
Setelah menolong wanita muda itu Lukas langsung pergi meninggalkan tempat tersebut .
Ia langsung melajukan kendaraan motor nya karna hari mulai larut malam .
Tak lama sampailah dia di tempat tujuannya .
Markas yah lukas sekarang berada di markas milik nya markas .
Lukas masuk ke dalam dan di sambut oleh para anak buahnya yang berjaga di bagian depan .
" Malam tuan " Ucap mereka menyapa Lukas .
Lukas hanya mengangguk kan kepalanya . Lukas kalau sudah berada di dalam atau pun sedang menjalan kan misi nya ia begitu tegas tidak seperti biasa nya yang ramah dan murah senyum . ia begitu sangat dingin kejam sadis jika dirinya sedang menjalankan misi nya .
Siapa sangka di balik wajah tampan imut Coll ramah nya itu terdapat jiwa kejam sadis saat bertemu atau pun berlawanan dengan musuhnya itu sekejap ia yang awalnya air menjadi api .
__ADS_1
Lukas langsung masuk di sebuah ruangan yang biasa ia gunakan untuk membunuh menyelidiki musuhnya .
Klik...
Lampu pun ia nyalakan .
Terlihat seorang pria paruh baya yang sedang di ikat di sebuah kursi dengan wajah yang sudah babak belur .
" Selamat malam pak tua ," sapa lukas dengan senyum yang tidak bisa di artikan .
pria paru baya itu pun terbangun saat mendengar suara sapaan .
Senyum pun terbit di bibir nya .
" Nak tolong bapak nak ," Ucap pria paruh baya itu .
__ADS_1
" Tolong bapak nak, bapak di sekap di sini dan di pukulin , tolong selamat kan bapak dari tempat yang seperti neraka ini nak ," Ucap pria paruh baya itu memohon kepada Lukas .
Lukas pun menanggapinya dengan senyuman miring .
" saya bisa saja melepas kan anda Sekarang juga dan saya bisa juga membunuh anda sekarang juga .
" Kalau anda mau di lepaskan cepat beri tahu aku siapa orang yang menyuruh Anda menyamar dan mencuri berkas penting yang ada di perusahaan ku ! dan jika anda tidak mengaku maka anda tinggal pilih ingin di bunuh bagian mana yang terlebih dahulu yang akan aku tembak ! hati anda atau kepala anda terlebih dahulu ? " Ucap Lukas dengan dingin nya serta tatapan mengerikan yang ia berikan kepada pria paru baya itu sehingga membuat ia bergelidik ngeri melihat Lukas seperti itu .
Yah Lukas lah yang memberi pria paru baya itu kerja di perusahaan miliknya . tanpa ia tahu bahwa Lukas lah yang memiliki perusahaan itu . karna Lukas baru di angkat menjadi CEO jadi belum banyak yang mengetahui bahwa Lukas lah CEO baru di perusahaan tersebut .
pada saat itu Lukas bertemu dengan pria para baya itu di depan kantor security kebetulan ia pada saat itu baru di angkat menjadi CEO oleh orang tuanya dan pada saat itu pula lukas melihat dia memohon kepada security untuk menerima dirinya sebagai pegawai di sana dengan iming-iming sebagai obe atau tukang kebun ,untuk menafkahi anak dan istrinya yang sedang sakit - sakitan di rumah .
Tanpa pikir panjang Lukas pun mengangguk kan kepala sebagai kode kepada security itu bahwa pria paruh baya itu di perbolehkan bekerja di perusahaan nya .
Setelah itu Lukas langsung pergi tanpa ia tahu bahwa lukas lah pemilik perusahaan itu .
__ADS_1
Pria paru baya itu pun langsung ketakutan karna ia sudah ketahuan .
" T.. tidak ada yang memerintah saya ," Ucap pria paru baya itu berbohong .