
Karna Tere sedari tadi tidak mengangkat telepon darinya Lukas pun langsung berdiri dan berjalan ke depan kamarnya .
Slep...
Dalam sekejab ia langsung berada di depan teras kamar Tere .
jlep.....
Lukas langsung menelan air ludahnya yang terasa begitu sulit ia pun langsung membalikan badannya .
" Oh tidak....
apa yang barusan aku lihat , aku tidak tahu entah ini dosa atau sebuah rejeki ya tuhan " Gumam Lukas pelan .
Ia pun langsung membuang pikiran kotor yang ada pada otaknya .
Secara perlahan ia membalikan arah untuk melihat kembali .
" Kemana dia " . Ucap Lukas saat melihat Tere yang sudah tidak ada .
ia langsung berjalan dan membuka pintu teras Tere .
__ADS_1
" ah.. Ah sial kau mengagetkan ku saja " . Ucap Tere saat melihat Lukas yang tiba-tiba berada di kamarnya
sedangkan Lukas ia masih tersenyum canggung pikiran nya pun masih mengingat hal yang baru ia lihat tadi . Yeah Lukas melihat Tere yang masih menggunakan pakaian dalam yang bewarna pink sehingga tubuhnya yang mulus terpampang jelas . Untung nya Tere tidak melihat keberadaan Lukas . entah apa yang terjadi jika Tere mengetahui jika Lukas melihat dirinya yang hanya memakai dalaman saja tadi .
" Tere langsung duduk di sofa yang berada di kamarnya dan langsung mengoleskan bitadin ke dengkul nya .
Di satu sisi Lukas menjadi bingung karna Tere tidak memarahi dirinya yang menyelonong masuk ke kamar nya .
bibirnya pun langsung mengembang seketika .
" Apa kau sudah gila tersenyum sendiri , pergi dari kamar ku " .Ucap Tere yang menatap malas ke arah Lukas .
" Khu... baru saja ". Gumam Lukas pelan ternyata dugaan nya salah ia kira Tere mulai menyukai nya . Tidak semudah itu jamet .
Brukk...
Ah... " keluh Lukas
" Maaf.... tidak sengaja ". Ucap Tere dan membantu Lukas yang terjengkang kebelakang . bagaimana tidak Tere reflek menendang Lukas yang berjongkok dan mengambil paksa Kapas yang berada di tangan tere sehingga membuat Tere terkejut dan menendang Lukas .
" Aw.. sakit sekali " keluh Lukas berpura pura sakit dan memegang bokong nya .
__ADS_1
" Iya maaf abisnya kau mengagetkan ku saja ". Ucap Tere sambil membantu membopong Lukas menuju sofa yang di pojok yang agak besar .
"ah Sakit sekali , ". Keluh Lukas ia mempererat tangannya yang memegang pundak tere .
seketika Tere terdiam dan berhenti berjalan .
ia langsung menoleh ke tangan Lukas yang tadi nya memegang pundak tere kini malah memegang payudara Tere Lukas pun menjadi bingung dan menoleh ke arah mata yang Tere tuju .
Betapa terkejutnya Lukas saat ia melihat tangan nya yang malah memegang payudara Tere dan saking terkejut nya dia , Lukas malah reflek memencet payudara Tere .
Kini Lukas semakin panik saat melihat mata tajam Tere yang seperti ingin mencabik cabik diri nya .
" Kurang ajar ... plak ... ".
Yach.... satu tamparan telah meluncur ke wajah tampan Lukas .
Tere langsung pergi keluar dari kamarnya dengan perasaan kesal .
Lukas hanya terdiam di tempat dia tidak mempermasalahkan tamparan Tere bahkan ia tidak sadar jika Tere sudah keluar kamar .
" Oh tangan kenapa kau begitu nakal belum saatnya kau memegangnya " batin Lukas sambil melihat tangannya .
__ADS_1
" Ma... aafff , kemana dia ". Ucap Lukas mencari keberadaan Tere yang sudah tidak ada di kamar itu .
" Ya ampun dia pergi begitu saja tanpa memberitahu ku " Ucap Lukas seperti tidak ada terjadi apa - apa .