Luka Tak Termaafkan

Luka Tak Termaafkan
Bab 14 - Salah Paham Lagi


__ADS_3

"Ayang gabut nih keluar yuk jalan-jalan."


Ajak seorang pemuda yang sangat minus ahlak, Theo yang sekarang lagi tiduran di paha sang pacar maungnya Kirana.


"Gak ah mager!"


Kirana masih asik ngemilin jajan. Mereka lagi dirumah Kirana lagi nobar. Soalnya mama papa Kirana lagi keluar makanya Kirana minta Theo kerumahmya dan mengajaknya nobar.


Tapi Theo bosan gimana enggak, Kirana ngajak nobar tapi film Frozen. Mana diputer ulang terus sampe Theo hafal sama dialognya, nggak boleh diganti lagi, kalau diganti Kirana ngambek yaudah sabar mah Theo.


"Ayang..."


"Brisik!" Kirana menyumpal mulut Theo dengan kentang goreng. "Duh Anna, itu pangeranya jahat ishh!"


Nah malah kesel sendiri kan, Kirana memang seperti itu. Filmnya dikomentarin terus, ditanya dijawab sendiri nanti kalau Theo bantu jawab atau spoiler digeplak sama Kirana.


Contohnya nih waktu Theo bilang, "Entar si Anna jadi es."


Kirana malah sewot. "Diem! Gak usah spoiler aku tahu!"


"Udah tahu masih aja tanya." Batin Theo kalau enggak ngebatin bisa-bisa dicakar tuh.


Malah Kirana sekarang mengajak Theo buat nyanyi soalnya lagi bagian Anna nyanyi sama pangeranya. Theo iyain aja takut ntar ngambek.


Okay, can I just, say something crazy?— Theo


I love crazy— Lanjut Kirana


All my life has been a series of doors in my face— Theo


And then suddenly I bump into you


I was thinking the same thing! 'Cause like— Kirana


#skip


Love is an open door!


Love is an open door!


Love is an open door!

__ADS_1


With you!


With you!


With you!


With you! — Mereka berdua


You......— Theo


Diakhiri oleh Theo dengan sangat menghayati. Awalnya ogahan tapi malah bagianya Kirana dinyanyiin sama dia.


Mereka nonton lagi. Tapi Theo ngerengek bosen. "Ayo ah ayang...yaudah deh aku pulang."


Theo sudah siap-siap mau berdiri tapi ditarik sama Kirana. "Ish iya...iya tunggu bentar aku dandan dulu."


Kirana berlalu menuju kekamarnya. Setelah siap mereka pergi jalan-jalan.


Theo bertanya. "Ayang, mau kemana dulu nih?"


"Makan dulu aja aku laper!"


Padahal tadi udah ngemil banyak malah. Tapi yaudah deh iyain aja.


Ucap Theo kenceng yang buat Kirana kejengkang sangkin kagetnya.


"Biasa aja si, goblok banget punya pacar heran deh!" Kirana misuh-misuh.


Mereka sampai dikafe soalnya dari tadi Kirana udah minta cepetan terus. Setelah pesan Theo malah foto-foto alay dulu buat di upload di akun instanya dengan caption yang tak kalah alay tentunya.


Kirana yang didepannya udah nunduk malu soalnya dilihatin banyak orang dia sekali bilang.."saya nggak kenal, dia cuma numpang makan", soalnya Theo fotonya nggak santai gaya apa ajalah abstrak.


...*****...


Dandy lagi gabut banget dirumah sekarang. Dia mau ngehubungin Seira tapi takut mengganggu. Dia iseng-iseng buka ig tapi dia menyernyit waktu lihat akun kakak kelasnya lagi foto disebuah kafe.


Bukan karena kafenya tapi ada orang yang buat Dandy salah fokus sama foto itu. Nggak tahu sejak kapan dia ngefollow akun kakak kelasnya itu sebut saja Theolien.


Sekarang Dandy fokus sama yang dia upload yang buat Dandy nggak percaya. Didalam foto itu memang sepenuhnya foto Theo yang lagi narsis di kafe tapi dibelakangnya itu kaya ada Seira yang lagi duduk disana sama seseorang.


Emang nggak terlalu jelas soalnya jauh, tapi Dandy nggak pangling kalo itu Seira. Juga yang buat Dandy yakin setelah diperbesar itu Seira pakai jepit rambut yang Dandy kasih.

__ADS_1


Dandy ngasih itu waktu Seira menang lomba udah agak lama tapi itu barang langka, cuma Seira yang pakai. Dan itu jelas banget buat Dandy marah saat ini.


Bukannya habisin waktu sama Dandy yang jelas-jelas pacarnya malah pergi sama orang lain. Dia langsung ngambil kunci mobil dan menuju ke kafe itu buat mastiin.


Jangan tanya Dandy tahu darimana soalnya tadi Theo post foto sambil ngehastag nama kafenya. Cuma sebentar Dandy sudah nyampai dia langsung nyari Seira dan ternyata benar.


Dia lihat Seira lagi duduk berdua sama seseorang, dan apa itu tanganya berani bener nyentuh Seira. Dandy ngerasa udah dikhianati, dia emosi tapi di tahan.


Kalau sama kakak kelasnya lain cerita soalnya mereka cuma gombalin Seira dan Seira cuek aja, tapi kali ini nggak bisa dibiarin Dandy langsung nyamperin mereka berdua.


"Seira!"


Panggil Dandy dengan datar tapi penuh penekanan. Seira sama David menoleh dan betapa terkejutnya Seira melihat Dandy. Seira tahu sekarang Dandy sedang menahan amarahnya.


"Dandy. Aku—"


"Ayo pulang."


Dandy menarik tangan Seira untuk keluar. David yang tidak tahu situasi malah mencegah Seira untuk tetap disana.


"Tunggu! Kamu nggak bisa seenaknya dong."


"Lepasin!"


Dandy menatap tajam David . Bukanya takut David malah nggak mau ngalah.


"Saya yang ngajak Seira duluan kesini. Memang kamu siapa hah?" Ucap David yang membuat Dandy mendecih.


"Saya pacarnya Seira kenapa?"


David mau ngelawan lagi tapi dua satpam datang, soalnya mereka sudah keterlaluan membuat pengunjung lain merasa terganggu. Dan menyuruh mereka untuk cepat keluar. Akhirnya mereka keluar dengan Seira yang meminta maaf karena hal tadi.


"Ayang lihat deh, bukanya itu Dandy sama dek Seira?" Giliran Seira aja pake dek.


Kirana melirik kearah yang ditunjuk Theo. "Eh iya kok mereka keluarnya gitu. Muka Dandy serem juga tuh." Komentar Kirana yang diangguki oleh Theo.


"Liat juga nggak yang itu mereka bertiga, dan dapat disimpulkan bahwa—" Theo memasang muka yang lagi mikir yang membuat Kirana mendatarkan wajahnya.


Kirana, "......"


"Uhuy...! Bisa jadi gosip hot nih ikutin ah...!" Theo sudah siap-siap mau pergi tapi ditahan sama Kirana.

__ADS_1


"Duduk!"


Kiran langsung memasang muka serem yg membuat Theo mengurungkan niatnya. Lah gosip nih gagal kan batin Theo miris. Kirana heran pacarnya suka banget sama gosip udah kaya akun lambe Ayu aja.


__ADS_2