
Setelah berhasil membuka pintu itu dengan cara mendobraknya . Terlihat lah dua insan yang sedang bercumbu mesra .
Mereka tidak menyadari ke datangan Lukas sebab mereka membunyikan suara musik yang begitu kencang sehingga tidak mengetahui bahwa Lukas sudah berada di dalam sana .
" ck....Dasar pria tua , tidak tahu malu , sudah tua sudah mau masuk kubur tidak tobat - tobat .. " Gumam Lukas sambil melihat jijik kepada mereka .
yang di lihat pun tak sadar .
Lukas langsung mengeluar pistol dan....
Dorrrr.......
Dorrrr......
satu tembok kan berhasil Lukas lepaasss.....
Musik itu pun langsung mati begitu saja .
Mereka pun terkejut mendengar suara tembakan .
Di lihatnya alat musiknya itu hancur karna Lukas juga menembak televisi yang berada di samping nya .
Pria tua itu pun langsung melihat ke arah Lukas .
Sedangkan Lukas yang di lihat memberikan senyuman kepada pria tua itu .
" Siapa kau ! berani sekali kau masuk ke dalam sini Dasar bocah ingusan " umpat pria tua itu yang merasa kesal .
Banyak yang tidak mengenal Lukas karna Lukas dulu nya di sekolah kan orang tuanya di luar negeri sehingga banyak yang tidak tahu wajah anak pemilik perusahaan yang Lukas pimpin sekarang .
__ADS_1
Pria itu pun langsung memakai jubah tidur itu .
ternyata di dalam jubah tidurnya itu terdapat pistol ia langsung berjalan ke arah Lukas .
Dorr.......
Peluru itu pun tak berhasil mengenai Lukas .
" Cih...... dasar pria tuan, kau pikir aku tidak tahu bahwa kau menyembunyikan pistol "
Lukas tersenyum remeh .
Pria tua itu pun emosi dan....
Dorr..... Dorrrr....
Lukas langsung menembak pria tua itu di bagian kepala dan dadanya .
( Maksud kata Lukas bermain duit ialah membayar orang dengan duit tetapi nyalinya hanya seujung kuku kurang lebih begitu ya BESTie )
" Selamat bertemu malaikat maut pak tua " Ucap Lukas tersenyum miring .
" cepat kau pergi dari sini , karna aku tidak ada urusan dengan kau " Ucap Lukas dingin kepada wanita bayaran pria tua itu .
" B.babaik tuan " Ucap wanita itu dan langsung pergi .
Lukas mengeluarkan benda kotak bewarna hitam di pencetnya tombol itu di lemparkannya kedekat kasur .
Lukas pun langsung pergi dari rumah itu dan tak lama....
__ADS_1
Duaarrr.....
Rumah itu pun meledak . Yah benda kotak kecil yang bewarna hitam itu adalah bom . yah Lukas baru saja berhasil meledakkan rumah mewah tersebut .
*
*
Ke esokan hari nya Tere yang baru terbangun dari tidurnya itu pun melihat Lukas yang tidur di sebelahnya , entah dari jam berapa Lukas pulang dan tidur di samping nya .
Di lihatnya wajah Lukas . seperti sudah lama Lukas tidak tidur di samping nya padahal baru beberapa hari saja sebab Lukas beberapa hari itu lembur dan tidur di ruangan kerja yang berada di rumah itu .
Cup.....
" ah Tere kau sungguh genit sekali " Batin Lukas yang bahagia karna Tere mencium pipinya .
ingin rasanya Lukas berbicara langsung seperti itu , tetapi tidak mungkin nanti Tere tidak mau lagi menciumnya itu yang ia takutkan .
" Sering - sering lah memberi aku vitamin sea honey " batin Lukas yang menahan senyumnya .
Tere langsung buru-buru bangkit takut Lukas bangun dan menyadari hal genit nya itu .
ia langsung masuk kamar mandi .
Setelah di lihatnya Tere sudah masuk dengan mata yang sedikit terbuka . Lukas langsung bangun dari tidurnya dan langsung memegang pipi yang di cium oleh Tere .
.
.
__ADS_1
.