
" Arrrgghh...... ,"
Lukas memberi sedikit goresan di lengan pria paru baya itu .
Lukas tersenyum miring . melihat jeritan pria paru baya itu .
" Itu baru sedikit yang aku goreskan kau sudah langsung mengeluh begitu saja bapak tua ! itu belum seberapa itu hanya sebagain kecil cepat beri tahu aku siapa yang menyuruh mu ! " Tita Lukas dengan tegas .
Pria paru baya itu pun tetap mengelak .
" Aaarrgghhh.... sakit.... ampun... " keluh pria para baya itu .
" Cepat katakan siapa jangan bertele-tele bapak tua , apa kau ingin segera berjumpa dengan malaikat ? dan apa kah kau tau ? pastinya orang seperti kau langsung di masukan kedalam neraka bapak tua ," Ucap Lukas dengan dinginnya .
" Saya berani bersumpah tidak ada yang menyuruh saya " Jawab pria paru baya itu .
Lukas pun tersenyum miring mendengarnya .
" Dasar bapak tua yang bebal berani sekali kau bermain - main dengan ku " ucap Lukas . Lukas langsung mengeluarkan handphone nya yang berada di saku celana .
Ia pun langsung membuka layar handphone nya .
__ADS_1
" Apa kau tau ini siapa bapak tua ! kasihan sepertinya gadis kecil yang cantik dan imut ini harus mati sia - sia karna perbuatan orang tua yang seperti mu ! " kencam Lukas terhadap pria paru baya itu .
" Tidak... tidak... ku mohon jangan lakukan itu terhadap putri kecil ku kasihanilah dia " Ucap pria paru baya itu memohon .
" oke baiklah kalau begitu Beri tahu pada ku siapa biang yang menyuruh mu menjadi penyungsup di perusahaan ku ! " tanya Lukas lagi .
Pria paru baya itu pun memberi tahu Lukas bahwa ia di suruh di sebuah perusahaan yang membayar dia 2 miliar.
Dorrr....
Setelah mendapatkan info tersebut Lukas langsung menembak pria paru baya tersebut .
ia pun langsung keluar dari ruangan itu .
*
ia membuka pintu kamar dan di lihatnya Tere yang tertidur di kursi belajar .
" Perasaan sebelum aku pergi dia sepertinya sedang tidur , tapi kenapa dia sekarang berada di sini , apa dia tidak bisa tidur karna memikirkan ku? atau dia sengaja menunggu ku ? atau sekarang dia mulai jatuh cinta kepadaku Ah semoga saja " Gumam Lukas senyum - senyum sendiri sambil melihat Tere yang tertidur yang dimana kepalanya beralasan dengan buku belajar .
Aaaaaa......
__ADS_1
Brrukkk....
" Kau sungguh mengagetkan ku saja " Protes Tere .
" Bantu aku , sejak kapan pulang " Tanya Tere sambil menjulurkan tangannya meminta bantuan terhadap Lukas .
" Baru saja ," Ucap Lukas dengan tangannya yang malah di masukan ke saku celana . ia mengabaikan tangan Tere yang meminta bantuannya .
" Ck.... oke - oke baiklah kalau kau tidak mau menolong ku ," Ucap Tere kesal dan langsung berdiri sendiri dan langsung pergi meninggalkan Lukas .
Tere langsung naik ke atas kasur dan menarik selimut sampai menyelimuti sulur badan nya .
Sedangkan Lukas hanya memperhati kan saja sambil menahan senyumnya sedari tadi yang memperhatikan gerak gerik istri nya saat sedang dalam mode ngambek.
" Akan ku buat dirimu jatuh cinta kepada ku , mungkin dengan aku yang belakangan ini tiba - tiba menjadi diam dan cuek akan membuat dia menjadi rindu pada Lukas yang dulu " batin Lukas sambil senyum - senyum sendiri .
" Akan ku buat dia mengatakan bahwa dia merindukan ku bahkan sangat merindukan ku , oh tuhan aku sungguh tidak sabar menunggu nya .
*
*
__ADS_1
Jangan lupa votenya kakak❤️ lopyotwo