Lukas Si Mafia Muda Yang Tampan

Lukas Si Mafia Muda Yang Tampan
di dalam kamar


__ADS_3

Setelah berhasil membuka pintu itu dengan cara mendobraknya . Terlihat lah dua insan yang sedang bercumbu mesra .


Mereka tidak menyadari ke datangan Lukas sebab mereka membunyikan suara musik yang begitu kencang sehingga tidak mengetahui bahwa Lukas sudah berada di dalam sana .


" ck....Dasar pria tua , tidak tahu malu , sudah tua sudah mau masuk kubur tidak tobat - tobat .. " Gumam Lukas sambil melihat jijik kepada mereka .


yang di lihat pun tak sadar .


Lukas langsung mengeluar pistol dan....


Dorrrr.......


Dorrrr......


satu tembok kan berhasil Lukas lepaasss.....


Musik itu pun langsung mati begitu saja .


Mereka pun terkejut mendengar suara tembakan .


Di lihatnya alat musiknya itu hancur karna Lukas juga menembak televisi yang berada di samping nya .


Pria tua itu pun langsung melihat ke arah Lukas .


Sedangkan Lukas yang di lihat memberikan senyuman kepada pria tua itu .


" Siapa kau ! berani sekali kau masuk ke dalam sini Dasar bocah ingusan " umpat pria tua itu yang merasa kesal .


Banyak yang tidak mengenal Lukas karna Lukas dulu nya di sekolah kan orang tuanya di luar negeri sehingga banyak yang tidak tahu wajah anak pemilik perusahaan yang Lukas pimpin sekarang .

__ADS_1


Pria itu pun langsung memakai jubah tidur itu .


ternyata di dalam jubah tidurnya itu terdapat pistol ia langsung berjalan ke arah Lukas .


Dorr.......


Peluru itu pun tak berhasil mengenai Lukas .


" Cih...... dasar pria tuan, kau pikir aku tidak tahu bahwa kau menyembunyikan pistol "


Lukas tersenyum remeh .


Pria tua itu pun emosi dan....


Dorr..... Dorrrr....


Lukas langsung menembak pria tua itu di bagian kepala dan dadanya .


( Maksud kata Lukas bermain duit ialah membayar orang dengan duit tetapi nyalinya hanya seujung kuku kurang lebih begitu ya BESTie )


" Selamat bertemu malaikat maut pak tua " Ucap Lukas tersenyum miring .


" cepat kau pergi dari sini , karna aku tidak ada urusan dengan kau " Ucap Lukas dingin kepada wanita bayaran pria tua itu .


" B.babaik tuan " Ucap wanita itu dan langsung pergi .


Lukas mengeluarkan benda kotak bewarna hitam di pencetnya tombol itu di lemparkannya kedekat kasur .


Lukas pun langsung pergi dari rumah itu dan tak lama....

__ADS_1


Duaarrr.....


Rumah itu pun meledak . Yah benda kotak kecil yang bewarna hitam itu adalah bom . yah Lukas baru saja berhasil meledakkan rumah mewah tersebut .


*


*


Ke esokan hari nya Tere yang baru terbangun dari tidurnya itu pun melihat Lukas yang tidur di sebelahnya , entah dari jam berapa Lukas pulang dan tidur di samping nya .


Di lihatnya wajah Lukas . seperti sudah lama Lukas tidak tidur di samping nya padahal baru beberapa hari saja sebab Lukas beberapa hari itu lembur dan tidur di ruangan kerja yang berada di rumah itu .


Cup.....


" ah Tere kau sungguh genit sekali " Batin Lukas yang bahagia karna Tere mencium pipinya .


ingin rasanya Lukas berbicara langsung seperti itu , tetapi tidak mungkin nanti Tere tidak mau lagi menciumnya itu yang ia takutkan .


" Sering - sering lah memberi aku vitamin sea honey " batin Lukas yang menahan senyumnya .


Tere langsung buru-buru bangkit takut Lukas bangun dan menyadari hal genit nya itu .


ia langsung masuk kamar mandi .


Setelah di lihatnya Tere sudah masuk dengan mata yang sedikit terbuka . Lukas langsung bangun dari tidurnya dan langsung memegang pipi yang di cium oleh Tere .


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2