bahkan merebut miliknya.


"******** kecil,"

__ADS_1


"Asal kau tahu sejak berurusan denganmu. Aku harus melakukan hal-hal gila." Balas Krisna tidak mau kalah. Ia tidak akan membiarkan Andre menang.


"Aku akan membuatmu memilih. Mati sia-sia atau menyerahkan diri di penjara." Andre terdiam, namun ia jadi bergejolak. Ketika Krisna mengendarai mobilnya dengan kencang. Apalagi adegan nyalip menyalip Krisna makin membuat Andre takut. Krisna mengendarai mobil itu seperti ingin membuat mereka mati.


"Hentikan." Andre memijat keningnya, rasanya ia seperti di putar-putar. Apalagi efek dari mabuknya ingin membuatnya muntah. Tubuhnya terasa mual.


"Kamu akan membawa kita pergi kemana?" Tanya Andre panik.


"Ke neraka." Ujar Krisna ia semakin mempercepat mobilnya. Ia menuju arah ke desa pelosok yang masih ada hutan. Andre menelan ludah gugup. Ia tidak ingin mati sia-sia. Seperti ini, apalagi bersama wanita yang baru disewanya.


"Bawa saya ke kantor polisi terdekat. Saya akan menyerahkan diri." Guman Andre lemah. Kemudian lelaki itu pingsan.


Krisna tersenyum kecil. Akhirnya semuanya beres, walau ia masih belum cukup puas. Karena tidak bisa memukul pria itu dan membunuhnya. Tugasnya hanya membawa pria ini, andai saja Bayu tidak memperingatinya, ia pasti akan membunuhnya tanpa ampun. Tapi ia percaya Allah akan membalas pria itu menyakitkan lebih dari yang ia rasakan. Walau tangannya begitu gatal ingin membunuh ******** ini. Tapi Krisna menahan diri. Ia tahu setiap kejahatan pasti akan ada balasannya. Yang terpenting Ia bisa membuat Ariana nya kembali menjadi milik nya tanpa ada gangguan dari pria ini.


***

__ADS_1


jangan lupa Follow Instagram author @wgulla_


Allah maha adil bukan?


__ADS_2