
Desi pun bicara panjang lebar untuk membela dirinya Tere hanya diam saja saat dirinya dituduh.
"diam adalah emas" gumam Tere pelan sambil mengatur napas .
rasanya telinga Tere ingin pecah mendengar ocehan Desi yang dibuat-buat .
sampai-sampai pak Joko memijat pelan keningnya .
"apa kau sudah tidak capek berbicara terus Desi , aku sudah katakan bahwa aku sudah tahu semuanya jadi kau tidak usah mengada-ngada "
seketika Desi pun langsung terdiam.
pak Joko pun melihat ke arah Tere.
"apa ada yang ingin kau sampaikan Tere? "tanya pak Joko dengan Tere .
"tidak ada pak" jawab Tere .
"oke sebaiknya kamu keluar saja " ucapan pak Joko .
tere pun langsung berdiri dan berpamitan .
sedangkan Desi merasa sangat kesal dengan Tere.
Iya pun ikut berdiri dan ingin pergi.
__ADS_1
"mau ke mana kau Desi, apa aku ada suruh kau keluar "ucap pak Joko saat melihat Desi yang hendak keluar.
"bukannya bapak suruh keluar ya" ucap Desi sambil menggaruk kepala yang tidak gatal .
"aku menyuruh Tere sejak kapan namamu diganti dengan Tere "ucap pak Joko.
Desi pun langsung duduk kembali ke kursinya .
"akhirnya keluar juga aku rasanya sakit telingaku mendengar ocehan si Desi, kenapa dia begitu bodoh, sampai mencari alasan yang tidak masuk akal capek deh..." gumam Tere sambil berjalan menuju ruangan kerjanya .
"eh Tere kenapa kamu sendiri Desi mana"ucap rekan kerja Tere.
"dia masih di ruangan bersama pak Joko"
jawab Tere sambil duduk di kursinya.
"baguslah orang seperti dia , memang harus kena omel pak Joko , pantes aja dia tidak nikah-nikah orang mulutnya jahat hahahah "
"suuttt.... sudahlah berhenti menggibah sebaiknya kalian segera menyelesaikan pekerjaan kalian sebelum pak Joko yang akan kembali memarahi kalian .
mereka pun kembali fokus pada pekerjaan mereka .
di lain tempat Lukas sedang melamun.
"kenapa dia tidak melamar ke perusahaan ku saja" gumam Lukas seorang diri .
__ADS_1
sambil melihat ke arah luar jendela lukas terus saja memikirkan Tere yang tidak sama sekali melempar lamaran ke perusahaan dia .
"apa jangan-jangan dia sekarang mulai berusaha menjauh dariku ya , apa jangan-jangan dia sudah ada yang baru , tetapi tidak mungkin dia kan sudah menikah denganku ,Aku tidak pernah melihatnya bersama laki-laki Lain " pikir Lukas .
ddrreeettzzz.....
handphone Lukas pun berdering .
sebuah pesan pun masuk di handphone Lukas, Lukas langsung membuka pesan dari orang tersebut . dilihatnya Tere yang sedang bertengkar dengan seorang wanita.
"kenapa mereka bertengkar apa mereka merebutkan seorang lelaki , biasanya wanita bertengkar merebutkan lelaki masa iya tere merebutkan lelaki lain , lelaki mana yang lebih ganteng dari pada aku "pikir Lukas .
orang tersebut pun sedang mengetik sesuatu. Lucas pun menunggu ketikan orang itu .
" lama sekali dia mengetik "ucap Lukas yang merasa kesal .
tak lama pesan itu pun telah masuk di handphonenya.
ia pun membaca pesan dari orang tersebut yang di mana isi pesannya bahwa wanita itu sirik kepada Tere .
setelah membaca pesan dari orang suruhannya tersebut .
Lukas langsung mengirim pesan kepada Tere.
"apa kau baik-baik saja, aku mendapat info bahwa kau dengan rekan kerja mu itu sedang berselisih paham " ucap luka sambil mengetik.
__ADS_1
pesan itu pun langsung dikirim Lukas ke nomor Tere .
Tere yang tengah fokus mengetik itu pun langsung mengambil handphonenya begitu mendengar suara handphonenya berdering .