
Kletukkk....
Aw......" Keluh Lukas memegang kepala nya benar saja tere melepar piring plastik dan alhasil mengenai jidat Lukas .
" Hahahah.... rasa kan itu , kamu kira aku tidak berani ? hahahah... kamu salah ". Ucap Tere tersenyum dan tertawa bahagia ia langsung pergi kabur meninggalkan Lukas yang mengelus - ngelus jidatnya .
" Untung hanya piring plastik ". Gumam Lukas .
Ia langsung berdiri dari duduknya dan pergi dari dapur itu .
Sedangkan Tere bahagia karena ia bisa membalas kekesalan terhadap Lukas .
" Rasakan itu ". Ucap Tere sambil mengambil tas sekolah nya ia langsung membuka kancing tas itu dan meraba - raba sesuatu yang ingin ia ambil .
" Dimana handphone ku? perasaan aku tarok di sini ? ". Ucap Tere dan langsung membakar semua isi yang ada di dalam tas namun ia tak kunjung menemukannya .
Tere langsung mengingat - ngingat terakhir ia tarok mana .
" Ah iya aku lupa , pas di sekolah tadi kan Lukas yang meminjam handphone ku, Bagaimana aku meminta kepadanya ? aku tadi baru saja melempar ia dengan piring plastik yang ada pasti aku akan sulit meminta kepada nya Arrrgghh.... pria nyebelin seperti dia ."
Ucap Tere berbicara sendiri .
Tere berpikir keras akhirnya ia menemukan jalannya . Ia langsung membuka pintu teras depan kamarnya itu. dengan senyum nakalnya ia berusaha meloncat untuk bisa sampai ke samping kamar Lukas .
" Lukas saja bisa melakukan nya kenapa aku tidak ". Ucap Tere tersenyum miring .
kini Tere sudah berada di depan teras kamar lukas .
__ADS_1
" Kau meminjam tetapi kau tidak tau caranya mengembalikan ". Gumam Tere .
Tere dengan ngendap - ngendap memasuki kamar Lukas .
" Ah untung saja tidak di kunci ".
Tere langsung masuk kedalam dan mencari tas sekolah Lukas ia yakin handphone berada di dalam tas Lukas .
". Ah itu dia , akhirnya ketemu juga ". Tere langsung membuka dan meraba - raba dalam tas Lukas Namun ia tak kunjung mendapat jamnya .
" Apa kamu mencari ini ?". Ucap Lukas sambil memperlihatkan handphone Tere .
Tere langsung terkejut melihat kehadiran Lukas yang entah kapan sudah berada di kamar itu juga .
" Ngapain kamu ke sini ? pergi sana dan kembali kan handphone ku ". Ucap Tere dan langsung berdiri .
" Ini kamar siapa nona ? apa kamu lupa ? apa kamu berpura - pura lupa? agar bisa berlama-lama di sini? Ucap Lukas sambil menahan tawanya . terlihat jelas wajah Tere yang gugup atas kehadiran dirinya yang secara tiba - tiba .
Saat Lukas ingin masuk ke kamarnya ia melihat Tere yang membongkar tasnya .
Tere emang tidak ada bakat untuk menjadi penyeludup😂.
" Sini kembalikan handphone ku ". Ucap Tere langsung mengambil handphone nya dari tangan Lukas .
Belum sempat ia mengambil dengan sigap Lukas melemparnya ke tangan sebelah nya .
Kini posisi mereka semakin dekat .
__ADS_1
" Apa kamu mencoba menggodaku? " Goda Lukas kepada Tere .
"Tere langsung mendorong tubuh Lukas begitu saja sehingga membuat Lukas agar mundur kebelakang .
" Kembalikan handphone ku ". Ucap Tere kesal .
Lukas langsung memberi handphone Tere begitu saja .
Tere dengan cepat mengambilnya .
Dengan perasaan kesal Tere langsung berjalan ke arah depan teras kamar Lukas .
saat ia ingin membuka pintu itu tetapi ia tidak bisa . Ternyata Lukas sudah menguncinya terlebih dulu .
Tere langsung menghembuskan nafasnya dengan kasar .
" Ingin sekali rasanya aku menjambak rambutnya ". Gumam Tere pelan .
Lukas tersenyum bahagia karna ia berhasil membuat Tere marah .
Dengan wajah tanpa dosanya Lukas berbaring di kasur nya sambil memejamkan matanya tak lupa pula sudut bibirnya yang terangkat ke atas .
.
.
.
__ADS_1
Jangan lupa votenya say💜