Lukas Si Mafia Muda Yang Tampan

Lukas Si Mafia Muda Yang Tampan
Masuk kamar tere


__ADS_3

Karna Tere sedari tadi tidak mengangkat telepon darinya Lukas pun langsung berdiri dan berjalan ke depan kamarnya .


Slep...


Dalam sekejab ia langsung berada di depan teras kamar Tere .


jlep.....


Lukas langsung menelan air ludahnya yang terasa begitu sulit ia pun langsung membalikan badannya .


" Oh tidak....


apa yang barusan aku lihat , aku tidak tahu entah ini dosa atau sebuah rejeki ya tuhan " Gumam Lukas pelan .


Ia pun langsung membuang pikiran kotor yang ada pada otaknya .


Secara perlahan ia membalikan arah untuk melihat kembali .


" Kemana dia " . Ucap Lukas saat melihat Tere yang sudah tidak ada .


ia langsung berjalan dan membuka pintu teras Tere .

__ADS_1


" ah.. Ah sial kau mengagetkan ku saja " . Ucap Tere saat melihat Lukas yang tiba-tiba berada di kamarnya


sedangkan Lukas ia masih tersenyum canggung pikiran nya pun masih mengingat hal yang baru ia lihat tadi . Yeah Lukas melihat Tere yang masih menggunakan pakaian dalam yang bewarna pink sehingga tubuhnya yang mulus terpampang jelas . Untung nya Tere tidak melihat keberadaan Lukas . entah apa yang terjadi jika Tere mengetahui jika Lukas melihat dirinya yang hanya memakai dalaman saja tadi .


" Tere langsung duduk di sofa yang berada di kamarnya dan langsung mengoleskan bitadin ke dengkul nya .


Di satu sisi Lukas menjadi bingung karna Tere tidak memarahi dirinya yang menyelonong masuk ke kamar nya .


bibirnya pun langsung mengembang seketika .


" Apa kau sudah gila tersenyum sendiri , pergi dari kamar ku " .Ucap Tere yang menatap malas ke arah Lukas .


" Khu... baru saja ". Gumam Lukas pelan ternyata dugaan nya salah ia kira Tere mulai menyukai nya . Tidak semudah itu jamet .


Brukk...


Ah... " keluh Lukas


" Maaf.... tidak sengaja ". Ucap Tere dan membantu Lukas yang terjengkang kebelakang . bagaimana tidak Tere reflek menendang Lukas yang berjongkok dan mengambil paksa Kapas yang berada di tangan tere sehingga membuat Tere terkejut dan menendang Lukas .


" Aw.. sakit sekali " keluh Lukas berpura pura sakit dan memegang bokong nya .

__ADS_1


" Iya maaf abisnya kau mengagetkan ku saja ". Ucap Tere sambil membantu membopong Lukas menuju sofa yang di pojok yang agak besar .


"ah Sakit sekali , ". Keluh Lukas ia mempererat tangannya yang memegang pundak tere .


seketika Tere terdiam dan berhenti berjalan .


ia langsung menoleh ke tangan Lukas yang tadi nya memegang pundak tere kini malah memegang payudara Tere Lukas pun menjadi bingung dan menoleh ke arah mata yang Tere tuju .


Betapa terkejutnya Lukas saat ia melihat tangan nya yang malah memegang payudara Tere dan saking terkejut nya dia , Lukas malah reflek memencet payudara Tere .


Kini Lukas semakin panik saat melihat mata tajam Tere yang seperti ingin mencabik cabik diri nya .


" Kurang ajar ... plak ... ".


Yach.... satu tamparan telah meluncur ke wajah tampan Lukas .


Tere langsung pergi keluar dari kamarnya dengan perasaan kesal .


Lukas hanya terdiam di tempat dia tidak mempermasalahkan tamparan Tere bahkan ia tidak sadar jika Tere sudah keluar kamar .


" Oh tangan kenapa kau begitu nakal belum saatnya kau memegangnya " batin Lukas sambil melihat tangannya .

__ADS_1


" Ma... aafff , kemana dia ". Ucap Lukas mencari keberadaan Tere yang sudah tidak ada di kamar itu .


" Ya ampun dia pergi begitu saja tanpa memberitahu ku " Ucap Lukas seperti tidak ada terjadi apa - apa .


__ADS_2