Lukas Si Mafia Muda Yang Tampan

Lukas Si Mafia Muda Yang Tampan
Di bawah pohon


__ADS_3

Tere langsung tersedak mendengar pertanyaan sahabatnya itu .


Sinta segera memberi air kepada Tere .


Tere pun langsung menerima dan meminum nya .


" Pelan - pelan Tere " Ucap Sinta sambil menepuk-nepuk pelan punggung Tere .


Setelah agak mendingan Tere pun mengalihkan pertanyaan Sinta .


" coba kamu rasakan sin Somay ini begitu enak " Ucap Tere dan langsung memasukan beberapa somay ke dalam mulut Sinta .


Sinta pun mengunyah somay itu.


" Iya enak sekali ya... tapi sayang harganya cukup mahal , di tempat ku biasa 10 ribuan , ini 35 seporsinya " Celoteh Sinta .


" Ada harga ada kualitas Sinta " Jawab Tere .


" Tidak juga rasanya sama saja seperti yang jualan di emperan jalan itu " balas Sinta .


" Yayaya padahal tadi baru saja kamu mengatakan somaynya memang begitu enak " Ucap Tere sambil geleng kepala .


" iya enak kalau gratis san " jawab Sinta cengengesan .

__ADS_1


Mereka pun tertawa bersama .


Di lain tempat Lukas sedang duduk di kursi nya .


ia melirik kursi Tere sebentar , entah kenapa ia begitu merindukan Tere , Lukas pun langsung mengambil tas Tere dan mengecek isi dalam tas tersebut .


Setelah dapat apa yang ia cari Lukas pun langsung mengambil handphone Tere ya berada di dalam tas . ia pun langsung membuka layar handphone itu dan mulai mencari nama dirinya di kontak handphone Tere .


" Pria mesum " Ucap Lukas membaca nama kontaknya di dalam handphone Tere .


" Hm.. dia memberi nama kontak ku pria mesum , sungguh tidak sopan " Ucap Lukas dan mulai mengetik .


" Selesai ..... " Ucap Lukas tersenyum puas .ia langsung memasukan kembali handphone ere ke dalam . tak lama itu jam istirahat pun selesai kini murid-murid yang lain telah masuk dalam kelas termasuk Tere yang kini sudah duduk di bangku nya .


ia langsung mengeluarkan buku di dalam tasnya .


Sesekali Lukas menoleh ke pada Tere Namun Tere tak pernah sedikit pun menoleh ke arah Lukas .


Semua murid pun sedang fokus mendengar guru yang sedang menjelaskan dan saat selesai mejelaskan guru ibu guru yang bernama Vivi itu pun memberi tugas untuk di kerjakan kepada para muridnya .


Mereka pun langsung mengerjakan soal tersebut karna Bu Vivi memberi waktu 20 menit untuk mengerjakan tugas tersebut .


" Oke selesai... Tere bantu ibu mengumpulkan buku2 " titah ibu guru kepada Tere .

__ADS_1


" Baik Bu " Ucap Tere . Tere langsung bergerak dan mengumpulkan buku2 tersebut .


Saat ia ingin mengambil buku tugas Lukas .


Lukas langsung menjatuhkan bukunya ke bawah lantai .


Tere langsung mengepalkan kedua tangannya , ingin rasanya ia menonjok Lukas bagaimana tidak ia tahu bahwa Lukas sengaja menjatuhkan bukunya begitu saja kebawah .


" UPS.. sorry " Ucap Lukas sambil tersenyum miring pada Tere .


Dengan muka kesalnya Tere langsung mengambil buku yang berada di bawah lantai itu .


Tanpa sengaja Tere pun melihat jari Lukas yang menunjukkan **** .


" Sial... " Batin Tere melihatnya . ia pun langsung menatap tajam lukas dan tangannya mulai menggempal menahan amarah pada Lukas .


" Bagaimana Tere sudah selesai ? " Tanya Bu Vivi .


Tere langsung berdiri dan segera memberi buku2 yang telah ia ambil tadi . Dan menyerahkan kepada Bu Vivi .


" Tere bisa bantu ibu membereskan buku - buku ini " Ucap bu Vivi kepada Tere .


" baik Bu " Tere pun langsung membereskan buku-buku itu dengan sangat hati-hati karna Bu Vivi paling tidak suka sesuatu yang di kerjakan dengan ceroboh karna pasti akan mendapatkan Omelan darinya .

__ADS_1


.


.


__ADS_2